Membuat Daftar Pengeluaran

Agustin mengecek saldo tabungannya. Lalu mengacak rambut.

Keuangannya belum stabil karena uang yang dikirimkan Farhan ke lain rekening tidak Agustin sentuh samasekali karena ragu untuk menggunakannya lebih awal.

Setidaknya tunggu Marla mengandung dan melahirkan, selepasnya Agustin bisa menggunakan uang itu untuk membantu kehidupannya. Tapi entah kenapa, Agustin rasa uang itu samasekali tidak akan dia sentuh.

Rekening tabungan Agustin nominalnya memang cukup besar, hasil jerih-payahnya menabung dan mencari uang tambahan.

Sampai ratusan juta, tapi hasil dari usahanya selama bertahun-tahun tetap tidak bisa di sandingkan dengan pendapatan Farhan hanya dalam sebulan. Lagi-lagi, Agustin harus didesak rendah oleh kenyataan kasta yang jauh berbeda.

Agustin tanpa enggan akan menggunakan tabungannya untuk keperluan Marla. Yang harus di utamakan, adalah menambah perabotan dapur dan mengisi kulkas dengan makanan dan sayur-mayur. Mengganti sofa yang ambruk di ruang tamu dan mengganti kasur--setidaknya mereka butuh tempat empuk jika ingin menjalani malam panjang bersama-sama.

Setelah Agustin menambahkan dan menghitung nominalnya, wajahnya langsung kusut, jutaan bahkan belasan juta uang harus di korbankan. Tapi demi kenyamanan Marla setidaknya sampai setahun kedepan, seluruh uang tabungannya habis karena digunakan untuk membiayai Marla, Agustin tidak akan keberatan!

Sekalipun Marla akan terlepas darinya dan kembali ke Farhan sesudahnya. Setidaknya, Marla bisa hidup ‘enak’--meskipun tidak terlalu sejahtera--selagi bersamanya.

Agustin beranjak ke kamar, mengecek skincare dan kosmetik Marla.

Lalu menulis angka keberikutnya di kertas, “skincare dan kosmetik Marla hampir habis.”

Lalu berpindah ke kulkas, “setidaknya, cokelat dan es krim ada sebagai persediaan untuk ngemil di waktu senggang.” Kembali tulisnya di kertas kosong.

Agustin membekap kening. “Apakah aku harus membelikannya baju baru? Setidaknya, aku tidak mau dia mondar-mandir di depanku seharian memakai baju mahal pemberian Kak Farhan. Sesekali ‘lah aku pengen lihat dia, memakai baju pemberianku meskipun tidak semahal baju pembelian Kak Farhan.”  

Agustin kembali menggesek pena ke kertas, “tulis dulu.”

“Perhiasan?” Agustin bergumam, lalu kembali menggesek tinta ke kertas. “Tulis dulu.”

“Apakah kami butuh ****** dan alat kontrasepsi?”

Agustin menepuk jidat, lalu mengerang jengah. “Lupa tujuan kamu, Tin. Mungkin memang butuh kalau kalian pengantin baru, seperti istilah kebanyakan pasangan baru; mau berdua dulu. Tapi kalian, mah beda lagi. Pengantin baru yang didesak untuk memproduksi anak tahun ini juga, secepatnya.”

Dipukulnya kepala berkali-kali, lalu mencoret nomor yang sempat dia tulis.

Agustin menggigit jemari jempol, lalu bergumam. “Apa lagi?”

Pukul sudah setengah sembilan, setelah salat isya’ Marla sudah terlelap duluan. Sedangkan Agustin mondar-mandir, bolak-balik sana-sini untuk memperhitungkan keuangan, untuk membuktikan kepada Marla dan Farhan, dia mampu?

Atau sebaliknya?

Menyampingkan kesibukannya, Agustin mendekati tubuh Marla yang tergolek nyenyak. Lalu dihirupnya aroma rambut kepalanya, di daratkannya kecupan manis. Agustin membalik kepala Marla untuk menghadapnya, masih begitu nyenyak dengan mata merapat. “Berkenan atau tidak berkenan?” Agustin berbisik, tak ada jawaban karena Marla asyik mendengkur.

Agustin tersenyum sinis. “Selagi kamu tidak tahu, aku tidak butuh izinmu.” Bibirnya menyesap bibir istrinya sedalam mungkin.

“Aish!” Agustin menarik diri dan menutupi tubuh Marla dengan selimut.

“Kenapa aku merasa bersalah, padahal kamu istriku?” Diacaknya rambut, lalu membentangkan kain sarung ke lantai. Agustin memilih terlelap di lantai bawah, Marla pasti shock mendapatinya tidur disebelahnya keesokan harinya. Jadi lebihbaik Agustin duluan yang menempatkan diri di lantai, sebelum Marla mengulang untuk kesekian kalinya tertidur dilantai karna enggan seranjang dengannya.

“Sama satu lagi.” Agustin teringat sesuatu sebelum ikut terlelap, "malam pertama kami ... setidaknya aku harus menyewa kamar hotel.”

Terpopuler

Comments

Zahra Zahra

Zahra Zahra

keren thor

2021-10-31

0

@Secrets_Cha

@Secrets_Cha

Cerita yang seru, semangat untuk karyamu Thor👍👍

2021-10-15

0

Shita De'a N Zayn

Shita De'a N Zayn

lanjut lah thor, tak tunggu lho ya

2021-08-25

1

lihat semua
Episodes
1 Kemandulan Farhan
2 Sang Benih Bayaran
3 Malam Pertama Pengantin
4 Cemburu Dan Tidak Terima
5 Bukan Lagi Sepasang Suami-istri
6 Masalah Finansial Yang Tak Setara
7 Tempat Favorit Agustin
8 Berkenan atau Tidak Berkenan
9 'Terlalu Sederhana'
10 Membuat Daftar Pengeluaran
11 Perpaduan Rasa Yang Sempurna
12 Rasa Yang Dikenali
13 Anggap Saja Saya Mampu
14 Bukan Menantu Kesayangan Mario
15 Menantu Idaman Mario
16 Mencari Kebahagiaan Lain
17 Kejutan Dari Agustin
18 Perlakukan Aku Selayaknya Yang Kamu Inginkan
19 Ayah dan Anak Sama Saja
20 Menolak Istri Baru
21 Karena Agustin Bukan Farhan
22 Lihat Hasilnya Kelak
23 Jalan-Jalan Malam
24 Perpaduan Rasa Es Krim dan Mulut Bau Agustin
25 Anggap Aku Farhan
26 Anggap Aku Farhan (2)
27 Agustin Takkan Mengkhianati?
28 Saran Rio
29 Antara Farhan dan Agustin?
30 Dalam Pengaruh Alkohol
31 Mr. Merci
32 Bukan Ini Yang Farhan Mau
33 Agustin Yang Egois
34 Nggak Ada Rasa
35 Pewaris Mr. Merci
36 Hanya Dipinjamkan
37 Di Tepi Pantai
38 Ceroboh
39 Bukan Pahlawan
40 Salah Masuk Kamar
41 Salahpaham Ala Agustin
42 Sudah 4 Bulan
43 Mengingatkan Agustin
44 Berhenti Melalaikan Kewajiban
45 Bukan Tergila-gila
46 Testpack Kelima
47 Ayah dan Suami Terbaik
48 Membawa Pergi Marla
49 Agustina
50 Malam Pertama Di Rumah Mertua
51 Belldi Luce
52 Karena Marla
53 Bukan Marla Yang Memilih
54 Marla?
55 Marla? (2)
56 Doa Agustin
57 Agustin Bukan Tidak Peka
58 Penerbangan Pertama
59 Kediaman Belldi Pusat
60 END
61 PENGUMUMAN SEASON 2
Episodes

Updated 61 Episodes

1
Kemandulan Farhan
2
Sang Benih Bayaran
3
Malam Pertama Pengantin
4
Cemburu Dan Tidak Terima
5
Bukan Lagi Sepasang Suami-istri
6
Masalah Finansial Yang Tak Setara
7
Tempat Favorit Agustin
8
Berkenan atau Tidak Berkenan
9
'Terlalu Sederhana'
10
Membuat Daftar Pengeluaran
11
Perpaduan Rasa Yang Sempurna
12
Rasa Yang Dikenali
13
Anggap Saja Saya Mampu
14
Bukan Menantu Kesayangan Mario
15
Menantu Idaman Mario
16
Mencari Kebahagiaan Lain
17
Kejutan Dari Agustin
18
Perlakukan Aku Selayaknya Yang Kamu Inginkan
19
Ayah dan Anak Sama Saja
20
Menolak Istri Baru
21
Karena Agustin Bukan Farhan
22
Lihat Hasilnya Kelak
23
Jalan-Jalan Malam
24
Perpaduan Rasa Es Krim dan Mulut Bau Agustin
25
Anggap Aku Farhan
26
Anggap Aku Farhan (2)
27
Agustin Takkan Mengkhianati?
28
Saran Rio
29
Antara Farhan dan Agustin?
30
Dalam Pengaruh Alkohol
31
Mr. Merci
32
Bukan Ini Yang Farhan Mau
33
Agustin Yang Egois
34
Nggak Ada Rasa
35
Pewaris Mr. Merci
36
Hanya Dipinjamkan
37
Di Tepi Pantai
38
Ceroboh
39
Bukan Pahlawan
40
Salah Masuk Kamar
41
Salahpaham Ala Agustin
42
Sudah 4 Bulan
43
Mengingatkan Agustin
44
Berhenti Melalaikan Kewajiban
45
Bukan Tergila-gila
46
Testpack Kelima
47
Ayah dan Suami Terbaik
48
Membawa Pergi Marla
49
Agustina
50
Malam Pertama Di Rumah Mertua
51
Belldi Luce
52
Karena Marla
53
Bukan Marla Yang Memilih
54
Marla?
55
Marla? (2)
56
Doa Agustin
57
Agustin Bukan Tidak Peka
58
Penerbangan Pertama
59
Kediaman Belldi Pusat
60
END
61
PENGUMUMAN SEASON 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!