Chapter 20

Menikahi Dave....Aku sudah gila ! Kau memang sudah gila. Kau tau dia pria yang akan menyiksamu tapi kau tetap saja melemparkan dirimu padanya. Davina, kau tau? Kau terlahir sebagai wanita bodoh. Benar-benar sangat bodoh !

Suara batin Davina sepakat memprotes keputusannya ini. Namun Davina sudah terlanjur mengatakan mau dan sekarang ia susah untuk kembali lagi. Dave Abraham adalah pria terakhir didunia ini yang akan ia nikahi bila semua pria di muka bumi telah tiada.

" Terima kasih Davina, akhirnya ibu punya menantu juga. Terima kasih sayang ! " Seru Ibu Dave sembari memeluk Davina dengan begitu bahagia. Davina masih berdiri bingung dan sedih atas keputusannya barusan.

" Akhirnya ibu bisa menimang cucu juga"

" Hm, kalau yang itu saya belum tau bu" Sela Davina ketika ia tersadar atas perkaataan ibunya Dave.

" Ibu tidak ingin kalian menunda-nundanya sayang. Kau kan sudah cukup umur untuk membuat anak. Dan satu lagi Davina, jangan bicara formal ya. Kau sudah akan menjadi menantu keluarga Abraham " Ibu Dave menatap Davina dengan tatapan penuh kelembutan.

Davina berdehem kecil. " Akan saya pikirkan lagi, bu"

" Baiklah. Aku tau kau masih belum terbiasa. Tapi kau jangan khawatir, karena ibu akan setia membantumu untuk beradaptasi sayang. Ah, ibu senang sekali ! " Ibu Dave kembali menarik tubuh Davina dan memeluknya dengan erat.

Dave hanya diam dan menatap sikap lebay ibunya. Ia tidak mengerti dengan dirinya sendiri. Tanpa pikir panjang ia meminta ibunya untuk melamar Davina. Padahal gadis itu hanyalah seorang gadis biasa, tidak kaya, tidak cantik dan paling buruknya lagi seorang pencopet. Meski begitu Dave tetap berpikir untuk melamar Davina untuk menjadi istrinya.

Aku tidak mungkin jatuh cinta padanya. Aku hanya merasa kasihan saja dengan hidup gadis itu. Lagipula aku bisa menikmati tubuhnya jika aku menikahinya. Davina tentu tidak akan mau memberikannya dengan senang hati padaku seperti wanita lain jika aku tidak menikahinya.

Gumam Dave di dalam hati. Tak lama senyum miring terulas dari wajah tampan itu. Senyum penuh arti yang hanya Dave sendiri yang mengetahuinya.

" Dave, kapan kau akan menikahinya? "

" Segera bu "

" Hahaha kau bersemangat sekali sih nak " Ibu Dave tergelak sembari menepuk bahu putranya itu.

" Saya rasa ini terlalu cepat. Saya....."

" Tidak sayangku. Kau jangan takut begitu. Ibu mertuamu ini akan membantumu mempersiapkan semua kebutuhanmu nanti. Kau hanya tinggal duduk manis di samping Dave " Potong Ibu Dave. Davina menghembuskan nafasnya dengan lesu.

" Dan kau putraku, cepat urus semua persyaratan dan surat-menyurat di kantor urusan agama"

" Baik bu. Sekarang ibu pulanglah " Ujar Dave dengan malas.

" Kau mengusirku nak? " Ibunya Dave menganga lebar.

" Bu Selia Abraham, aku sudah tidak memerlukan bantuanmu lagi " Dave tertawa geli.

" Dasar anak monyet ! " Umpat ibu Dave sambil menyambar tas tangannya yan tergeletak diatas meja kerja Dave. Davina hanya bisa terbelalak tidak percaya dengan perkataan ibunya Dave. Mengatai anak sendiri dengan nama salah satu binatang. Sedangkan Dave, pria itu malah tergelak dan dengan tidak sopannya mempersilahkan ibunya agar cepat keluar dari ruang kerjanya.

Sekarang tinggal ia dan Dave yang berada di dalam ruangan. Pria itu hanya diam sambil menatap Davina.

" Kita perlu bicara pak" Suara Davina lebih dulu terdengar.

" Apa kita harus bicara? " Dave tersenyum.

" Tentu saja pak, karena anda memutuskan sesuatu yang tidak masuk akal. Bahkan akal sehat saya tidak bisa menerima keputusan ini. Kenapa anda ingin menikahi saya ? "

" Aku hanya ingin "

" Anda hanya ingin. Apa anda pikir menikah ini seperti main rumah-rumahan ? "

Dave mengangkat kedua pundaknya sembari tersenyum.

" Kita tidak berada dalam suatu hubungan pak. Anda tidak mencintai saya begitu juga dengan saya. Dua orang yang tidak saling mencintai mana mungkin bisa membangun rumah tangga. Apa anda mengerti sampai disini? " Davina menggertakkan gigi-giginya. Merasa geram dengan pria yang sedang berdiri santai di depannya.

" Davina, aku menikahimu karena aku ingin membantumu. Setidaknya kau tidak mengalami krisis ekonomi. Aku akan menjamin setiap kebutuhan adik-adikmu "

" Anda terdengar sangat bermurah hati. Saya terharu pak. Tapi, apa ini semua gratis? "

" Tentu saja tidak. Kau hanya perlu membantuku untuk membuat ibuku berhenti memintaku segera menikah"

" Hanya itu yang anda inginkan pak? " Davina menyipitkan kedua matanya.

" Jika kau ingin yang lain lagi. Kita bisa bercinta.....mungkin "

" Saya tidak bisa melakukannya dengan anda pak " Tolak Davina dengan cepat.

Dave tersenyum tipis namun dalam hati pria itu sedikit merasa tersinggung.

" Kita belum bisa memastikan. Kau mungkin akan terpikat padaku, Davina "

Tawa sumbang berderai dari mulut wanita itu. Davina menatap lucu Dave. " Mustahil "

" Bukankah pernikahan ini akan jadi percuma pak. Karena saya tidak akan pernah memberikan keturunan untuk keluarga Abraham "

" Yang itu gampang saja Davina. Aku bisa mendapatkan anak dari wanita lain. Cukup mudah bukan ? "

Davina mendengus keras sembari memalingkan wajahnya dari Dave.

" Jadi, kalau begitu kita sepakat. Tidak ada hubungan intim, tidak ada perasaaan apapun. Pernikahan ini hanya sebatas untuk mendapatkan keuntungan. Anda mendapatkan keuntungan dimana ibu anda tidak akan pernah mendesak anda lagi untuk segera menikah. Dan saya sendiri mendapatkan kehidupan yang layak bersama dengan adik-adik saya. Bagaimana pak, anda setuju ? "

" Sangat setuju " Dave tersenyum senang.

" Baiklah. Kita sepakat kalau begitu " Putus Davina. Lebih baik begini bukan? Memberikan batasan yang jelas agar kelak tidak terjadi masalah yang serius di dalam hubungan mereka. Lagipula Davina tidak punya harapan untuk membatalkan pernikahan ini. Ia sendirilah yang telah memutuskan hal absurd ini.

" Apa saya sudah boleh keluar pak? "

" Ya, silahkan. Kau sudah boleh pergi "

Dengan segera Davina berbalik dan melangkah keluar dari ruangan Dave.

" Kau terlalu jual mahal padaku. Lihat saja, setelah ini kau mungkin saja akan bersimpuh di bawah kakiku. Davina Arista, kau hanyalah mainan kecilku. Aku tidak akan pernah bosan denganmu, Davina. Karena kau.....kau adalah mainan langkaku. " Gumam Dave sambil tersenyum senang.

Sambil melangkah cepat Davina masuk ke dalam pantry. Mengambil air putih untuk membasahi tenggorokannya yang terasa kering.

" Dave memang berniat sekali untuk menyiksaku. Kita lihat saja setelah ini Dave. Siapa yang akan tersiksa dan siapa yang akan memimpin permainan ini. Kau kira aku akan kalah....dalam mimpimu ! " Davina menegak habis air putih di dalam gelasnya lalu dengan kasar menyapu bibirnya dengan punggung tangannya.

Tidak ada pernikahan yang penuh cinta. Ini hanyalah hubungan dua orang yang sama-sama ingin mendapatkan keuntungan. Tidak ada baperan apalagi pengharapan.

To be continued....

Happy reading, love you guys😘

Terpopuler

Comments

Sri Widjiastuti

Sri Widjiastuti

penasaran sekali 😇😇😉

2023-09-04

0

Sarmila Ghaniyya Rahma

Sarmila Ghaniyya Rahma

baru pertama kali baca karya mu thor aku dibuat jatuh cinta dg karyamu love sekebon buat author ♥️♥️♥️♥️♥️

2023-02-02

0

Cahaya Ramadhani

Cahaya Ramadhani

keren thor.. semangat lanjut.. semoga banyak yg mampir baca karyamu ❤️ dan banyak yg sukaaaaaa..

2021-10-22

2

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1
2 Chapter 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Bonus Chapter 1
102 Bonus Chapter 2
103 Bonus Chapter 3
104 Bonus Chapter 4
Episodes

Updated 104 Episodes

1
Chapter 1
2
Chapter 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Bonus Chapter 1
102
Bonus Chapter 2
103
Bonus Chapter 3
104
Bonus Chapter 4

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!