8 : Apakah Haz...??

#NOTE : SEMUA YANG DIKETIK DI SINI ADALAH FIKSI. MOHON PEMBACA TIDAK MENYALAHPAHAMI SEMUA HAL YANG DITULIS OLEH AUTHOR!

Mobil masuk ke parkiran apartemen yang dihumi ketiga makhluk kenalan Alkaf.

Sejujurnya, perasaan Haz daritadi sangat tidak enak. Instuisi seorang wanita selalu benar. Di depan sana, terparkirlah sebuah mobil putih mewah, BMW i8 berwarna putih dengan corak hitam porslen. Di samping mobil itu, berdirilah seorang pria berpakaian rapi: berkemeja hitam, jas dan celana yang dikenakan olehnya senada dengan warna mobilnya, rambutnya tersisir rapi ke belakang. Pria itu tengah melihat sebuah novel yang merupakan salah satu karya Haz. Sesekali melirik ke arah pocket watch Breguate Marie-Antoinette Grande Complication Pocket Watch yang super-duper mahal miliknya.

Haz benci mengakuinya. Tapi... Pria itu adalah orang yang dibenci sekaligus dicintainya. Bahkan Alkaf dan Jel menganga mengapa pria tersebut bisa berada di sini. Di depan apartemen Haz dan Jel. Di parkiran. Menunggu kedatangan seseorang dengan santainya! Ya, dia adalah Richard Vinzeliuka. Orang yang telah membuat Haz jatuh cinta dan membencinya secara bersamaan.

Ric melihat ke arah mobil Jel yang berhenti persis jarak beberapa meter darinya. Rasanya ingin sekali Jel menabrak pria yang satu itu. Jel ingat bagaimana dia memperlakukan dan mempermalukan Haz di depan umum kala itu. Wanita itu tidak akan pernah melupakan kesialan yang menimpa sahabatnya akibat ulah pria di depan sana!

"Kamu harus mengusir sepupumu pergi dari sini, Jel... Atau orang belakang akan meledak dalam kesedihan," bisik Alkaf kepada Jel. "Lihat, matanya sudah berkaca-kaca!"

Sepupu? Ya, Jel dan Ric adalah sepupu. Tidak begitu jauh. Karena nenek mereka memiliki hubungan darah. Tapi, sungguh. Karena kejadian yang menimpa Haz, Jel jadi tidak menyukai Ric. Bahkan memusuhinya sama sekali. Dia beranggapan semua yang menyakiti sahabatnya merupakan musuhnya.

"Aku kira orang seperti apa dia," kata Whisk terang-terangan menunjukkan rasa cemburunya yang berlebihan.

Oh no... Sepertinya akan ada perang dunia ketiga di sini... batin Alkaf dan Jel bersamaan. Mereka memandang satu sama lain dan mengangkat bahu bersama.

"Ayo... Masuk ke apartemen aku muak," Haz berkata dingin. Di luar dugaan, biasanya Haz akan termenung mematung di dalam mobil ketika melihat Ric di hadapannya. Tapi sekarang, dia begitu berbeda. Terasa seperti orang lain dalam sekejap!

Haz duluan turun dari mobil disusul Whisk, Alkaf, dan terakhir Jel yang mematikan mesin mobilnya dulu.

Haz sebenarnya sangat ingin menghindar dari Ric. Tapi, menghindar bukanlah sesuatu yang bisa digunakan untuk memecahkan sebuah masalah! Itu harus dihadapi menurut Haz. Jika ingin mengeluarkan Ric dari hatinya, dia harus berpura-pura tidak ada apa-apa di antara mereka, sampai dirinya terbiasa dengan keadaan itu.

Ric menoleh. Tatapannya terpaku pada sosok wanita yang bahkan tingginya tidak melebihi seratus enam puluh lima senti. Wanita itu melirik dirinya sejenak, lalu melangkah pergi seolah tidak melihat apa-apa.

Ric ingin menangkap pergelangan tangannya, manarik wanita yang berani mengabaikannya ke dalam pelukannya. Tapi, diurungkannya niatnya setelah melihat sahabat dan calon pacar sahabatnya menatap tajam ke arahnya: Kau sentuh dia, mati kau! Dan seorang pria yang tak dikenalnya berani merangkul pinggang wanita itu! Juga karena orang yang ditunggunya telah datang.

"Baby!" Orang yang ditunggunya, seorang wanita dengan gaya selangit, muncul dan berseru padanya dengan nada sok manis dan alay.

"Halo, Iris sayang," Ric dengan senyuman merekahnya mengecup dahi wanita menor tersebut di depan Haz!

Tatapan mata Ric masih terpaku pada sosok wanita yang merupakan 'mantan pacarnya'. Siapa orang yang berani merangkul dia?! tanya pria itu dalam hati marah.

Haz terlihat lebih cerah ketika bersama dengan pria yang merangkulnya mesra itu.

"Kenapa kamu, by?" tanya Iris centil.

"Tidak apa, ayo pergi," jawab Ric singkat.

Iris dan Ric masuk ke dalam BMW i8 milik Ric. Dan mobil tersebut melaju dari parkiran apartemen yang dihuni Haz, Jel, dan Whisk, serta wanita yang barusaja pergi dengan Ric, Iris.

Ric mengirim pesan ke seseorang sebelum melajukan mobilnya.

~

Ric : Aku butuh bantuanmu.

Orang Misterius : Apa?

Ric : Cari tahu siapa yang sering mengunjungi Hazelia Lify di tempat kerjanya. Aku ingin informasinya sampai tidak melewati tengah malam nanti!

Orang Misterius : Oke.

~

Haz menghela nafas lega. "Sepertinya, aku bisa melupakan sialan yang satu itu," kekeh Haz senang. Dia bersenandung ria.

"Perjalananmu masih panjang, dek!" seru Alkaf mengejek.

Haz menggembungkan pipinya, ingin sekali dia memukul pria yabg satu itu. Tapi, keinginannya telah dilakukan oleh wanita di samping Alkaf sendiri. Siapa lagi kalau bukan Jel? Dia memukul lengan Alkaf dengan sangat keras bahkan menjambak-jambak rambut jabrik setepak pria itu.

Whisk sendiri tidak berkata apa-apa. Dari sudut bibirnya terlihat senyuman tipis.

Ketika Whisk akan masuk ke dalam apartemennya sendiri bersama Alkaf, Haz menarik ujung baju belakangnya. Pria itu langsung menatap Haz: Ada apa?

Entah mengapa Haz langsung salah tingkah dibuatnya. "Em... Anu... Ituuu..." kata Haz gagap. "Terima kasih tadi." Wajah wanita itu merona.

Whisk mengangkat sebelah alisnya. "Sama-sama," balasnya singkat.

"Sepertinya aku mencium aroma cinta baru akan mekar di sini," bisik Jel tepat di telinga Haz.

Wajah Haz langsung merona memerah. Wanita itu menggenggam Jel dan menariknya pergi dari hadapan Alkaf dan Whisk.

Alkaf dan Whisk saling bertatapan. Pria berkacamata mengangkat bahunya, berpura-pura tidak paham, sedangkan Whisk mengajak Alkaf untuk masuk ke dalam.

"Aku tidak percaya aku bisa melakukannya!" seru Haz bangga kepada Jel seraya menutup pintu rumah mereka.

"Tentu saja! Kamu harus bisa! Si brengsek itu sampai kapanpun aku tidak akan setuju kamu harus bersanding dengannya. Mengingat apa yang dia lakukan dulu terhadapmu, itu sungguh bodoh!" Jel menyeru balik.

"Jel..."

"Hm?" Jel menatap Haz yang sekarang sedang malu-malu kucing.

"Menurutmu..."

"Yang jelas Hazelnut!" tegas Jel.

"Bagaimana dengan Whisk?" Tatapan Haz terlihat sayu juga matanya berbinar. Jelas sekali dia jatuh cinta!

Jel terkekeh geli mendengar pertanyaan Haz. "Ya, itu harus dilihat oleh dirimu sendiri, Nona. Aku tidak bisa menilainya. Tapi menurutku dia terlihat baik," jawab Jel.

"Ah... Apa sih yang kupikirkan? Haha..." Haz tertawa garing sambil menggelengkan kepalanya pelan, menganggap dirinya aneh.

"Sepertinya dia harus masuk daftar pertimbanganmu, Haz. Mengingat kamu tidak bisa menolaknya tadi di mobil," sahut Jel. Wanita itu masuk ke dalam kamar mandi. Suara shower terdengar jelas meski mesin ventilasi telah dinyalakan.

Haz merebahkan dirinya di atas kasur seraya menatap kosong langit-langit. Senyuman merekah kembali di wajah cantiknya. Wanita itu tengah mengulas kembali kejadian yang barusaja di mobil. Dia terheran-heran sendiri mengapa dia tidak menolak 'suatu hal' yang tidak disukainya. Dia menangkup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Wajahnya sudah tampak seperti tomat matang sekarang.

Astaga... Aku harus menjalaninya lebih lama lagi... batin Haz.

Terpopuler

Comments

essS

essS

good haz 👍

2020-08-04

4

Kim Halia - Bye

Kim Halia - Bye

Gemas sendiri di episode ini... Si Ric dikacangin dong... Suka banget aku...

2020-04-15

5

lihat semua
Episodes
1 1 : Hari Pertama
2 2 : Cerita Whisky Woods (1)
3 3 : Cerita Whisky Woods (End)
4 4 : Mengajak Dinner
5 5 : Hal yang Tak Terduga
6 6 : Suara Nyanyian Whisky Woods
7 7 : Perasaan Alkaf
8 8 : Apakah Haz...??
9 9 : Whisk Hacker Kelas S?
10 10. HOT NEWS : SKANDAL
11 11 : Resplendent Nephila
12 12 : Rahasia Hazelia Lify
13 13 : Flashback
14 14 : Skakmat, Andrian!
15 15 : Spy
16 16 : Mustahil Tapi Ada dan Nyata
17 17 : Blog Pribadi Resplendent Nephila
18 18 : Hubungan Rumit Jel dan Alkaf
19 19 : Haz yang Tidak Peduli Terhadap Berita Kedua
20 20 : Calon Perusak Hubungan Alkaf dan Jel
21 21 : Keraguan Alkaf Dalam Memilih
22 22 : Berbalas Pesan
23 23 : Masalah Datang
24 24 : Whisky Woods Terluka
25 25 : Pertarungan
26 26 : Kencan Alkaf dan Jel yang Terganggu
27 27 : Be Stronger Against The Obstacles
28 28 : James Stetson dan Whitney Carmilla Walker
29 29 : Pengumuman, Bukan Update!
30 30 : Keanehan Peristiwa Itu
31 31 : Mademoiselle!
32 32 : Campur Aduk
33 33 : Haz Kecil
34 34 : Little Girl Met Her Relative
35 35 : His Name is Lazul
36 36 : The Clever Little Devil
37 37 : Ayo Berdrama!
38 38 : Be The Hunter or Be The Hunted
39 39 : Berani Ganggu Aku? Lihat Orang-Orang Itu!
40 40 : TAPI BO'ONK!
41 41 : Hampir Saja!
42 42 : Apakah Hazelia Lify Masih Manusia?
43 43 : Tidak Mengingat, Tapi Merasakan
44 44 : Informan dan Rekan Terbaik
45 45 : Keributan Di Atas Kapal
46 46. Seorang Polisi : Nicholas Qet Farnaz
47 47 : Argh! Aku ... Aku ....
48 48 : Kembalinya Si Spy
49 49 : Let The Hunt Begin!
50 50. Hunt : Whisky Woods Ver. (Bagian 1)
51 51. Hunt : Whisky Woods Ver. (Bagian 2)
52 52. Hunt : Hazelia Lify Ver.
53 53 : Pengumuman dan Hiatus
54 54 : Lebih Rumit Dari Labirin
55 55 : Ide yang Buruk
56 56 : Nyaris
57 57 : Teka-Teki Keinginan Zenneth
58 58 : Awas Saja!
59 59 : Suasana Makan Malam di Kafe
60 60 : Canggung
61 61 : Ada Apa di Sewer?
62 62 : Greget dan Ternyata ....
63 63 : Cyan Vilmasyah
64 64 : Kemarahan Alkaf di Telepon
65 65 : Drama Kecil di Dalam Hubungan Pertemanan
66 66 : Masih Bersedih
67 67 : Perdebatan Kecil yang Cukup Memusingkan
68 68 : Pengumuman
69 69 : Rencana dan Pernyataan Jelkesya
70 70 : Kepergian Saksi Satu-Satunya
71 71 : Asumsi Zenneth dan Mencari Seorang Perawat
72 72 : Satu Masalah Clear!
73 73 : Semakin Rumit dengan Kemungkinan yang Semakin Banyak
74 74 : Pembunuhan Kedua
75 75 : Teka-Teki yang Semakin Jelas
76 76 : Kukira Sudah Selesai ....
77 77 : Kesan Pertama Terhadap Nirvana Kenziro
78 78 : Masalah yang Sama
79 79 : Filsafat
80 80 : Rencana Hari Ini
81 81 : Parkiran Shopping Mall
82 82 : Maaf, Aku Tidak Sengaja
83 83 : Bertemu Iris
84 84 : Lantai 6
85 85 : Akhirnya Mengangkat
86 86 : Pengumuman
87 87 : Whisk dan Perasaan
88 88 : Whisk dan Perasaan (Bagian 2)
89 89 : There's An Impostor!
90 90 : Ego dan Libido yang Tertahan
91 91 : Permainan Kata dan Rasa
92 92 : Straight To The Point, Please!
93 93 : Semakin Memanas
94 94 : Penyesalan Selalu Datang Terlambat
95 95 : Memperebutkan Satu Sosok yang Sama
96 96 : Keadaan Zenneth
97 97 : Bersaing Untuk Mendapatkan Perhatian Hazelia Lify
98 98 : Memberitahu Cyan
99 99 : Wanita Paruh Baya
100 100 : Alter Ego
101 101 : Kegelisahan Cyan
102 102 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi
103 103 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi (Bagian 2)
104 104 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi (Bagian 3)
105 105 : Orang Misterius yang Sepadan dengan Qerza
106 106 : Untitled
107 107 : Mencari Anjing Pelacak
108 108 : Dua Wraith Asal Kuba
109 109 : Dua Wraith Asal Kuba (Bagian 2)
110 110 : Percakapan Haz dan Waikit
111 111 : Percakapan Haz dan Waikit (Bagian 2)
112 112 : Cerita Yudel
113 113 : Cerita Yudel (Bagian 2)
114 114 : Untitled
115 115 : Sudah Kubilang, Aku Bukan Cenayang!
116 116 : Cyan Siuman
117 117 : Ban Mobil
118 118 : Apakah Whisky Woods ...?
119 119 : Fokus, Hazelia Lify!
120 120 : Transaksi
121 121 : Penculikan Cyan dan Zenneth
122 122 : Perasaan Bersalah yang Menghantui
123 123 : You Know How To Make Me Feel Better, Whisky Woods!
124 124 : Pribadi Mana yang Dikorbankan?
125 125 : Pembahasan Dewasa
126 126 : Mencari Tahu
127 127 : Aku Tidak Terlalu Suka Dipuji ....
128 128 : Kembali ke Cafe yang Pernah Dikunjungi
129 129. Akhirnya Aku Bertemu Denganmu : Liulaika Jelkesya Version
130 130 : Berada di Posisi Serba Salah
131 131 : Keluh Kesah Liulaika Jelkesya
132 132 : Kekacauan Menjadi Semakin Parah
133 133 : Perusak Suasana Datang!
134 134 : Gagal
135 135 : Keanehan
136 136 : Gelud! Gelud! Gelud!
137 137 : Ternyata Dia Bukan Orang Sebaik Itu
138 138 : Kepribadian Qerza
139 139 : Meminta Tolong
140 140 : Masalah yang Lebih Besar Datang
141 141 : Rencana Penyamaran
142 142 : Laporan Hasil Analisis
143 143 : Titik Terang yang Membingungkan
144 144 : Bagaimana Jika ...?
145 145 : Sudah Mengantongi Bukti, Kami Buntu
146 146 : Banyak Penjahat di Keluarga Hassan
147 147 : Sifat Haz yang Kekanak-kanakan
148 148 : Menyusun Rencana untuk Memberikan Barang Bukti
149 149 : Romantisme
150 150 : Romantisme (Bagian 2)
151 151 : Romantisme (Bagian 3)
152 152 : Kejadian Lain yang Aneh
153 153 : Menemukan Cyan dan Zenneth, serta Menghadapi Sesuatu yang Menyeramkan
154 154 : Potongan Puzzle yang Tidak Lengkap
155 155 : Kapan Ini Akan Berakhir?
156 156 : Alasan Mengapa Nich Terlihat Aneh?
157 157 : Drama Macam Apa Lagi Ini?
158 158 : Ingin Membuat Keputusan yang Tidak Mengecewakan
159 159 : Aku Harap Aku Mengambil Keputusan yang Benar
160 160 : Krisis Kepercayaan
161 161 : Nicholas Qet Farnaz Dalam Bahaya?!
162 162 : Cinta Itu....
163 163 : Percakapan Tiga Hari yang Lalu
Episodes

Updated 163 Episodes

1
1 : Hari Pertama
2
2 : Cerita Whisky Woods (1)
3
3 : Cerita Whisky Woods (End)
4
4 : Mengajak Dinner
5
5 : Hal yang Tak Terduga
6
6 : Suara Nyanyian Whisky Woods
7
7 : Perasaan Alkaf
8
8 : Apakah Haz...??
9
9 : Whisk Hacker Kelas S?
10
10. HOT NEWS : SKANDAL
11
11 : Resplendent Nephila
12
12 : Rahasia Hazelia Lify
13
13 : Flashback
14
14 : Skakmat, Andrian!
15
15 : Spy
16
16 : Mustahil Tapi Ada dan Nyata
17
17 : Blog Pribadi Resplendent Nephila
18
18 : Hubungan Rumit Jel dan Alkaf
19
19 : Haz yang Tidak Peduli Terhadap Berita Kedua
20
20 : Calon Perusak Hubungan Alkaf dan Jel
21
21 : Keraguan Alkaf Dalam Memilih
22
22 : Berbalas Pesan
23
23 : Masalah Datang
24
24 : Whisky Woods Terluka
25
25 : Pertarungan
26
26 : Kencan Alkaf dan Jel yang Terganggu
27
27 : Be Stronger Against The Obstacles
28
28 : James Stetson dan Whitney Carmilla Walker
29
29 : Pengumuman, Bukan Update!
30
30 : Keanehan Peristiwa Itu
31
31 : Mademoiselle!
32
32 : Campur Aduk
33
33 : Haz Kecil
34
34 : Little Girl Met Her Relative
35
35 : His Name is Lazul
36
36 : The Clever Little Devil
37
37 : Ayo Berdrama!
38
38 : Be The Hunter or Be The Hunted
39
39 : Berani Ganggu Aku? Lihat Orang-Orang Itu!
40
40 : TAPI BO'ONK!
41
41 : Hampir Saja!
42
42 : Apakah Hazelia Lify Masih Manusia?
43
43 : Tidak Mengingat, Tapi Merasakan
44
44 : Informan dan Rekan Terbaik
45
45 : Keributan Di Atas Kapal
46
46. Seorang Polisi : Nicholas Qet Farnaz
47
47 : Argh! Aku ... Aku ....
48
48 : Kembalinya Si Spy
49
49 : Let The Hunt Begin!
50
50. Hunt : Whisky Woods Ver. (Bagian 1)
51
51. Hunt : Whisky Woods Ver. (Bagian 2)
52
52. Hunt : Hazelia Lify Ver.
53
53 : Pengumuman dan Hiatus
54
54 : Lebih Rumit Dari Labirin
55
55 : Ide yang Buruk
56
56 : Nyaris
57
57 : Teka-Teki Keinginan Zenneth
58
58 : Awas Saja!
59
59 : Suasana Makan Malam di Kafe
60
60 : Canggung
61
61 : Ada Apa di Sewer?
62
62 : Greget dan Ternyata ....
63
63 : Cyan Vilmasyah
64
64 : Kemarahan Alkaf di Telepon
65
65 : Drama Kecil di Dalam Hubungan Pertemanan
66
66 : Masih Bersedih
67
67 : Perdebatan Kecil yang Cukup Memusingkan
68
68 : Pengumuman
69
69 : Rencana dan Pernyataan Jelkesya
70
70 : Kepergian Saksi Satu-Satunya
71
71 : Asumsi Zenneth dan Mencari Seorang Perawat
72
72 : Satu Masalah Clear!
73
73 : Semakin Rumit dengan Kemungkinan yang Semakin Banyak
74
74 : Pembunuhan Kedua
75
75 : Teka-Teki yang Semakin Jelas
76
76 : Kukira Sudah Selesai ....
77
77 : Kesan Pertama Terhadap Nirvana Kenziro
78
78 : Masalah yang Sama
79
79 : Filsafat
80
80 : Rencana Hari Ini
81
81 : Parkiran Shopping Mall
82
82 : Maaf, Aku Tidak Sengaja
83
83 : Bertemu Iris
84
84 : Lantai 6
85
85 : Akhirnya Mengangkat
86
86 : Pengumuman
87
87 : Whisk dan Perasaan
88
88 : Whisk dan Perasaan (Bagian 2)
89
89 : There's An Impostor!
90
90 : Ego dan Libido yang Tertahan
91
91 : Permainan Kata dan Rasa
92
92 : Straight To The Point, Please!
93
93 : Semakin Memanas
94
94 : Penyesalan Selalu Datang Terlambat
95
95 : Memperebutkan Satu Sosok yang Sama
96
96 : Keadaan Zenneth
97
97 : Bersaing Untuk Mendapatkan Perhatian Hazelia Lify
98
98 : Memberitahu Cyan
99
99 : Wanita Paruh Baya
100
100 : Alter Ego
101
101 : Kegelisahan Cyan
102
102 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi
103
103 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi (Bagian 2)
104
104 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi (Bagian 3)
105
105 : Orang Misterius yang Sepadan dengan Qerza
106
106 : Untitled
107
107 : Mencari Anjing Pelacak
108
108 : Dua Wraith Asal Kuba
109
109 : Dua Wraith Asal Kuba (Bagian 2)
110
110 : Percakapan Haz dan Waikit
111
111 : Percakapan Haz dan Waikit (Bagian 2)
112
112 : Cerita Yudel
113
113 : Cerita Yudel (Bagian 2)
114
114 : Untitled
115
115 : Sudah Kubilang, Aku Bukan Cenayang!
116
116 : Cyan Siuman
117
117 : Ban Mobil
118
118 : Apakah Whisky Woods ...?
119
119 : Fokus, Hazelia Lify!
120
120 : Transaksi
121
121 : Penculikan Cyan dan Zenneth
122
122 : Perasaan Bersalah yang Menghantui
123
123 : You Know How To Make Me Feel Better, Whisky Woods!
124
124 : Pribadi Mana yang Dikorbankan?
125
125 : Pembahasan Dewasa
126
126 : Mencari Tahu
127
127 : Aku Tidak Terlalu Suka Dipuji ....
128
128 : Kembali ke Cafe yang Pernah Dikunjungi
129
129. Akhirnya Aku Bertemu Denganmu : Liulaika Jelkesya Version
130
130 : Berada di Posisi Serba Salah
131
131 : Keluh Kesah Liulaika Jelkesya
132
132 : Kekacauan Menjadi Semakin Parah
133
133 : Perusak Suasana Datang!
134
134 : Gagal
135
135 : Keanehan
136
136 : Gelud! Gelud! Gelud!
137
137 : Ternyata Dia Bukan Orang Sebaik Itu
138
138 : Kepribadian Qerza
139
139 : Meminta Tolong
140
140 : Masalah yang Lebih Besar Datang
141
141 : Rencana Penyamaran
142
142 : Laporan Hasil Analisis
143
143 : Titik Terang yang Membingungkan
144
144 : Bagaimana Jika ...?
145
145 : Sudah Mengantongi Bukti, Kami Buntu
146
146 : Banyak Penjahat di Keluarga Hassan
147
147 : Sifat Haz yang Kekanak-kanakan
148
148 : Menyusun Rencana untuk Memberikan Barang Bukti
149
149 : Romantisme
150
150 : Romantisme (Bagian 2)
151
151 : Romantisme (Bagian 3)
152
152 : Kejadian Lain yang Aneh
153
153 : Menemukan Cyan dan Zenneth, serta Menghadapi Sesuatu yang Menyeramkan
154
154 : Potongan Puzzle yang Tidak Lengkap
155
155 : Kapan Ini Akan Berakhir?
156
156 : Alasan Mengapa Nich Terlihat Aneh?
157
157 : Drama Macam Apa Lagi Ini?
158
158 : Ingin Membuat Keputusan yang Tidak Mengecewakan
159
159 : Aku Harap Aku Mengambil Keputusan yang Benar
160
160 : Krisis Kepercayaan
161
161 : Nicholas Qet Farnaz Dalam Bahaya?!
162
162 : Cinta Itu....
163
163 : Percakapan Tiga Hari yang Lalu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!