Eps.08 Keluarga Prayoga

" Terimakasih pak" ucap Raka memberikan selembar uang seratus ribu, dan mengembalikan helem yang ia pakai.

" Kembaliannya ambil buat bapak saja" ucapnya lagi ketika melihat ojolnya menyodorkan uang kembalian untuknya.

" Terimakasih dek, saya permisi" Bapak paruh baya pengendara ojek online itu pergi berlalu dari hadapan Raka, setelah Raka meng anggukan kepalanya.

" Sore pak Anto" sapa Raka pada satpam yang membukakan pintu gerbang untuknya.

Ia memang turun di depan gerbang, karna Kakek Reksa tidak mengijinkan orang asing masuk ke dalam kediamannya, walaupun itu taksi atau pengantar makanan sekalipun, mereka hanya boleh mengantar sampai gerbang saja.

" Sore tuan muda" Jawab pak Anto membungkuk hormat, wajahnya tampak terkejut melihat Raka yang lebam, bahkan bibirnya sedikit robek.

Raka berjalan menyusuri jalan yang cukup jauh dari gerbang.

Mungkin jaraknya kira-kira 500 meter untuk sampai di depan pintu masuk rumah besar itu.

Untung saja Raka sudah terbiasa berjalan dari halte busway yang bahkan lebih jauh lagi, jadi berjalan sedikit tidak jadi masalah untuknya.

"Selamat sore tuan muda" sapa pak Harun, kepala pelayan di rumah besar, yang biasa di panggil pak Har, membungkuk hormat di hadapan Raka.

" Sore pak" jawab Raka tersenyum tipis.

" Astaga tuan apa yang terjadi? Mengapa muka anda terluka seperti ini?" pak Har bertanya dengan raut wajah khawatir dan sedikit gugup.

Tangannya mengambil tas ransel dan buku yang di bawa oleh Raka.

" Tidak apa-apa pak, saya baik-baik saja, ini hanya luka kecil" ucap Raka sambil berjalan ke kamarnya dengan masih di ikuti oleh pak Harun di belakangnya.

" Biar saya bantu mengobatinya tuan muda" Pak Har mengambil kotak P3K di salah satu laci di kamar Raka.

" Saya mau mandi dulu saja pak" Raka merasa badannya sudah sangat lelah ia hanya ingin berendam dengan air hangat kemudian tidur.

Ia bahkan sudah lupa dengan rasa laparnya, yang tadi sempat menyiksanya.

" Baiklah tuan, biar saya siapkan Air untuk tuan mandi" Pak Har berjalan menuju ke kamar mandi, sedangkan Raka membuka baju dan menggantinya dengan jubah mandi.

Raka memang menolak untuk di layani secara pribadi oleh pelayan wanita, jadi kakek Reksa menugaskan Pak Harun untuk melayani segala kebutuhan pribadi Raka.

Tiga puluh menit Raka baru keluar dari kamar mandi, Pak Harun sudah menunggu Raka untuk membantu mengobati luka Raka.

Pak Har tampak terkejut melihat banyaknya luka memar di tubuh Raka, apalagi luka yang cukup besar di punggungnya yang sudah berwarna biru ke unguan, pak Har bahkan menyarankan Raka untuk melakukan pemeriksaan takut ada luka dalam.

Tapi Raka menolaknya, ia juga bilang kalau ia tadi sudah di periksa di klinik kampus.

Sebenarnya pak Han penasaran kenapa tuan mudanya bisa sampai terluka seperti ini, tapi ia juga tidak berani bertanya lebih jauh lagi.

Walaupun Raka ramah dan sangat menghargai para pekerjanya tapi semua pekerja di rumah itu sudah tau kalau Raka tidak suka jika ada yang terlalu mau tau atau ikut campur dengan kehidupannya.

Hampir lima bulan pak Har melayani Raka setiap dia berkunjung ke rumah ini dan sekarang memutuskan untuk tinggal di rumah ini, sudah cukup untuk mengetahui apa yang di sukai dan tidak di sukai oleh tuan mudanya itu.

Sifat Raka sama persis dengan ayahnya, hanya saja Tama lebih tegas, keras kepala dan Arogan. Sedangkan Raka lebih ramah walau kadang keras kepalanya juga ada, tapi tidak lebih mendominasi, Raka masih bisa menekan sifat keras kepalanya itu.

" Apa tuan muda mau saya bawakan makanan?" pak Har bertanya setelah membantu Raka memakai bajunya.

" Tidah usah pak, saya hanya ingin tidur sebentar, tolong jangan ada yang mengganggu saya sampai waktu makan malam" Raka sudah membaringkan badannya di ranjang nya yang terasa nyaman.

" Baik tuan" pak Han membantu menyelimuti Raka, lalu berjalan keluar dari kamar Raka.

Setelah pak han keluar, tidak lama kemudian Raka juga sudah terlelap.

Raka memang sudah terbiasa dengan semua perlakuan bak seorang pangeran yang di lakukan oleh pak Han dan para pelayan yang lain.

Pada awalnya Raka sempat risih dan menolak semua perlakuan yang di anggap nya terlalu berlebihan, tapi kakek Reksa mengatakan bahwa itu sudah biasa di lakukan oleh para pelayan di rumah besar sejak dahulu, dan Raka tidak boleh menolak semua itu.

***

Di tempat lain tepatnya di kediaman keluarga Prayoga seorang gadis ber penampilan tomboy tapi terlihat manis baru saja sampai di rumahnya setelah tadi mampir dulu ke mall setelah pulang dari kampus.

" Selamat sore Mama ku sayang!" gadis yang tak lain adalah Keyra memeluk ibunya yang sedang memasak untuk makan malam dari belakang.

" Ya ampun Key, kamu ini ngagetin mama saja" Mama keyra yang bernama Ratna itu, membalikkan badannya menghadap anak perempuan satu-satunya itu.

" Hehe maaf Ma, abis key kangen sama mama" Keyra tersenyum sampai gigi nya terlihat.

" Alah... alesan kamu, baru juga sehari ga ketemu Mama, dulu waktu kamu tinggal sama oma kita cuman ketemub tiga bulan sekali" cibir Mama Ratna pada Keyra, ia berjalan mengambil mangkuk untuk menyajikan capcay yang sudah matang.

" Kan dulu Key harus temenin oma di sana sekalian ngurusin oma, sekarang kan Mama udah bisa ketemu Key setiap hari" Keyra mengambil mangkuk di tangan Ratna lalu membawanya ke meja makan.

" Ma, Bang Dion udah pulang?" tanya keyra berjalan kembali menghampiri Ratna, yang sedang mengeluarkan piring dari rak.

" Belum, mungkin masih di jalan, tadi kata papa mau pulang bareng" Ratna berjalan ke meja makan dengan membawa piring.

"Key mandi dulu ya ma" ijin Keyra saat sudah membantu Ratna menyiapkan makan malam.

Di kediaman Prayoga hanya ada beberapa ART yang membantu membersihkan rumah sedangkan untuk memasak selalu Ratna yang turun tangan sendiri, para pelayan hanya membantu menyiapkan bahan-bahannya saja.

" Iya, sebentar lagi papa sama abangmu sampai, nanti kita makan malam bersama" ucap Ratna membuka apron dan menyimpannya di dapur.

" Oke Ma!" Keyra mengambil paper bag belanja'annya yang tadi ia taruh di salah satu kursi meja makan, lalu berjalan ke kamarnya.

Keluarga Prayoga adalah keluarga yang penuh dengan kehangatan, Ratna yang asli berdarah indonesia sedangkan Daniel papa Keyra berdarah campuran, indonesia dan Amerika.

Keyra mempunyai satu orang kakak bernama Dion putra prayoga, usianya terpaut enam tahun dengan Keyra, Dion saat ini bekerja membatu Daniel di perusahaan keluarga Prayoga yang bergerak di bidang entertaiment dan periklanan.

Perusahaan bernama DRP Entertaiment itu di rintis sendiri oleh Daniel prayoga sejak Daniel masih ber kuliah, sampai sekarang perusahaan DRP sudah menjadi perusahaan Entertaiment dan periklanan yang berada di sepuluh besar perusahaan terbesar di negara ini.

...Tbc...

Jangan lupa like, comment dan vote nya ya...

...Terimakasih..🙏😘...

Episodes
1 Eps 01 Orang tua Raka kecelakan
2 Eps 02 Tawaran ikut olimpiade
3 Eps 03 Kedatangan Leo
4 Eps 04 Pertemuan dengan Kakek
5 Eps 05 keputusan Raka
6 Eps. 06 Gadis pemberani
7 Eps.07 Di tolong Keyra
8 Eps.08 Keluarga Prayoga
9 Eps.09 Sahabat Keyra
10 Eps.10 Rahasia Ayah
11 Eps.11 Markas
12 Eps.12 Masa lalu Tama dan Laras
13 Eps.13 Rapat pemegang saham
14 Eps.14 Teman baru
15 Eps.15 Proyek pertama
16 Eps. 16 Dito
17 Eps.17 Pesta penyambutan presdir baru
18 Eps.18 Edo kusuma
19 Eps.19 Mall
20 Eps.20 Hampir saja
21 Eps.21Akhirnya
22 Eps.22 Rion kembali
23 Eps.23 Villa
24 Eps.24 Balap liar
25 Eps.25 Siapakah dia
26 Eps.26 Bersama Keyra
27 Eps.27 Makam
28 Eps.28 Kecelakaan
29 Eps.29 Video
30 Eps.30 Di serang Rion
31 Eps.31 Hadiah dari Keyra
32 Eps.32 Salah paham
33 Eps.33 Penguntit
34 Eps.34 Ketahuan
35 Eps.35 Menghancurkan tanpa peperangan
36 Eps.36 Masa lalu Reksa
37 Eps.37 Lexi
38 Eps.38 Ajakan taruhan
39 Eps.39 di serang
40 Eps.40 Berkunjung ke rumah Keyra
41 Eps.41 Makan malam
42 Eps.42 Berkunjung ke rumah lama
43 Eps.43 Rindu
44 Eps.44 kedatangan Divanka
45 Eps.45 Bertemu Divanka
46 Eps.46 Pembukaan mall
47 Eps. 47 Mencari Keyra
48 Eps.48 Perkebunan
49 Eps.49 Jebakan
50 Eps.50 Fight
51 Eps.51 Menyerang
52 Eps.52 Terluka
53 Eps.53 Kekhawatiran Reksa
54 Eps.54 Bertemu Keyra
55 Eps.55 kembali ke kantor
56 Eps.56 Pembagian sembako
57 Eps.57 panti asuhan
58 Eps.58 Makan malam sederhana
59 Eps.59 Bertemu Diva
60 Eps.60 Bukti baru
61 Eps.61 Pesta
62 Eps.62 Pesta 2
63 Eps.63 Penyerangan
64 Eps.64 War
65 Eps.65 Terbongkar
66 Eps.66 Flas back
67 Eps.67 Reuni dadakan
68 Eps.68 Wisuda
69 Eps.69 Kejutan
70 Eps.70 Hari bahagia
71 Eps.71 Pagi pertama
72 Eps.72 Keributan di malam hari
73 Eps.73 Posesif
74 Eps.74 Panik
75 Eps.75 End
76 Mafia Story
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Eps 01 Orang tua Raka kecelakan
2
Eps 02 Tawaran ikut olimpiade
3
Eps 03 Kedatangan Leo
4
Eps 04 Pertemuan dengan Kakek
5
Eps 05 keputusan Raka
6
Eps. 06 Gadis pemberani
7
Eps.07 Di tolong Keyra
8
Eps.08 Keluarga Prayoga
9
Eps.09 Sahabat Keyra
10
Eps.10 Rahasia Ayah
11
Eps.11 Markas
12
Eps.12 Masa lalu Tama dan Laras
13
Eps.13 Rapat pemegang saham
14
Eps.14 Teman baru
15
Eps.15 Proyek pertama
16
Eps. 16 Dito
17
Eps.17 Pesta penyambutan presdir baru
18
Eps.18 Edo kusuma
19
Eps.19 Mall
20
Eps.20 Hampir saja
21
Eps.21Akhirnya
22
Eps.22 Rion kembali
23
Eps.23 Villa
24
Eps.24 Balap liar
25
Eps.25 Siapakah dia
26
Eps.26 Bersama Keyra
27
Eps.27 Makam
28
Eps.28 Kecelakaan
29
Eps.29 Video
30
Eps.30 Di serang Rion
31
Eps.31 Hadiah dari Keyra
32
Eps.32 Salah paham
33
Eps.33 Penguntit
34
Eps.34 Ketahuan
35
Eps.35 Menghancurkan tanpa peperangan
36
Eps.36 Masa lalu Reksa
37
Eps.37 Lexi
38
Eps.38 Ajakan taruhan
39
Eps.39 di serang
40
Eps.40 Berkunjung ke rumah Keyra
41
Eps.41 Makan malam
42
Eps.42 Berkunjung ke rumah lama
43
Eps.43 Rindu
44
Eps.44 kedatangan Divanka
45
Eps.45 Bertemu Divanka
46
Eps.46 Pembukaan mall
47
Eps. 47 Mencari Keyra
48
Eps.48 Perkebunan
49
Eps.49 Jebakan
50
Eps.50 Fight
51
Eps.51 Menyerang
52
Eps.52 Terluka
53
Eps.53 Kekhawatiran Reksa
54
Eps.54 Bertemu Keyra
55
Eps.55 kembali ke kantor
56
Eps.56 Pembagian sembako
57
Eps.57 panti asuhan
58
Eps.58 Makan malam sederhana
59
Eps.59 Bertemu Diva
60
Eps.60 Bukti baru
61
Eps.61 Pesta
62
Eps.62 Pesta 2
63
Eps.63 Penyerangan
64
Eps.64 War
65
Eps.65 Terbongkar
66
Eps.66 Flas back
67
Eps.67 Reuni dadakan
68
Eps.68 Wisuda
69
Eps.69 Kejutan
70
Eps.70 Hari bahagia
71
Eps.71 Pagi pertama
72
Eps.72 Keributan di malam hari
73
Eps.73 Posesif
74
Eps.74 Panik
75
Eps.75 End
76
Mafia Story

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!