Ayah Marla, Mario, adalah seorang dosen di salahsatu univertas terkenal di Jakarta. Keduanya berpapasan di Kampus, Mario seusai mengajar dan Farhan yang habis mengisi materi dunia bisnis di salahsatu fakultas bisnis dan administrasi.
Sebagai salahsatu pengusaha sukses, apalagi nama Ayah Farhan terkenal sama suksesnya, banyak mahasiswa yang begitu segan dan mengagumi Farhan hingga turut diundang untuk mengisi materi.
Farhan menghampirinya terlebih dahulu, Mario terlihat malas menanggapinya.
Farhan hendak menyapa dan menyalami tangannya, Mario dengan ogah-ogahan memberikan tangannya yang disambut oleh Farhan. “Saya senang bertemu dengan Bapak di sini.”
“Oh,” Mario menjawab singkat.
Di balik kacamata maniknya melirik Farhan dingin, lalu memperingatkan. “Jangan bersikap seakan kamu masih menantuku, sekarang kamu bukan lagi suami Marla. Kalau kamu Agustin, baru wajar kamu bersikap demikian.”
Disepelekan seperti itu membuat wajah Farhan mengeras. Menstabilkan emosinya, Farhan berusaha menanggapinya dengan santai. “Setelah Marla mengandung dan melahirkan, Marla akan kembali menjadi istriku, Pak. Itu yang kami janjikan bersama Agustin, yang berarti cepat atau lambat, saya akan kembali menjadi menantumu.”
“Tetap saja,” Mario membalas sengit. “Anak yang akan dilahirkan Marla, cucuku, bukan darah-dagingmu.”
Kali ini Farhan terdiam. Jika dia lupa diri, amarahnya sudah sedari tadi dilampiaskan. Jika tidak mengingat lelaki lancang ini adalah ayah biologis dari perempuan yang dia cintai. Farhan tidak akan segan menghajarnya.
Tapi, karna restu Mario yang utama untuk pernikahan kedua Farhan bersama Marla kelak, Farhan harus membendung emosi dan menjaga sikap. Jangan sampai, pandangan Mario terhadapnya semakin buruk.
“Itu yang Bapak inginkan ‘kan?” Farhan tersenyum tipis, meskipun di balik senyum itu dia benar-benar terluka.
“Saya hanya tidak mau memiliki menantu mandul.” Mulut beracun Mario semakin menonjok, Farhan dengan samar menggertakkan gigi. “Tapi karna Marla mencintaimu, saya tidak bisa terlalu menghalangi. Karna yang saya butuhkan cucu, jadi saya biarkan kamu dan Marla kembali lagi nanti.”
Kalimat karena Marla ‘mencintainya’ membuat hati Farhan berangsur tenang, beban berat di dadanya berkurang satu-persatu. Betul, karna Marla mencintainya. Semuanya baik-baik saja. Sekalipun Farhan bukan lelaki sempurna .. karna Marla mencintainya, Farhan bisa menganggap kesempurnaan ada pada diri mereka.
“Tapi perasaan manusia bisa berubah seiring waktu, Farhan.”
Kalimat lanjutan Mario seperti tonjokan baru untuk Farhan. Kepalanya terangkat, manik Farhan terlihat berapi-api. Tidak, tidak. Perasaan Marla tidak boleh berubah .. sekalipun waktu yang mendukung.
“Dia bisa saja jatuh cinta kepada Agustin, adikmu.”
Wajah Mario memampangkan seringaian, lalu melangkah pergi tanpa pamit.
Tubuh tegang Farhan berubah lesu, perasaan takut menyelimutinya sampai ke inti hati.
“Tidak, tidak.” Farhan berusaha menampik dorongan dan bisikan hatinya yang tanpa tanggung berusaha menakut-nakuti, membuat Farhan pesimis dan jatuh kepada penyesalan.
“Marla-ku tidak akan berubah, sampai kapanpun. Perasaannya akan tetap sama, sama halnya dengan perasaanku.” Nyatanya bisikan hatinya lain dari kalimat dukungannya untuk diri sendiri, Farhan yang kesal membanting buku tebalnya.
Pulpen di dalamnya terpelanting ke halaman. Saat Farhan jatuh terduduk di bangku semen, seorang gadis berumur 20-an mendekatinya, tadi memungut pulpennya yang terjatuh ke sisi kakinya dan mengembalikannya kepada Farhan.
“Pak, ini pulpenmu ..” Farhan mendongak dan merenggut pulpen tersebut. Farhan meliriknya sedikit, mengenalinya sebagai salahsatu mahasiswi yang mengikuti kelasnya barusan.
“Bapak kenapa?” Perempuan itu menanyai.
“Jangan mengurusi saya, pergi sana!” Farhan mengusir ketus.
Gadis itu terkesiap, lalu melangkah pergi. Seiring langkahnya, Farhan menatap punggungnya lalu kembali merunduk. Mata Farhan merapat, berusaha mengosongkan pikiran .. dan menenangkan diri.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 61 Episodes
Comments
Siska
bisa saja kan,cinta dtg karna terbiasa brsama...
2021-12-17
0
Retno Fitriyaningsih
👍🏿👍🏿👍🏿
2021-10-02
1
Nur Roudotull
apa cewe itu nanti pengganti marla buat farhan klo marla jatuh cinta sama agustin kah ?
2021-09-01
4