5 : Hal yang Tak Terduga

#NOTE : SEMUA YANG DIKETIK DI SINI ADALAH FIKSI. MOHON PEMBACA TIDAK MENYALAHPAHAMI PENDAPAT DAN PROFILE YANG DITULIS OLEH AUTHOR!

Jakarta, 10 April 2020

Pukul 06:00 PM

Jam pulang Haz dan Jel dari rumah sakit...

Haz dapat melihat Whisk menunggunya di lobby rumah sakit. Wanita itu menghela nafas panjang. Mengapa dia serius sekali ingin mengajakku makan malam? tanya Haz dalam hatinya.

"Jel, hari ini kamu pulang sendiri tak apa kan?" tanya Haz hati-hati.

"Aku sudah tahu kalian akan pergi berkencan secepat mungkin," celetuk Jel. Dia terkekeh pelan sambil meneguk air putih dari botol tupperware miliknya.

"Hei! Aku dan dia bukan berkencan!" sanggah Haz.

"Aku akan menjaga sahabatmu dengan baik dan benar," Whisk ikut menimbrung meyakinkan Jel. "Aku akan mengantarmu pulang juga. Aku bisa dihajar Senior Alkaf jika membiarkanmu pulang sendirian."

"Aku memiliki mobil, lalu, mobil itu harus kutinggalkan di parkiran rumah sakit?" Jel memicingkan mata.

"Baiklah, aku akan menyuruh supirku mengikutimu. Aku harus memastikanmu aman," Whisk memberikan sebuah alasan yang sangat masuk akal lagi.

"Haz, ingatkan aku untuk mem-blacklist pria ini dari daftar untuk merestui hubungan denganmu," kata Jel pada Haz yang terkekeh menahan tawanya.

"Siap, Nona!" Haz melakukan pose memberikan hormat seperti pada saat upacara.

Orang-orang menatap mereka aneh. Termasuk para dokter dan perawat di rumah sakit itu. Apa yang mereka bicarakan?

"Hei! Jangan mem-blacklist... Kamu akan menyesal tidak merestui hubunganku dengan sahabatmu!" seru Whisk. Dia terlihat meyakinkan dengan ucapannya yang seperti itu.

"Ingatkan aku untuk mem-blacklist orang ini sebanyak sepuluh kali," Jel yang jengkel langsung pergi dari hadapan Haz dan Whisk.

Haz tertawa lepas setelahnya. Whisk hanya bisa menatap pasrah ke arah Haz.

"Bagaimana bisa orang semengerikan itu ada di sisimu?" tanya Whisk.

"Dia bukan orang yang mengerikan. Melainkan orang yang sangat perhatian. Dia ingin mencari seseorang yang terbaik untukku, agar aku tidak terluka karena cinta yang tak pasti. Dia pernah mengalaminya. Aku tahu sakit itu begitu dalam," Haz menatap helaian rambut Jel yang ikut menghilang dari balik pintu kaca rumah sakit.

"Tapi, aku adalah orang yang pasti," Whisk dengan percaya diri menyatakan hal tersebut pada Haz.

"Aku tidak merasakan bahwa kamu adalah orang yang pasti. Cinta tidak datang cuma-cuma. Sama seperti..."

"Di balik believe, terselip sebuah lie," potong Whisk. "Kamu benar! Untuk sekarang kamu boleh tidak memberikan kepercayaanmu kepada orang sepertiku. Jika hal tersebut sudah bisa dipastikan, aku berharap, kamu bisa menaruh kepercayaan penuh terhadapku."

"Jika kamu bertindak sebagai pemeran pria yang tidak pernah lagi percaya terhadap believe. Maka aku akan menjadi pemeran wanita yang akan terus mendesak believe kepadamu," lanjut Whisk.

"Kamu menonton film drama juga?" kekeh Haz.

"Oh, tentu saja! Sutradara zaman sekarang bahkan lebih berguna daripada polisi. Tidakkah kamu berpikir demikian?" Whisk menyelipkan rambut Haz yang berantakan dan menutupi pipinya ke belakang telinganya

"Ehem... Ayo jalan!" Haz berdeham, lalu pergi mendahului Whisk.

Wanita sungguh seseorang yang tidak bisa ditebak, eh?! batin Whisk. Pria itu tersenyum manis, lalu mengikuti Haz daei belakang.

"Hei! Tunggu aku! Tidak bisakah kamu berjalan lebih pelan?" tanya Whisk menggoda Haz.

"Tidak," jawab Haz singkat. Wanita itu bisa melihat Andrian yang tengah berdiri di samping mobil, tepatnya setelah jok pengemudi, memainkan smartphone-nya, seraya menunggu kedatangan Whisk tentu saja.

"Andrian, bukan?" tanya Haz.

"Senang bertemu dengan Anda, Ms. Lify," Andrian mengulurkan tangannya yang dibalut sarung tangan kulit berwarna hitam.

Haz menjabat tangan Andrian. Kenapa polisi bisa mempekerjakan orang kotor seperti dia? tanya Haz dalam hatinya. Wanita itu menyunggingkan senyuman pada Andrian.

Andrian tidak membalas senyuman tersebut seakan tahu itu senyuman yang menyatakan bahwa dirinya harus berhati-hati. Pria itu langsung menarik tangannya dari jabatan tangan dengan Haz. Dia langsung masuk ke dalam mobil.

"Kamu pasti mencurigainya bukan? Tenang saja, Andrian adalah tipe orang yang berbahaya juga tidak dalam waktu bersamaan. Selama kamu tidak mencurigainya, dia akan bersikap biasa saja padamu. Itu insting seorang yang pernah bekerja di dunia gelap," Whisk menjelaskan kepada Haz dalam nada kecil.

Haz hanya diam menatap Whisk.

Whisk membukakan pintu untuk Haz. "Hanya ingin berdiri di sana, Ms. Hazelia Lify?"

Haz mengangkat sebelah alisnya, dia benar-benar tidak habis pikir dengan godaan Whisk. Sepertinya, aku harus mencari tahu apa yang dikatakan olehnya kepada Alkaf sebelumnya... batin Haz.

Haz lalu masuk ke dalam mobil. Wanita itu bisa melihat dari kaca depan bahwa Andrian sedang menatapnya tajam. Dia berusaha untuk mengabaikan tatapan tidak menyenangkan tersebut.

"Kamu suka makan apa? Aku adalah koki yang handal," goda Whisk.

"Tentu saja, Mr. Psychopath sepertimu bahkan bisa mengubah tekstur organ dalam manusia menjadi makanan," ledek Haz.

"Ingin mencobanya?" tanya Whisk.

"kamu ingin melakukan tindakan kriminal ya?" tanya Haz jengkel.

"Tentu saja tidak. Jika mengambil organ dalam dari ruang autopsi, atau membelinya dari pihak rumah sakit tidak termasuk ilegal bukan?" Whisk terkekeh melihat ekspresi Haz yang selalu jengkel dengan godaannya.

"Terserah kamu," Haz menggembungkan pipinya seraya menatap ke luar jendela. Dari kaca spion pun, Andrian masih saja terlihat menatap tajam ke arahnya. Itu sungguh tidak menyenangkan.

Salah Haz memang, membangunkan sisi kelam seseorang. Instuisi seorang wanita tidak sepenuhnya benar, juga tidak sepenuhnya salah. Kebanyakan dari itu adalah hal yang sering terjadi. Haz hanya mengikuti kata hatinya saat mencurigai Andrian.

Tring...

Sebuah pesan masuk ke ponsel Haz.

~

WHATSAPP

Nomor tak dikenal : Hi!

~

Haz mengabaikan pesan itu. Dia terlalu malas untuk mengecek siapa yang mengirimkan pesan tersebut.

Tring...

~

Nomor tak dikenal : Hei! Jangan mengabaikanku! Aku adalah orang yang duduk tepat di sampingmu.

~

Ketika Haz membacanya, satu hal yang ingin dia lakukan, berteriak memarahi Whisk. "Whisk..."

"Ya?" sahut Whisk membalas panggilan Haz.

"Kamu sudah bosan hidup ya?" tanya Haz.

"Entahlah. Mengapa bertanya demikian?" Whisk jelas sekali sedang menahan tawa.

"Kamu benar-benar..."

"Ini adalah pertama kalinya orang membuatmu kesal ya?" tanya Whisk.

"Kamu bukan yang pertama," jawab Haz. Dia termenung melihat jalanan sepi kota tua yang kini berubah drastis menjadi modern itu.

"Lalu, siapa yang pertama?" Whisk sungguh-sungguh ingin tahu tentang Haz.

"Namanya Richard Vinzeliuka. Orang yang menyebalkan dan membuat rindu di saat bersamaan," Sebuah senyuman tersirat ketika Haz mengucapkan nama tersebut.

Whisk tentu saja sangat cemburu dengan orang yang bernama Richard atau yang biasa dipanggil Ric.

Gluduk...

Suara gemuruh terdengar di atas sana. Sepertinya malam ini akan hujan sangat lebat.

Mobil yang dikemudikan Andrian memasuki area yang sangat dikenal oleh Haz. Bahkan Haz sendiri tidak percaya mengapa Whisk membawanya ke apartemennya sendiri!

"Whisky Woods..." Haz benar-benar ingin meledak sekarang.

"Ya?" tanya Whisk dengan wajah polos tak berdosanya.

"Mengapa kamu membawaku ke apartemenku sendiri?!" tanya Haz setengah berteriak.

Whisk mendadak terdiam sejenak. Dia mengatup mulut rapat-rapat melihat wajah Haz yang merah padam menahan emosi.

Berarti, kami adalah tetangga? tanya Whisk polos dalam hatinya.

Terpopuler

Comments

альфа

альфа

wow ber arti tetangga 😂😂😂😂

2020-08-23

2

Dian Ariani

Dian Ariani

keren novelnya

2020-08-13

3

Kim Halia - Bye

Kim Halia - Bye

Ga nyangka Haz moodyan gitu... Aku jadi teringat mantan... Doi sangat sukar untuk dijinakkan... Tapi ada semacam sifat mengagumkan yang ada di doi... Mirip-mirip Haz lah...

2020-04-12

3

lihat semua
Episodes
1 1 : Hari Pertama
2 2 : Cerita Whisky Woods (1)
3 3 : Cerita Whisky Woods (End)
4 4 : Mengajak Dinner
5 5 : Hal yang Tak Terduga
6 6 : Suara Nyanyian Whisky Woods
7 7 : Perasaan Alkaf
8 8 : Apakah Haz...??
9 9 : Whisk Hacker Kelas S?
10 10. HOT NEWS : SKANDAL
11 11 : Resplendent Nephila
12 12 : Rahasia Hazelia Lify
13 13 : Flashback
14 14 : Skakmat, Andrian!
15 15 : Spy
16 16 : Mustahil Tapi Ada dan Nyata
17 17 : Blog Pribadi Resplendent Nephila
18 18 : Hubungan Rumit Jel dan Alkaf
19 19 : Haz yang Tidak Peduli Terhadap Berita Kedua
20 20 : Calon Perusak Hubungan Alkaf dan Jel
21 21 : Keraguan Alkaf Dalam Memilih
22 22 : Berbalas Pesan
23 23 : Masalah Datang
24 24 : Whisky Woods Terluka
25 25 : Pertarungan
26 26 : Kencan Alkaf dan Jel yang Terganggu
27 27 : Be Stronger Against The Obstacles
28 28 : James Stetson dan Whitney Carmilla Walker
29 29 : Pengumuman, Bukan Update!
30 30 : Keanehan Peristiwa Itu
31 31 : Mademoiselle!
32 32 : Campur Aduk
33 33 : Haz Kecil
34 34 : Little Girl Met Her Relative
35 35 : His Name is Lazul
36 36 : The Clever Little Devil
37 37 : Ayo Berdrama!
38 38 : Be The Hunter or Be The Hunted
39 39 : Berani Ganggu Aku? Lihat Orang-Orang Itu!
40 40 : TAPI BO'ONK!
41 41 : Hampir Saja!
42 42 : Apakah Hazelia Lify Masih Manusia?
43 43 : Tidak Mengingat, Tapi Merasakan
44 44 : Informan dan Rekan Terbaik
45 45 : Keributan Di Atas Kapal
46 46. Seorang Polisi : Nicholas Qet Farnaz
47 47 : Argh! Aku ... Aku ....
48 48 : Kembalinya Si Spy
49 49 : Let The Hunt Begin!
50 50. Hunt : Whisky Woods Ver. (Bagian 1)
51 51. Hunt : Whisky Woods Ver. (Bagian 2)
52 52. Hunt : Hazelia Lify Ver.
53 53 : Pengumuman dan Hiatus
54 54 : Lebih Rumit Dari Labirin
55 55 : Ide yang Buruk
56 56 : Nyaris
57 57 : Teka-Teki Keinginan Zenneth
58 58 : Awas Saja!
59 59 : Suasana Makan Malam di Kafe
60 60 : Canggung
61 61 : Ada Apa di Sewer?
62 62 : Greget dan Ternyata ....
63 63 : Cyan Vilmasyah
64 64 : Kemarahan Alkaf di Telepon
65 65 : Drama Kecil di Dalam Hubungan Pertemanan
66 66 : Masih Bersedih
67 67 : Perdebatan Kecil yang Cukup Memusingkan
68 68 : Pengumuman
69 69 : Rencana dan Pernyataan Jelkesya
70 70 : Kepergian Saksi Satu-Satunya
71 71 : Asumsi Zenneth dan Mencari Seorang Perawat
72 72 : Satu Masalah Clear!
73 73 : Semakin Rumit dengan Kemungkinan yang Semakin Banyak
74 74 : Pembunuhan Kedua
75 75 : Teka-Teki yang Semakin Jelas
76 76 : Kukira Sudah Selesai ....
77 77 : Kesan Pertama Terhadap Nirvana Kenziro
78 78 : Masalah yang Sama
79 79 : Filsafat
80 80 : Rencana Hari Ini
81 81 : Parkiran Shopping Mall
82 82 : Maaf, Aku Tidak Sengaja
83 83 : Bertemu Iris
84 84 : Lantai 6
85 85 : Akhirnya Mengangkat
86 86 : Pengumuman
87 87 : Whisk dan Perasaan
88 88 : Whisk dan Perasaan (Bagian 2)
89 89 : There's An Impostor!
90 90 : Ego dan Libido yang Tertahan
91 91 : Permainan Kata dan Rasa
92 92 : Straight To The Point, Please!
93 93 : Semakin Memanas
94 94 : Penyesalan Selalu Datang Terlambat
95 95 : Memperebutkan Satu Sosok yang Sama
96 96 : Keadaan Zenneth
97 97 : Bersaing Untuk Mendapatkan Perhatian Hazelia Lify
98 98 : Memberitahu Cyan
99 99 : Wanita Paruh Baya
100 100 : Alter Ego
101 101 : Kegelisahan Cyan
102 102 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi
103 103 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi (Bagian 2)
104 104 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi (Bagian 3)
105 105 : Orang Misterius yang Sepadan dengan Qerza
106 106 : Untitled
107 107 : Mencari Anjing Pelacak
108 108 : Dua Wraith Asal Kuba
109 109 : Dua Wraith Asal Kuba (Bagian 2)
110 110 : Percakapan Haz dan Waikit
111 111 : Percakapan Haz dan Waikit (Bagian 2)
112 112 : Cerita Yudel
113 113 : Cerita Yudel (Bagian 2)
114 114 : Untitled
115 115 : Sudah Kubilang, Aku Bukan Cenayang!
116 116 : Cyan Siuman
117 117 : Ban Mobil
118 118 : Apakah Whisky Woods ...?
119 119 : Fokus, Hazelia Lify!
120 120 : Transaksi
121 121 : Penculikan Cyan dan Zenneth
122 122 : Perasaan Bersalah yang Menghantui
123 123 : You Know How To Make Me Feel Better, Whisky Woods!
124 124 : Pribadi Mana yang Dikorbankan?
125 125 : Pembahasan Dewasa
126 126 : Mencari Tahu
127 127 : Aku Tidak Terlalu Suka Dipuji ....
128 128 : Kembali ke Cafe yang Pernah Dikunjungi
129 129. Akhirnya Aku Bertemu Denganmu : Liulaika Jelkesya Version
130 130 : Berada di Posisi Serba Salah
131 131 : Keluh Kesah Liulaika Jelkesya
132 132 : Kekacauan Menjadi Semakin Parah
133 133 : Perusak Suasana Datang!
134 134 : Gagal
135 135 : Keanehan
136 136 : Gelud! Gelud! Gelud!
137 137 : Ternyata Dia Bukan Orang Sebaik Itu
138 138 : Kepribadian Qerza
139 139 : Meminta Tolong
140 140 : Masalah yang Lebih Besar Datang
141 141 : Rencana Penyamaran
142 142 : Laporan Hasil Analisis
143 143 : Titik Terang yang Membingungkan
144 144 : Bagaimana Jika ...?
145 145 : Sudah Mengantongi Bukti, Kami Buntu
146 146 : Banyak Penjahat di Keluarga Hassan
147 147 : Sifat Haz yang Kekanak-kanakan
148 148 : Menyusun Rencana untuk Memberikan Barang Bukti
149 149 : Romantisme
150 150 : Romantisme (Bagian 2)
151 151 : Romantisme (Bagian 3)
152 152 : Kejadian Lain yang Aneh
153 153 : Menemukan Cyan dan Zenneth, serta Menghadapi Sesuatu yang Menyeramkan
154 154 : Potongan Puzzle yang Tidak Lengkap
155 155 : Kapan Ini Akan Berakhir?
156 156 : Alasan Mengapa Nich Terlihat Aneh?
157 157 : Drama Macam Apa Lagi Ini?
158 158 : Ingin Membuat Keputusan yang Tidak Mengecewakan
159 159 : Aku Harap Aku Mengambil Keputusan yang Benar
160 160 : Krisis Kepercayaan
161 161 : Nicholas Qet Farnaz Dalam Bahaya?!
162 162 : Cinta Itu....
163 163 : Percakapan Tiga Hari yang Lalu
Episodes

Updated 163 Episodes

1
1 : Hari Pertama
2
2 : Cerita Whisky Woods (1)
3
3 : Cerita Whisky Woods (End)
4
4 : Mengajak Dinner
5
5 : Hal yang Tak Terduga
6
6 : Suara Nyanyian Whisky Woods
7
7 : Perasaan Alkaf
8
8 : Apakah Haz...??
9
9 : Whisk Hacker Kelas S?
10
10. HOT NEWS : SKANDAL
11
11 : Resplendent Nephila
12
12 : Rahasia Hazelia Lify
13
13 : Flashback
14
14 : Skakmat, Andrian!
15
15 : Spy
16
16 : Mustahil Tapi Ada dan Nyata
17
17 : Blog Pribadi Resplendent Nephila
18
18 : Hubungan Rumit Jel dan Alkaf
19
19 : Haz yang Tidak Peduli Terhadap Berita Kedua
20
20 : Calon Perusak Hubungan Alkaf dan Jel
21
21 : Keraguan Alkaf Dalam Memilih
22
22 : Berbalas Pesan
23
23 : Masalah Datang
24
24 : Whisky Woods Terluka
25
25 : Pertarungan
26
26 : Kencan Alkaf dan Jel yang Terganggu
27
27 : Be Stronger Against The Obstacles
28
28 : James Stetson dan Whitney Carmilla Walker
29
29 : Pengumuman, Bukan Update!
30
30 : Keanehan Peristiwa Itu
31
31 : Mademoiselle!
32
32 : Campur Aduk
33
33 : Haz Kecil
34
34 : Little Girl Met Her Relative
35
35 : His Name is Lazul
36
36 : The Clever Little Devil
37
37 : Ayo Berdrama!
38
38 : Be The Hunter or Be The Hunted
39
39 : Berani Ganggu Aku? Lihat Orang-Orang Itu!
40
40 : TAPI BO'ONK!
41
41 : Hampir Saja!
42
42 : Apakah Hazelia Lify Masih Manusia?
43
43 : Tidak Mengingat, Tapi Merasakan
44
44 : Informan dan Rekan Terbaik
45
45 : Keributan Di Atas Kapal
46
46. Seorang Polisi : Nicholas Qet Farnaz
47
47 : Argh! Aku ... Aku ....
48
48 : Kembalinya Si Spy
49
49 : Let The Hunt Begin!
50
50. Hunt : Whisky Woods Ver. (Bagian 1)
51
51. Hunt : Whisky Woods Ver. (Bagian 2)
52
52. Hunt : Hazelia Lify Ver.
53
53 : Pengumuman dan Hiatus
54
54 : Lebih Rumit Dari Labirin
55
55 : Ide yang Buruk
56
56 : Nyaris
57
57 : Teka-Teki Keinginan Zenneth
58
58 : Awas Saja!
59
59 : Suasana Makan Malam di Kafe
60
60 : Canggung
61
61 : Ada Apa di Sewer?
62
62 : Greget dan Ternyata ....
63
63 : Cyan Vilmasyah
64
64 : Kemarahan Alkaf di Telepon
65
65 : Drama Kecil di Dalam Hubungan Pertemanan
66
66 : Masih Bersedih
67
67 : Perdebatan Kecil yang Cukup Memusingkan
68
68 : Pengumuman
69
69 : Rencana dan Pernyataan Jelkesya
70
70 : Kepergian Saksi Satu-Satunya
71
71 : Asumsi Zenneth dan Mencari Seorang Perawat
72
72 : Satu Masalah Clear!
73
73 : Semakin Rumit dengan Kemungkinan yang Semakin Banyak
74
74 : Pembunuhan Kedua
75
75 : Teka-Teki yang Semakin Jelas
76
76 : Kukira Sudah Selesai ....
77
77 : Kesan Pertama Terhadap Nirvana Kenziro
78
78 : Masalah yang Sama
79
79 : Filsafat
80
80 : Rencana Hari Ini
81
81 : Parkiran Shopping Mall
82
82 : Maaf, Aku Tidak Sengaja
83
83 : Bertemu Iris
84
84 : Lantai 6
85
85 : Akhirnya Mengangkat
86
86 : Pengumuman
87
87 : Whisk dan Perasaan
88
88 : Whisk dan Perasaan (Bagian 2)
89
89 : There's An Impostor!
90
90 : Ego dan Libido yang Tertahan
91
91 : Permainan Kata dan Rasa
92
92 : Straight To The Point, Please!
93
93 : Semakin Memanas
94
94 : Penyesalan Selalu Datang Terlambat
95
95 : Memperebutkan Satu Sosok yang Sama
96
96 : Keadaan Zenneth
97
97 : Bersaing Untuk Mendapatkan Perhatian Hazelia Lify
98
98 : Memberitahu Cyan
99
99 : Wanita Paruh Baya
100
100 : Alter Ego
101
101 : Kegelisahan Cyan
102
102 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi
103
103 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi (Bagian 2)
104
104 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi (Bagian 3)
105
105 : Orang Misterius yang Sepadan dengan Qerza
106
106 : Untitled
107
107 : Mencari Anjing Pelacak
108
108 : Dua Wraith Asal Kuba
109
109 : Dua Wraith Asal Kuba (Bagian 2)
110
110 : Percakapan Haz dan Waikit
111
111 : Percakapan Haz dan Waikit (Bagian 2)
112
112 : Cerita Yudel
113
113 : Cerita Yudel (Bagian 2)
114
114 : Untitled
115
115 : Sudah Kubilang, Aku Bukan Cenayang!
116
116 : Cyan Siuman
117
117 : Ban Mobil
118
118 : Apakah Whisky Woods ...?
119
119 : Fokus, Hazelia Lify!
120
120 : Transaksi
121
121 : Penculikan Cyan dan Zenneth
122
122 : Perasaan Bersalah yang Menghantui
123
123 : You Know How To Make Me Feel Better, Whisky Woods!
124
124 : Pribadi Mana yang Dikorbankan?
125
125 : Pembahasan Dewasa
126
126 : Mencari Tahu
127
127 : Aku Tidak Terlalu Suka Dipuji ....
128
128 : Kembali ke Cafe yang Pernah Dikunjungi
129
129. Akhirnya Aku Bertemu Denganmu : Liulaika Jelkesya Version
130
130 : Berada di Posisi Serba Salah
131
131 : Keluh Kesah Liulaika Jelkesya
132
132 : Kekacauan Menjadi Semakin Parah
133
133 : Perusak Suasana Datang!
134
134 : Gagal
135
135 : Keanehan
136
136 : Gelud! Gelud! Gelud!
137
137 : Ternyata Dia Bukan Orang Sebaik Itu
138
138 : Kepribadian Qerza
139
139 : Meminta Tolong
140
140 : Masalah yang Lebih Besar Datang
141
141 : Rencana Penyamaran
142
142 : Laporan Hasil Analisis
143
143 : Titik Terang yang Membingungkan
144
144 : Bagaimana Jika ...?
145
145 : Sudah Mengantongi Bukti, Kami Buntu
146
146 : Banyak Penjahat di Keluarga Hassan
147
147 : Sifat Haz yang Kekanak-kanakan
148
148 : Menyusun Rencana untuk Memberikan Barang Bukti
149
149 : Romantisme
150
150 : Romantisme (Bagian 2)
151
151 : Romantisme (Bagian 3)
152
152 : Kejadian Lain yang Aneh
153
153 : Menemukan Cyan dan Zenneth, serta Menghadapi Sesuatu yang Menyeramkan
154
154 : Potongan Puzzle yang Tidak Lengkap
155
155 : Kapan Ini Akan Berakhir?
156
156 : Alasan Mengapa Nich Terlihat Aneh?
157
157 : Drama Macam Apa Lagi Ini?
158
158 : Ingin Membuat Keputusan yang Tidak Mengecewakan
159
159 : Aku Harap Aku Mengambil Keputusan yang Benar
160
160 : Krisis Kepercayaan
161
161 : Nicholas Qet Farnaz Dalam Bahaya?!
162
162 : Cinta Itu....
163
163 : Percakapan Tiga Hari yang Lalu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!