7 : Perasaan Alkaf

#NOTE : SEMUA YANG DIKETIK DI SINI ADALAH FIKSI. MOHON PEMBACA TIDAK MENYALAHPAHAMI PENDAPAT DAN PROFILE YANG DITULIS OLEH AUTHOR!

"Ya, aku cover semua lagu yang pernah kudengar. Dan aku berencana akan melakukannya nanti," Whisk melirik datar ke arah Haz yang masih memandang langit-langit mobil.

Tik... Tik... Tik...

Bunyi percikan air hujan terdengar sangat jelas dan ribut menabrak mobil dan jalanan.

"Ric, apakah dia suka melakukannya untukmu?" Whisk melanjutkan aktivitas membaca komik Naver kembali. Bukannya dia tidak memikirkan perasaan Haz, tapi untuk mengeluarkan seseorang dari hati memerlukan tekanan yang sangat kuat hingga dia merasa terganggu ketika ditanya soal orang tersebut.

"Sering, dulu..." jawab Haz. Suaranya terdengar parau. Seakan tercekik mendengar nama yang dilontarkan oleh Whisk.

Tangan kanan Whisk langsung mendorong kepala Haz menyender ke pundaknya. "Tidak perlu dipikirkan. Kamu lelah. Istirahat sebentar," kata Whisk. Matanya masih melekat pada layar ponselnya. Ibu jari kirinya men-scroll ke cepat ke bawah.

Treng!

Whisky Woods, you have unread mail!

Whisk membuka email tersebut. Ternyata hanya email yang mengkonfirmasi penolakannya terhadap kasus Boy In The Box. Dia melakukannya sesuai perkataan Haz. Dia juga merasa itu sangat sia-sia dengan ketidakadaannya saksi dan pelaku lagi di dunia.

Haz termenung ketika Whisk menyenderkan kepalanya ke pundak pria itu sendiri. Dia merasakan wajahnya memanas, mungkin sudah semerah kepiting rebus sekarang. Pikirannya melayang sudah entah kemana-mana, cukup sekali untuk mengetiknya menjadi sebuah naskah novel romantis.

"Kenapa kamu peduli?"

Setelah Haz menanyakan hal itu, tiba-tiba saja pintu bagasi mobil terbuka. Terlihatlah Jel yang sedang memayungi Alkaf yang memasukkan koper dan tas punggungnya ke dalam sana. Alkaf menutup kembali pintu bagasi dan beralih ke depan.

Alkaf membuka pintu mobil dan Jel masih memayungi pria berkacamata tersebut.

Haz tidak peduli dengan kedatangan mereka berdua. Sama sekali tidak mengejutkan mengapa mereka sangat lama di dalam bandara. Karena jawabannya cuma satu, Alkaf memborong barang-barang di sana.

"Wah... Hazelnut, sudah berani melakukan hal tidak senonoh," canda Alkaf.

Alkaf langsung mendapatkan cubitan di lengannya dari Jel. Jel menatap Alkaf tajam: Tidak bisakah kamu sedikit serius melihat sahatku sedang sedih?

Alkaf langsung mengerti. Itu pasti tentang Ric.

"Daripada kamu memikirkan si brengsek itu," kata Alkaf dengan nada menusuk, "Akan lebih baik kamu melirik pria yang berani meyenderkan kepalamu di bahunya itu. Seumur hidup bahkan si brengsek itu tidak berani melakukannya karena kamu akan menolaknya."

"Setelah dipikir-pikir, kenapa seorang Hazelia tidak langsung memberi penolakan terhadap 'suatu hal' yang tidak disukainya," Jel melajukan mobil kembali.

Haz juga tidak tahu mengapa dia tidak bisa menolak 'suatu hal' yang tidak disukainya sekarang.

MP3 Player sekarang melantunkan suara Whisk dengan lagu mandarin The Sound of Falling Snow yang dinyanyikan oleh Lu Hu dalam film The Story of Yanxi Palace.

**Wǒ màn man de tīng, xuě luòxià de shēngyīn,

bì zhuó yǎnjīng huànxiǎng tā bù huì tíng,

nǐ méi bànfǎ kàojìn, jué bùshì tài bóqíng,

zhǐshì tānliàn chuāngwài hǎo fēngjǐng.

Wǒ màn man de pǐn, xuě luòxià de shēngyīn,

fǎngfú shì nǐ tiēzhe wǒ jiào qīng qīng,

zhēng kāile yǎnjīng, màntiān de xuě wúqíng shuí lái péi zhè yīshēng hǎo guāngjǐng?**

"Lagu in-"

"Film The Story of Yanxi Palace, aku yakin sekali kamu sudah menontonnya. Karena aku suka sekali dengan film, jadi, aku mencoba menonton film itu, ternyata kisahnya mengharukan. Bahkan sampai akhir hayatnya Fu Cha Fu Heng tidak mendapatkan cinta yang diinginkannya," potong Whisk.

Alkaf dan Jel yang berada di depan hanya mendengarkan ocehan mereka berdua. Mereka saling menganggukkan kepala. Mereka akan merestui hubungan Whisk dan Haz tentu saja. Haz harus bisa melupakan Ric!

Orangtua Haz sudah lama tiada. Dia dibesarkan di panti asuhan, lalu diadopsi oleh pasangan pengusaha kaya. Selama menjadi anak adopsi, Haz tidak pernah diperlakukan layak meski semua keinginannya terpenuhi. Haz tidak pernah mendapat kasih sayang orangtua. Haz lalu disarankan oleh Alkaf untuk tinggal di 'rumah'nya saja. Selama tinggal di 'rumah' Alkaf, Haz sangat mandiri terlepas dari anak adopsi pengusaha kaya. Dari tempat itu juga, Haz mengenal Jel lebih dalam selain dari sekolah dengan hubungan teman sekelas dan menjadi sahabat sampai sekarang.

"Dari sana aku belajar, cinta yang datang tidak boleh disia-siakan begitu saja. Aku tidak akan pernah melakukan kebodohan yang pernah dilakukan oleh Fu Cha Fu Heng kepada Wei Ying Luo," lanjut pria bersurai kemerahan itu.

"Sebenarnya menurut pendapatku sendiri, film drama yang satu itu sangat tidak cocok denganku. Apalagi dengan karakter Wei Ying Luo yang semena-mena, bahkan Raja tidak bisa menghentikan apapun yang ingin dilakukan olehnya? Dalam sejarah tidak mungkin ada hal seperti itu," komentar Haz.

"Tapi itu adalah kenyataannya. Untuk apa penulis sejarahwan Zhuo Mo menulis hal itu jika itu adalah hal yang tidak pernah terjadi? Berpikirlah di luar kotak, Hazelia Lify. Jika itu tidak mungkin, coba bayangkan kamu menjadi Wei Ying Luo yang ada di istana bahkan mendapatkan dukungan penuh dari Permaisuri Fu Cha Rong Yin dan adiknya yang setara dengan Adik dari Kaisar Qian Long, Fu Cha Fu Heng. Aku rasa semua itu sangat masuk akal, mengingat Wei Ying Luo begitu dicintai dan dikagumi oleh mereka," balas Whisk.

"Sepertinya mereka sangat asyik dengan dunia mereka sendiri!" seru Alkaf berbisik kepada Jel.

"Yang jelas, jangan ganggu mereka. Apalagi membiarkan Hazelnut yang kukenal terluka karena seorang pria seperti Richard Vinzeliuka," balas Jel berbisik juga.

Whisk dan Haz tidak mendengar apa yang mereka katakan karena mereka asyik berkomentar dan menyudutkan satu sama lain hanya karena sebuah film drama.

"Kita akan makan malam dimana?" tanya Alkaf, masih dengan nada berbisik.

"Apartemen. Aku tidak menyangka, Whisk seapartemen dengan kami!" jawab Jel.

"Tidak heran," Alkaf berkata sambil memasang earphone di telinganya.

Jel menatap Alkaf sejenak, lalu fokus lagi ke jalanan yang dilewati mobilnya.

Whisk dan Haz terlihat seru dengan perdebatan mereka sendiri. Mereka mengatakan hal-hal yang tidak dimengerti oleh Jel. Alkaf? Tentu saja dia mengerti! Dia adalah orang yang pandai.

Beginilah ketika kamu berkumpul dengan orang-orang pandai dan kamu sendiri tidak tahu apa-apa sama sekali, batin Jel.

Jel bukannya tidak pandai. Tapi dia adalah tipe yang masa bodoh dengan hal-hal yang tidak diminati olehnya. Dengan kata lain, Jel hanya fokus dan ingin tahu hal-hal yang diminatinya. Dan wanita itu adalah seorang yang cepat bosan ketika melakukan sesuatu. Sehingga akan cocok sekali baginya untuk mengambil bagian yang sudah biasa dia lakukan.

Jel dapat mendengar topik Whisk dan Haz berubah lagi. Sekarang mereka membicarakan tentang game, sesuatu yang paling tidak dimengerti oleh Jel. Wanita itu sudah merasa pusing ketika mendengar Alkaf dan Haz berbicara tentang game, dan sekarang, dia harus berpura-pura tidak mendengar apa yang mereka katakan di belakang sana. Itu menyebalkan!

"Kamu bermain game itu? 8bit?" Whisk menahan tawanya. "Game itu sungguh menyebalkan. Ketika peringkatmu sudah besar dan pergantian season, boom! you get losestreak!"

"Untung aku adalah orang yang hoki dan memiliki skill," Haz membanggakan dirinya.

"Oh ya? Memiliki skill? Ayo buktikan! Terserah kamu ingin memakai apa, aku hanya akan memakai hero support," Whisk menantang Haz dengan cara memanasinya.

"Kau akan menyesal telah menantangku!" seru Haz.

Alkaf melirik Jel sejenak, dia lalu memasangkan airpods miliknya di telinga wanita itu. Lagu yang diputar sama seperti lagu yang sedang didengar pria berkacamata melalui earphone-nya.

Jel dapat mendengar dengan jelas lantunan lagu yang sangat disukainya. Lagu mandarin yang dinyanyikan oleh Eric Chou dengan judul 以后别做朋友. Sudut bibir Jel langsung merekahkan sebuah senyuman.

Alkaf juga tersenyum sendiri, namun berlagak seolah tidak melihat apapun. Setelah mengenal Jel yang dulunya berpacaran dengan juniornya sendiri, Alkaf menjadi yakin bahwa wanita harus dijaga sebaik-baiknya.

Di belakang sana sungguhlah ribut. Meskipun suara mereka kecil, namun itu cukup mengganggu jika terdengar di ruangan kecil seperti ini. Apalagi Alkaf tahu bahwa Jel tidak paham dengan apa yang mereka katakan. Jadi, pria itu memasangkan airpods di telinga Jel dan mambantu gadis itu terlepas dari percakapan aneh kedua orang di belakang sana dengan lagu yang disukainya.

Alkaf tahu mengapa Jel sangat menyukai lagu ini. Dikarenakan dia tahu Jel memiliki perasaan yang sama dengan Alkaf. Dan Alkaf berpura-pura tidak mengetahui itu sama sekali. Dia berlagak seolah dia hanya berjuang di awal saja. Padahal cinta yang dipendamnya terhadap Jel sudah sangat mendalam. Pria itu tahu Jel bimbang dengan dirinya sendiri. Juga karena perbedaan umur mereka. Dan orangtua Jel belum tentu mau merestui hubungan mereka, meski sudah mengenal Alkaf dengan baik.

**yǐhòu bié zuò péngyǒu péngyǒu bùnéng qiānshǒu

xiǎng ài nǐ de chōngdòng wǒ zhǐ néng xiàozhe dàiguò

zuì hǎo de péngyǒu yǒuxiē mèng bùnéng shuō chūkǒu

jiù bùyòng chéngdān huì shīqù nǐ de xīntòng

rěn zhù shīkòng tài zhémó wǒ zìzuòzìshòu

huíyì dōu shì wǒ hǎo bùliǎo de shāngkǒu

yǐhòu háishì péngyǒu háishì nǐ zuì dǒng wǒ

wǒmen yǒushǐyǒuzhōng jiù zǒu dào shìjiè jìntóu

yǒngyuǎn de péngyǒu zhùfú wǒ yùjiàn ài yǐhòu

bù huì zài nuòruò jǐn jǐn wò zhù nà shuāng shǒu**

Sebentar lagi... Aku akan serius mengatakan perasaan ini padanya. Aku tidak akan melakukan hal yang sama dengan lagu ini, melepaskannya dan hanya berteman selamanya. Semoga dia tidak marah padaku dan menganggap diriku hanya akan berjuang di awal saja, Alkaf memejamkan matanya seraya menunggu perjalanan ke apartemen makhluk-makhluk di dalam mobil sana.

Terpopuler

Comments

Dian Ariani

Dian Ariani

thor aku masih bingung. di episode awal katany Haz di adopsi pamannya. lalu dibuat menjadi anak biologis. tapi di episode ini malah di adopsi pengusaha kaya.

2020-08-14

2

Fanny Mononutu

Fanny Mononutu

Thor.. Itu lirik2 lagu yg dri bahasa seberang sono beneran kah..? Ato cuma siasat buat menuhin kuota huruf aja..? 😑😑

2020-08-09

2

Kim Halia - Bye

Kim Halia - Bye

Keren, Thor. Cepat sekali updatenya, produktif banget. Cerita ini udah ada naskah jadinya yaa...?

2020-04-14

4

lihat semua
Episodes
1 1 : Hari Pertama
2 2 : Cerita Whisky Woods (1)
3 3 : Cerita Whisky Woods (End)
4 4 : Mengajak Dinner
5 5 : Hal yang Tak Terduga
6 6 : Suara Nyanyian Whisky Woods
7 7 : Perasaan Alkaf
8 8 : Apakah Haz...??
9 9 : Whisk Hacker Kelas S?
10 10. HOT NEWS : SKANDAL
11 11 : Resplendent Nephila
12 12 : Rahasia Hazelia Lify
13 13 : Flashback
14 14 : Skakmat, Andrian!
15 15 : Spy
16 16 : Mustahil Tapi Ada dan Nyata
17 17 : Blog Pribadi Resplendent Nephila
18 18 : Hubungan Rumit Jel dan Alkaf
19 19 : Haz yang Tidak Peduli Terhadap Berita Kedua
20 20 : Calon Perusak Hubungan Alkaf dan Jel
21 21 : Keraguan Alkaf Dalam Memilih
22 22 : Berbalas Pesan
23 23 : Masalah Datang
24 24 : Whisky Woods Terluka
25 25 : Pertarungan
26 26 : Kencan Alkaf dan Jel yang Terganggu
27 27 : Be Stronger Against The Obstacles
28 28 : James Stetson dan Whitney Carmilla Walker
29 29 : Pengumuman, Bukan Update!
30 30 : Keanehan Peristiwa Itu
31 31 : Mademoiselle!
32 32 : Campur Aduk
33 33 : Haz Kecil
34 34 : Little Girl Met Her Relative
35 35 : His Name is Lazul
36 36 : The Clever Little Devil
37 37 : Ayo Berdrama!
38 38 : Be The Hunter or Be The Hunted
39 39 : Berani Ganggu Aku? Lihat Orang-Orang Itu!
40 40 : TAPI BO'ONK!
41 41 : Hampir Saja!
42 42 : Apakah Hazelia Lify Masih Manusia?
43 43 : Tidak Mengingat, Tapi Merasakan
44 44 : Informan dan Rekan Terbaik
45 45 : Keributan Di Atas Kapal
46 46. Seorang Polisi : Nicholas Qet Farnaz
47 47 : Argh! Aku ... Aku ....
48 48 : Kembalinya Si Spy
49 49 : Let The Hunt Begin!
50 50. Hunt : Whisky Woods Ver. (Bagian 1)
51 51. Hunt : Whisky Woods Ver. (Bagian 2)
52 52. Hunt : Hazelia Lify Ver.
53 53 : Pengumuman dan Hiatus
54 54 : Lebih Rumit Dari Labirin
55 55 : Ide yang Buruk
56 56 : Nyaris
57 57 : Teka-Teki Keinginan Zenneth
58 58 : Awas Saja!
59 59 : Suasana Makan Malam di Kafe
60 60 : Canggung
61 61 : Ada Apa di Sewer?
62 62 : Greget dan Ternyata ....
63 63 : Cyan Vilmasyah
64 64 : Kemarahan Alkaf di Telepon
65 65 : Drama Kecil di Dalam Hubungan Pertemanan
66 66 : Masih Bersedih
67 67 : Perdebatan Kecil yang Cukup Memusingkan
68 68 : Pengumuman
69 69 : Rencana dan Pernyataan Jelkesya
70 70 : Kepergian Saksi Satu-Satunya
71 71 : Asumsi Zenneth dan Mencari Seorang Perawat
72 72 : Satu Masalah Clear!
73 73 : Semakin Rumit dengan Kemungkinan yang Semakin Banyak
74 74 : Pembunuhan Kedua
75 75 : Teka-Teki yang Semakin Jelas
76 76 : Kukira Sudah Selesai ....
77 77 : Kesan Pertama Terhadap Nirvana Kenziro
78 78 : Masalah yang Sama
79 79 : Filsafat
80 80 : Rencana Hari Ini
81 81 : Parkiran Shopping Mall
82 82 : Maaf, Aku Tidak Sengaja
83 83 : Bertemu Iris
84 84 : Lantai 6
85 85 : Akhirnya Mengangkat
86 86 : Pengumuman
87 87 : Whisk dan Perasaan
88 88 : Whisk dan Perasaan (Bagian 2)
89 89 : There's An Impostor!
90 90 : Ego dan Libido yang Tertahan
91 91 : Permainan Kata dan Rasa
92 92 : Straight To The Point, Please!
93 93 : Semakin Memanas
94 94 : Penyesalan Selalu Datang Terlambat
95 95 : Memperebutkan Satu Sosok yang Sama
96 96 : Keadaan Zenneth
97 97 : Bersaing Untuk Mendapatkan Perhatian Hazelia Lify
98 98 : Memberitahu Cyan
99 99 : Wanita Paruh Baya
100 100 : Alter Ego
101 101 : Kegelisahan Cyan
102 102 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi
103 103 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi (Bagian 2)
104 104 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi (Bagian 3)
105 105 : Orang Misterius yang Sepadan dengan Qerza
106 106 : Untitled
107 107 : Mencari Anjing Pelacak
108 108 : Dua Wraith Asal Kuba
109 109 : Dua Wraith Asal Kuba (Bagian 2)
110 110 : Percakapan Haz dan Waikit
111 111 : Percakapan Haz dan Waikit (Bagian 2)
112 112 : Cerita Yudel
113 113 : Cerita Yudel (Bagian 2)
114 114 : Untitled
115 115 : Sudah Kubilang, Aku Bukan Cenayang!
116 116 : Cyan Siuman
117 117 : Ban Mobil
118 118 : Apakah Whisky Woods ...?
119 119 : Fokus, Hazelia Lify!
120 120 : Transaksi
121 121 : Penculikan Cyan dan Zenneth
122 122 : Perasaan Bersalah yang Menghantui
123 123 : You Know How To Make Me Feel Better, Whisky Woods!
124 124 : Pribadi Mana yang Dikorbankan?
125 125 : Pembahasan Dewasa
126 126 : Mencari Tahu
127 127 : Aku Tidak Terlalu Suka Dipuji ....
128 128 : Kembali ke Cafe yang Pernah Dikunjungi
129 129. Akhirnya Aku Bertemu Denganmu : Liulaika Jelkesya Version
130 130 : Berada di Posisi Serba Salah
131 131 : Keluh Kesah Liulaika Jelkesya
132 132 : Kekacauan Menjadi Semakin Parah
133 133 : Perusak Suasana Datang!
134 134 : Gagal
135 135 : Keanehan
136 136 : Gelud! Gelud! Gelud!
137 137 : Ternyata Dia Bukan Orang Sebaik Itu
138 138 : Kepribadian Qerza
139 139 : Meminta Tolong
140 140 : Masalah yang Lebih Besar Datang
141 141 : Rencana Penyamaran
142 142 : Laporan Hasil Analisis
143 143 : Titik Terang yang Membingungkan
144 144 : Bagaimana Jika ...?
145 145 : Sudah Mengantongi Bukti, Kami Buntu
146 146 : Banyak Penjahat di Keluarga Hassan
147 147 : Sifat Haz yang Kekanak-kanakan
148 148 : Menyusun Rencana untuk Memberikan Barang Bukti
149 149 : Romantisme
150 150 : Romantisme (Bagian 2)
151 151 : Romantisme (Bagian 3)
152 152 : Kejadian Lain yang Aneh
153 153 : Menemukan Cyan dan Zenneth, serta Menghadapi Sesuatu yang Menyeramkan
154 154 : Potongan Puzzle yang Tidak Lengkap
155 155 : Kapan Ini Akan Berakhir?
156 156 : Alasan Mengapa Nich Terlihat Aneh?
157 157 : Drama Macam Apa Lagi Ini?
158 158 : Ingin Membuat Keputusan yang Tidak Mengecewakan
159 159 : Aku Harap Aku Mengambil Keputusan yang Benar
160 160 : Krisis Kepercayaan
161 161 : Nicholas Qet Farnaz Dalam Bahaya?!
162 162 : Cinta Itu....
163 163 : Percakapan Tiga Hari yang Lalu
Episodes

Updated 163 Episodes

1
1 : Hari Pertama
2
2 : Cerita Whisky Woods (1)
3
3 : Cerita Whisky Woods (End)
4
4 : Mengajak Dinner
5
5 : Hal yang Tak Terduga
6
6 : Suara Nyanyian Whisky Woods
7
7 : Perasaan Alkaf
8
8 : Apakah Haz...??
9
9 : Whisk Hacker Kelas S?
10
10. HOT NEWS : SKANDAL
11
11 : Resplendent Nephila
12
12 : Rahasia Hazelia Lify
13
13 : Flashback
14
14 : Skakmat, Andrian!
15
15 : Spy
16
16 : Mustahil Tapi Ada dan Nyata
17
17 : Blog Pribadi Resplendent Nephila
18
18 : Hubungan Rumit Jel dan Alkaf
19
19 : Haz yang Tidak Peduli Terhadap Berita Kedua
20
20 : Calon Perusak Hubungan Alkaf dan Jel
21
21 : Keraguan Alkaf Dalam Memilih
22
22 : Berbalas Pesan
23
23 : Masalah Datang
24
24 : Whisky Woods Terluka
25
25 : Pertarungan
26
26 : Kencan Alkaf dan Jel yang Terganggu
27
27 : Be Stronger Against The Obstacles
28
28 : James Stetson dan Whitney Carmilla Walker
29
29 : Pengumuman, Bukan Update!
30
30 : Keanehan Peristiwa Itu
31
31 : Mademoiselle!
32
32 : Campur Aduk
33
33 : Haz Kecil
34
34 : Little Girl Met Her Relative
35
35 : His Name is Lazul
36
36 : The Clever Little Devil
37
37 : Ayo Berdrama!
38
38 : Be The Hunter or Be The Hunted
39
39 : Berani Ganggu Aku? Lihat Orang-Orang Itu!
40
40 : TAPI BO'ONK!
41
41 : Hampir Saja!
42
42 : Apakah Hazelia Lify Masih Manusia?
43
43 : Tidak Mengingat, Tapi Merasakan
44
44 : Informan dan Rekan Terbaik
45
45 : Keributan Di Atas Kapal
46
46. Seorang Polisi : Nicholas Qet Farnaz
47
47 : Argh! Aku ... Aku ....
48
48 : Kembalinya Si Spy
49
49 : Let The Hunt Begin!
50
50. Hunt : Whisky Woods Ver. (Bagian 1)
51
51. Hunt : Whisky Woods Ver. (Bagian 2)
52
52. Hunt : Hazelia Lify Ver.
53
53 : Pengumuman dan Hiatus
54
54 : Lebih Rumit Dari Labirin
55
55 : Ide yang Buruk
56
56 : Nyaris
57
57 : Teka-Teki Keinginan Zenneth
58
58 : Awas Saja!
59
59 : Suasana Makan Malam di Kafe
60
60 : Canggung
61
61 : Ada Apa di Sewer?
62
62 : Greget dan Ternyata ....
63
63 : Cyan Vilmasyah
64
64 : Kemarahan Alkaf di Telepon
65
65 : Drama Kecil di Dalam Hubungan Pertemanan
66
66 : Masih Bersedih
67
67 : Perdebatan Kecil yang Cukup Memusingkan
68
68 : Pengumuman
69
69 : Rencana dan Pernyataan Jelkesya
70
70 : Kepergian Saksi Satu-Satunya
71
71 : Asumsi Zenneth dan Mencari Seorang Perawat
72
72 : Satu Masalah Clear!
73
73 : Semakin Rumit dengan Kemungkinan yang Semakin Banyak
74
74 : Pembunuhan Kedua
75
75 : Teka-Teki yang Semakin Jelas
76
76 : Kukira Sudah Selesai ....
77
77 : Kesan Pertama Terhadap Nirvana Kenziro
78
78 : Masalah yang Sama
79
79 : Filsafat
80
80 : Rencana Hari Ini
81
81 : Parkiran Shopping Mall
82
82 : Maaf, Aku Tidak Sengaja
83
83 : Bertemu Iris
84
84 : Lantai 6
85
85 : Akhirnya Mengangkat
86
86 : Pengumuman
87
87 : Whisk dan Perasaan
88
88 : Whisk dan Perasaan (Bagian 2)
89
89 : There's An Impostor!
90
90 : Ego dan Libido yang Tertahan
91
91 : Permainan Kata dan Rasa
92
92 : Straight To The Point, Please!
93
93 : Semakin Memanas
94
94 : Penyesalan Selalu Datang Terlambat
95
95 : Memperebutkan Satu Sosok yang Sama
96
96 : Keadaan Zenneth
97
97 : Bersaing Untuk Mendapatkan Perhatian Hazelia Lify
98
98 : Memberitahu Cyan
99
99 : Wanita Paruh Baya
100
100 : Alter Ego
101
101 : Kegelisahan Cyan
102
102 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi
103
103 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi (Bagian 2)
104
104 : Teman Imajinasi Untuk Investigasi (Bagian 3)
105
105 : Orang Misterius yang Sepadan dengan Qerza
106
106 : Untitled
107
107 : Mencari Anjing Pelacak
108
108 : Dua Wraith Asal Kuba
109
109 : Dua Wraith Asal Kuba (Bagian 2)
110
110 : Percakapan Haz dan Waikit
111
111 : Percakapan Haz dan Waikit (Bagian 2)
112
112 : Cerita Yudel
113
113 : Cerita Yudel (Bagian 2)
114
114 : Untitled
115
115 : Sudah Kubilang, Aku Bukan Cenayang!
116
116 : Cyan Siuman
117
117 : Ban Mobil
118
118 : Apakah Whisky Woods ...?
119
119 : Fokus, Hazelia Lify!
120
120 : Transaksi
121
121 : Penculikan Cyan dan Zenneth
122
122 : Perasaan Bersalah yang Menghantui
123
123 : You Know How To Make Me Feel Better, Whisky Woods!
124
124 : Pribadi Mana yang Dikorbankan?
125
125 : Pembahasan Dewasa
126
126 : Mencari Tahu
127
127 : Aku Tidak Terlalu Suka Dipuji ....
128
128 : Kembali ke Cafe yang Pernah Dikunjungi
129
129. Akhirnya Aku Bertemu Denganmu : Liulaika Jelkesya Version
130
130 : Berada di Posisi Serba Salah
131
131 : Keluh Kesah Liulaika Jelkesya
132
132 : Kekacauan Menjadi Semakin Parah
133
133 : Perusak Suasana Datang!
134
134 : Gagal
135
135 : Keanehan
136
136 : Gelud! Gelud! Gelud!
137
137 : Ternyata Dia Bukan Orang Sebaik Itu
138
138 : Kepribadian Qerza
139
139 : Meminta Tolong
140
140 : Masalah yang Lebih Besar Datang
141
141 : Rencana Penyamaran
142
142 : Laporan Hasil Analisis
143
143 : Titik Terang yang Membingungkan
144
144 : Bagaimana Jika ...?
145
145 : Sudah Mengantongi Bukti, Kami Buntu
146
146 : Banyak Penjahat di Keluarga Hassan
147
147 : Sifat Haz yang Kekanak-kanakan
148
148 : Menyusun Rencana untuk Memberikan Barang Bukti
149
149 : Romantisme
150
150 : Romantisme (Bagian 2)
151
151 : Romantisme (Bagian 3)
152
152 : Kejadian Lain yang Aneh
153
153 : Menemukan Cyan dan Zenneth, serta Menghadapi Sesuatu yang Menyeramkan
154
154 : Potongan Puzzle yang Tidak Lengkap
155
155 : Kapan Ini Akan Berakhir?
156
156 : Alasan Mengapa Nich Terlihat Aneh?
157
157 : Drama Macam Apa Lagi Ini?
158
158 : Ingin Membuat Keputusan yang Tidak Mengecewakan
159
159 : Aku Harap Aku Mengambil Keputusan yang Benar
160
160 : Krisis Kepercayaan
161
161 : Nicholas Qet Farnaz Dalam Bahaya?!
162
162 : Cinta Itu....
163
163 : Percakapan Tiga Hari yang Lalu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!