#NOTE : SEMUA YANG DIKETIK DI SINI ADALAH FIKSI. MOHON PEMBACA TIDAK MENYALAHPAHAMI PENDAPAT DAN PROFILE YANG DITULIS OLEH AUTHOR!
"Ya, aku cover semua lagu yang pernah kudengar. Dan aku berencana akan melakukannya nanti," Whisk melirik datar ke arah Haz yang masih memandang langit-langit mobil.
Tik... Tik... Tik...
Bunyi percikan air hujan terdengar sangat jelas dan ribut menabrak mobil dan jalanan.
"Ric, apakah dia suka melakukannya untukmu?" Whisk melanjutkan aktivitas membaca komik Naver kembali. Bukannya dia tidak memikirkan perasaan Haz, tapi untuk mengeluarkan seseorang dari hati memerlukan tekanan yang sangat kuat hingga dia merasa terganggu ketika ditanya soal orang tersebut.
"Sering, dulu..." jawab Haz. Suaranya terdengar parau. Seakan tercekik mendengar nama yang dilontarkan oleh Whisk.
Tangan kanan Whisk langsung mendorong kepala Haz menyender ke pundaknya. "Tidak perlu dipikirkan. Kamu lelah. Istirahat sebentar," kata Whisk. Matanya masih melekat pada layar ponselnya. Ibu jari kirinya men-scroll ke cepat ke bawah.
Treng!
Whisky Woods, you have unread mail!
Whisk membuka email tersebut. Ternyata hanya email yang mengkonfirmasi penolakannya terhadap kasus Boy In The Box. Dia melakukannya sesuai perkataan Haz. Dia juga merasa itu sangat sia-sia dengan ketidakadaannya saksi dan pelaku lagi di dunia.
Haz termenung ketika Whisk menyenderkan kepalanya ke pundak pria itu sendiri. Dia merasakan wajahnya memanas, mungkin sudah semerah kepiting rebus sekarang. Pikirannya melayang sudah entah kemana-mana, cukup sekali untuk mengetiknya menjadi sebuah naskah novel romantis.
"Kenapa kamu peduli?"
Setelah Haz menanyakan hal itu, tiba-tiba saja pintu bagasi mobil terbuka. Terlihatlah Jel yang sedang memayungi Alkaf yang memasukkan koper dan tas punggungnya ke dalam sana. Alkaf menutup kembali pintu bagasi dan beralih ke depan.
Alkaf membuka pintu mobil dan Jel masih memayungi pria berkacamata tersebut.
Haz tidak peduli dengan kedatangan mereka berdua. Sama sekali tidak mengejutkan mengapa mereka sangat lama di dalam bandara. Karena jawabannya cuma satu, Alkaf memborong barang-barang di sana.
"Wah... Hazelnut, sudah berani melakukan hal tidak senonoh," canda Alkaf.
Alkaf langsung mendapatkan cubitan di lengannya dari Jel. Jel menatap Alkaf tajam: Tidak bisakah kamu sedikit serius melihat sahatku sedang sedih?
Alkaf langsung mengerti. Itu pasti tentang Ric.
"Daripada kamu memikirkan si brengsek itu," kata Alkaf dengan nada menusuk, "Akan lebih baik kamu melirik pria yang berani meyenderkan kepalamu di bahunya itu. Seumur hidup bahkan si brengsek itu tidak berani melakukannya karena kamu akan menolaknya."
"Setelah dipikir-pikir, kenapa seorang Hazelia tidak langsung memberi penolakan terhadap 'suatu hal' yang tidak disukainya," Jel melajukan mobil kembali.
Haz juga tidak tahu mengapa dia tidak bisa menolak 'suatu hal' yang tidak disukainya sekarang.
MP3 Player sekarang melantunkan suara Whisk dengan lagu mandarin The Sound of Falling Snow yang dinyanyikan oleh Lu Hu dalam film The Story of Yanxi Palace.
**Wǒ màn man de tīng, xuě luòxià de shēngyīn,
bì zhuó yǎnjīng huànxiǎng tā bù huì tíng,
nǐ méi bànfǎ kàojìn, jué bùshì tài bóqíng,
zhǐshì tānliàn chuāngwài hǎo fēngjǐng.
Wǒ màn man de pǐn, xuě luòxià de shēngyīn,
fǎngfú shì nǐ tiēzhe wǒ jiào qīng qīng,
zhēng kāile yǎnjīng, màntiān de xuě wúqíng shuí lái péi zhè yīshēng hǎo guāngjǐng?**
"Lagu in-"
"Film The Story of Yanxi Palace, aku yakin sekali kamu sudah menontonnya. Karena aku suka sekali dengan film, jadi, aku mencoba menonton film itu, ternyata kisahnya mengharukan. Bahkan sampai akhir hayatnya Fu Cha Fu Heng tidak mendapatkan cinta yang diinginkannya," potong Whisk.
Alkaf dan Jel yang berada di depan hanya mendengarkan ocehan mereka berdua. Mereka saling menganggukkan kepala. Mereka akan merestui hubungan Whisk dan Haz tentu saja. Haz harus bisa melupakan Ric!
Orangtua Haz sudah lama tiada. Dia dibesarkan di panti asuhan, lalu diadopsi oleh pasangan pengusaha kaya. Selama menjadi anak adopsi, Haz tidak pernah diperlakukan layak meski semua keinginannya terpenuhi. Haz tidak pernah mendapat kasih sayang orangtua. Haz lalu disarankan oleh Alkaf untuk tinggal di 'rumah'nya saja. Selama tinggal di 'rumah' Alkaf, Haz sangat mandiri terlepas dari anak adopsi pengusaha kaya. Dari tempat itu juga, Haz mengenal Jel lebih dalam selain dari sekolah dengan hubungan teman sekelas dan menjadi sahabat sampai sekarang.
"Dari sana aku belajar, cinta yang datang tidak boleh disia-siakan begitu saja. Aku tidak akan pernah melakukan kebodohan yang pernah dilakukan oleh Fu Cha Fu Heng kepada Wei Ying Luo," lanjut pria bersurai kemerahan itu.
"Sebenarnya menurut pendapatku sendiri, film drama yang satu itu sangat tidak cocok denganku. Apalagi dengan karakter Wei Ying Luo yang semena-mena, bahkan Raja tidak bisa menghentikan apapun yang ingin dilakukan olehnya? Dalam sejarah tidak mungkin ada hal seperti itu," komentar Haz.
"Tapi itu adalah kenyataannya. Untuk apa penulis sejarahwan Zhuo Mo menulis hal itu jika itu adalah hal yang tidak pernah terjadi? Berpikirlah di luar kotak, Hazelia Lify. Jika itu tidak mungkin, coba bayangkan kamu menjadi Wei Ying Luo yang ada di istana bahkan mendapatkan dukungan penuh dari Permaisuri Fu Cha Rong Yin dan adiknya yang setara dengan Adik dari Kaisar Qian Long, Fu Cha Fu Heng. Aku rasa semua itu sangat masuk akal, mengingat Wei Ying Luo begitu dicintai dan dikagumi oleh mereka," balas Whisk.
"Sepertinya mereka sangat asyik dengan dunia mereka sendiri!" seru Alkaf berbisik kepada Jel.
"Yang jelas, jangan ganggu mereka. Apalagi membiarkan Hazelnut yang kukenal terluka karena seorang pria seperti Richard Vinzeliuka," balas Jel berbisik juga.
Whisk dan Haz tidak mendengar apa yang mereka katakan karena mereka asyik berkomentar dan menyudutkan satu sama lain hanya karena sebuah film drama.
"Kita akan makan malam dimana?" tanya Alkaf, masih dengan nada berbisik.
"Apartemen. Aku tidak menyangka, Whisk seapartemen dengan kami!" jawab Jel.
"Tidak heran," Alkaf berkata sambil memasang earphone di telinganya.
Jel menatap Alkaf sejenak, lalu fokus lagi ke jalanan yang dilewati mobilnya.
Whisk dan Haz terlihat seru dengan perdebatan mereka sendiri. Mereka mengatakan hal-hal yang tidak dimengerti oleh Jel. Alkaf? Tentu saja dia mengerti! Dia adalah orang yang pandai.
Beginilah ketika kamu berkumpul dengan orang-orang pandai dan kamu sendiri tidak tahu apa-apa sama sekali, batin Jel.
Jel bukannya tidak pandai. Tapi dia adalah tipe yang masa bodoh dengan hal-hal yang tidak diminati olehnya. Dengan kata lain, Jel hanya fokus dan ingin tahu hal-hal yang diminatinya. Dan wanita itu adalah seorang yang cepat bosan ketika melakukan sesuatu. Sehingga akan cocok sekali baginya untuk mengambil bagian yang sudah biasa dia lakukan.
Jel dapat mendengar topik Whisk dan Haz berubah lagi. Sekarang mereka membicarakan tentang game, sesuatu yang paling tidak dimengerti oleh Jel. Wanita itu sudah merasa pusing ketika mendengar Alkaf dan Haz berbicara tentang game, dan sekarang, dia harus berpura-pura tidak mendengar apa yang mereka katakan di belakang sana. Itu menyebalkan!
"Kamu bermain game itu? 8bit?" Whisk menahan tawanya. "Game itu sungguh menyebalkan. Ketika peringkatmu sudah besar dan pergantian season, boom! you get losestreak!"
"Untung aku adalah orang yang hoki dan memiliki skill," Haz membanggakan dirinya.
"Oh ya? Memiliki skill? Ayo buktikan! Terserah kamu ingin memakai apa, aku hanya akan memakai hero support," Whisk menantang Haz dengan cara memanasinya.
"Kau akan menyesal telah menantangku!" seru Haz.
Alkaf melirik Jel sejenak, dia lalu memasangkan airpods miliknya di telinga wanita itu. Lagu yang diputar sama seperti lagu yang sedang didengar pria berkacamata melalui earphone-nya.
Jel dapat mendengar dengan jelas lantunan lagu yang sangat disukainya. Lagu mandarin yang dinyanyikan oleh Eric Chou dengan judul 以后别做朋友. Sudut bibir Jel langsung merekahkan sebuah senyuman.
Alkaf juga tersenyum sendiri, namun berlagak seolah tidak melihat apapun. Setelah mengenal Jel yang dulunya berpacaran dengan juniornya sendiri, Alkaf menjadi yakin bahwa wanita harus dijaga sebaik-baiknya.
Di belakang sana sungguhlah ribut. Meskipun suara mereka kecil, namun itu cukup mengganggu jika terdengar di ruangan kecil seperti ini. Apalagi Alkaf tahu bahwa Jel tidak paham dengan apa yang mereka katakan. Jadi, pria itu memasangkan airpods di telinga Jel dan mambantu gadis itu terlepas dari percakapan aneh kedua orang di belakang sana dengan lagu yang disukainya.
Alkaf tahu mengapa Jel sangat menyukai lagu ini. Dikarenakan dia tahu Jel memiliki perasaan yang sama dengan Alkaf. Dan Alkaf berpura-pura tidak mengetahui itu sama sekali. Dia berlagak seolah dia hanya berjuang di awal saja. Padahal cinta yang dipendamnya terhadap Jel sudah sangat mendalam. Pria itu tahu Jel bimbang dengan dirinya sendiri. Juga karena perbedaan umur mereka. Dan orangtua Jel belum tentu mau merestui hubungan mereka, meski sudah mengenal Alkaf dengan baik.
**yǐhòu bié zuò péngyǒu péngyǒu bùnéng qiānshǒu
xiǎng ài nǐ de chōngdòng wǒ zhǐ néng xiàozhe dàiguò
zuì hǎo de péngyǒu yǒuxiē mèng bùnéng shuō chūkǒu
jiù bùyòng chéngdān huì shīqù nǐ de xīntòng
rěn zhù shīkòng tài zhémó wǒ zìzuòzìshòu
huíyì dōu shì wǒ hǎo bùliǎo de shāngkǒu
yǐhòu háishì péngyǒu háishì nǐ zuì dǒng wǒ
wǒmen yǒushǐyǒuzhōng jiù zǒu dào shìjiè jìntóu
yǒngyuǎn de péngyǒu zhùfú wǒ yùjiàn ài yǐhòu
bù huì zài nuòruò jǐn jǐn wò zhù nà shuāng shǒu**
Sebentar lagi... Aku akan serius mengatakan perasaan ini padanya. Aku tidak akan melakukan hal yang sama dengan lagu ini, melepaskannya dan hanya berteman selamanya. Semoga dia tidak marah padaku dan menganggap diriku hanya akan berjuang di awal saja, Alkaf memejamkan matanya seraya menunggu perjalanan ke apartemen makhluk-makhluk di dalam mobil sana.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 163 Episodes
Comments
Dian Ariani
thor aku masih bingung. di episode awal katany Haz di adopsi pamannya. lalu dibuat menjadi anak biologis. tapi di episode ini malah di adopsi pengusaha kaya.
2020-08-14
2
Fanny Mononutu
Thor.. Itu lirik2 lagu yg dri bahasa seberang sono beneran kah..? Ato cuma siasat buat menuhin kuota huruf aja..? 😑😑
2020-08-09
2
Kim Halia - Bye
Keren, Thor. Cepat sekali updatenya, produktif banget. Cerita ini udah ada naskah jadinya yaa...?
2020-04-14
4