...🌷SELAMAT MEMBACA🌷...
...----------------...
Disebuah ruangan yang cukup gelap terlihat seorang pria sedang meringkuk diatas ranjang.
Dia tidak lain adalah Wiliam yang disekap oleh Axel.
Semenjak ia dibawa oleh Axel musuh bebuyutan nya itu, ia belum pernah disiksa langsung oleh Axel tapi hanya dikurung saja.
Wiliam sangat bingung dan juga putus asa, satu yang ia khawatir kan ialah keluarga nya mereka pasti khawatir padanya dan sibuk mencarinya.
Tentang dunia mafia, keluarga nya pun tidak ada yang mengetahui satu pun karena Wiliam sengaja merahasiakan nya.
Ia juga bingung dengan musuhnya itu yaitu Axel karena tidak pernah menemui nya dan menyiksanya tapi hanya mengurung nya diruangan gelap ini.
"aaarrghhh... sialan!" teriak Wiliam terdengar frustasi sambil ******* ***** rambutnya.
Dari balik pintu yang menjaga disana tidak memperdulikan teriakan Wiliam sama sekali, mereka juga sudah sering mendengar nya.
Ditempat lain, lebih tepatnya di kantor milik Wiliam, seorang pria paruh baya terlihat khawatir karena putranya itu tidak disana dan yang lebih parahnya lagi kata sekretaris disana sudah hampir seminggu putranya itu tidak kekantor. Begitupun diapartement sebelumnya telah dicek anak buahnya tapi juga tidak ada disana.
"kemana kau nak?" gumam Reynand terlihat sangat khawatir sekali.
"ya sudah, kalo begitu saya pergi dulu. nanti kalau dia kesini tolong kamu telpon saya"
kata Reynand pada sekretaris putra nya itu.
"baik tuan"
Setelah itu Reynand langsung pergi keluar dari sana.
"kemana lagi harus ku cari anak itu, hahh...bikin khawatir saja"
batin Reynand.
🌿🌿🌿
Di sebuah perusahaan besar Xander Grup.
Dalam ruangan CEO,
terlihat dua orang yaitu Axel dan Marsel. Untuk Axel sendiri ia sedang duduk di bangku kerja nya.
"bos, apa bos tidak mau melihat Wiliam?" tanya Marsel sedikit penasaran karena bosnya itu belum pernah melihat dan menemui Wiliam atau lebih tepatnya mantan abangnya sendiri yang masih disekap.
"besok" dingin Axel.
Wiliam Arnold Smith itulah nama kepanjangan nya, dia adalah anak tertua dari Alina Dianda Smith dan Reynand Smith.
Yang sebenarnya adalah kakak kandung Axel sendiri, Axel adalah anak ketiga setelah Angel Liona Smith yang selama ini mereka cari.
Sebelum nya nama Axel adalah Rafasya Fernan Smith tapi setelah diusir, di campakan dan temukan oleh Kakek Leon namanya langsung berubah menjadi Axel Alexander yang diberikan oleh Kakek Leon atau lebih tepatnya Leonel Alexander.
Saat itu Axel masih berusia 7 tahun yang masih butuh kasih sayang dari orang tuanya dan abg serta kakaknya tapi apa ia malah disiksa dan di usir hanya karena sebuah kesalahan yang tidak pernah ia lakukan. Mereka lebih percaya perkataan orang lain dari pada anaknya sendiri.
Dan dengan kejamnya menyakiti Axel dan mengusir Axel yang masih kecil tidak tau apa apa.
Semenjak diangkat kakek Leon menjadi cucu nya Axel dibawa ke luar negeri dan bersekolah disana sampai berusia 20 tahun.
Makanya keluarga kandungnya itu tidak pernah menemukan nya, maupun sampai sekarang.
Ditambah lagi Axel yang sangat pandai menutupi identitasnya.
...
Dikampus tempat Bianca kuliah, terlihat ia sedang mengobrol sama sahabat satu satunya siapa lagi kalau bukan Dinda Kirana.
"Bi, kamu sebenarnya tinggal dimana sih? aku kan juga pengen main kesana. Kasih tau dong?"
ujar Dinda sangat penasaran karena sahabatnya itu belum juga mengatakan padanya.
Bianca terlihat mulai berpikir, apa ia kasih tau semua nya saja pada sahabatnya itu karena tidak mungkin juga ia bakalan merahasiakan semuanya pada sahabatnya sendiri yang sudah ia anggap saudara sendiri.
Setelah lama berpikir akhirnya Bianca menjelaskan nya dengan jujur.
"Din, aku mau jujur sama kamu, sebenarnya umm... aku sudah menikah"
Mendengar penuturan Bianca, Dinda terlihat kaget.
"maksud kamu menikah, kapan bi? kok kamu gak bilang sama aku. Aku ini sahabat kamu lho"
"maaf Din, saat itu aku belum siap kasih tau kamu soalnya itu juga mendadak. Dan kamu harus tau aku sebenarnya sudah dijual oleh papa denis pada kakek suami aku itu. Dan permintaan kakek itu aku harus menikah dengan cucunya jadi aku gak bisa menolak.
kakek itu juga baik padaku, dan yang lebih nya lagi kakek itu kenal sama almarhum kedua orangtua aku"
jelas Bianca panjang lebar sambil menahan tangisnya.
Dinda yang mendengar semuanya tentu saja tak menyangka, ia juga ikutan sedih.
"bi, kamu yang sabar. dan maafkan aku waktu itu gak ada di samping kamu"
sedih Dinda yang merasa tak berguna sebagai sahabat.
"gak kamu gak salah Din, waktu itu kan aku sendiri gak kasih tau kamu. Dan sekarang aku juga merasa lebih tenang tinggal bersama suami ku itu dari pada saat bersama papa denis"
kata Bianca berusaha tersenyum sebaik mungkin pada sahabatnya itu.
Dinda juga lebih tenang mendengar nya.
"kalo aku boleh tau siapa suami kamu atau aku boleh liat gak foto pernikahan kalian"
tanya Dinda mulai penasaran.
Mendengar pertanyaan Dinda, Bianca sedikit takut untuk menyebutkan nya karena pernikahan nya segaja di rahasiakan atas permintaan sang suami.
"umm...gimana ya Din? kamu harus tau pernikahan aku ini segaja ditutupi atas permintaan suami aku itu"
jelas Bianca sedikit keberatan.
"gitu ya. umm...kamu bilang aja sama aku, aku gak bakalan bilang siapa siapa kok. Aku kan sahabat kamu masak pakai rahasia an segala"
"umm...oke. tapi janji gak boleh ember"
"iya iya"
"awas ya jangan sampai kaget"
"hmm..."
"namanya Axel Alexander cucu dari kakek Leonel Alexander"
Dinda langsung terdiam mendengarnya, satu detik, dua detik, dan...
"apaaaa...? kamu serius bi?" teriak Dinda yang berdiri dari duduknya karena saking kagetnya.
mahasiswa lainnya yang mendengar teriakkan Dinda hanya menatap heran saja.
Dinda yang sadar saat ditatap yang hanya cengengesan saja dan kembali duduk.
"kan aku udah bilang gak usah kaget"
kesal Bianca melihat reaksi berlebihan Dinda.
"siapa juga yang gak kaget bi? kamu ngomong suka ngawur"
gerutu Dinda yang masih belum percaya.
"kagak Din, ini seriusan"
"ya Gusti. aku benar-benar gak nyangka bi, kamu beruntung banget"
"awalnya sih aku juga sempat kaget dan gak percaya"
"gimana orang nya romantis gak?"
"romantis apanya? orang nya dingin gitu, ngomong nya aja suka kasar"
"emang sih saat liat muka nya aja datar gitu, tapi bi kamu yang tenang aja soalnya seperti novel yang pernah aku baca, suami yang awalnya kasar dan dingin gitu akhirnya pasti menjadi suami yang penyayang, lembut dan setia pada istrinya" tutur Dinda sedang terbayang bayang wajah tampan dan datar Axel. Siapa sih gak tau seorang Axel Alexander pemilik perusahaan terbesar yang sangat disegani dan di hormati orang lain.
Bianca hanya menggeleng saja mendengar tuturan Dinda yang terlihat antusias sekali.
"belum tentu Din, itu kan cuman cerita doang bedalah sama kehidupan nyata" ujar Bianca tak terlalu mempercayai nya.
"ck, kamu salah bi, faktanya banyak yang terjadi kek gitu bukan di novel doang" jawab Dinda yang penuh keyakinan.
"huff...semoga aja Din"
harap Bianca sambil menghela nafas dengan pelan.
Dinda hanya mengaminkan saja karena ia juga ingin melihat sahabat tersayang nya itu hidup bahagia.
BERSAMBUNG...
...🌷Bagi yang suka ceritanya jangan lupa like, komen dan vote ya guys 🙏😁🌷...
Salam hangat dari author😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 78 Episodes
Comments
Imam Sutoto Suro
top markotop story'lanjut thor seruuuu banget
2023-01-30
1
Rahma Rahmawati
seru thor....
lanjut....
2022-12-19
0
Rafflesia Arnoldi
💪💪💪💪
2022-06-26
0