Membenci....

Kara berjalan keluar dari angkot dengan perasaan bebas, mungkin lelaki itu sudah bosan mengganggu hidupnya, langkahnya pasti menatap masa depan cerahnya di depan.

"Akhirnya dia ga ngintilin mulu, oke kita mulai semuanya dari nol," gumamnya seperti slogan sebuah BUMN.

Kara masuk, ia melewati koridor deretan kelas XII. Ia menunduk menghormati kaka kelas paling seniornya. Kabar burung menyebutkan anak kelas XII saja tak ada yang berani macam macam dengan Milo, malah beberapa diantaranya dekat dengan Milo, karena satu club kelas taekwondo. Kini, Kara melewati deretan kelas XI, langkahnya terhenti saat di depannya berpapasan dengan Milo cs, senyum lelaki itu bagai ejekan bagi Kara. Akhirnya bertemu juga, Kara memutar bola matanya jengah.

"Minggir !!" ucap Kara.

"Loe utang ucapan makasih sama gue ! belom lagi jok mobil gue yang basah," jawab Milo. Ingin rasanya ia mendorong lelaki ini ke dasar neraka, apa semua yang ada di hidupnya hanyalah pamrih. Perhitungan sekali, lagipula demi apapun Kara tidak memintanya.

"Gue ga nyuruh loe buat nganterin gue balik !!" Kara tak mau mengalah kali ini,

Tatapan tajam Kara tujukan untuk cowok tengil di hadapannya.

"Gue berasa jadi nyamuk diantara mereka !" sarkas Arial di belakang mereka, jangan lupakan keempat makhluk tampan lainnya. Tujuan awal mereka adalah kantin. Dan harus terhenti karena si merpati jantan bertemu dengan betinanya.

"Gue cicaknya, gue makan loe !" Erwan mengatupkan mulutnya di depan wajah Arial yang langsung di dorong oleh Arial.

"Udah, suka mah ga usah so so an digangguin, pergi dan dibenci baru tau rasa," pekik Keanu. Raka yang berdehem ia sedikit merasa risih dengan sikap Milo pada Kara.

"Mil...udah lah ga usah digangguin terus, jadi ke kantin ga??" tanya nya agar membiarkan Kara pergi.

"Minggir atau gue seruduk lagi ?" ancam Kara. Milo tertawa terbahak. Ini dia yang Milo suka, Kara begitu menggemaskan saat kesal, dia juga tak mudah ditindas, terkesan melawan.

"Satu....dua....!!!" pekik Kara.

Refleks Milo ke samping, memberikan jalan untuk Kara, Kara bisa tersenyum jumawa. Kini Milo sedikitnya bisa mengalah. Kejadian ini dilihat beberapa siswa termasuk duo racun cewek cewek fans garis keras Milo.

"Tuh cewek makin hari makin ngeselin !!" ucap Moni mengetatkan giginya. Nina bukan lagi !! emosinya sudah berada diujung ubun ubunnya,

"Kita liat aja nanti !" Nina sudah menyiapkan ultimatum yang pastinya akan membuat Kara menyesal.

.

.

Hari ini pelajaran olahraga untuk kelas Kara, ia bersama teman temannya ke lapangan setelah berganti pakaian. Kara bersenda gurau sambil sesekali melakukan pelajaran menguras tenaga, walaupun ia tak mahir. Kara yang tak bisa bermain voli itu hanya bisa memantul mantulkan bola seraya tertawa tawa bersama Ayu. Kelas Milo tak jauh dari lapangan olahraga. Kini senyum gadis itu tampak sangat menawan di mata Milo, hingga hanya melihat Kara tertawa bahagia saja membuat Milo ikut tersenyum.

"Wah, sakit nih anak !!" sarkas Arial melihat Milo seraya punggung tangannya ditempelkan di kening Milo.

"Loe apa apaan sih !!" Milo menepisnya, "gue masih sehat wal'afiat !!"

"Demam ri??" tanya Erwan, keduanya senang sekali menggoda lelaki yang sedang kesemsem lawan jenis itu. Bagai buah simalakama, perbuatan yang dibuat buat sendiri malah berbalik membuat Milo tak bisa jauh dari Kara.

"Demam, tapi kayanya dokter biasa ga akan mempan, mesti pake dokter cinta !!" tawa Arial dibalas tawa Erwan. Keanu menggelengkan kepalanya.

.

.

Kara dan yang lain sudah selesai dengan pelajaran olahraganya, tidak ada angin tidak ada hujan tiba tiba tubuhnya basah diguyur air dari sampingnya.

BYURRR !!!!

Sontak Kara basah kuyup, Ayu pun sampai tergelonjak menjauh. Sementara Kara membatu diam karena terkejut.

"Nah !!!! cewek yang kegatelan emang mesti disiram air !!" pekik seseorang dari kelas yang sedang dilewati Kara. Ketiganya tertawa puas sambil membanting ember ke bawah kaki mereka.

Semua orang melihat kejadian ini, sungguh tindakan yang tidak patut dicontoh dari kaka kelas,

"Masih gatel ngga?? apa perlu diambilin lagi air??" tanya Moni.

Moni yang melakukan bersama kedua temannya, murid murid di belakangnya juga berseru heboh, Kara merasa kacau, ingin ia melawan tapi ia terlalu lelah, bullyan untuknya tak habis habis. Apa ia harus menyerah saja. Ayu memanggil manggil.

"Kara, itu !!!" tunjuknya pada tiang bendera. Kara langsung terkejut, ia hafal dengan tas dan seragam yang tergantung disana. Kara berlari kembali menuju lapangan. Tas dan pakaiannya digantung di tiang bendera, tak tau oleh siapa. Kara benar benar sudah menyerah kali ini. Ia akan meminta ayah dan ibunya untuk pindah sekolah kali ini. Gadis ini menangis. Bahkan beberapa temannya ingin membantu. Tawa meledek dari gerombolan Moni. Siswa siswa lainnya menjadikan ini tontonan menarik untuk mereka, beberapa meledek tapi beberapa juga yang iba.

Raka yang baru saja keluar dari ruang OSIS bersama Nina langsung berlari melihat kejadian ini, membantu Kara,

"Gue ga perlu bantuan loe !!" sarkas Kara, bahkan Raka sekalipun kena imbasnya. Nina mengekor di belakang Raka,

"Siapa yang udah ngelakuin ini???!!!" pekik Raka bertanya pada semuanya.

"Loe??!!!!" tunjuk Raka pada siswa yang ada disana, yang ikut mengerubungi kejadian ini, siswa itu menggeleng kuat.

"Loe ??!!!" tunjuk Raka lagi pada siswa lainnya, tentu saja ia pun menggeleng, Milo yang baru saja keluar dari ruang BP bersama Arial dan Erwan alibat ulah mereka mengerjai guru mata pelajaran barusan ikut mendekat, ia melihat Kara yang basah kuyup sambil menangis mencoba meraih tas dan seragamnya dengan bantuan teman temannya.

"Bro...Kara bro !!" lirih Erwan, melihat masih ada sebuah balon yang siap pecah saat tali itu ditarik, Milo berlari melindungi Kara, ia tau trik jahil ini karena dulu ia sering melalukannya untuk membully siswa lainnya.

Tali itu ditarik untuk menurunkan tas dan seragam Kara

Srettt !!!

Cratttt !!!!

"Awas !!!!" pekik beberapanya menjauh, namun Kara tak sempat menghindar.

Byurrrrr !!!!

Kara hanya melindungi kepalanya, tapi beberapa detik kemudian Kara tak merasakan lagi air membasahi kepalanya. Ia mendongak dan membuka kacamatanya, wajah Milo berada di atas melindungi Kara dari air hitam comberan yang membasahi badan mulai dari kepala sampai punggung Milo.

Semuanya sontak terkejut. Milo menjadikan dirinya payung untuk melindungi Kara.

"Loe ga apa apa kan?" tanya nya pada Kara yang menggeleng.

Milo membantu Kara bangun, "jangan cuma nunduk, tapi loe mesti bangun dan menghindar," ucapnya. Milo menatap tajam satu persatu siswa yang ada disana. inilah Milo yang sebenarnya, Milo yang menakutkan bagi semuanya.

"Bubar !!! Siapa yang melakukan ini? seret orang itu kesini !!" ucapnya dingin. Arial dan Erwan juga Keanu tau, jika Milo sudah dengan wajahnya yang mode serigala ini on, maka ia totally serious...

Semua orang bergidik ngeri tak mau berurusan,

Kara dibantu Ayu pergi ke toilet untuk berganti pakaian,

"Mil, sebaiknya loe ganti baju loe dan ijin dulu," ucap Raka.

Bukan Milo jika langsung menurut dan mendengar ucapan Raka, "loe semua denger gue !!!!! siapa yang lakuin ini??? seret orang itu !!!" pekik Milo, hingga beberapa guru juga ikut keluar.

Jangankan siswa guru pun Milo tak gentar,

"Ada apa ini??!" tanya pak Wilman guru BP.

"Astagfirullah !! Milo kamu kenapa??" tanya nya.

Raka menjelaskannya, sedangkan Arial dan kedua lainnya mengikuti Milo, ia mengambil baju gantinya di mobil, setelah itu bukannya ke kelas, Milo justru berjalan berlainan arah. Kemana lagi kalau bukan menuju kelas Kara.

Kara diam, matanya memerah dan sembab karena menangis. Ia melihat Milo masuk dengan t shirt yang sudah ia ganti ,seragamnya yang basah dan kotor oleh siraman air got ia lempar ke tong sampah begitupun t shirt **********. Milo selalu membawa t shirt ganti di mobilnya.

Semua siswa mendadak diam dengan kehadiran Milo. Bukannya menarik kursi lainnya, Milo malah berjongkok di hadapan Kara. Teman teman Milo pun tak pernah melihat Milo sampai sebegitunya pada seorang perempuan. Mereka kini tau betapa spesialnya seorang Caramel. Gadis itu mendongak, kacamata yang sudah ia tanggalkan membuat mata sembab nya semakin terlihat, Milo melihat Kara yang kacau dan hancur, Milo tak suka itu. Hatinya ikut hancur. Tangannya terulur menghapus jejak jejak air mata Kara, gadia itu memalingkan wajah untuk menghindar.

"Loe ga apa apa kan? mau gue anter pulang?" tanya Milo.

"Ini semua ga akan kejadian kalo gue ga kenal sama loe !" pandangan Kara kosong sambil berucap.

"Gue ga pernah minta apapun selain ingin bersekolah dengan tenang,"

"Dan sekarang gue nyerah, gue sudah tidak mau lagi mengenal mereka, gue sudah tidak mau lagi mengenal loe !!" Kara menatap Milo.

Deg... !!

Jantung Milo terasa berhenti saat itu juga, serasa dihancurkan sampai berkeping keping saat Kara mengatakan itu padanya.

Terpopuler

Comments

Ney Maniez🍒⃞⃟🦅

Ney Maniez🍒⃞⃟🦅

🙄🙄🥺🥺

2023-08-17

1

Bubble

Bubble

klo aku jd kara jg bgtu,, mending pindah skolah dah dri pd tekanan batin... sm pelajaran aj udh pusing ditambah lg dibully sana sini... sabar y kara 😥😥

2023-01-26

2

Bubble

Bubble

bs2 nya pembulian terjadi dilingkungan sekolah,, guru nya pd kmn itu? 🤔

2023-01-26

1

lihat semua
Episodes
1 PATUHI KAMI !!
2 Berlian yang tersembunyi
3 Penderitaan dimulai
4 My Name is Caramel not TBC
5 Not Fair !!
6 Alien dari Saturnus
7 Urusan perut nomer 1
8 Gue jelmaan siluman
9 Penindasan Lainnya
10 Pacar adopsi, ga minat
11 Bukan pacar !!!
12 Singa galak jatuh cinta pada domba buruannya
13 Membenci....
14 Gue suka sama loe
15 Adegan hujan
16 Deal !!!
17 Bekal
18 Mas sayang, baby !!!
19 Dukungan bby buat mas
20 Apel malam Kamis
21 Minta restu
22 pertengkaran di perpustakaan
23 gue emang udah gila !
24 Ibu percaya nak Milo
25 Gas brumm brumm !
26 Arena track
27 Sweet moment
28 permintaan maaf
29 Sayang....aku lapar !
30 Seratus ribu kenyang berdua.
31 Putri, Pangeran dan Pengawal
32 Rumus menghalalkanmu
33 Milo yang tak pernah serius
34 Perkenalan Braja Aditama
35 Emosi yang terbawa angin
36 Orang ganteng semuka bumi
37 Jalanan Milik Berdua
38 Hubungan antimainstream
39 Dispensasi
40 Surat Perintah Milo
41 Jemputan Kara
42 Rencana nonton drama
43 Who are you, Juwita??
44 Mandi bareng ??!!!
45 Sepupu Milo
46 Martabak rasa cinta
47 Lelaki Mpok' cecif
48 The power of Caramel
49 Informasi yang belum selesai.
50 BREAK !
51 The power of mother
52 Amarah Milo
53 Tak bisa tanpamu
54 Kepergian Milo
55 Pencerahan Al Kahfi
56 Pindah ke Merkurius
57 Kamu gilakkk..karena kamu !
58 Drama di Taman Kota
59 Hari yang cerah untuk cuaca yang hujan
60 Perkenalan Braja junior
61 Penerus Aditama Company
62 Pahlawan kesiangan
63 Temen kost an se* tan
64 Betina garang masuk club
65 Masa calon CEO, ngutang??
66 Tentang Milo dan Jihad
67 Aku atau hobby yang mundur?
68 Kecewa
69 Harta, Tahta, Wanita..
70 Semangat baby !!!
71 Dinner Romantis
72 Otak cerdas dibalik sikap konyol
73 Drama sinetron murahan
74 Persiapan pesta
75 Tiga gadis bar bar masuk pesta
76 Byurrrr....basah !!
77 Aku ikut...
78 Watch me baby !
79 Arena Balapan Liar
80 Satu kesatuan
81 Urusan mas sayang
82 #Terciduk, muda mudi tepar, mabuk janda & duda
83 BELA NEGARA PART 1
84 BELA NEGARA PART 2
85 Minta maaf ?
86 Hello mr. Armillo
87 Guru Sabl3ng
88 Lambe turah level rengginang apek
89 Resep mujarab
90 Bertemu camer
91 X 4 VS XI IPA
92 Tim pecu*nd@ng
93 Uang pesangon
94 Terbongkar
95 Om Susu
96 Keluarga Bahagia
97 Umpatan om om
98 Sawan kan loe !
99 Sehat jiwa sehat raga, Semangat !!
100 Jalan jalan
101 Taruhan
102 Bakat terpendam
103 Do you miss me?
104 Serigala berbulu domba
105 Sepet sepet ada manisnya
106 Maling teriak maling
107 Primadona baru
108 Otak blasteran jenius dan sengklek
109 Cewek nekat
110 Mengulangi kisah tragis
111 Moonlight club night
112 Amukan Armillo
113 Terimakasih sudah berjuang dan menunggu
114 Surprise gagal
115 Taekwondo
116 Murid nyebelin
117 Kepergok kabur
118 Ikuti kata kataku !
119 Tim heboh
120 Hari pertama camping
121 Jeritan malam yang sebenarnya
122 Akhir acara jerit malam.
123 Belanja bareng partner
124 Borjuis vs dangdut
125 Adik kelas
126 Bintang dadakan
127 Salah memahami
128 Study tour
129 Shot me, jendral !
130 I'M SORRY BABY
131 Kenakalan remaja
132 Barisan para penggemar
133 Pesta perpisahan sekolah
134 Otewe London
135 Aku mau coklat panas
136 Mengawali hari
137 Kenangan Sungai Thames
138 Marahan
139 Menggoda Kara
140 Sama sama bertumbuh
141 Pulang ke Indo
142 Sekali lagi, baby ?!
Episodes

Updated 142 Episodes

1
PATUHI KAMI !!
2
Berlian yang tersembunyi
3
Penderitaan dimulai
4
My Name is Caramel not TBC
5
Not Fair !!
6
Alien dari Saturnus
7
Urusan perut nomer 1
8
Gue jelmaan siluman
9
Penindasan Lainnya
10
Pacar adopsi, ga minat
11
Bukan pacar !!!
12
Singa galak jatuh cinta pada domba buruannya
13
Membenci....
14
Gue suka sama loe
15
Adegan hujan
16
Deal !!!
17
Bekal
18
Mas sayang, baby !!!
19
Dukungan bby buat mas
20
Apel malam Kamis
21
Minta restu
22
pertengkaran di perpustakaan
23
gue emang udah gila !
24
Ibu percaya nak Milo
25
Gas brumm brumm !
26
Arena track
27
Sweet moment
28
permintaan maaf
29
Sayang....aku lapar !
30
Seratus ribu kenyang berdua.
31
Putri, Pangeran dan Pengawal
32
Rumus menghalalkanmu
33
Milo yang tak pernah serius
34
Perkenalan Braja Aditama
35
Emosi yang terbawa angin
36
Orang ganteng semuka bumi
37
Jalanan Milik Berdua
38
Hubungan antimainstream
39
Dispensasi
40
Surat Perintah Milo
41
Jemputan Kara
42
Rencana nonton drama
43
Who are you, Juwita??
44
Mandi bareng ??!!!
45
Sepupu Milo
46
Martabak rasa cinta
47
Lelaki Mpok' cecif
48
The power of Caramel
49
Informasi yang belum selesai.
50
BREAK !
51
The power of mother
52
Amarah Milo
53
Tak bisa tanpamu
54
Kepergian Milo
55
Pencerahan Al Kahfi
56
Pindah ke Merkurius
57
Kamu gilakkk..karena kamu !
58
Drama di Taman Kota
59
Hari yang cerah untuk cuaca yang hujan
60
Perkenalan Braja junior
61
Penerus Aditama Company
62
Pahlawan kesiangan
63
Temen kost an se* tan
64
Betina garang masuk club
65
Masa calon CEO, ngutang??
66
Tentang Milo dan Jihad
67
Aku atau hobby yang mundur?
68
Kecewa
69
Harta, Tahta, Wanita..
70
Semangat baby !!!
71
Dinner Romantis
72
Otak cerdas dibalik sikap konyol
73
Drama sinetron murahan
74
Persiapan pesta
75
Tiga gadis bar bar masuk pesta
76
Byurrrr....basah !!
77
Aku ikut...
78
Watch me baby !
79
Arena Balapan Liar
80
Satu kesatuan
81
Urusan mas sayang
82
#Terciduk, muda mudi tepar, mabuk janda & duda
83
BELA NEGARA PART 1
84
BELA NEGARA PART 2
85
Minta maaf ?
86
Hello mr. Armillo
87
Guru Sabl3ng
88
Lambe turah level rengginang apek
89
Resep mujarab
90
Bertemu camer
91
X 4 VS XI IPA
92
Tim pecu*nd@ng
93
Uang pesangon
94
Terbongkar
95
Om Susu
96
Keluarga Bahagia
97
Umpatan om om
98
Sawan kan loe !
99
Sehat jiwa sehat raga, Semangat !!
100
Jalan jalan
101
Taruhan
102
Bakat terpendam
103
Do you miss me?
104
Serigala berbulu domba
105
Sepet sepet ada manisnya
106
Maling teriak maling
107
Primadona baru
108
Otak blasteran jenius dan sengklek
109
Cewek nekat
110
Mengulangi kisah tragis
111
Moonlight club night
112
Amukan Armillo
113
Terimakasih sudah berjuang dan menunggu
114
Surprise gagal
115
Taekwondo
116
Murid nyebelin
117
Kepergok kabur
118
Ikuti kata kataku !
119
Tim heboh
120
Hari pertama camping
121
Jeritan malam yang sebenarnya
122
Akhir acara jerit malam.
123
Belanja bareng partner
124
Borjuis vs dangdut
125
Adik kelas
126
Bintang dadakan
127
Salah memahami
128
Study tour
129
Shot me, jendral !
130
I'M SORRY BABY
131
Kenakalan remaja
132
Barisan para penggemar
133
Pesta perpisahan sekolah
134
Otewe London
135
Aku mau coklat panas
136
Mengawali hari
137
Kenangan Sungai Thames
138
Marahan
139
Menggoda Kara
140
Sama sama bertumbuh
141
Pulang ke Indo
142
Sekali lagi, baby ?!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!