Gadis itu terdiam membeku dengan kedua bola mata yang tidak bergeser sedikit pun. Ia menyentuh bibirnya sendiri seiring ingatannya mundur pada kejadian beberapa menit lalu. Hal gila apa ini? Seorang pria asing masuk di kamar tempatnya menginap, lalu mencium bibirnya tanpa bisa ia tolak? Lebih gilanya lagi, hal itu terjadi saat ia akan bertemu dengan pria yang dicalonkan untuknya!
Di tengah perasaan yang masih terguncang, tiba-tiba ponselnya berdering memberi tanda sebuah panggilan masuk. Ia yang sempat mematung, bergegas merogoh tas untuk mengambil ponsel. Rupanya panggilan itu berasal dari ayahnya.
"Moshi-moshi."
"Seina-chan, kau di mana? Bukankah kau bilang menginap di hotel ini?"
"Ya, Papa. Gomen, aku akan segera ke sana," ucap gadis yang ternyata bernama Seina itu. Ia menutup telepon dan bergegas menemui ayahnya di restoran yang masih satu gedung dengan hotel tempatnya menginap.
Di sisi lain, Rai menemui Shohei yang telah menunggunya di puncak menara Tokyo Skytree. Mereka selalu janjian bertemu di sana selesai melakukan misi. Setibanya di tempat itu, Shohei langsung menyambutnya dengan menunjukkan sebotol minuman alkohol.
"Sampanye!" ujar Shohei yang telah tahu betul minuman favorit Rai.
"Arigatou." Rai mengambil botol tersebut, bergegas membuka penutupnya lalu menenggak dengan penuh nikmat.
"Selamat, ya! Kau telah menjadi idola publik," ucap Shohei yang memosisikan duduk di samping Rai.
"Apakah itu hal yang istimewa?" cibir Rai seraya tersenyum masam.
Ya, kenyataannya apa yang ia lakukan selama dua bulan terakhir itu bukanlah atas kemauannya. Meski telah lima kali berhasil meringkus para koruptor dengan cara-cara unik, ia tak pernah tertarik dengan pekerjaan barunya ini. Bisa dikatakan, dia hanya meminjamkan raganya pada Shohei untuk siap dikendalikan kapanpun.
"Lama-lama kau akan menikmati pekerjaan ini," ucap Shohei sambil melihat hiruk pikuk suasana malam di kota Tokyo.
"Kadang-kadang aku heran, kenapa bukan kau saja yang melakukannya sendiri? Kau adalah polisi. Orang-orang akan mengelu-elukan dirimu dan kau pasti akan cepat naik pangkat bahkan mungkin bisa menjadi menteri jika berani mengekspos kasus korupsi yang dilakukan para pemerintah."
"Untuk kasus korupsi, polisi hanya berperan menyelidiki di awal kasus. Hasil penyelidikan masih harus diserahkan ke kejaksaan sebagai bahan pertimbangan apakah investigasi akan berlanjut. Sementara, kau bisa lihat sendiri, kan? Kejaksaan sudah mulai bisa dikuasai. Aku tidak gila hormat atau pujian, apalagi gila pangkat. Aku hanya ingin melaksanakan tugas sebagai penegak hukum, meskipun itu melalui dirimu. Dengan membuka kedok mereka di depan publik, hukum tidak bisa dimanipulasi lagi," jelas Shohei. Ia melihat ke arah jam tangannya, lalu tersentak seketika. "Astaga, aku lupa! Aku harus pergi ke tempat tadi!" ucapnya sambil menyimpan kacamata dalam saku.
"Apa yang mau kau lakukan di sana?" tanya Rai seraya menenggak habis isi botol alkohol.
Shohei menahan senyum. "Menteri Kehakiman ingin memperkenalkan putrinya padaku. Aku tidak enak menolak ajakannya."
"Wuah ... apa itu semacam kencan buta yang dijodohkan?"
"Mungkin. Huft ... entah kenapa tiba-tiba aku jadi gugup begini. Jujur, aku sangat payah dalam hal percintaan. Terakhir aku menjalani hubungan dengan wanita sekitar tujuh tahun yang lalu," kenang Shohei sembari menetralkan detak jantungnya yang mulai berpacu cepat.
Rai tercungap seketika. "Hah? Tujuh tahun yang lalu? Dan kau sama sekali tidak dekat dengan wanita manapun selama itu?" tanyanya memasang wajah tak percaya.
"Sudah kubilang aku sangat payah masalah percintaan dan wanita. Oh, iya, aku harus pergi sekarang. Jangan sampai mereka menungguku terlalu lama! Jika kau butuh apa pun, katakan saja padaku! Sampai jumpa pada misi selanjutnya!" ucap Shohei terburu-buru.
"Oke. Ganbatte ne!" teriak Rai sambil tersenyum.
Rai menengadahkan kepalanya menatap langit pekat di mana tak satu pun bintang terlihat. Ia menyadari hubungan antara mereka kini makin dekat layaknya sepasang sahabat. Shohei memperlakukan dirinya dengan sangat baik. Pria itu menyediakan tempat tinggal dan segala kebutuhannya.
Lucu, dulunya ia hanyalah seorang penipu ulung yang berpendidikan tinggi dan tak pernah memedulikan apa pun selain uang. Dia pun sangat anti berurusan dengan polisi. Namun, siapa sangka dunia bisa memutar balikkan keadaan. Kini dia malah bekerja sama dengan polisi. Lebih lucunya lagi, ia bertransformasi sebagai pahlawan masyarakat dalam mengungkap kejahatan para tikus berdasi.
Meski secara karakter, mereka bagaikan langit dan bumi. Bahkan masalah percintaan pun sangat berbanding terbalik. Shohei adalah pria berusia tiga puluh dua tahun yang tidak pernah menyentuh wanita, sebaliknya Rai adalah seorang casanova berusia dua puluh sembilan tahun yang telah tidur dengan banyak wanita tanpa pernah melibatkan hati. Namun, mereka punya kegagalan cinta yang sama di masa lalu.
Sejujurnya, ia tak mengerti kenapa Shohei memilihnya sebagai partner. Namun, sejak enam bulan dikendalikan oleh pria berkacamata itu, ia telah mengubah gaya hidupnya menjadi lebih baik. Tak lagi menipu, tak berjudi, apalagi bermain wanita.
Seina masuk ke toilet untuk memeriksa penampilan sebelum menemui lelaki yang direkomendasikan ayahnya. Ia terkejut begitu melihat lipstiknya sedikit luntur dan sebagian keluar dari garis bibir. Tak ayal, ia pun langsung memekik kesal mengingat pria misterius yang baru saja menciumnya secara paksa.
Tak membutuhkan waktu lama untuk Shohei tiba di gedung tempat Rai melakukan aksinya tadi. Gedung berlantaikan 45 itu, terdiri dari hotel, tempat pertemuan, tempat acara, serta restoran mewah untuk kalangan atas.
Saat memasuki gedung, terlihat beberapa wartawan yang datang meliput lantaran baru saja terjadi aksi penyergapan yang dilakukan oleh Black Shadow. Seorang jurnalis dari siaran berita ternama tampak mendengus kesal. Bagaimana tidak, saat mengetahui Black Shadow melakukan aksinya, ia buru-buru datang ke sini berharap bisa memotret sosok pria bertopeng itu secara eksklusif. Sayangnya, ia malah kehilangan jejak pria misterius itu.
Shohei berusaha menghindari wartawan dengan melewati tempat yang berbeda. Sialnya, ia malah kebingungan karena tidak tahu di mana restoran yang akan menjadi tempatnya bertemu dengan anak dari menteri kehakiman.
Shohei melirik ke arah Seina yang hendak masuk ke lift. Dengan ragu, ia menghampiri wanita itu.
"Summimasen, apa Anda tahu di mana letak restoran di gedung ini?"
"Ada di lantai tiga puluh satu. Kebetulan saya juga akan ke sana," jawab Seina menunduk sopan.
"Arigatou gozaimasu." Shohei membungkuk, lalu berkata, "kalau begitu berarti tujuan kita sama."
Sempat kikuk, ia pun mempersilakan gadis itu masuk lebih dulu ke dalam lift. Selama berdua di lift, mereka hanya saling diam. Meskipun begitu, Seina justru mencuri-curi pandang ke arah Shohei. Di penglihatannya, pria yang berdiri di sampingnya itu begitu berwibawa, dengan wajah yang terlihat bersih dan terawat, apalagi di dukung bentuk tubuh yang proposional sebagai seorang pria. Sangat sesuai dengan kriteria pria idamannya selama ini.
Denting lift berbunyi beriringan dengan pintu yang terbuka, mereka telah sampai di lantai tiga puluh satu di mana restoran mewah itu terletak. Pelayan langsung menyambut keduanya dengan ramah.
"Ada yang bisa saya bantu? Apakah kalian ingin ruangan khusus?" tanya pelayan yang mengira mereka sepasang kekasih.
Shohei dan Seina saling melirik sebentar, kemudian serentak menjawab, "Saya mencari ruangan yang telah di-booking Tuan Matsumoto."
Jawaban sama yang mereka lontarkan membuat Shohei dan Seina kembali saling menoleh dengan tatapan terperanjat.
shohei
Seina
.
.
.
Oh, iya, di sini yang jadi pemeran utama Shohei dan Rai ya, gak ada yang mendominasi. keduanya punya peran penting dalam novel. aku kasih tahu ini biar ga ada pertanyaan-pertanyaan seperti di novel-novel sebelumnya.
Mau nanya nih gays, apa yang paling kalian ingat dari Rai, dan apa yang paling kalian ingat dari Shohei? Komeng ya!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 163 Episodes
Comments
Yusee Justicia
Shohei, polisi baik yg cintanya bertepuk sebelah tangan adiknya Jun
2025-01-28
0
Rαι ɱαƚʂυι
Ehemm
Seina udah mulai lirik² lama² tertarik ma shohei nih😀
wait..Black shadow udah curi start ini hadeehh Rai mulai menebar pesonanya 😂
2024-08-27
0
Sheva Sheila
shahoi ... mantaf pacar sachi /Smile/
2024-08-21
0