14 : Skakmat, Andrian!

#NOTE : SEMUA YANG DIKETIK DI SINI ADALAH FIKSI. MOHON PEMBACA TIDAK MENYALAHPAHAMI SEMUA HAL YANG DITULIS OLEH AUTHOR!

"Aku tidak apa-apa. Trust me, I'm okay..." kata Haz ingin merebut spatula dari tangan Whisk.

"You're definitely not okay Haz! Sekarang bergabunglah bersama mereka. You would just be a burden if you were here. Kamu harus menjaga mentalmu setidaknya. Apapun yang tidak bisa kamu lakukan, aku bisa melakukannya, so just keep calm," Whisk sengaja mengatakan hal-hal yang menyakiti hati Haz. Dia harus begitu. Dengan demikian, Haz tidak akan memaksakan dirinya untuk melakukan sesuatu.

Haz menggeleng tegas tanda dia tidak mau.

Kepala batu... pikir Whisk.

"Apa asas-asas dalam dapur?" tanya Whisk pada akhirnya.

"Siap, menjawab! Yang pertama, jagalah selalu kebersihan di dapur. Jangan membiarkan dapur kotor sebelum maupun sesudah digunakan. Yang kedua, jangan pernah sekalipun ceroboh. Including: bermain-main, melamun, memikirkan hal yang tidak perlu, berbicara yang tidak perlu, mengalihkan pandangan saat tengah menggunakan kompor, bercanda-ria, dan lain sebagainya yang akan menyebabkan 'kecelakaan dapur'. Yang terakhir, selalu memperhatikan hasil. Including: Rasa, tampilan, dan kerapian. Saya mengaku melanggar peraturan nomor dua. Siap, sudah selesai!"

"Bagus. Sudah paham apa kesalahanmu bukan? Jika kamu tidak bisa, serahkan saja kepadaku. Aku akan mengurus hal-hal di sini," kata Whisk.

"Aku sanggup! Dan aku harus sanggup!" seru Haz.

"Let's call it a day, Haz. You're definitely not okay," ujar Whisk. "Aku tidak tahu apa yang dilakukan oleh pria bernama Richard itu kepadamu. Namun, aku tahu dan menyadari bahwa itu terjadi di dapur."

"Kamu sepertinya harus sering-sering mengunjungi dapur untuk menghilangkan ketidaksukaanmu terhadapnya," lanjut Whisk.

Haz hanya mendengarkan dan tidak berkomentar sepatah kata pun terhadap pernyataan yang diberikan oleh Whisk. Haz rasa Whisk ada benarnya. Mengingat apa yang dilakukan Ric dulu membuatnya merasa sangat tidak nyaman berada di dapur.

"Aku sudah selesai dan aku akan menunggumu. Cepat selesaikan acara memasak pancakemu, Hazelia," Whisk melipat kedua tangannya di depan dada. Dia menyenderkan punggung lebarnya di dinding dekat meja tempat dimana dia membuat minuman.

Whisk dan Haz akhirnya datang ke balkon.

"Lama sekali kalian," celetuk Jel.

Beberapa saat yang lalu...

"Apa yang kalian bicarakan?" Jel datang.

"Dia bertanya apakah Haz seorang peramal. Mengingat hal ini juga terjadi kepadamu dan kepada diriku sendiri, aku jadi tidak tega melihatnya tidak mengetahui hal tersebut," jawab Alkaf.

"Itu bukan sebuah rahasia, Alkaf. Orang-orang termasuk pria brengsek itu tahu tentang hal tersebut. Tapi, kamu tahu orang-orang akan menganggapnya gila," Jel mengangkat bahunya: Terserah ingin beritahu atau tidak, jangan pernah melibatkan Hazeliaku dalam masalah, atau kau akan menyesal seumur hidupmu!

"Saya orang yang percaya takhayul, Nona. Anda tidak perlu khawatir tentang kemampuan Nona Hazelia," ujar Andrian.

"Tidak disangka, ya, Andrian. Orang seperti dirimu percaya akan takhayul. Sayangnya, wanita yang satu ini tidak," Alkaf memajukan bibirnya untuk menunjuk ke arah Jel.

"Aku pernah mati suri. Bayangkan saja bagaimana seseorang sepertiku yang seharusnya sudah tiada masih bisa ada sampai sekarang?" Andrian mengetuk jemarinya ke atas meja.

"Tidak heran kamu pernah mati suri. Aku pernah mendengar kisahmu. Katanya, kamu tertembak di bagian ulu hati. Beberapa saat, seseorang yang tidak tahu kamu adalah seorang pembunuh bayaran melarikan dirimu ke rumah sakit ibukota dan menyebut bahwa dia adalah walimu. Dokter sudah melakukan terapi kejut listrik untukmu, namun sayangnya kamu tak kunjung sadar. Bahkan dokter sudah menyatakan bahwa kamu telah tiada. Ajaib sekali sekitar sepuluh menit sebelum dimasukkan ke dalam bungker mayat rumah sakit, kamu membuka mata, mengejutkan petugas medis. Hahaha. Aku bahkan bisa membayangkan wajah terkejut petugas tersebut saat melihat kamu membuka matamu," Alkaf tertawa pada akhir cerita.

"Haz tidak memiliki kekuatan supranatural apapun, Tuan Andrian. Kamu tahu Sherlock Holmes yang bisa dengan mudah menebak seperti peramal? Haz adalah duplikasinya! Tapi, bedanya Haz benar-benar seorang Sherlock Holmes di dunia nyata! Tentang perawat wanita yang disebutnya, kamu harus bertanya padanya. Dia benar-benar Holmes, hahaha!" Alkaf menyengir lebar.

"Aku tahu kalian pasti membicarakan diriku. Mengingat telingaku gatal sekali saat berada di dapur," Haz memicingkan mata menatap Alkaf yang semula menyengir lebar, mendadak gugup.

"Lama sekali kalian," kata Jel seraya mencolek bahu Alkaf: Bodoh kamu!

"Pertama, aku bukan peramal. Kedua, aku adalah karya nyata Sir Arthur Conan Doyle. Ketiga, aku tidak memiliki kekuatan supranatural dan aku yakin sekali Andrian mati suri karena tembakannya tidak tepat mengenai ulu hatinya. Mengingat seorang pembunuh bayaran selalu berpakaian tebal dan mengelak dengan sangat cepat," Haz cepat sekali menangkap pembicaraan Alkaf, Jel, dan Andrian tadi.

"Jangan bertanya aku tahu Raphaela dari mana. Karena kamu sendiri yang terang-terangan menunjukkannya di rumah sakit," lanjut Haz sambil mengarahkan sendoknya ke arah Andrian. "Kamu orang yang paling tidak tahu malu saat di dekatnya."

"Apa maksud Nona?" Andrian menatap ekspresi bingung, sekaligus curiga pada Haz.

"Oh? Kamu berpura-pura tidak tahu sekarang? Ingin kubedah satu per satu?" tanya Haz mengancam.

Alkaf dan Jel berbisik-bisik. Whisk sendiri mendengar bisikan-bisikan yang dilontarkan kedua insan tersebut.

~

Alkaf: Ini akan menjadi drama paling seru! Ingat Veronica Frendyana? Hazelnut membedah satu per satu rahasianya!

Jel: Aku bahkan pernah di-skakmat oleh seorang Hazelnut! Bayangkan... Aku ketahuan menyukai Griff Gohzelion!

Alkaf: Itu masalahmu...

~

Jel langsung mencubit daging yang membalut ginjal Alkaf. Pria berkacamata hampir saja berteriak karenanya. Dia menatap Jel tajam seraya mengelus-elus bagian yang dicubit oleh Jel.

Menarik... pikir Whisk setelah mendengar pernyataan Jel dan Alkaf. Seberapa hebat analisa seorang Hazelia Lify? Apakah dia benar-benar Sherlock Holmes seperti karya Sir Arthur Conan Doyle?

"Saya tidak mengerti maksud Anda, Nona," Andrian benar-benar penasaran dengan apa yang diketahui oleh Haz. Pria itu sengaja memancing Haz.

"Yang pertama, tanggal lima April yang lalu, kamu menemui Raphaela di ruang kerjanya untuk berkonsultasi setelah kamu menyadari bahwa Mr. Whisky Woods tidak akan kembali dalam waktu singkat dikarenakan menggoda seorang dokter yang baru masuk," Haz menjentikkan jarinya.

"Hei! Apa-apaan hal tersebut!?" teriak Whisk tidak terima.

"Wah, satu panah menembak dua burung," kata Alkaf.

"Seandainya ada popcorn di sini," celetuk Jel.

"Abaikan Mr. Whisky Woods yang bawel tersebut. Selanjutnya, pada keesokan harinya, kamu menemui perawat Raphaela lagi. Kali ini, kamu datang tidak dengan tangan kosong. Aku memang mendengarnya dari gosip perawat lain yang menggoda perawat wanita tersebut. Aku bertaruh dua karyaku yang akan kurilis di antara bulan April sampai Mei, dan di bulan Juli sampai Agustus. Kamu membelikan perawat Raphaela sebuket bunga dan sebuah notes dengan warna yang disukainya, pink," Haz tersenyum sinis menatap wajah gugup Andrian.

"Bingo! Aku benar. Melihat ekspresimu sudah begitu gelisah. Lanjut!" seru Haz girang.

"Ini semakin seru pemirsa..."

Alkaf, Jel, dan Whisk serasa menonton film detektif di sana.

"Yang menjadi puncak yang paling kusukai adalah kemarin sore. Kamu tentu saja sudah menghafal jadwal kapan Mr. Whisky Woods akan pulang. Jadi kamu akan berada di tempat Raphaela selama Tuan Mudamu ini belum ingin pulang. Seperti biasa, mendatangi ruangan Raphaela. Berkonsultasi. Namun, kemarin... Kamu mengatakan... 'Raphaela, maukah kam-"

Belum selesai Haz mengatakan apa yang dikatakan Andrian kepada Raphaela, Andrian mengakuinya dengan wajahnya yang sudah semerah tomat matang, menahan malu dan rasa suka. "Baiklah. Baiklah. Cukup! Saya tidak tahu Nona tahu itu darimana, tapi saya memang benar-benar mengatakan hal tersebut kepadanya."

Terpopuler

Comments

Arik Marselino

Arik Marselino

karyamu yg satu ini hebat thorrr,,,,, aku suka. !🙏😊

2020-08-15

4

Eurico Husni Mubarok

Eurico Husni Mubarok

kereen thor
i like it

2020-08-05

6

Kim Halia - Bye

Kim Halia - Bye

Karya author emang masterpiece... Berkat karya ini aku bisa dapat tambahan gambaran tentang bagaimana si Sherlock Holmes (Aku belum banyak tahu soalnya)... Oh dan, aku juga menyisipin Sherlock Holmes di karyaku yang nanti mau di up... Jadi, lewat karya ini aku belajar banyak... Tambahkan terus hal-hal amazing lainnya, Thor... Banyak sekali referensi dari author yang bisa aku adopsi...

2020-04-26

5

lihat semua
Episodes
1 1 : Hari Pertama
2 2 : Cerita Whisky Woods (1)
3 3 : Cerita Whisky Woods (End)
4 4 : Mengajak Dinner
5 5 : Hal yang Tak Terduga
6 6 : Suara Nyanyian Whisky Woods
7 7 : Perasaan Alkaf
8 8 : Apakah Haz...??
9 9 : Whisk Hacker Kelas S?
10 10. HOT NEWS : SKANDAL
11 11 : Resplendent Nephila
12 12 : Rahasia Hazelia Lify
13 13 : Flashback
14 14 : Skakmat, Andrian!
15 15 : Spy
16 16 : Mustahil Tapi Ada dan Nyata
17 17 : Blog Pribadi Resplendent Nephila
18 18 : Hubungan Rumit Jel dan Alkaf
19 19 : Haz yang Tidak Peduli Terhadap Berita Kedua
20 20 : Calon Perusak Hubungan Alkaf dan Jel
21 21 : Keraguan Alkaf Dalam Memilih
22 22 : Berbalas Pesan
23 23 : Masalah Datang
24 24 : Whisky Woods Terluka
25 25 : Pertarungan
26 26 : Kencan Alkaf dan Jel yang Terganggu
27 27 : Be Stronger Against The Obstacles
28 28 : James Stetson dan Whitney Carmilla Walker
29 29 : Pengumuman, Bukan Update!
30 30 : Keanehan Peristiwa Itu
31 31 : Mademoiselle!
32 32 : Campur Aduk
33 33 : Haz Kecil
34 34 : Little Girl Met Her Relative
35 35 : His Name is Lazul
36 36 : The Clever Little Devil
37 37 : Ayo Berdrama!
38 38 : Be The Hunter or Be The Hunted
39 39 : Berani Ganggu Aku? Lihat Orang-Orang Itu!
40 40 : TAPI BO'ONK!
41 41 : Hampir Saja!
42 42 : Apakah Hazelia Lify Masih Manusia?
43 43 : Tidak Mengingat, Tapi Merasakan
44 44 : Informan dan Rekan Terbaik
45 45 : Keributan Di Atas Kapal
46 46. Seorang Polisi : Nicholas Qet Farnaz
47 47 : Argh! Aku ... Aku ....
48 48 : Kembalinya Si Spy
49 49 : Let The Hunt Begin!
50 50. Hunt : Whisky Woods Ver. (Bagian 1)
51 51. Hunt : Whisky Woods Ver. (Bagian 2)
52 52. Hunt : Hazelia Lify Ver.
53 53 : Pengumuman dan Hiatus
54 54 : Lebih Rumit Dari Labirin
55 55 : Ide yang Buruk
56 56 : Nyaris
57 57 : Teka-Teki Keinginan Zenneth
58 58 : Awas Saja!
59 59 : Suasana Makan Malam di Kafe
60 60 : Canggung
61 61 : Ada Apa di Sewer?
62 62 : Greget dan Ternyata ....
63 63 : Cyan Vilmasyah
64 64 : Kemarahan Alkaf di Telepon
65 65 : Drama Kecil di Dalam Hubungan Pertemanan
66 66 : Masih Bersedih
67 67 : Perdebatan Kecil yang Cukup Memusingkan
68 68 : Pengumuman
69 69 : Rencana dan Pernyataan Jelkesya
70 70 : Kepergian Saksi Satu-Satunya
71 71 : Asumsi Zenneth dan Mencari Seorang Perawat
72 72 : Satu Masalah Clear!
73 73 : Semakin Rumit dengan Kemungkinan yang Semakin Banyak
74 74 : Pembunuhan Kedua
75 75 : Teka-Teki yang Semakin Jelas
76 76 : Kukira Sudah Selesai ....
77 77 : Kesan Pertama Terhadap Nirvana Kenziro
78 78 : Masalah yang Sama
79 79 : Filsafat
80 80 : Rencana Hari Ini
81 81 : Parkiran Shopping Mall
82 82 : Maaf, Aku Tidak Sengaja
83 83 : Bertemu Iris
84 84 : Lantai 6
85 85 : Akhirnya Mengangkat
86 86 : Pengumuman
87 87 : Whisk dan Perasaan
88 88 : Whisk dan Perasaan (Bagian 2)
89 89 : There's An Impostor!
90 90 : Ego dan Libido yang Tertahan
91 91 : Permainan Kata dan Rasa
92 92 : Straight To The Point, Please!
93 93 : Semakin Memanas
94 94 : Penyesalan Selalu Datang Terlambat
95 95 : Memperebutkan Satu Sosok yang Sama
96 96 : Keadaan Zenneth
97 97 : Bersaing Untuk Mendapatkan Perhatian Hazelia Lify
98 98 : Memberitahu Cyan
99 99 : Wanita Paruh Baya
100 100 : Alter Ego
101 101 : Kegelisahan Cyan
102 102 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi
103 103 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi (Bagian 2)
104 104 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi (Bagian 3)
105 105 : Orang Misterius yang Sepadan dengan Qerza
106 106 : Untitled
107 107 : Mencari Anjing Pelacak
108 108 : Dua Wraith Asal Kuba
109 109 : Dua Wraith Asal Kuba (Bagian 2)
110 110 : Percakapan Haz dan Waikit
111 111 : Percakapan Haz dan Waikit (Bagian 2)
112 112 : Cerita Yudel
113 113 : Cerita Yudel (Bagian 2)
114 114 : Untitled
115 115 : Sudah Kubilang, Aku Bukan Cenayang!
116 116 : Cyan Siuman
117 117 : Ban Mobil
118 118 : Apakah Whisky Woods ...?
119 119 : Fokus, Hazelia Lify!
120 120 : Transaksi
121 121 : Penculikan Cyan dan Zenneth
122 122 : Perasaan Bersalah yang Menghantui
123 123 : You Know How To Make Me Feel Better, Whisky Woods!
124 124 : Pribadi Mana yang Dikorbankan?
125 125 : Pembahasan Dewasa
126 126 : Mencari Tahu
127 127 : Aku Tidak Terlalu Suka Dipuji ....
128 128 : Kembali ke Cafe yang Pernah Dikunjungi
129 129. Akhirnya Aku Bertemu Denganmu : Liulaika Jelkesya Version
130 130 : Berada di Posisi Serba Salah
131 131 : Keluh Kesah Liulaika Jelkesya
132 132 : Kekacauan Menjadi Semakin Parah
133 133 : Perusak Suasana Datang!
134 134 : Gagal
135 135 : Keanehan
136 136 : Gelud! Gelud! Gelud!
137 137 : Ternyata Dia Bukan Orang Sebaik Itu
138 138 : Kepribadian Qerza
139 139 : Meminta Tolong
140 140 : Masalah yang Lebih Besar Datang
141 141 : Rencana Penyamaran
142 142 : Laporan Hasil Analisis
143 143 : Titik Terang yang Membingungkan
144 144 : Bagaimana Jika ...?
145 145 : Sudah Mengantongi Bukti, Kami Buntu
146 146 : Banyak Penjahat di Keluarga Hassan
147 147 : Sifat Haz yang Kekanak-kanakan
148 148 : Menyusun Rencana untuk Memberikan Barang Bukti
149 149 : Romantisme
150 150 : Romantisme (Bagian 2)
151 151 : Romantisme (Bagian 3)
152 152 : Kejadian Lain yang Aneh
153 153 : Menemukan Cyan dan Zenneth, serta Menghadapi Sesuatu yang Menyeramkan
154 154 : Potongan Puzzle yang Tidak Lengkap
155 155 : Kapan Ini Akan Berakhir?
156 156 : Alasan Mengapa Nich Terlihat Aneh?
157 157 : Drama Macam Apa Lagi Ini?
158 158 : Ingin Membuat Keputusan yang Tidak Mengecewakan
159 159 : Aku Harap Aku Mengambil Keputusan yang Benar
160 160 : Krisis Kepercayaan
161 161 : Nicholas Qet Farnaz Dalam Bahaya?!
162 162 : Cinta Itu....
163 163 : Percakapan Tiga Hari yang Lalu
Episodes

Updated 163 Episodes

1
1 : Hari Pertama
2
2 : Cerita Whisky Woods (1)
3
3 : Cerita Whisky Woods (End)
4
4 : Mengajak Dinner
5
5 : Hal yang Tak Terduga
6
6 : Suara Nyanyian Whisky Woods
7
7 : Perasaan Alkaf
8
8 : Apakah Haz...??
9
9 : Whisk Hacker Kelas S?
10
10. HOT NEWS : SKANDAL
11
11 : Resplendent Nephila
12
12 : Rahasia Hazelia Lify
13
13 : Flashback
14
14 : Skakmat, Andrian!
15
15 : Spy
16
16 : Mustahil Tapi Ada dan Nyata
17
17 : Blog Pribadi Resplendent Nephila
18
18 : Hubungan Rumit Jel dan Alkaf
19
19 : Haz yang Tidak Peduli Terhadap Berita Kedua
20
20 : Calon Perusak Hubungan Alkaf dan Jel
21
21 : Keraguan Alkaf Dalam Memilih
22
22 : Berbalas Pesan
23
23 : Masalah Datang
24
24 : Whisky Woods Terluka
25
25 : Pertarungan
26
26 : Kencan Alkaf dan Jel yang Terganggu
27
27 : Be Stronger Against The Obstacles
28
28 : James Stetson dan Whitney Carmilla Walker
29
29 : Pengumuman, Bukan Update!
30
30 : Keanehan Peristiwa Itu
31
31 : Mademoiselle!
32
32 : Campur Aduk
33
33 : Haz Kecil
34
34 : Little Girl Met Her Relative
35
35 : His Name is Lazul
36
36 : The Clever Little Devil
37
37 : Ayo Berdrama!
38
38 : Be The Hunter or Be The Hunted
39
39 : Berani Ganggu Aku? Lihat Orang-Orang Itu!
40
40 : TAPI BO'ONK!
41
41 : Hampir Saja!
42
42 : Apakah Hazelia Lify Masih Manusia?
43
43 : Tidak Mengingat, Tapi Merasakan
44
44 : Informan dan Rekan Terbaik
45
45 : Keributan Di Atas Kapal
46
46. Seorang Polisi : Nicholas Qet Farnaz
47
47 : Argh! Aku ... Aku ....
48
48 : Kembalinya Si Spy
49
49 : Let The Hunt Begin!
50
50. Hunt : Whisky Woods Ver. (Bagian 1)
51
51. Hunt : Whisky Woods Ver. (Bagian 2)
52
52. Hunt : Hazelia Lify Ver.
53
53 : Pengumuman dan Hiatus
54
54 : Lebih Rumit Dari Labirin
55
55 : Ide yang Buruk
56
56 : Nyaris
57
57 : Teka-Teki Keinginan Zenneth
58
58 : Awas Saja!
59
59 : Suasana Makan Malam di Kafe
60
60 : Canggung
61
61 : Ada Apa di Sewer?
62
62 : Greget dan Ternyata ....
63
63 : Cyan Vilmasyah
64
64 : Kemarahan Alkaf di Telepon
65
65 : Drama Kecil di Dalam Hubungan Pertemanan
66
66 : Masih Bersedih
67
67 : Perdebatan Kecil yang Cukup Memusingkan
68
68 : Pengumuman
69
69 : Rencana dan Pernyataan Jelkesya
70
70 : Kepergian Saksi Satu-Satunya
71
71 : Asumsi Zenneth dan Mencari Seorang Perawat
72
72 : Satu Masalah Clear!
73
73 : Semakin Rumit dengan Kemungkinan yang Semakin Banyak
74
74 : Pembunuhan Kedua
75
75 : Teka-Teki yang Semakin Jelas
76
76 : Kukira Sudah Selesai ....
77
77 : Kesan Pertama Terhadap Nirvana Kenziro
78
78 : Masalah yang Sama
79
79 : Filsafat
80
80 : Rencana Hari Ini
81
81 : Parkiran Shopping Mall
82
82 : Maaf, Aku Tidak Sengaja
83
83 : Bertemu Iris
84
84 : Lantai 6
85
85 : Akhirnya Mengangkat
86
86 : Pengumuman
87
87 : Whisk dan Perasaan
88
88 : Whisk dan Perasaan (Bagian 2)
89
89 : There's An Impostor!
90
90 : Ego dan Libido yang Tertahan
91
91 : Permainan Kata dan Rasa
92
92 : Straight To The Point, Please!
93
93 : Semakin Memanas
94
94 : Penyesalan Selalu Datang Terlambat
95
95 : Memperebutkan Satu Sosok yang Sama
96
96 : Keadaan Zenneth
97
97 : Bersaing Untuk Mendapatkan Perhatian Hazelia Lify
98
98 : Memberitahu Cyan
99
99 : Wanita Paruh Baya
100
100 : Alter Ego
101
101 : Kegelisahan Cyan
102
102 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi
103
103 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi (Bagian 2)
104
104 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi (Bagian 3)
105
105 : Orang Misterius yang Sepadan dengan Qerza
106
106 : Untitled
107
107 : Mencari Anjing Pelacak
108
108 : Dua Wraith Asal Kuba
109
109 : Dua Wraith Asal Kuba (Bagian 2)
110
110 : Percakapan Haz dan Waikit
111
111 : Percakapan Haz dan Waikit (Bagian 2)
112
112 : Cerita Yudel
113
113 : Cerita Yudel (Bagian 2)
114
114 : Untitled
115
115 : Sudah Kubilang, Aku Bukan Cenayang!
116
116 : Cyan Siuman
117
117 : Ban Mobil
118
118 : Apakah Whisky Woods ...?
119
119 : Fokus, Hazelia Lify!
120
120 : Transaksi
121
121 : Penculikan Cyan dan Zenneth
122
122 : Perasaan Bersalah yang Menghantui
123
123 : You Know How To Make Me Feel Better, Whisky Woods!
124
124 : Pribadi Mana yang Dikorbankan?
125
125 : Pembahasan Dewasa
126
126 : Mencari Tahu
127
127 : Aku Tidak Terlalu Suka Dipuji ....
128
128 : Kembali ke Cafe yang Pernah Dikunjungi
129
129. Akhirnya Aku Bertemu Denganmu : Liulaika Jelkesya Version
130
130 : Berada di Posisi Serba Salah
131
131 : Keluh Kesah Liulaika Jelkesya
132
132 : Kekacauan Menjadi Semakin Parah
133
133 : Perusak Suasana Datang!
134
134 : Gagal
135
135 : Keanehan
136
136 : Gelud! Gelud! Gelud!
137
137 : Ternyata Dia Bukan Orang Sebaik Itu
138
138 : Kepribadian Qerza
139
139 : Meminta Tolong
140
140 : Masalah yang Lebih Besar Datang
141
141 : Rencana Penyamaran
142
142 : Laporan Hasil Analisis
143
143 : Titik Terang yang Membingungkan
144
144 : Bagaimana Jika ...?
145
145 : Sudah Mengantongi Bukti, Kami Buntu
146
146 : Banyak Penjahat di Keluarga Hassan
147
147 : Sifat Haz yang Kekanak-kanakan
148
148 : Menyusun Rencana untuk Memberikan Barang Bukti
149
149 : Romantisme
150
150 : Romantisme (Bagian 2)
151
151 : Romantisme (Bagian 3)
152
152 : Kejadian Lain yang Aneh
153
153 : Menemukan Cyan dan Zenneth, serta Menghadapi Sesuatu yang Menyeramkan
154
154 : Potongan Puzzle yang Tidak Lengkap
155
155 : Kapan Ini Akan Berakhir?
156
156 : Alasan Mengapa Nich Terlihat Aneh?
157
157 : Drama Macam Apa Lagi Ini?
158
158 : Ingin Membuat Keputusan yang Tidak Mengecewakan
159
159 : Aku Harap Aku Mengambil Keputusan yang Benar
160
160 : Krisis Kepercayaan
161
161 : Nicholas Qet Farnaz Dalam Bahaya?!
162
162 : Cinta Itu....
163
163 : Percakapan Tiga Hari yang Lalu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!