Menolak Istri Baru

Farhan mengeluh, rongga mulutnya terasa pahit. Setelah dituangkan beberapa sendok madu, meskipun samar rasa pahit itu masih terasa. Farhan meraih wajah Marla, dengan mulut sedikit membuka meraih bibirnya pelan. Semakin memautkan wajah, Farhan memadukan kedua rasa yang membuat rasa pahit itu menghilang.

Cokelat bercampur madu … Farhan sangat memujanya.

Lalu pautan itu berlanjut, Farhan merebahkan tubuh Marla. Disentuhnya sang istri dengan penuh kasih sayang, entah kenapa setiap sentuhan ini Farhan merindukan setiap jengkalnya. ******* Marla terdengar menggugah di telinga Farhan. Nafas wanitanya tersengal, dan …

BRAK!

Farhan terbebaskan dari alam mimpi.

Kenyataan menyeretnya keluar dari mimpi yang setara dengan khayalan. Menyadari apa yang dia alami barusan adalah mimpi, membuat Farhan meringis. Dilemparnya selimut menjauh, lalu melirik celananya. Astaga! Dia mimpi basah! Farhan menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangan. Inikah efek merindu? Sesuatu yang terlalu ditahan? Farhan sampai terjerumus ke dalam mimpi yang benar-benar mustahil.

Farhan menghembuskan nafas. Lalu mengacak rambut. Astaga, kini pikirannya mulai ngelantur. Dia malah berhasrat ingin menemui Marla, dan memperkosa istri adiknya sendiri. Sekalipun Marla adalah mantan istrinya dan akan kembali kepadanya kelak. Seluruh anggota tubuh Farhan merespon rasa rindu itu, ingin meraba-raba, memadu kasih dan menyentuh Marla.

Namun … well, itu tidak mungkin, bukan?

Farhan harus menahan diri. Agar tubuh maupun tindakannya tidak menyalahi akidah dan menuju ke naluri sesat.

Pergelangan tangan saja, tidak berhak bagi Farhan untuk menyentuh! Farhan kesal saat membayangkan, Agustin yang berhak atas segala sesuatu di tubuh Marla.

Farhan mandi dan melaksanakan salat Ashar. Diguyurnya tubuh dengan air dingin, perlahan membuat hasratnya padam, tapi rindu itu semakin melunjak. Dia hanya merindukan Marla, dan hal-hal indah apa yang mereka lakukan selama ini. Farhan hanya merindukan kehadirannya, dan bagaimana Farhan memperlakukannya. Farhan layaknya manusia jatuh cinta pada umumnya.

Merindu.

Istilah merindu membentang luas. Saking luasnya, seluas itulah Farhan disiksa.

Setelah keluar dari kamar, Farhan meraih kunci mobil dan bergerak menuju garasi. Sosok Ibunya bersama seorang gadis membuat langkah Farhan terhenti. Farhan tertegun di tempat, menyadari kehadirannya sang Ibu berjalan mendekatinya. Senyum lebar itu terpampang di wajah Fitra, yang menggambarkan firasat buruk di hati Farhan.

Fitra membawa Farhan duduk di atas sofa, berhadapan dengan seorang gadis yang Farhan kenali wajahnya sedari awal. Salahsatu mahasiswi muda yang pernah mengambil materinya di Kampus Bisnis dan Administrasi. Farhan bisa menebak apa maksud Ibunya menghadirkan perempuan itu.

“Farhan, perkenalkan ini Marchella.”

Farhan menoleh dingin ke wajah Fitra, tidak ada keantusiasan dari rautnya, malah sorot yang menggambarkan kemuakan.

“Saya Marchella, Pak Farhan.” Gadis itu menyahut dengan ramah. Wajah cantiknya tersenyum lebar.

“Bapak bisa memanggil saya Ella.”

“Untuk apa Mama menghadirkan perempuan ini?” Meskipun sedari awal bisa menebak apa maksud sang Ibu, Farhan meminta kejelasan pasti. Seketika wajah ceria Ibunya berubah suram, perkataan Farhan layaknya penolakan awal dari anaknya. Sebuah bentuk dari sahutan keberatan.

“Kamu harus mencari perempuan lain, Han.”

“Sudah kubilang aku tidak butuh, ‘kan?!” Perkataan Farhan menggelegar. Membuat gadis bernama Marchella tersebut terlonjak kaget.

“Mama tidak bilang Marchella akan bertahan menjadi istrimu! Layaknya seperti Agustin, Marchella akan menjadi istri sementara untukmu! Sampai ada kejelasan Marla hamil dan Marla dilepaskan dari Agustin! Saat itu juga kamu dan Marchella akan bercerai, dan kamu tetap akan menikah dengan Marla, Han!” Nafas Ibunya tersengal, kalimatnya melengking tinggi, mengalahkan bentakan Farhan.

“Sudah kubilang, aku tidak butuh!” Farhan beranjak berdiri dan berjalan keluar rumah.

“Mama memaksamu, Farhan!” Fitra mengejar langkahnya dan menahan lengan Farhan.

“Mama tidak bisa memaksaku!” Farhan menarik lengannya dengan kasar, diliriknya tajam Marchella yang berdiri di ambang pintu utama. Perempuan itu terpaku dengan mata basah, sepertinya tersinggung dengan respon Farhan yang begitu keras menolaknya. Bahkan sebelum Marchella sendiri yang menawarkan diri.

“Kamu mau kemana?” Fitra bertanya saat Farhan membuka pintu mobil, hendak menjatuhkan diri ke bangku setir.

“Pergi,” Farhan menjawab singkat.

“Mama belum selesai memperkenalkanmu dengan Marchella!”

“Aku mau pergi!” Farhan membangkang, membanting pintu hingga tertutup. Membalik setirnya lalu tancap gas. Muak di rumah, Farhan ingin pergi kemanapun yang dapat menenangkannya. Stres ini harus mereda.

Terpopuler

Comments

@Secrets_Cha

@Secrets_Cha

Like comment and favorit just for U 😘

2021-10-15

1

Retno Fitriyaningsih

Retno Fitriyaningsih

👍🏿👍🏿👍🏿

2021-10-02

1

lihat semua
Episodes
1 Kemandulan Farhan
2 Sang Benih Bayaran
3 Malam Pertama Pengantin
4 Cemburu Dan Tidak Terima
5 Bukan Lagi Sepasang Suami-istri
6 Masalah Finansial Yang Tak Setara
7 Tempat Favorit Agustin
8 Berkenan atau Tidak Berkenan
9 'Terlalu Sederhana'
10 Membuat Daftar Pengeluaran
11 Perpaduan Rasa Yang Sempurna
12 Rasa Yang Dikenali
13 Anggap Saja Saya Mampu
14 Bukan Menantu Kesayangan Mario
15 Menantu Idaman Mario
16 Mencari Kebahagiaan Lain
17 Kejutan Dari Agustin
18 Perlakukan Aku Selayaknya Yang Kamu Inginkan
19 Ayah dan Anak Sama Saja
20 Menolak Istri Baru
21 Karena Agustin Bukan Farhan
22 Lihat Hasilnya Kelak
23 Jalan-Jalan Malam
24 Perpaduan Rasa Es Krim dan Mulut Bau Agustin
25 Anggap Aku Farhan
26 Anggap Aku Farhan (2)
27 Agustin Takkan Mengkhianati?
28 Saran Rio
29 Antara Farhan dan Agustin?
30 Dalam Pengaruh Alkohol
31 Mr. Merci
32 Bukan Ini Yang Farhan Mau
33 Agustin Yang Egois
34 Nggak Ada Rasa
35 Pewaris Mr. Merci
36 Hanya Dipinjamkan
37 Di Tepi Pantai
38 Ceroboh
39 Bukan Pahlawan
40 Salah Masuk Kamar
41 Salahpaham Ala Agustin
42 Sudah 4 Bulan
43 Mengingatkan Agustin
44 Berhenti Melalaikan Kewajiban
45 Bukan Tergila-gila
46 Testpack Kelima
47 Ayah dan Suami Terbaik
48 Membawa Pergi Marla
49 Agustina
50 Malam Pertama Di Rumah Mertua
51 Belldi Luce
52 Karena Marla
53 Bukan Marla Yang Memilih
54 Marla?
55 Marla? (2)
56 Doa Agustin
57 Agustin Bukan Tidak Peka
58 Penerbangan Pertama
59 Kediaman Belldi Pusat
60 END
61 PENGUMUMAN SEASON 2
Episodes

Updated 61 Episodes

1
Kemandulan Farhan
2
Sang Benih Bayaran
3
Malam Pertama Pengantin
4
Cemburu Dan Tidak Terima
5
Bukan Lagi Sepasang Suami-istri
6
Masalah Finansial Yang Tak Setara
7
Tempat Favorit Agustin
8
Berkenan atau Tidak Berkenan
9
'Terlalu Sederhana'
10
Membuat Daftar Pengeluaran
11
Perpaduan Rasa Yang Sempurna
12
Rasa Yang Dikenali
13
Anggap Saja Saya Mampu
14
Bukan Menantu Kesayangan Mario
15
Menantu Idaman Mario
16
Mencari Kebahagiaan Lain
17
Kejutan Dari Agustin
18
Perlakukan Aku Selayaknya Yang Kamu Inginkan
19
Ayah dan Anak Sama Saja
20
Menolak Istri Baru
21
Karena Agustin Bukan Farhan
22
Lihat Hasilnya Kelak
23
Jalan-Jalan Malam
24
Perpaduan Rasa Es Krim dan Mulut Bau Agustin
25
Anggap Aku Farhan
26
Anggap Aku Farhan (2)
27
Agustin Takkan Mengkhianati?
28
Saran Rio
29
Antara Farhan dan Agustin?
30
Dalam Pengaruh Alkohol
31
Mr. Merci
32
Bukan Ini Yang Farhan Mau
33
Agustin Yang Egois
34
Nggak Ada Rasa
35
Pewaris Mr. Merci
36
Hanya Dipinjamkan
37
Di Tepi Pantai
38
Ceroboh
39
Bukan Pahlawan
40
Salah Masuk Kamar
41
Salahpaham Ala Agustin
42
Sudah 4 Bulan
43
Mengingatkan Agustin
44
Berhenti Melalaikan Kewajiban
45
Bukan Tergila-gila
46
Testpack Kelima
47
Ayah dan Suami Terbaik
48
Membawa Pergi Marla
49
Agustina
50
Malam Pertama Di Rumah Mertua
51
Belldi Luce
52
Karena Marla
53
Bukan Marla Yang Memilih
54
Marla?
55
Marla? (2)
56
Doa Agustin
57
Agustin Bukan Tidak Peka
58
Penerbangan Pertama
59
Kediaman Belldi Pusat
60
END
61
PENGUMUMAN SEASON 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!