3.Penyelamatan

Anabella sedang berjalan pulang menuju rumahnya. Dia sengaja tidak menggunakan jalan utama karena itu membutuhkan waktu lebih lama. Walaupun jalan yang dia gunakan memang kurang aman apalagi itu gang kecil dengan penerangan yang minim.  Secara samar dia mendengar seseorang yang merintih kesakita. Karena jiwa kepedulian anabella sangat tinggi yang membuatnya memberani menyusuri suara itu. Dia melihat anak laki-laki sepertinya seumurnya sedang dipukuli oleh beberapa pria. Dia juga melihat ada luka tusuk di tubuh pria itu. Anabella berpikir cara menolong anak itu bukannya dia tidak berani tapi itu terlalu beresiko. Apalagi dia belum bisa mengalir energi mana ke pedangnya. Saat dirinya masih memikir rencana dia juga mendengar ucapan dari beberapa pria itu.

"Dasar anak terkutuk, Begitu saja kamu tidak bisa melakukannya. Harusnya kamu mati saja biar tidak membawa bencana pada kami. Tak ada seorang yang mau mengadopsimu karena rambut hitam dan mata merahmu. Melakukan pekerjaan mudah sajah kamu tidak bisa." Anabella kesal mendengar ucapan pria tua yang sedang menekan luka tusuk pada anak laki-laki itu.

"****, mereka hanya sampah-sampah masyarakat. " umpat anabella. Akhirnya setelah memikir cara untuk menyelamatkan anak itu. Dia menemukan caranya walaupun beresiko.

"Tuan disini, saya melihat seorang pria memukuli seorang anak." Teriak anabella yang membuat beberapa orang itu berlari dan meninggalkan anak laki-laki itu. Setelah keadaan kondusif, dia mendekat anak laki-laki itu.

"Kamu masih sadarkan?" tanya anabella. Tapi tidak ada jawaban dari anak laki-laki itu. Dia hanya menatapnya dengan kosong.

"Aku mohon sadarlah. aku akan menyelamatkanmu." Ucap anabella. Dia merobek lengan tangannya dan mengikatkan kain itu pada luka di bagian perut anak laki-laki itu. Tanpa sadar anabella menangis saat melihat kondisi anak laki-laki itu.

"Kamu harus bertahan ok." ucap anabella tanpa ada balasan dari anak itu.

Anabella memapah tubuh anak laki-laki itu. Walaupun badannya kurus tapi tidak sehampang yang dia pikirkan. Setelah berjalan beberapa langkah, ternyata gerombolan tadi tiba-tiba muncul. Dia terkejut, Anabella pikir mereka sudah pergi tapi ternyata mereka kembali lagi.

"Berikan anak laki-laki itu." ucap pria yang tadi menekan luka anak laki-laki ini.

"Boss kenapa kita tidak bawa keduanya, anak perempuan itu cukup cantik dan harganya pasti mahal jika kita jual." anabella menyandarkan tubuh laki-laki di dinding rumah di gang itu.

"Tidak ada cara lain selain melawan kalian sampah-sampah." ucap anabella. Dia sudah mengeluarkan pedangnya. Hal itu membuat gerombolan itu tertawan melihat keberadiannya.

"Nona bermain dengan benda tajam itu berbahaya. Sebaiknya nona berikan pada saya. " ucap seorang pria kurus yang mendekatinya.

'tidak ada pilihan lainkan. Maafkan aku." ucap anabella dalam hati.

Secara cepat anabella melakukan gerakan yang diajarkan oleh ayahnya beberapa hari ini. Pedangnya melukai tangan dan kaki pria itu. Pria itu terduduk karena merasakan sakit dari luka yang dibuat oleh Anabella.

'Pedangku terlapis mana.' pedang ana ternyata terbalut dengan mana sihir berwarna hijau. Dia tidak tahu itu tipe apa karena selalu tidur saat kelas di mansionnya.

"Sial anak kecil itu memang bisa menggunakan pedang." ucap pria yang tadi menginjak luka anak laki-laki."Kita tidak boleh lengah." Tapi sebelum mereka siap menyerang mereka sudah runtuh akibat serangan ana.

"AAAAAKH. sialan kamu gadis kecil." segera anabella memasukkan pedang itu kedalam sarungnya dan memapah anak laki-laki itu. Jarak menuju rumah tidak begitu jauh lagi. Dia merasa keringat dingin mulai bercucuran di wajah. Dia tidak perasakan perasaan berdebar seperti ini.

"Aku harus sampai rumah." Ana mencoba memberikan motivasi untuk dirinya." kamu harus bertahan ya." Saat tinggal beberapa lagi tubuh ana sudah tidak bisa menahannya.

"huk-huk." dia terbatuk dan darah keluar saat dirinya batuk tadi. Ana terkejut melihat dirinya batuk darah. Beberapa saat itu dia sudah kehilangan kesadaran tubuhnya terhuyung kedepan bersama anak laki-laki itu.

"Untung ayah datang di waktu yang tepat." Seorang pria tua yang menahan tubuh kedua anak itu. Dia adalah ayah anabella yang tak lain marquess Xieben. Dia terkejut saat melihat darah pada kedua anak itu. Segera dia meminta salah satu ksatrianya membawa anak laki-laki.

"Segera panggilkan tabib." teriak pria tua itu. seorang wanita berjalan mendekat tubuh suaminya saat mendengar teriakan itu.

"Astaga, apa yang terjadi pada anabella? " Tanya wanita tua itu pada sang suami tapi di jawab gelengan kepala.

"Sebaiknya kamu bantu menggentai pakaian ana, sayang." Wanita itu segera meminta pelayan mengambil pakaian tidur untuk anaknya. Saat wanita itu membuka pakaian anak gadisnya sambil melihat apakah ada luka pada tubuh kecil anaknya. Karena dia melihat darah mengotori pakaian anaknya.

"Dia tidak memiliki luka sayang." ucap wanita itu.

"Sepertinya itu darah musuhnya." ucap pria tua itu.

"Permisi tuan marquess Xieben dan nyonya marchioness Shiereen. Ada yang bisa saya bantu?"

"Tolong periksa anak saya." ucap ayah anabella di waktu bersamaan ana tersadar. Dia ingat akan seorang anak laki-laki yang dirinya tolong.

"Ayah anak laki-laki itu harus kita tolong, Dia terluka ana tidak hukhuk ukh." saat ana sedang berbicara dia terbatuk dan darah keluar kembali bahkan lebih banyak. Hal itu membuat mereka terkejut.

"Tabib segera periksa anak saya."

"ayah."

"Setelah memeriksa kamu ayah akan suruh tabib langsung mengurus anak laki-laki itu nak jadi sekarang kamu diam dan biarkan tabib memeriksa kamu." ucap ayah yang melebahkan tubuh anaknya dan menenakannya. Tabib langsung mendekat dan memeriksa kondisi tubuh ana. Terlihat dari wajah tabib yang terkejut saat mengeceknya.

"Bagaimana?" tanya ibu ana.

"Sebaiknya nona Anabella tidak menggunakan mana lagi. Karena itu mana itu juga memberikan efek samping pada kesehatan anda. "

"Maksud anda bagaimana?" tanya ayah anabella.

"Sebelum itu saya izin bertanya, Apakah nona menggunakan mana sihir anda?"

"Tadi saat saya menyerang gelomboran yang menyekatku, Entah bagaimana pedangku dialirkan mana berwarna hijau." Setelah mendengar ucapan anabella tabib itu mengerti apa yang terjadi.

"Mana anda tidak stabil dan itu menyebabkan mana anda pula melukai anda. Semakin lama anda menggunakan mana anda maka semakin besar efek samping anda terima."

"Bagaimana untuk mengobati kondisi anak saya?"

"Kita tidak bisa melakukan apapun, hanya waktu saja yang bisa menyembuhkan nona kembali seperti semula. Tapi bila itu terjadi terus menerus akibat yang didapatkan juga semakin besar. Karena hasil pengecekan saya mana nona anabella bagaikan benang tipis namun mengikat jantungnya. Jadi saat mana itu digunakan secara tidak langsung tali itu mengikat jantung ana semakin kencang. Hal itu yang menyebabkan nona ana batuk darah setelah menggunakan mana itu." ucapan tabib itu membuat kedua orang tua anabella terkejut bahkan sang ibu sudah menangis. Sedangkan ana hanya bisa membuang nafas dengan kasar.

'Apalagi yang terjadi sih, baru saja dia berencana menjadi ksatria hebat. kalau menggunakan mana saja tidak bisa.' gerutu anabella dalam hati.

"Ya sudah anabella akan beristirahat dan tolong tuan tabib selamat anak laki-laki yang saya bawa. Dia mendepat luka dibagian perut kanannya." ucap anabella.

"Baik nona." tabib itu berjalan keluar dari kamar itu dan meninggalkan kedua orang tua ana dan ana.

"Ana, ayah minta kamu berhenti untuk berlatih pedang dan sekarang tidak boleh memakai mana kamu kembali lagi." ucapan ayahnya membuatnya sedih tapi sebuah ide cermelang melintas di otaknya.

"Ayah, ana berjanji tidak akan menggunakan mana lagi kecuali keadaan genting jadi tetap izin ana tetap berlajar pedang." ucap ana dengan memberikan tatapan puppy eyes yang membuat kedua orang tuanya akhirnya luluh.

"baiklah. kamu istirahatlah."

"Tunggu ayah ana belum selesai berbicaranya." ayahnya kembali menatap wajah anak semata wayangnya.

"ayah izinkan anak laki-laki itu tinggal di rumah kita." ucapan anabella di jawab anggukan kepala.Setelah itu anabella langsung tidur setelah kedua orang tuanya pergi karena dia merasa sangat lelah.

Terpopuler

Comments

Nasya Dwimar

Nasya Dwimar

Maaf kakk saya lebih suka cerita awal dan penulisan yg awal. Cerita yg ini terlalu banyak typo dan membingungkan tata letak bacaannya. Hanya beropini🙏🏻

2022-04-15

8

lihat semua
Episodes
1 Penjahat Wanita
2 Misi Pertama : Keluarga
3 Misi Kedua: Bukti Kejahat
4 1.Tokoh Antagonis
5 2.Teman Baru
6 3.Penyelamatan
7 4.Siuman
8 5.Tour House
9 6.Kabur
10 7.Kutukan
11 8.Sisi gelap Aleardo
12 9.Tokoh yang terlupakan
13 10.Efek
14 11.Kondisi Misterius
15 12.Penggemar Ana
16 13.Buket Bunga
17 14.Pesta
18 15.Hadiah Perang
19 16.Pesta Dansa
20 17.Hadiah
21 18.Kembali
22 19.Aura yang menghilang
23 20.Sapu Tangan
24 21.Pesta Berburu
25 22.Perpisahan
26 23.Surat Ana
27 24.Mesin pembunuh
28 25.Perang selesai
29 26.Istana Aleardo
30 27.Panggilan Baginda Raja
31 28.Peringatan Aleardo
32 29.Ana sekarat
33 30.Dunia lain
34 31.Alasan
35 32.Penyihir Hitam
36 33.Taman Lavender
37 34.Persiapan Pesta
38 35.Penampilan Ana
39 36.Girl of Historical_1
40 37.Girl of Historical_2
41 38.Girl Of Historical_Last
42 39.Pangeran Damian
43 40.Perubahan Alur
44 41.Luxorius & Yirlendi
45 42.Janji Aleardo
46 43.Kabur dari Aleardo
47 44.Hutan Misterius
48 45.Rumah Quena dan Zixon
49 46.ingatan Quena
50 47.Pemuda misterius :Hades
51 48.Peringatan Raindhen
52 49.Wajah Hades Sebenarnya
53 50.Marques Xieben menghilang
54 51.Ingatan Ana
55 52. Hipotesis
56 53.Pertemuan dengan Putra Mahkota
57 54.Ana dan Liam
58 55. Aleardo ngambek
59 56. Hukuman Ana
60 57. Rencana Penyelamatan
61 58. Pengakuan Ana
62 59. Misi penyelematan
63 60.Misi penyelamatan_2
64 61. Raja sadar
65 62. Raja morque III
66 63.Pangeran Damian dan Pangeran William
67 Pengumuman
68 64. Keluarga Aleardo
69 65. Air mata Aleardo
70 66. Tarian Pedang yang mematikan
71 67. Pedang Suci
72 68. Cahaya Luxorius
73 69.Carlos Kesar Louise
74 70. Carlos Vs Ana
75 71.Sihir pemecah mana
76 72. Perasaan 4 tokoh
77 73. Ana menghilang
78 74. Gishela
79 75. Quena si Penyhir suci
80 76. Pertemuan Hades dan Quena
81 77.Penyesalan Hades
82 78. Pernyataan Cinta Hades
83 79. Ana kembali
84 80. Menikah sekarang?
85 81. Lamaran Aleardo
86 82. Marquess Sakit
87 83. Perbincangan dengan calon mertua
88 84. Perbincangan dua A di malam hari
89 85. bintik merah leher Ana
90 86. Sebelum pernikahan
91 87. Pernikahan
92 88. Wujud Iblis Hades
93 89. Hades bebas
94 90.Hukuman Hades
95 91. Wanita Luxorius
96 92. Akhirnya nikah
97 93. Malam Pertama?
98 94. Pertemuan pertama
99 95. Naura
100 96. Lamaran Luxorius
101 97. Janji Luxorius
102 98. Hari yang ditunggu
103 99. Luxorius vs Penyihir wanita
104 100. Akhir Naura
105 101. Sumpah Naura
106 102. Aleardo
107 103. Pergerakan
108 104. Kelahiran Xavier dan Hector
109 105. Sebelum perang
110 106. Penyerangan
111 107. Syla vs Ana
112 108. Fakta sang penjaga Naga
113 109. Xavier muncul
114 110.Hukuman untuk Naga
115 111. Penyelamatan Naura
116 112. Xavier vs Aleardo
117 113.Kondisi Ana
118 114. Perang telah selesai
119 115. Yirledi si tukang buat onar
120 116.Hukuman untuk naga menyebalkan
121 117. Anak kecil
122 118. Suami takut istri
123 119. Penyelamatan
124 120. Kembalinya penyihir suci
125 121. Keberadaan benda sihir
126 122. Sihir kehidupan
127 123. Permintaan Aleardo
128 Pengumuman
129 124. Pembagian Tugas
130 125. Pergi ke dunia iblis
131 126.
132 127. Fakta Syla
133 128. Dibalik benda sihir iblis
134 129. Tugas Syla sebenarnya
135 130.Terulang kembali
136 131. Syla
137 132.Akhir untuk Syla
138 133. Perpisahan
139 134. Pernikahan Yirlendi
140 135. Kesempatan (End)
141 136.extra 1
Episodes

Updated 141 Episodes

1
Penjahat Wanita
2
Misi Pertama : Keluarga
3
Misi Kedua: Bukti Kejahat
4
1.Tokoh Antagonis
5
2.Teman Baru
6
3.Penyelamatan
7
4.Siuman
8
5.Tour House
9
6.Kabur
10
7.Kutukan
11
8.Sisi gelap Aleardo
12
9.Tokoh yang terlupakan
13
10.Efek
14
11.Kondisi Misterius
15
12.Penggemar Ana
16
13.Buket Bunga
17
14.Pesta
18
15.Hadiah Perang
19
16.Pesta Dansa
20
17.Hadiah
21
18.Kembali
22
19.Aura yang menghilang
23
20.Sapu Tangan
24
21.Pesta Berburu
25
22.Perpisahan
26
23.Surat Ana
27
24.Mesin pembunuh
28
25.Perang selesai
29
26.Istana Aleardo
30
27.Panggilan Baginda Raja
31
28.Peringatan Aleardo
32
29.Ana sekarat
33
30.Dunia lain
34
31.Alasan
35
32.Penyihir Hitam
36
33.Taman Lavender
37
34.Persiapan Pesta
38
35.Penampilan Ana
39
36.Girl of Historical_1
40
37.Girl of Historical_2
41
38.Girl Of Historical_Last
42
39.Pangeran Damian
43
40.Perubahan Alur
44
41.Luxorius & Yirlendi
45
42.Janji Aleardo
46
43.Kabur dari Aleardo
47
44.Hutan Misterius
48
45.Rumah Quena dan Zixon
49
46.ingatan Quena
50
47.Pemuda misterius :Hades
51
48.Peringatan Raindhen
52
49.Wajah Hades Sebenarnya
53
50.Marques Xieben menghilang
54
51.Ingatan Ana
55
52. Hipotesis
56
53.Pertemuan dengan Putra Mahkota
57
54.Ana dan Liam
58
55. Aleardo ngambek
59
56. Hukuman Ana
60
57. Rencana Penyelamatan
61
58. Pengakuan Ana
62
59. Misi penyelematan
63
60.Misi penyelamatan_2
64
61. Raja sadar
65
62. Raja morque III
66
63.Pangeran Damian dan Pangeran William
67
Pengumuman
68
64. Keluarga Aleardo
69
65. Air mata Aleardo
70
66. Tarian Pedang yang mematikan
71
67. Pedang Suci
72
68. Cahaya Luxorius
73
69.Carlos Kesar Louise
74
70. Carlos Vs Ana
75
71.Sihir pemecah mana
76
72. Perasaan 4 tokoh
77
73. Ana menghilang
78
74. Gishela
79
75. Quena si Penyhir suci
80
76. Pertemuan Hades dan Quena
81
77.Penyesalan Hades
82
78. Pernyataan Cinta Hades
83
79. Ana kembali
84
80. Menikah sekarang?
85
81. Lamaran Aleardo
86
82. Marquess Sakit
87
83. Perbincangan dengan calon mertua
88
84. Perbincangan dua A di malam hari
89
85. bintik merah leher Ana
90
86. Sebelum pernikahan
91
87. Pernikahan
92
88. Wujud Iblis Hades
93
89. Hades bebas
94
90.Hukuman Hades
95
91. Wanita Luxorius
96
92. Akhirnya nikah
97
93. Malam Pertama?
98
94. Pertemuan pertama
99
95. Naura
100
96. Lamaran Luxorius
101
97. Janji Luxorius
102
98. Hari yang ditunggu
103
99. Luxorius vs Penyihir wanita
104
100. Akhir Naura
105
101. Sumpah Naura
106
102. Aleardo
107
103. Pergerakan
108
104. Kelahiran Xavier dan Hector
109
105. Sebelum perang
110
106. Penyerangan
111
107. Syla vs Ana
112
108. Fakta sang penjaga Naga
113
109. Xavier muncul
114
110.Hukuman untuk Naga
115
111. Penyelamatan Naura
116
112. Xavier vs Aleardo
117
113.Kondisi Ana
118
114. Perang telah selesai
119
115. Yirledi si tukang buat onar
120
116.Hukuman untuk naga menyebalkan
121
117. Anak kecil
122
118. Suami takut istri
123
119. Penyelamatan
124
120. Kembalinya penyihir suci
125
121. Keberadaan benda sihir
126
122. Sihir kehidupan
127
123. Permintaan Aleardo
128
Pengumuman
129
124. Pembagian Tugas
130
125. Pergi ke dunia iblis
131
126.
132
127. Fakta Syla
133
128. Dibalik benda sihir iblis
134
129. Tugas Syla sebenarnya
135
130.Terulang kembali
136
131. Syla
137
132.Akhir untuk Syla
138
133. Perpisahan
139
134. Pernikahan Yirlendi
140
135. Kesempatan (End)
141
136.extra 1

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!