Seorang gadis kecil sadar dari tidurnya. Dia memperhatikan sekitar ruangannya. Gadis itu berpikir kalau dirinya masih dalam mimpi karena ruangan itu sangat luas dan mewah tidak seperti kamarnya yang berukuran 3x3 meter. Dia sadar kalau ini bukanlah kamar tidurnya padahal seingatnya dirinya sedang membaca sebuah novel online. Tapi kenapa dia ada di ruangan yang sangat aneh menurutnya. Sebuah suara menyadarkannya dari lamunan tadi.
“Nona, akhirnya sudah siuman.” Seorang wanita menggunakan pakaian seperti pelayan duga gadis itu. Wanita itu berjalan keluar kamar gadis itu.
“Sebenarnya aku ada dimana ya? Seingat tadi malam aku baru saja menyelesaikan novel barunya. Apa aku sedang bermimpi karena terlalu menyukai alur cerita novel itu.” Saat gadis bernama meitha itu sadar ada seorang wanita yang seumur ibunya sedang berjalan menujunya dan terlihat dari wajahnya kalau wanita itu sudah menangis terlalu lama.
“Akhirnya anak bunda sadar juga.” Ucap wanita itu. Sedangkan meitha masih belum bisa memahami situasi ini. Beberapa saat kemudian seorang pria seumur wanita itu datang. Dia sadar ekspresi kebahagian pria itu.
“Kalian siapa ya?” Wanita dan pria itu terkejut saat mendengar ucapan meitha.
“Segera panggilkan tabib.” Teriak pria itu yang berjalan mendekat meitha. Pria itu mengelus kepala meitha.
“Nak kamu tidak ingat ayah dan bunda?” Tanya pria itu yang membuat meitha terkejut.
‘sebenarnya apa yang terjadi? ‘ tanya meitha pada dirinya sambil melihat sekeliling kamar itu dan berakhir pada kedua tangannya. Dia terkejut saat melihat tanganya yang mungil seperti tangan anak umur 12 tahun. ‘ Kenapa badan aku mengecil? Jangan bilang ….. tidak itu tidak mungkin.’ Akhirnya meitha memberanikan bertanya kepada kedua pasangan di sampingnya.
“Nyonya, tuan bolehkah saya bertanya sesuatu?”
“tentu sayang.” Ucapan wanita dengan cepat.
“Nama saya siapa nyonya? Dan nyonya dan tuan ada hubungan apa dengan saya?” Wanita disamping meitha seketika menangis sedangkan pria disamping mencoba menemangkan dan akhirnya pria itu yang menjawab pertanyaan meitha.
“Nama kamu Anabella Rose Natlastion dan kami adalah kedua orang tua kamu Anabella.” Ucap pria itu yang membawa badan meitha kedalam pelukan kedua pasangan itu. Sedangkan meitha sedang mencerna ucapan pria itu. Dia merasa pernah mendengar nama itu tapi dimana. Beberapa saat dia sadar kalua dirinya benar-benar tahu nama itu.
‘ aku seorang antagonis dari novel yang tadi malam aku baca. Kenapa harus jadi Anabella sih. Pada aku benci banget tokoh itu Apalagi dia berakhir dihukum mati dan seluruh keluarganya dihukum mati.’ Dia belum dapat menerima nasibnya yang akan berakhir tragis di dunia ini. ‘ sebenarnya apa yang terjadi sih sampai aku masuk kedua ini. Apa karena tadi malam aku menghujat penulis gara-gara karakter si Anabella yang menyebalkan sekali. Apa ini karma untukku.’
Flashback
“ Cih, ini Anabella kenapa nyebelin banget sih. Ada yang orang kaya dia. Kaya pelakor jaman -jaman sekarang banget.” Meitha sangat kesal kalau mengingat karakter Anabella di novel Love in Empress. Anabella adalah wanita yang selalu mengejar putra mahkota notabennya putra mahkota. Segar acara dia lakukan untuk dapat mendapatkan pria itu. Bahkan dia sempat memberikan obat perangsang untuk dapat memiliki putra mahkota tapi pada akhirnya dia tidak dapat menjalankan sesuai rencanya. Selain itu dia melakukan percobaan pembunuhan pada wanita yang dicintai oleh putra mahkota. Hal itu yang menyebabkannya dihukum mati.
“Tapi sumpah sweet banget putra mahkota sama charlote. Masa dari kecil putra mahkota sudah punya perasaan sama charlote. Jadi iri deh, andai saja aku charlote pasti Bahagia banget deh berada di posisi wanita itu. Walaupun si Anabella ganggu mulu tapi tetap cinta mereka tidak tergoyahkan.” Siapa yang menduga akibat ucapan meitha, dia masuk kedalam dunia novel. Namun dirinya tidak menjadi Charlote si pemain utama malah menjadi Anabella.
Pada saat itu Anabella mengalami kecelakaan saat sedang di taman yang membuat gadis kecil itu tidak sadarkan diri beberapa hari. Ternyata meitha masuk kedalam tubuh Anabella, karakter yang dirinya benci.
Flashback End
“Mungkin karena benturan membuat memori nona menghilang atau amnesia. Namun itu akan kembali dengan berjalannya waktu. Hanya kita tidak boleh memaksakan nona Anabella untuk mengingat karena itu membuatnya merasakan sakit kepala. Tuan Maraques dan nyonya marchioness.” Ucapan tabib membuat wanita yang merupakan ibu Anabella kembali menangis dan pria disamping mencoba menenangkan. Sedangkan Meitha yang sadar kalau dirinya masuk ke dalam novel hanya bisa mengelah nafas pelan.
Mereka semua meninggalkan Meitha atau Anabella di kamar itu. Sebenarnya dia terkejut dengan nasibnya yang masuk kedalam novel. Apalagi saat mengingat dia menjadi Anabella wanita yang memiliki karakter menyebalkan dan nasib buruk. Dia ingat jelas sekali kalau Anabella berakhir dengan hukum mati karena mencoba membunuh Charlote.
“Aku harus berubah nasib, Setidaknya aku bisa hidup enak dan bergelimang harta. Oleh karena itu dia harus menjauhi semua tokoh utama novel itu. Kalau begitu aku harus mulai mengingat jalur cerita novel itu. Seingatku Anabella pertama kali bertemu putra mahkota saat berumur 15 tahun dan itu masih beberapa tahun dari sekarang. Dia lupa bertanya umurnya sekarang berapa” Disaat dia masih mencoba mengingat semua alur cerita. Seseorang mengetok pintu kamarnya.
Toktok
“Nona, saya lila izin masuk.” Ucap seseorang dibalik pintu itu.
“Masuk.” Ucap Anabella, dia melihat seorang pelayan masuk dengan sebuah nampan yang berisi makanan. Meitha sadar kalau pelayan itu adalah pelayan pribadi anabella yang dijadikan kambing hitam oleh tokoh antagonis ini. Padahal pelayan itu sangat baik dan royal pada Anabella.
Pelayan itu mendekat dengan badan yang sedikit bergetar dan itu disadari oleh meitha. Karena perlakuan Anabella asli pada pelayan dan kedua orang tuanya kurang baik. Anabella tidak segan-segan menghukum pelayan walaupun melakukan kesalahan kecil.
‘Dasar Anabella, orang sebaik ini dia sia-siakan. Aku berjanji akan memperlakukan lila dan kedua orang tuanya barunya dengan baik.’ Meitha sudah menerima nasibnya menjadi karakter Anabella. Kalaupun ini hanya mimpi, menurutnya juga tak apa setidaknya tidak jadi mimpi buruk saat dia bangun dikehidupan sebenarnya.
“Nona, anda belum makan sejak 3 hari. Saya bawakan soup dan secangkir teh melati.” Ucap lila.
“Terima kasih lila, Bisakah kamu membantuku untuk duduk di sofa. Badanku masih lemas.” Ucapan meitha membuat pelayan itu terkejut. Karena ini pertama kali nonanya mengucapkan terima kasih dan nada bicaranya tidak sinis.
“Dengan senang hati nona.” Pelayan itu membantu memapah tubuh kecil Anabella menuju sofa yang ada di ruangan itu untuk memakan makanan yang dibawa oleh pelayan itu.
“Terima kasih. Kak.”
“Nona tidak perlu mengucapkan terima kasih dan anda bisa memangil saya lila.” Ucap pelayan itu yang berdiri di sampingnya.
“Tidak apa-apa kak lila sudah membantuku. Selain itu izinkan ana memanggil kak lila ya? . “
“Maaf nona tapi itu tidak pantas untuk saya.”
“Bagaimana kalau sedang berdua ana akan memanggil kak lila dan kakak bisa panggil aku ana. Aku gak suka dibantah loh kak.” Ucapan Anabella membuat pelayan itu sedikit takut saat mendengar sedikit ancaman.
“Baik no…Ana.”
“Nah sekarang kakak bisa duduk di sofa juga jangan berdiri terus. Jangan khawatir kak kitakan cuman berdua.” Ucap Anabella. Pada akhirnya pelayan itu memberanikan diri duduk di depan nana.
“Kak lila ana ingin bertanya , Sekarang ana berumur berapa ya?”
“Ana sekarang berumur 12 tahun.” Anabella menganggukkan kepalanya saat mendengar ucapan pelayannya. Setelah itu tidak ada pembicaraan antar keduanya. Anabella asik memakan makanan yang dibawa oleh lila.
‘ Berarti tahun ini Charlote bertemu dengan putra mahkota, Setelah itu saat umurku 15 tahun baru Anabella bertemu dengan putra mahkota di pesta kebangkitan kerajaan. Berarti masih cukup lama untuk memasukki bagi tokoh Anabella.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 141 Episodes
Comments
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
kok ceritanya jadi aneh gini
2024-08-09
1
Travel Diaryska
skip salah alur
2024-02-20
0
Ida Blado
ini gimmana sih,,,,
2022-04-17
1