17.Hadiah

Ana dan Alerdo keluar dari ruang dansa. Aleardo tidak tahu ana akan membawanya kemana. Sebelum mereka melanjutkan perjalannya. Pelayan pribadi Ana, Lila mendekat dan mengucap sesuatu pada gadis itu dengan berbisik. Sebenarnya Aleardo sangat penasaran dengan apa yang dibicarakan keduanya tapi dia mencoba menghilangkan keinginan itu. Dia ingin memberikan ruang untuk Ana. Selain itu Ana tidak sedang berbicara dengan pria.

"Lila sudah kamu bawa barang itu?" tanya ana pada lila sambil berbisik karena dia tidak ingin Aleardo mengetahuinya.

"Sudah nona, Apa sekarang saya bawa benda itu?" ucap lila.

"Kamu bawa pada saat  beberapa menit sebelum tepat tengah malam. Karena waktunya tinggal beberapa saat lagi." ucap Aleardo.

"Baik nona." ucap lila.

"Ayo Aleardo kita lanjutkan jalan-jalan. Aku dengar dekat sini ada taman yang indah. " Ucap Ana sambil menarik tangan Aleardo.

Aleardo tersenyum lebar saat tangannya berpegangan dengan Ana. Dia sangat bahagia walaupun ini bukan pertama kali bagi mereka. Tapi apapun tentang Ana selalu membuatnya tertarik dan bahagia.

Mereka sampai di sebuah taman dengan bunga mawar warna warni. Sangat Indah itulah kata yang pasta untuk mengdiskripsikan tempat ini. Malam dengan sinar bulan dan tebaran bintang di langit biru gelap itu.

Ana menatap keindahan bintang-bintang yang tidak bisa dia dapatkan di dunianya sebelumnya. Dunia aslinya sudah terlalu banyak pencemaran lingkungan yang membuat bumi menjadi tidak seindah dunia ini. Sejujurnya dia sedikit merasa bersyukur dapat hidup kembali di sini. Walaupun dia juga belum  menemukan alasan kenapa dirinya bisa bangun di dalam novel ini menjadi sosok orang lain. Dia sudah tidak begitu mempermasalahkan alasan kenapa dia berada di novel ini.  Salah satu hal yang membuatnya bisa nyaman adalah pemuda yang berada di sampingnya.

Ana masih tidak menyangka berawal dari menolong sorang anak laki-laki yang sedang dilukai oleh segerombolan pria. Awalnya dia hanya merasa empati dengan nasib anak laki-laki itu. Kehidupannya sangat tidak beruntung terbanding dengan hidup keduaku yang sangat beruntung. Karena dikelilingi oleh orang menyayangi Ana. Saat dia melihat kehampaan dalam mata Aleardo, dia sangat ingin menarik anak laki-laki itu dari kegelapan dan kehampaan di kehidupannya. Hal itu karena Ana merasa kalau dia akan seperti Aleardo kalau tidak dikelilingi oleh orang-orang sayang dengannya.

Secara tiba-tiba bangun di tempat yang tidak dikenali. Dia tidak tahu harus apa karena dunia itu bukan tempatnya. Tidak memiliki tempat bersandar dan berteduh. Dia sendirian di tempat asing. Hal itu yang dia takutkan jika tidak bertemu dengan ayah, bundanya, kak lila, para ksatria, dan pelayan.

Tapi kebersamaannya dengan Aleardo membuat Ana nyaman bertahan di sisi pemuda itu. Walaupun pemuda itu memiliki sifat yang sangat menyebalkan. Ana harus lebih sabar menghadapi setiap tingkah pemuda itu. Hingga terkadang dia selalu menuruti setiap permintaan Aleardo tanpa memperdulikan alasan pemuda itu. Dia begitu mempercayai setiap perkataan Aleardo.

Selama Aleardo berada di medan perang, berbagai pertanyaan muncul mengenai hubungnya dengan Aleardo. Dia begitu membutuhkan keberadaan Aleardo. Walaupun terkadang pemuda itu terlalu mengaturnya. Dia bahkan sadar selalu saja menghabiskan waktu seharian menemani pemuda itu di perpustakaan dengan iklas. Meskipun terkadang Ana suka memprotes permintaan Aleardo tapi bukan protes dengan sepenuh hati. Dia hanya merasa bosan dan ingin marah-marah saja pada pemuda yang tidak akan memperdulikan ucapannya. Tapi Ana juga tidak pernah membawa ke hati perkataan yang menyakitkan dari mulut pemuda itu. Karena dia tahu Aleardo tidak sepenuh berbicara seperti itu.

"Apa kamu akan hanya menatap langit seperti itu putri tidur?" tanya Aleardo.

Sebenarnya Aleardo tidak mempermasalahkan Ana diam tanpa mengucapkan kata. Karena sejak awal dia melihat wajah bahagia saat menatap pamandangan langit malam ini. Tapi sesaat itu dia melihat Ana seperti memikirkan sesuatu. Sebenarnya dia bisa menggunakan sihirnya untuk membaca isi pikiran Ana. Namun dia ingat janji pada gadis di sampingnya untuk tidak pernah menggunakan sihir itu tanpa seizinnya.

"Pemandangan malam ini sangat indah bukan?" tanya Ana.

"Ya indah, Apa yang sedang kamu pikirkan saat ini Ana? Ceritakan pada aku seperti biasa. Agar aku tidak menggunakan sihir untuk membaca isi pikirkan kamu." ucap Aleardo sambil mengelus puncuk rambut Ana.

"Jangan kamu gunakan sihir itu atau aku akan marah seperti waktu itu. " Jawab Ana dengan nada yang sedikit kesal.

Ana masih trauma dengan sihir itu yang membuat Aleardo bisa membaca isi pikirannya. Masalahnya waktu itu Aleardo masih mencoba dan ternyata efeknya pemuda itu bisa membaca pikiran Ana selama 3 hari. Selain itu orang lain juga bisa mendengarkan isi pikirannya. Itu membuat rencana kaburnya diketahui sang ibu untungnya Aleardo langsung membantunya pergi ke taman lavender di waktu ibunya hampir menariknya pergi ke pesta nona bangsawaan.

"Makanya ceritakan? Lihar wajah kamu kalau dipakai mikirin sesuatu pasti langsung mengkerut." ucap Aleardo.

"Aku hanya merasa waktu begitu cepat berlalu hampir 2 tahun kita bersama. Padahal dulu aku hanya berniat membantu seorang bocah laki-laki yang terluka di gang jalan menuju rumah. Sekarang kamu sudah tumbuh menjadi pemuda gagah berani heheh. Padahal dulu badan kamu kecil banget kayanya kalau ketiup angin bakal terbang hahahha." ucap Ana.

"Aku tidak seringan itu sampai angin dapat meniupkanku."

"hahahaha ya kamu benar. Tapi aku merasa sangat bersyukur tahu waktu bisa bertemu kamu Aleardo. Kamu menjadi salah satu orang yang penting di hidup aku. Walaupun aku masih suka sebal dengan sikap menyebalkan kamu." ucap Ana kesal mengingat sikap suka mengatur hidupnya. Tapi setiap hal itu sebenarnya demi kebaikan Ana.

"Aku juga sangat berterima kasih diizinkan bertemu denga kamu dan berdiri di samping kamu seperti saat ini." ucap Aleardo.

"WOW, Aku sangat terkejut seorang Aleardo akhirnya mengucapkan terima kasih walaupun entah pada siapa." ucap Ana yang mengejek perkataan Aleardo.

Pemuda itu hanya membuang nafas karena sedikit sebal dengan ucapan Ana walaupun itu hanya sesaat. Dia melihat ana tiba-tiba berjalan menjauhinya dan mendekati Lila, pelayan Ana. Dia kembali menatap langit dan mengingat kenangannya bersama Ana selama 2 tahun belakangan ini. Padahal dulu dia pernah berharap untuk segera dicabut nyawanya karena kehidupannya terlalu melelahkan. Lahir dengan fisik yang sangat dibenci oleh kerajaan karena dianggap sebagai pembawa marapetaka. Selain itu dia melihat kematian orangtuanya karena ingin melindunginya dari amukan warga desa. Padahal ayahnya memiliki gelar bangsawan tapi kematian orangtua tidak begitu diperhatikan karena keberadaannya.

Tapi saat dia sudah mulai menyerah malah seorang gadis mengulurkan tangannya untuk kembali kuat dan menjalankan hidupnya kembali. Gadis yang sangat manja pada kedua orang tuanya. Gadis yang lahir dengan kehidupan berbanding terbalik dengan nasibnya. Gadisnya yang seharusnya membuatnya membenci keberadaanya karena kehidupannya yang terlalu indah. Tapi uluran tangannya membuat semua hal itu hilang. Semua pikiran negatif tentang gadis itu hilang. Dia hanya melihat seorang nona bangsawaan yang ingin menjadi seorang yang kuat dan dapat berdiri di kedua kakinya sendiri. Seorang yang selalu membuatnya khawatir karena dia tidak memperdulikan kesehatan tubuhnya sendiri. Gadis yang membuatnya selalu pusing karena mendengar semua perkataan yang tidak berguna menurutnya. Tapi Aleardo sadar tanpa gadis itu, dia tidak akan bisa bertahan karena alasannya hidup di dunia ini adalah Anabella Rose Natlastion. Aleardo menyimpan perasaan sejak gadis itu membawanya dari kegelapan hidupnya.

Aleardo sadar dari lamunanya setelah seseorang mengguncang badannya dengan kecang dan teriakan namanya yang menggema di telingannya. Aleardo menatap Ana yang kesal padanya. Mungkin Gadis di sampingnya sudah memanggilnya sejak beberapa saat lalu tapi Aleardo tidak sadar.

"Kenapa melamun ih? Awas nanti kesurupan sudah tempat ini sepi. Nanti gak lucu kalau orang lain tahu. Seorang pahlawan yang telah memenangkan perang di perbatasan barat dirasuki oleh seorang arwah." ucapan Ana tidak dimengerti oleh Aleardo dan pemuda itu tidak ada niat untuk bertanya kembali karena pasti gadis di sampingnya tidak akan menjawabnya yang pada akhirnya Ana akan bilang ' KEPO ih'.

"Sudahlah, kita pulang. Sepertinya Acara pesta juga sudah selesai." ucap Aleardo. Pemuda itu menarik Ana untuk pulang tapi berhenti saat gadis itu tidak ikut berjalan.

"Bentar ih ada hal penting yang mau aku katakan pada kamu Aleardo."

"Apa? tidak bisa nanti saja. hari sudah sampai tengah malam dan kamu bisa sakit kalau terlalu lama terkena angin malam."

"Selamat Ulang tahu Aleardo, Tukang sihir sekarang sudah berusia 15 tahun. Ini hadiah buat Aleardo. Jadi Ana menjadi orang terakhir yang mengucap selamat ulang tahu buat Aleardo." Ucapan Ana membuat Aleardo sangat terkejut. Dia pikir gadis di depannya sudah tidak mengingat hari ini. Padahal tahun lalu Ana menjadi orang pertama yang mengucapkannya.

"Kamu tidak ingin mengucapkan Terima kasih gitu." sindir Ana karena Aleardo masih terdiam dan menatap Ana saja. Secara tiba-tiba Aleardo menarik tubuh Ana kedalam pelukannya.

"Terima kasih putri tidur, Aku pikir kamu lupa sama hari ini." ucap Aleardo yang membuat Ana tersenyum melihat pemuda itu bahagia.

"Cih emang tukang sihir yang selalu lupa dengan hari aku. Sekarang buka kadonya dong." ucap Ana.

Aleardo membuka hadiah yang diberikan oleh Ana yang dibungkus oleh kertas. Saat dia membuka kotak yang tadi di lapis oleh kertas itu. Dia terkejut isinya adalah pedang yang berwarna hitam legam dengan sebuah permata rubby di tengahnya. Sangat indah menurut Aleardo.

"Pedang itu seperti Aleardo yang berambut hitam dan bermata merah darah. Semoga Aleardo suka ya. Ayo pulanga." ucap Ana setelah dia merasakan hawa dingin mulai membuat rambut-rambut tubuhnya berdiri.

Aleardo mendekat tubuh Ana dan mereka berdua langsung berpindah ke mansion marques. Sebelum pergi meninggalkan pesta pemuda itu sudah mengirimkan pesan kepada marques agar tidak usah menunggu mereka.

Episodes
1 Penjahat Wanita
2 Misi Pertama : Keluarga
3 Misi Kedua: Bukti Kejahat
4 1.Tokoh Antagonis
5 2.Teman Baru
6 3.Penyelamatan
7 4.Siuman
8 5.Tour House
9 6.Kabur
10 7.Kutukan
11 8.Sisi gelap Aleardo
12 9.Tokoh yang terlupakan
13 10.Efek
14 11.Kondisi Misterius
15 12.Penggemar Ana
16 13.Buket Bunga
17 14.Pesta
18 15.Hadiah Perang
19 16.Pesta Dansa
20 17.Hadiah
21 18.Kembali
22 19.Aura yang menghilang
23 20.Sapu Tangan
24 21.Pesta Berburu
25 22.Perpisahan
26 23.Surat Ana
27 24.Mesin pembunuh
28 25.Perang selesai
29 26.Istana Aleardo
30 27.Panggilan Baginda Raja
31 28.Peringatan Aleardo
32 29.Ana sekarat
33 30.Dunia lain
34 31.Alasan
35 32.Penyihir Hitam
36 33.Taman Lavender
37 34.Persiapan Pesta
38 35.Penampilan Ana
39 36.Girl of Historical_1
40 37.Girl of Historical_2
41 38.Girl Of Historical_Last
42 39.Pangeran Damian
43 40.Perubahan Alur
44 41.Luxorius & Yirlendi
45 42.Janji Aleardo
46 43.Kabur dari Aleardo
47 44.Hutan Misterius
48 45.Rumah Quena dan Zixon
49 46.ingatan Quena
50 47.Pemuda misterius :Hades
51 48.Peringatan Raindhen
52 49.Wajah Hades Sebenarnya
53 50.Marques Xieben menghilang
54 51.Ingatan Ana
55 52. Hipotesis
56 53.Pertemuan dengan Putra Mahkota
57 54.Ana dan Liam
58 55. Aleardo ngambek
59 56. Hukuman Ana
60 57. Rencana Penyelamatan
61 58. Pengakuan Ana
62 59. Misi penyelematan
63 60.Misi penyelamatan_2
64 61. Raja sadar
65 62. Raja morque III
66 63.Pangeran Damian dan Pangeran William
67 Pengumuman
68 64. Keluarga Aleardo
69 65. Air mata Aleardo
70 66. Tarian Pedang yang mematikan
71 67. Pedang Suci
72 68. Cahaya Luxorius
73 69.Carlos Kesar Louise
74 70. Carlos Vs Ana
75 71.Sihir pemecah mana
76 72. Perasaan 4 tokoh
77 73. Ana menghilang
78 74. Gishela
79 75. Quena si Penyhir suci
80 76. Pertemuan Hades dan Quena
81 77.Penyesalan Hades
82 78. Pernyataan Cinta Hades
83 79. Ana kembali
84 80. Menikah sekarang?
85 81. Lamaran Aleardo
86 82. Marquess Sakit
87 83. Perbincangan dengan calon mertua
88 84. Perbincangan dua A di malam hari
89 85. bintik merah leher Ana
90 86. Sebelum pernikahan
91 87. Pernikahan
92 88. Wujud Iblis Hades
93 89. Hades bebas
94 90.Hukuman Hades
95 91. Wanita Luxorius
96 92. Akhirnya nikah
97 93. Malam Pertama?
98 94. Pertemuan pertama
99 95. Naura
100 96. Lamaran Luxorius
101 97. Janji Luxorius
102 98. Hari yang ditunggu
103 99. Luxorius vs Penyihir wanita
104 100. Akhir Naura
105 101. Sumpah Naura
106 102. Aleardo
107 103. Pergerakan
108 104. Kelahiran Xavier dan Hector
109 105. Sebelum perang
110 106. Penyerangan
111 107. Syla vs Ana
112 108. Fakta sang penjaga Naga
113 109. Xavier muncul
114 110.Hukuman untuk Naga
115 111. Penyelamatan Naura
116 112. Xavier vs Aleardo
117 113.Kondisi Ana
118 114. Perang telah selesai
119 115. Yirledi si tukang buat onar
120 116.Hukuman untuk naga menyebalkan
121 117. Anak kecil
122 118. Suami takut istri
123 119. Penyelamatan
124 120. Kembalinya penyihir suci
125 121. Keberadaan benda sihir
126 122. Sihir kehidupan
127 123. Permintaan Aleardo
128 Pengumuman
129 124. Pembagian Tugas
130 125. Pergi ke dunia iblis
131 126.
132 127. Fakta Syla
133 128. Dibalik benda sihir iblis
134 129. Tugas Syla sebenarnya
135 130.Terulang kembali
136 131. Syla
137 132.Akhir untuk Syla
138 133. Perpisahan
139 134. Pernikahan Yirlendi
140 135. Kesempatan (End)
141 136.extra 1
Episodes

Updated 141 Episodes

1
Penjahat Wanita
2
Misi Pertama : Keluarga
3
Misi Kedua: Bukti Kejahat
4
1.Tokoh Antagonis
5
2.Teman Baru
6
3.Penyelamatan
7
4.Siuman
8
5.Tour House
9
6.Kabur
10
7.Kutukan
11
8.Sisi gelap Aleardo
12
9.Tokoh yang terlupakan
13
10.Efek
14
11.Kondisi Misterius
15
12.Penggemar Ana
16
13.Buket Bunga
17
14.Pesta
18
15.Hadiah Perang
19
16.Pesta Dansa
20
17.Hadiah
21
18.Kembali
22
19.Aura yang menghilang
23
20.Sapu Tangan
24
21.Pesta Berburu
25
22.Perpisahan
26
23.Surat Ana
27
24.Mesin pembunuh
28
25.Perang selesai
29
26.Istana Aleardo
30
27.Panggilan Baginda Raja
31
28.Peringatan Aleardo
32
29.Ana sekarat
33
30.Dunia lain
34
31.Alasan
35
32.Penyihir Hitam
36
33.Taman Lavender
37
34.Persiapan Pesta
38
35.Penampilan Ana
39
36.Girl of Historical_1
40
37.Girl of Historical_2
41
38.Girl Of Historical_Last
42
39.Pangeran Damian
43
40.Perubahan Alur
44
41.Luxorius & Yirlendi
45
42.Janji Aleardo
46
43.Kabur dari Aleardo
47
44.Hutan Misterius
48
45.Rumah Quena dan Zixon
49
46.ingatan Quena
50
47.Pemuda misterius :Hades
51
48.Peringatan Raindhen
52
49.Wajah Hades Sebenarnya
53
50.Marques Xieben menghilang
54
51.Ingatan Ana
55
52. Hipotesis
56
53.Pertemuan dengan Putra Mahkota
57
54.Ana dan Liam
58
55. Aleardo ngambek
59
56. Hukuman Ana
60
57. Rencana Penyelamatan
61
58. Pengakuan Ana
62
59. Misi penyelematan
63
60.Misi penyelamatan_2
64
61. Raja sadar
65
62. Raja morque III
66
63.Pangeran Damian dan Pangeran William
67
Pengumuman
68
64. Keluarga Aleardo
69
65. Air mata Aleardo
70
66. Tarian Pedang yang mematikan
71
67. Pedang Suci
72
68. Cahaya Luxorius
73
69.Carlos Kesar Louise
74
70. Carlos Vs Ana
75
71.Sihir pemecah mana
76
72. Perasaan 4 tokoh
77
73. Ana menghilang
78
74. Gishela
79
75. Quena si Penyhir suci
80
76. Pertemuan Hades dan Quena
81
77.Penyesalan Hades
82
78. Pernyataan Cinta Hades
83
79. Ana kembali
84
80. Menikah sekarang?
85
81. Lamaran Aleardo
86
82. Marquess Sakit
87
83. Perbincangan dengan calon mertua
88
84. Perbincangan dua A di malam hari
89
85. bintik merah leher Ana
90
86. Sebelum pernikahan
91
87. Pernikahan
92
88. Wujud Iblis Hades
93
89. Hades bebas
94
90.Hukuman Hades
95
91. Wanita Luxorius
96
92. Akhirnya nikah
97
93. Malam Pertama?
98
94. Pertemuan pertama
99
95. Naura
100
96. Lamaran Luxorius
101
97. Janji Luxorius
102
98. Hari yang ditunggu
103
99. Luxorius vs Penyihir wanita
104
100. Akhir Naura
105
101. Sumpah Naura
106
102. Aleardo
107
103. Pergerakan
108
104. Kelahiran Xavier dan Hector
109
105. Sebelum perang
110
106. Penyerangan
111
107. Syla vs Ana
112
108. Fakta sang penjaga Naga
113
109. Xavier muncul
114
110.Hukuman untuk Naga
115
111. Penyelamatan Naura
116
112. Xavier vs Aleardo
117
113.Kondisi Ana
118
114. Perang telah selesai
119
115. Yirledi si tukang buat onar
120
116.Hukuman untuk naga menyebalkan
121
117. Anak kecil
122
118. Suami takut istri
123
119. Penyelamatan
124
120. Kembalinya penyihir suci
125
121. Keberadaan benda sihir
126
122. Sihir kehidupan
127
123. Permintaan Aleardo
128
Pengumuman
129
124. Pembagian Tugas
130
125. Pergi ke dunia iblis
131
126.
132
127. Fakta Syla
133
128. Dibalik benda sihir iblis
134
129. Tugas Syla sebenarnya
135
130.Terulang kembali
136
131. Syla
137
132.Akhir untuk Syla
138
133. Perpisahan
139
134. Pernikahan Yirlendi
140
135. Kesempatan (End)
141
136.extra 1

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!