Penindasan Lainnya

Satu lagi hari yang sangat ingin Kara hindari, Ia menyisir rambut hitam legamnya rapi, ia ikat satu kebelakang tak lupa kacamata bulatnya. Kesan cupu, culun, kutu buku, tersemat di nama Kara.

"Bu, Kara berangkat dulu ya," kebetulan ayahnya sudah pergi sejak subuh tadi, begitulah jika hanya buruh pabrik swasta. Menjadi pekerja kasar memang harus patuh setiap aturan yang dibuat perusahaan, tak bisa bekerja seenak udel.

"Hati hati nak, nanti pulang ada jadwal ngajar les nggak? nih.. bekal buatmu !!" ibu menyodorkan kotak makan berwarna biru pada Kara.

"Assalamualaikum," bakti seorang anak mencium punggung tangan ibunya.

"Waalaikumsalam,"

Kara keluar dari rumah dan menutup pintu rumah. Langkah sepatu warrior dibawah mata kaki itu berhenti. Apakah harinya akan hancur secepat ini, tak bisakah ia menikmati cerahnya mentari dan menghirup udara segar barang sebentar saja.

"Ga usah diliat Kara, loe pura pura ga liat aja !!" gumamnya menatap lurus ke depan tanpa melihat makhluk tuhan paling tampan versi siswi siswi di sekolahnya.

"Cupu !!" panggil lelaki ini, sengaja ia bangun aga pagi, untuk menjemput Kara. Kara tak menggubris, ia menganggap ini hanya ocehan di pagi hari yang harus biasa ia terima.

"Oyy !!!" panggilnya lagi, tapi Kara semakin jalan menjauh. Terpaksa Milo menghidupkan motornya dan menyusul Kara. Ia berjalan beriringan dengan gadis berjaket levis berwarna pink ini.

"Oke !! Kara !!" panggil Milo, kali ini dengan benar dan barulah gadis ini menoleh.

"Nyebelin banget sih loe !!" ucap Milo. Kara mengangkat alisnya sebelah, untung saja ia sudah mencharge pasokan sabarnya tadi saat shalat subuh.

"Dipanggil ga nyaut !!" tambah Milo kesal.

"Manggil gue ? gue kira manggil orang lain yang namanya oyyy !!" jawab Kara.

"Manggil loe lah siapa lagi !!" sarkas Milo. Wajah tampan nan segar itu mulai sewot.

"Naik !!" pinta Milo.

"Gue ?? engga ahh!!" tolak Kara.

Jangankan ditawari tanpa dipersilahkan saja banyak gadis memaksa ingin duduk berboncengan dengan Milo, tapi berbeda dengan Kara. Gadis dari planet manakah Kara?

"Kenapa?" tanya Milo

"Gue ga biasa naik motor loe, takut muntah !!" jawab Kara bergidik.

"Banyak alesan, gue ga mau ya, ntar di sekolah pas gue datang terus mau minta tolong, loe nya belum nyampe ke sekolah !!" jawab Milo.

"Kalo mau minta tolong ya udah tunggu aja sampe gue dateng !!" Kara hendak melenggang pergi lagi. Bagaimana caranya agar gadis ini menurut saja tanpa mendebat.

"Loe lupa apa, sama perjanjian kita? apapun yang gue suruh loe harus ikuti ! kalau loe ga mau bayar uang makan kemarin beserta bunganya," jawab Milo mulai menyebalkan. Kara menghela nafasnya.

"Disuruh bayar ngga nih? ntar kalo gue ngikut ternyata tarifnya sejuta sekilometernya!!" ucap gadis itu.

"Engga, buruan !!" jawab Milo.

"Fine !!! gue ikuti !! dasar cowok nyebelin!!" omel Kara yang mulai naik ke atas motor Milo. Bibirnya tertarik melengkung senang.

Milo belum juga melajukan motornya, Kara terheran, " Ayo jalan !! jangan bilang gue mesti dorong ??" tanya Kara.

"Loe yakin ga takut jatoh ?" tanya Milo.

Kara menjadi panas dingin, pasalnya ia belum pernah dekat dengan seorang laki laki kecuali ayahnya, dan Milo adalah lelaki yang berhasil menyentuh Kara untuk pertama kalinya.

" Gue pegang pundak loe aja deh !" ujar Kara.

"Loe pikir gue tukang ojek apa?" Milo menggidikan pundaknya agar tangan Kara terlepas dari pundaknya.

"Kalo gitu jaket loe aja deh !!" jawab Kara memegang ujung jaket Milo.

"Emang segitu rabiesnya gue ya, sampe loe ga mau meluk gue ? lah kemaren gue tarik tangan loe, loe nya diem aja !" ucap Milo.

"Bukan gitu, gue ga biasa dan ga pernah juga deket deket cowo selain ayah, gue ga bisa !" jawab Kara meringis.

What ???!!! jadi si cupu ??? Senyuman tergambar jelas di balik helm fullfacenya.

"Jadi gue yang pertama?" tanya Milo.

"Hemm !!" jawab Kara memutar bola matanya.

"Kasih selamat dong buat gue !" ucap Milo.

"Jadi kita mau ke sekolah atau mau bahas masalah ini?" tanya Kara jengah.

Milo menyalakan mesin motor,motor gagah Milo sekeren si pemiliknya menembus jalanan kota, menuju sekolah tempat mereka menimba ilmu dan kepopularitasan. Mata mata siswa terkejut melihat kedatangan Milo yang membonceng Kara.

"Itu !!!" tunjuk Nina dan Moni.

Kara menatap sekelilingnya, ia merasa seperti seorang ******* yang sedang diburu satu negara. Sudah dipastikan ini tak akan bagus untuknya.

"Makasih, gue duluan dulu ke kelas !" Kara hendak masuk ke kelas.

"Tunggu !!" Milo melemparkan tasnya pada Kara, refleks Kara menangkapnya.

"Bawain, pundak gue pegel !!" Milo melengos begitu saja tanpa mau mendengar jawaban Kara.

"Heh !!! cowok tengilll !! apa apaan ini ??!" Kara memekik tapi tak digubris oleh Milo.

Kemarahan yang sudah diubun ubun membuat Kara menginjak injak bumi. Jika anak Tk menginjak bumi karena merasa disana sini senang, lain halnya dengan Kara. Jangankan tertawa terbahak bahak, saat ini ia malah ingin merebus dan melahap makhluk yang bernama Milo.

Kara menguyel uyel tas punggung berwarna hitam ini, sekali ia melemparkannya ke tanah.

"Cowok si@l@n !! gue cincang loe !!" dumelnya begitu kesal.

"Hey ! Cupu !! buruan !!" pekik Milo. Kara sontak berlari menyusul laki laki yang akhlaknya hanya tinggal sebesar biji semangka ini.

Kara berjalan sambil memeluk tas Milo di belakang laki laki keren ini. Tatapan murid lain yang mengintimidasi seakan mengisyaratkan seorang pangeran yang sedang berjalan diikuti pembantu. Prince charming and the beast. Dan Kara tak suka itu.

Mereka sampai di kelas yang menjadi kelas idola, karena disini tempatnya siswa siswi keren versi majalah SMA ini.

Raka, Keanu, Erwan dan Arial sudah sampai di sekolah, mereka yang sedang mengobrol dikejutkan dengan kedatangan Milo dengan Kara. Milo duduk di tempatnya dengan kaki yang diangkat ke atas meja.

"Nih tas loe !"ucap Kara, menyodorkan tas Milo.

"Thanks !!" jawab Milo.

Kara berbalik badan, nyalinya ciut melihat siswa siswi di dalam kelas menatapnya seperti sebuah ancaman dan lelucon.

"Nanti istirahat loe langsung ke kantin," ucap Milo.

Akhir akhir ini Kara banyak menghela nafas dan mengucapkan kata istighfar, " dalem, paduka !!" jawab Kara keluar dari kelas.

Milo tertawa sambil menggelengkan kepalanya. Arial, Erwan pun sama. Tapi tidak dengan Raka dan Keanu.

"Mil, sudah cukup. Setau gue Caramel itu gadis baik baik. Yang gue tau dari Kepsek ada beberapa anak berprestasi disini salah satunya Caramel, gue harap loe ga ngapa ngapain tuh anak," jelas Raka yang merasa kesal dengan kelakuan temannya lalu pergi keluar.

"Gue rasa loe udah kepincut tuh cewek Mil, hati hati loe sendiri yang baper," Keanu menyusul Raka keluar kelas.

Milo mengangkat alisnya sebelah "Tuh orang berdua kenapa sih? lagi pada dapet ya?" ujar Milo.

"Auu !!" jawab Erwan dan Arial.

Raka berlari menyusul Kara yang belum terlalu jauh, gadis itu sedang mencak mencak kesal, meratapi hidupnya.

"Si@l banget sih gue mesti sekolah disini !! pengen gue kubur idup idup tuh cowok !! gue sumpahin loe mati berdiri ! " gumamnya menggerutu.

Raka melihat Kara dan tertawa kecil, dilihat lihat Kara menggemaskan juga.

"Caramel !!" panggilnya. Kara berbalik,

"Iya ka?" tanya nya.

"Loe lagi sibuk ya?" tanya Raka menyamakan langkahnya dengan Kara.

"Engga, ka ! kenapa?" tanya Kara.

"Gue liat loe lagi sibuk nyumpahin Milo," kekeh Raka. Kara terkejut, bagaimana tidak Raka adalah teman Milo. Bukan tidak mungkin Raka akan memberitahukan pada anak tiri Hades alias dewa mitologi Yunani yang tinggal di neraka.

"Ka Raka please dont tell to him !!!" Kara memohon dan memelas.

Raka tersenyum, " engga lah ! gue ga kaya Milo ko !" jawabnya.

"Gue kesini mau minta maaf sama loe, atas nama Milo gue minta maaf sama loe atas kelakuan Milo !" jelasnya.

Uhh ! sungguh sempurna sekali hidup si anak Hades itu udah tajir, cakep, temennya baik pula. Yang punya salah siapa, yang minta maaf siapa.

"Oh itu, ga apa apa ka, gue cuma anak baru. Jadi wajar aja ! ditambah gue kan emang ga cantik!" jawab Kara.

"Loe cantik ko. Semua cewek cantik. Masa iya cewek ganteng !!" kelakar Raka.

Kara tertawa, tawa dan senyumnya bikin yang melihat merasa duduk di lapisan bantal berbahan bulu angsa, alias nyaman dan enak dipandang.

"Kalo gitu gue duluan ya ka," pamit Kara. Diangguki Raka. Dari arah belakang Keanu melihat " gue harap loe juga ga baper sama tuh cewek, Ka..dan bakal merusak persahabatan kita" gumamnya.

Baru saja selesai dengan urusannya dengan Milo, Kara sudah didatangi oleh dua orang seniornya, tidak bisakah mereka membiarkan Kara bersekolah dengan tenang.

"Hey loe !! bisa ikut gue sebentar !!" ucap Nina.

"Saya ka?" tanya Kara. Teman teman sekelas Kara melihat adegan yang biasanya diceritakan di novel novel tentang penindasan.

Ayu merasa khawatir dengan Kara, inilah yang akan Kara dapat jika berurusan dengan Milo. Bukan hanya ketengilan dan penindasan dari Milo saja. Tapi juga dari para fans garis keras Milo.

.

.

.

Terpopuler

Comments

Ney Maniez🍒⃞⃟🦅

Ney Maniez🍒⃞⃟🦅

pembully an🤦‍♀️🤦‍♀️

2023-08-17

1

rista_su

rista_su

alesan. bilang aja pen boncengin, modus lu

2022-09-13

1

Malkaalief

Malkaalief

lagunya anak2 tk

2022-08-11

1

lihat semua
Episodes
1 PATUHI KAMI !!
2 Berlian yang tersembunyi
3 Penderitaan dimulai
4 My Name is Caramel not TBC
5 Not Fair !!
6 Alien dari Saturnus
7 Urusan perut nomer 1
8 Gue jelmaan siluman
9 Penindasan Lainnya
10 Pacar adopsi, ga minat
11 Bukan pacar !!!
12 Singa galak jatuh cinta pada domba buruannya
13 Membenci....
14 Gue suka sama loe
15 Adegan hujan
16 Deal !!!
17 Bekal
18 Mas sayang, baby !!!
19 Dukungan bby buat mas
20 Apel malam Kamis
21 Minta restu
22 pertengkaran di perpustakaan
23 gue emang udah gila !
24 Ibu percaya nak Milo
25 Gas brumm brumm !
26 Arena track
27 Sweet moment
28 permintaan maaf
29 Sayang....aku lapar !
30 Seratus ribu kenyang berdua.
31 Putri, Pangeran dan Pengawal
32 Rumus menghalalkanmu
33 Milo yang tak pernah serius
34 Perkenalan Braja Aditama
35 Emosi yang terbawa angin
36 Orang ganteng semuka bumi
37 Jalanan Milik Berdua
38 Hubungan antimainstream
39 Dispensasi
40 Surat Perintah Milo
41 Jemputan Kara
42 Rencana nonton drama
43 Who are you, Juwita??
44 Mandi bareng ??!!!
45 Sepupu Milo
46 Martabak rasa cinta
47 Lelaki Mpok' cecif
48 The power of Caramel
49 Informasi yang belum selesai.
50 BREAK !
51 The power of mother
52 Amarah Milo
53 Tak bisa tanpamu
54 Kepergian Milo
55 Pencerahan Al Kahfi
56 Pindah ke Merkurius
57 Kamu gilakkk..karena kamu !
58 Drama di Taman Kota
59 Hari yang cerah untuk cuaca yang hujan
60 Perkenalan Braja junior
61 Penerus Aditama Company
62 Pahlawan kesiangan
63 Temen kost an se* tan
64 Betina garang masuk club
65 Masa calon CEO, ngutang??
66 Tentang Milo dan Jihad
67 Aku atau hobby yang mundur?
68 Kecewa
69 Harta, Tahta, Wanita..
70 Semangat baby !!!
71 Dinner Romantis
72 Otak cerdas dibalik sikap konyol
73 Drama sinetron murahan
74 Persiapan pesta
75 Tiga gadis bar bar masuk pesta
76 Byurrrr....basah !!
77 Aku ikut...
78 Watch me baby !
79 Arena Balapan Liar
80 Satu kesatuan
81 Urusan mas sayang
82 #Terciduk, muda mudi tepar, mabuk janda & duda
83 BELA NEGARA PART 1
84 BELA NEGARA PART 2
85 Minta maaf ?
86 Hello mr. Armillo
87 Guru Sabl3ng
88 Lambe turah level rengginang apek
89 Resep mujarab
90 Bertemu camer
91 X 4 VS XI IPA
92 Tim pecu*nd@ng
93 Uang pesangon
94 Terbongkar
95 Om Susu
96 Keluarga Bahagia
97 Umpatan om om
98 Sawan kan loe !
99 Sehat jiwa sehat raga, Semangat !!
100 Jalan jalan
101 Taruhan
102 Bakat terpendam
103 Do you miss me?
104 Serigala berbulu domba
105 Sepet sepet ada manisnya
106 Maling teriak maling
107 Primadona baru
108 Otak blasteran jenius dan sengklek
109 Cewek nekat
110 Mengulangi kisah tragis
111 Moonlight club night
112 Amukan Armillo
113 Terimakasih sudah berjuang dan menunggu
114 Surprise gagal
115 Taekwondo
116 Murid nyebelin
117 Kepergok kabur
118 Ikuti kata kataku !
119 Tim heboh
120 Hari pertama camping
121 Jeritan malam yang sebenarnya
122 Akhir acara jerit malam.
123 Belanja bareng partner
124 Borjuis vs dangdut
125 Adik kelas
126 Bintang dadakan
127 Salah memahami
128 Study tour
129 Shot me, jendral !
130 I'M SORRY BABY
131 Kenakalan remaja
132 Barisan para penggemar
133 Pesta perpisahan sekolah
134 Otewe London
135 Aku mau coklat panas
136 Mengawali hari
137 Kenangan Sungai Thames
138 Marahan
139 Menggoda Kara
140 Sama sama bertumbuh
141 Pulang ke Indo
142 Sekali lagi, baby ?!
Episodes

Updated 142 Episodes

1
PATUHI KAMI !!
2
Berlian yang tersembunyi
3
Penderitaan dimulai
4
My Name is Caramel not TBC
5
Not Fair !!
6
Alien dari Saturnus
7
Urusan perut nomer 1
8
Gue jelmaan siluman
9
Penindasan Lainnya
10
Pacar adopsi, ga minat
11
Bukan pacar !!!
12
Singa galak jatuh cinta pada domba buruannya
13
Membenci....
14
Gue suka sama loe
15
Adegan hujan
16
Deal !!!
17
Bekal
18
Mas sayang, baby !!!
19
Dukungan bby buat mas
20
Apel malam Kamis
21
Minta restu
22
pertengkaran di perpustakaan
23
gue emang udah gila !
24
Ibu percaya nak Milo
25
Gas brumm brumm !
26
Arena track
27
Sweet moment
28
permintaan maaf
29
Sayang....aku lapar !
30
Seratus ribu kenyang berdua.
31
Putri, Pangeran dan Pengawal
32
Rumus menghalalkanmu
33
Milo yang tak pernah serius
34
Perkenalan Braja Aditama
35
Emosi yang terbawa angin
36
Orang ganteng semuka bumi
37
Jalanan Milik Berdua
38
Hubungan antimainstream
39
Dispensasi
40
Surat Perintah Milo
41
Jemputan Kara
42
Rencana nonton drama
43
Who are you, Juwita??
44
Mandi bareng ??!!!
45
Sepupu Milo
46
Martabak rasa cinta
47
Lelaki Mpok' cecif
48
The power of Caramel
49
Informasi yang belum selesai.
50
BREAK !
51
The power of mother
52
Amarah Milo
53
Tak bisa tanpamu
54
Kepergian Milo
55
Pencerahan Al Kahfi
56
Pindah ke Merkurius
57
Kamu gilakkk..karena kamu !
58
Drama di Taman Kota
59
Hari yang cerah untuk cuaca yang hujan
60
Perkenalan Braja junior
61
Penerus Aditama Company
62
Pahlawan kesiangan
63
Temen kost an se* tan
64
Betina garang masuk club
65
Masa calon CEO, ngutang??
66
Tentang Milo dan Jihad
67
Aku atau hobby yang mundur?
68
Kecewa
69
Harta, Tahta, Wanita..
70
Semangat baby !!!
71
Dinner Romantis
72
Otak cerdas dibalik sikap konyol
73
Drama sinetron murahan
74
Persiapan pesta
75
Tiga gadis bar bar masuk pesta
76
Byurrrr....basah !!
77
Aku ikut...
78
Watch me baby !
79
Arena Balapan Liar
80
Satu kesatuan
81
Urusan mas sayang
82
#Terciduk, muda mudi tepar, mabuk janda & duda
83
BELA NEGARA PART 1
84
BELA NEGARA PART 2
85
Minta maaf ?
86
Hello mr. Armillo
87
Guru Sabl3ng
88
Lambe turah level rengginang apek
89
Resep mujarab
90
Bertemu camer
91
X 4 VS XI IPA
92
Tim pecu*nd@ng
93
Uang pesangon
94
Terbongkar
95
Om Susu
96
Keluarga Bahagia
97
Umpatan om om
98
Sawan kan loe !
99
Sehat jiwa sehat raga, Semangat !!
100
Jalan jalan
101
Taruhan
102
Bakat terpendam
103
Do you miss me?
104
Serigala berbulu domba
105
Sepet sepet ada manisnya
106
Maling teriak maling
107
Primadona baru
108
Otak blasteran jenius dan sengklek
109
Cewek nekat
110
Mengulangi kisah tragis
111
Moonlight club night
112
Amukan Armillo
113
Terimakasih sudah berjuang dan menunggu
114
Surprise gagal
115
Taekwondo
116
Murid nyebelin
117
Kepergok kabur
118
Ikuti kata kataku !
119
Tim heboh
120
Hari pertama camping
121
Jeritan malam yang sebenarnya
122
Akhir acara jerit malam.
123
Belanja bareng partner
124
Borjuis vs dangdut
125
Adik kelas
126
Bintang dadakan
127
Salah memahami
128
Study tour
129
Shot me, jendral !
130
I'M SORRY BABY
131
Kenakalan remaja
132
Barisan para penggemar
133
Pesta perpisahan sekolah
134
Otewe London
135
Aku mau coklat panas
136
Mengawali hari
137
Kenangan Sungai Thames
138
Marahan
139
Menggoda Kara
140
Sama sama bertumbuh
141
Pulang ke Indo
142
Sekali lagi, baby ?!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!