Adegan hujan

Candaan apa lagi kali ini, Kara menggelengkan kepalanya. Otaknya sudah tak bisa berfikir cerdas lagi, sampai sampai sebuah ketulusan dan kesungguhan sudah tak nampak lagi di mata Kara.

"Stop, Mil ! gue sudah lelah dengan semua permainan loe !" Kara melangkahkan kakinya ingin meninggalkan Milo, namun tangan Milo memegang lengan gadis manis ini.

"Apa separah ini gue nyakitin hati loe? sampe loe ga bisa lagi liat ketulusan gue, Ra?" tanya nya.

Apa harus Caramel memberikan sebuah cermin besar yang ada di kamar pas, agar pemuda satu ini bisa berkaca sepuas puasnya.

"Loe becanda? bahkan semut aja bisa bilang loe sangat sangat kejam sama gue ! loe tuh diktator, penjajah !!" Kara menepiskan tangan Milo, dan membetulkan kaca matanya.

Milo terima ucapan Kara saat ini, seperti kata Keanu inilah karmanya, dan saatnya ia membuktikan dan memperjuangkan perasaannya pada Caramel, sampai sampai gadis ini tak mampu bernafas karena tenggelam di dalam cintanya.

Caramel hampir menjauh dari Milo, "Ra, gue bakal buktiin kalo gue serius ! sejauh mana loe bakal menghindar, tapi loe ga akan pernah bisa pergi dari gue."

Kara mematung, ia membeku mendengar pernyataan cinta yang terkesan memaksa ini, sebelumnya tidak pernah ada laki laki yang menyatakan perasaannya pada Kara. Selama ini pun ia belum pernah merasakan yang namanya berpacaran, yang ia cintai hanyalah buku buku pelajaran dan dongeng legenda tanah air.

.

.

Hari ini cuaca tidak bersahabat, hujan mengguyur kota ini sejak pagi, jalanan menjadi becek dan menggenang.

Kara sudah bersiap pergi ke sekolah, ada yang beda dengannya hari ini, ia menggerai rambut hitam legamnya, bersyukurlah rambut yang selalu dirawat secara alami oleh ibunya menggunakan bahan bahan alami sejak Kara kecil, menjadikan rambut Kara bergelombang di bagian bawahnya, tak ada rambut bercabang, berwarna hitam layaknya arang, definisi snow white jaman kini. Tak perlu repot repot dan mahal mahal ke salon. Hanya saja kacamata bulat itu tetap bertengger manis di hidungnya. Menjadikannya imut imut seperti boneka. Tak ada parfum mahal, yang ia pakai kayu putih senantiasa ia pakai agar badannya tetap hangat, sehangat dipeluk ibu, paling paling wangi lotion agar kulitnya tetap lembab.

Kara meraih jaket hoddynya dan bersiap pergi, sepanjang jalan beberapa siswa yang naik angkot bersamanya meliriknya gemas, namun bukan Kara namanya jika ia peduli. Seturunnya dari angkot ia mengerudungkan hoddynya, ia mendongak, hujan lumayan deras.

"Hujannya emang cuma satu tapi temennya banyak, datangnya keroyokan !!" gumam Kara.

Ibunya memaksa Kara membawa payung, namun gadis ini tak mau, katanya ribet, ditambah sudah seperti si monkey pergi ke pasar saja katanya.

Kacamatanya berembun, ia melepaskan kacamata bacanya itu dan memasukkannya ke tas. Sebenarnya Kara memiliki mata minus mungkin karena terlalu banyak membaca. Bisa saja ia melepasnya saat tidak sedang membaca atau belajar, namun ia lebih nyaman memakainya setiap saat, ia lebih suka dijauhi orang lain karena penampilan cupunya, ketimbang didekati tapi mereka tidak tulus.

Para siswa sekolah geger, mereka fikir sekolah ini kedatangan siswi baru. Kara sedikit berlari menuju pos satpam.

"Pagi pak !!" seru Kara.

Satpam itu mengernyitkan dahi " non murid baru?"

Kara tertawa "Caramel pak!" jawab Kara. Si satpam nampak terkejut.

"Non, Kara !!" seru pak satpam. Kara mengangguk.

"Eleh eleh, beda non..!! cantik !!" aku si satpam. Kara tertawa mendengar pengakuan jujur pria yang hampir sama umurnya dsngan ayahnya, keasyikan mengobrol dengan pak satpam,

"Weh kayanya ada murid baru lagi di sini, cantik bro !!" obrolan mereka sampai di telingan Milo cs yang baru saja datang, namun mereka tak melihat Kara saat di pos satpam mungkin karena hoody yang masih terpasang.

Seperti biasa duo gesrek Arial dan Erwan selalu on jika menyangkut cewek cewek cantik beda dengan ketiga lainnya.

"Penasaran gue Wan," ucap Arial, disetujui oleh Erwan, mereka langsung bergabung dengan siswa lainnya. Mata keduanya membulat saat melihat siswi cantik yang dimaksud yang lain.

"Hah??!!! ga caya gue !! itu kan Caramel !!" tunjuk Arial.

"Mata gue masih bener ga nih?? beneran kan itu si Kara," ucap Erwan. Jelas mereka hafal karena pernah melihat Kara saat di uks.

"Gilaaakk !! Kara tuh cantik sebenernya, tapi tuh cewek naif, malah milih jadi cupu dan ditindas orang !" keduanya malah menghakimi gadis cantik itu.

"Mil !!" pekik keduanya.

"Loe mesti liat murid baru, gue yakin loe bakal nyesel kalo ga liat !"pekik Arial pada Milo yang tengah duduk bersama Keanu dan Raka.

"Loe berdua apaan sih !! loe aja berdua sana, gue ga minat !! udah bosen gue sama yang cantik, bikin eneg !!" sarkas Milo.

"Wah yakin gue mah Caramel aja kalah !!"goda Erwan, sontak saja mendapat bogeman mentah di perutnya dari Milo,

"Jaga ucapan loe !!" ucapnya.

"Aww !!! gilaak loe, gue abis sarapan nasi goreng masa iya mesti keluar lagi !!" omel Erwan, dan yang lain menertawakan.

"Bener loe ga mau ? loe pasti bakal nyesel, kalo gitu buat gue aja !!" ujar Arial.

"Sono loe ambil, cewek cantik modelan apa juga lewat sama Kara !!" jawab Milo.

"Ini nih playboy kalo jatuh cinta, lebaynya kebangetan bikin jijik !!" ucap Erwan kembali tak kapok, ia kembali mendapat bogeman mentah namun di lengannya.

"Udah udah !!! sesama playboy jangan saling menghina, gue jadi penasaran secantik apa sih !!" ujar Keanu mencoba melihat mendekat. Raka mengekor, sedangkan Milo, ia tetap kekeh diam di tempatnya.

"Nah kan cantik kan Ka, Nu??" tanya Erwan.

"Kamvretttt !!! loe berdua minta di bogem si Milo!" jawab Raka.

"Ahahaahaha, sue loe pada !!" tawa Keanu.

Milo merasa haus, ia ingin pergi ke kantin sebelum bel masuk berbunyi. Mau tak mau ia harus keluar kelas.

"Hujannya masih lumayan gede ya pak!" Kara mendongak dan menadahkan tangan.

"Mau pake payung ngga non?" tanya pak satpam.

Kara menggeleng, "ga usah pak, ribet ! timbang cuma berapa meter doang lewatin lapang basket doang udah teduh lagi !" jawab Kara.

Kara kembali mengerudungkan hoddynya, ia siap siap ancang ancang hendak berlari,

Milo menyipit melihat keempat makhluk yang bernama teman itu tertawa tawa sambil nongkrong di luar kelas.

"Loe berempat mau ke kantin atau mau mandangin ujan kaya bocah !!" sarkasnya.

"Ralat ucapan loe ! bukan ujan, tapi junior cantik !!" jawab Arial sambil menunjuk ke arah gadis berpipi pink dan berhoddy hijau army.

Milo menyipitkan mata, ia langsung berlari membawa jaketnya di kelas, mengerudungkan dan berlari menuju Kara di pos satpam.

"Busettt !! gercep amat !! tadi aja bilang ga minat !!!" sewot Erwan.

Kara yang hendak lari tertahan oleh tubuh seseorang di depannya, ia mendongak. Milo tengah tersenyum menatapnya.

"Awas minggir ! gue mau ke kelas !" sarkas Kara.

Bukannya merubah posisi, Milo malah menahan Kara agar tak pergi, ia meminjam payung pada pak satpam.

"Mau ngapain?" tanya Kara, saat tangan yang cukup kekar untuk usia remajanya, terulur merangkul pundaknya dari pinggir agar lebih mendekat, bukan sekedar mendekat tapi merapat. Kara tersentak kaget.

"Kenapa sih loe seneng banget ujan ujanan, bandel !!" ucap Milo, keduanya berjalan di tengah hujan dalam satu payung berdua.

"Kemana kacamata harry potter loe??" tanya Milo.

"Ada kebasahan, ekhem !" Kara berdehem mengusir rasa tak nyaman.

"Ga usah gugup di dekap cowok seganteng gue !!" ujar Milo terkekeh.

"Ga usah kepedean pak, tenggorokan gue seret aja !" jawab Kara.

Untuk ukuran laki laki yang lama menjomblo, malah terkesan dingin dan angkuh pada hampir semua gadis yang menyukainya , Milo terbilang tidak buruk mendekati Kara.

"Pake kacamata loe !! gue ga suka ada yang lirik lirik loe selain gue ! akunya. Kara mendelik mendengar pernyataan Milo itu, belum apa apa Milo sudah banyak melarang.

"Thanks !" jawab Kara, ia membuka hoddy dan berjalan menuju kelasnya tanpa melihat lagi ke belakang, memang sedingin itu Kara, yang tak pernah mengenal pacaran ataupun cinta cintaan.

Senyum Milo tersungging, haruskah ia memainkan drama bollywood menari di tengah hujan di tengah lapang sana.

"Cupu, loe gemesin !!"

.

.

.

Terpopuler

Comments

DozkyCrazy

DozkyCrazy

kalian yg ngegemesiiin

2024-11-19

0

Lia Bagus

Lia Bagus

aih

2024-09-03

0

Lia Bagus

Lia Bagus

baru ngeh Dy😅😅

2024-09-03

0

lihat semua
Episodes
1 PATUHI KAMI !!
2 Berlian yang tersembunyi
3 Penderitaan dimulai
4 My Name is Caramel not TBC
5 Not Fair !!
6 Alien dari Saturnus
7 Urusan perut nomer 1
8 Gue jelmaan siluman
9 Penindasan Lainnya
10 Pacar adopsi, ga minat
11 Bukan pacar !!!
12 Singa galak jatuh cinta pada domba buruannya
13 Membenci....
14 Gue suka sama loe
15 Adegan hujan
16 Deal !!!
17 Bekal
18 Mas sayang, baby !!!
19 Dukungan bby buat mas
20 Apel malam Kamis
21 Minta restu
22 pertengkaran di perpustakaan
23 gue emang udah gila !
24 Ibu percaya nak Milo
25 Gas brumm brumm !
26 Arena track
27 Sweet moment
28 permintaan maaf
29 Sayang....aku lapar !
30 Seratus ribu kenyang berdua.
31 Putri, Pangeran dan Pengawal
32 Rumus menghalalkanmu
33 Milo yang tak pernah serius
34 Perkenalan Braja Aditama
35 Emosi yang terbawa angin
36 Orang ganteng semuka bumi
37 Jalanan Milik Berdua
38 Hubungan antimainstream
39 Dispensasi
40 Surat Perintah Milo
41 Jemputan Kara
42 Rencana nonton drama
43 Who are you, Juwita??
44 Mandi bareng ??!!!
45 Sepupu Milo
46 Martabak rasa cinta
47 Lelaki Mpok' cecif
48 The power of Caramel
49 Informasi yang belum selesai.
50 BREAK !
51 The power of mother
52 Amarah Milo
53 Tak bisa tanpamu
54 Kepergian Milo
55 Pencerahan Al Kahfi
56 Pindah ke Merkurius
57 Kamu gilakkk..karena kamu !
58 Drama di Taman Kota
59 Hari yang cerah untuk cuaca yang hujan
60 Perkenalan Braja junior
61 Penerus Aditama Company
62 Pahlawan kesiangan
63 Temen kost an se* tan
64 Betina garang masuk club
65 Masa calon CEO, ngutang??
66 Tentang Milo dan Jihad
67 Aku atau hobby yang mundur?
68 Kecewa
69 Harta, Tahta, Wanita..
70 Semangat baby !!!
71 Dinner Romantis
72 Otak cerdas dibalik sikap konyol
73 Drama sinetron murahan
74 Persiapan pesta
75 Tiga gadis bar bar masuk pesta
76 Byurrrr....basah !!
77 Aku ikut...
78 Watch me baby !
79 Arena Balapan Liar
80 Satu kesatuan
81 Urusan mas sayang
82 #Terciduk, muda mudi tepar, mabuk janda & duda
83 BELA NEGARA PART 1
84 BELA NEGARA PART 2
85 Minta maaf ?
86 Hello mr. Armillo
87 Guru Sabl3ng
88 Lambe turah level rengginang apek
89 Resep mujarab
90 Bertemu camer
91 X 4 VS XI IPA
92 Tim pecu*nd@ng
93 Uang pesangon
94 Terbongkar
95 Om Susu
96 Keluarga Bahagia
97 Umpatan om om
98 Sawan kan loe !
99 Sehat jiwa sehat raga, Semangat !!
100 Jalan jalan
101 Taruhan
102 Bakat terpendam
103 Do you miss me?
104 Serigala berbulu domba
105 Sepet sepet ada manisnya
106 Maling teriak maling
107 Primadona baru
108 Otak blasteran jenius dan sengklek
109 Cewek nekat
110 Mengulangi kisah tragis
111 Moonlight club night
112 Amukan Armillo
113 Terimakasih sudah berjuang dan menunggu
114 Surprise gagal
115 Taekwondo
116 Murid nyebelin
117 Kepergok kabur
118 Ikuti kata kataku !
119 Tim heboh
120 Hari pertama camping
121 Jeritan malam yang sebenarnya
122 Akhir acara jerit malam.
123 Belanja bareng partner
124 Borjuis vs dangdut
125 Adik kelas
126 Bintang dadakan
127 Salah memahami
128 Study tour
129 Shot me, jendral !
130 I'M SORRY BABY
131 Kenakalan remaja
132 Barisan para penggemar
133 Pesta perpisahan sekolah
134 Otewe London
135 Aku mau coklat panas
136 Mengawali hari
137 Kenangan Sungai Thames
138 Marahan
139 Menggoda Kara
140 Sama sama bertumbuh
141 Pulang ke Indo
142 Sekali lagi, baby ?!
Episodes

Updated 142 Episodes

1
PATUHI KAMI !!
2
Berlian yang tersembunyi
3
Penderitaan dimulai
4
My Name is Caramel not TBC
5
Not Fair !!
6
Alien dari Saturnus
7
Urusan perut nomer 1
8
Gue jelmaan siluman
9
Penindasan Lainnya
10
Pacar adopsi, ga minat
11
Bukan pacar !!!
12
Singa galak jatuh cinta pada domba buruannya
13
Membenci....
14
Gue suka sama loe
15
Adegan hujan
16
Deal !!!
17
Bekal
18
Mas sayang, baby !!!
19
Dukungan bby buat mas
20
Apel malam Kamis
21
Minta restu
22
pertengkaran di perpustakaan
23
gue emang udah gila !
24
Ibu percaya nak Milo
25
Gas brumm brumm !
26
Arena track
27
Sweet moment
28
permintaan maaf
29
Sayang....aku lapar !
30
Seratus ribu kenyang berdua.
31
Putri, Pangeran dan Pengawal
32
Rumus menghalalkanmu
33
Milo yang tak pernah serius
34
Perkenalan Braja Aditama
35
Emosi yang terbawa angin
36
Orang ganteng semuka bumi
37
Jalanan Milik Berdua
38
Hubungan antimainstream
39
Dispensasi
40
Surat Perintah Milo
41
Jemputan Kara
42
Rencana nonton drama
43
Who are you, Juwita??
44
Mandi bareng ??!!!
45
Sepupu Milo
46
Martabak rasa cinta
47
Lelaki Mpok' cecif
48
The power of Caramel
49
Informasi yang belum selesai.
50
BREAK !
51
The power of mother
52
Amarah Milo
53
Tak bisa tanpamu
54
Kepergian Milo
55
Pencerahan Al Kahfi
56
Pindah ke Merkurius
57
Kamu gilakkk..karena kamu !
58
Drama di Taman Kota
59
Hari yang cerah untuk cuaca yang hujan
60
Perkenalan Braja junior
61
Penerus Aditama Company
62
Pahlawan kesiangan
63
Temen kost an se* tan
64
Betina garang masuk club
65
Masa calon CEO, ngutang??
66
Tentang Milo dan Jihad
67
Aku atau hobby yang mundur?
68
Kecewa
69
Harta, Tahta, Wanita..
70
Semangat baby !!!
71
Dinner Romantis
72
Otak cerdas dibalik sikap konyol
73
Drama sinetron murahan
74
Persiapan pesta
75
Tiga gadis bar bar masuk pesta
76
Byurrrr....basah !!
77
Aku ikut...
78
Watch me baby !
79
Arena Balapan Liar
80
Satu kesatuan
81
Urusan mas sayang
82
#Terciduk, muda mudi tepar, mabuk janda & duda
83
BELA NEGARA PART 1
84
BELA NEGARA PART 2
85
Minta maaf ?
86
Hello mr. Armillo
87
Guru Sabl3ng
88
Lambe turah level rengginang apek
89
Resep mujarab
90
Bertemu camer
91
X 4 VS XI IPA
92
Tim pecu*nd@ng
93
Uang pesangon
94
Terbongkar
95
Om Susu
96
Keluarga Bahagia
97
Umpatan om om
98
Sawan kan loe !
99
Sehat jiwa sehat raga, Semangat !!
100
Jalan jalan
101
Taruhan
102
Bakat terpendam
103
Do you miss me?
104
Serigala berbulu domba
105
Sepet sepet ada manisnya
106
Maling teriak maling
107
Primadona baru
108
Otak blasteran jenius dan sengklek
109
Cewek nekat
110
Mengulangi kisah tragis
111
Moonlight club night
112
Amukan Armillo
113
Terimakasih sudah berjuang dan menunggu
114
Surprise gagal
115
Taekwondo
116
Murid nyebelin
117
Kepergok kabur
118
Ikuti kata kataku !
119
Tim heboh
120
Hari pertama camping
121
Jeritan malam yang sebenarnya
122
Akhir acara jerit malam.
123
Belanja bareng partner
124
Borjuis vs dangdut
125
Adik kelas
126
Bintang dadakan
127
Salah memahami
128
Study tour
129
Shot me, jendral !
130
I'M SORRY BABY
131
Kenakalan remaja
132
Barisan para penggemar
133
Pesta perpisahan sekolah
134
Otewe London
135
Aku mau coklat panas
136
Mengawali hari
137
Kenangan Sungai Thames
138
Marahan
139
Menggoda Kara
140
Sama sama bertumbuh
141
Pulang ke Indo
142
Sekali lagi, baby ?!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!