EPISODE 8 RONI

Makan malam di meja makan Rumah Zira tampak hening, ya kali ini mereka makan sangat lengkap. Ada Hartati ibunya Saski, yang bergantian menyulangi Diky dan lulu. Yang berada di kanan dan kirinya. banyak lauk yang tersedia dimeja makan mengunggah selera makan mereka.

Hartati dan Mira memang ahli dalam memasak, membuat Zira dan Saski sangat betah makan di rumah, begitu juga dengan Roni meski selalu bikin ulah, tetapi dia tidak pernah melewatkan masakan kakaknya itu, yang mengingatnya pada masakan ALM ibunya.

Zira, duduk berhadapan dengan Saski memakan makanannya dengan sendok dan garpu, Zira dan Saski tampak tidak bicara seperti orang musuhan, saling diam.

Tidak seperti biasanya mereka selalu ribut saat makan malam. Sementara Roni asik makan dengan lahap mengangkat kakinya satu keatas kursi.

Mira yang tidak ikut makan bersama mereka ternyata sedang menyetrika pakaian, selesai menyetrika, Mira ingin mengantar pakaian-pakaian tersebut kekamar masing-masing.

Memang terkadang Mira selalu mengerjakan pekerjaan rumah melihat Saski dan Zira yang sibuk, Mira selalu sempatkan diri menyetrika pakaian mereka walau terkadang Saski dan Zira selalu melarangnya.

Karena Mira juga tidak memiliki pekerjaan selain membuat kue yang diantar kewarung. Sementara untuk toko florist Zira, Zira masih mampu membayar 2 karyawan bekerja di Floristnya, walau terkadang Mira juga mengambil alih pekerjaan itu.

Mira melewati meja makan dengan membawa keranjang baju yang sudah rapi disetrika.

" Saski ini pakaian kamu Kakak antar kekamar kamu ya." Saski hanya mengangguk ketika mendengar suara Mira yang menunjukkan pakaian miliknya, Saski tetap melanjutkan makannya dia tidak ingin banyak bicara.

" Oh iya, Zira, piyama Silver kamu, kayaknya rusak, Kakak juga nggak ngerti, mungkin tersangkut waktu di jemur, sampai sobek dibagian tanganya." Mira menunjukkan piyama Zira yang sobek, Zira mulai panik, dia lupa seharusnya menyimpan piyama itu. Piyama itu mengingatkannya pada kejadian yang menyeramkan itu, dan piyama itu Sobek karena tarikan Addrian.

" Oh, udah kak, gak apa-apa, biarin aja Zira yang simpan, mungkin memang tersangkut." Zira bergegas menarik kasar bajunya dari tangan Mira.

" Biar, Zira yang simpan." Ucapnya lagi cemas dan pergi meninggalkan makanannya, dia tidak ingin banyak pertanyaan mengenai baju itu, Roni yang melihat sikap Zira menyunggingkan senyum seakan tau apa yang terjadi. Sementara Saski sempat melirik tetapi tetap melanjutkan makannya dan sok tidak peduli.

**************

Hari demi hari terus berjalan Zira mencoba bertanggung jawab atas Investor yang ditolaknya, dengan mencari Investor kesana kemari, tetapi hasilnya nihil, dia tak juga menemukanya, tagihan yang semakin banyak membuat Zira tidak tau harus berbuat apa.

Zira berjalan dengan wajah murung, dengan langkah tanpa bersemangat, membuka buku tabunganya, berkali-kali, dengan berharap angka nominalnya bertambah, tetapi, angka nominal tabungan Zira tetap saat pertama kali dibukanya.

" Hhhhhhh,,," Zira menghela napas panjang rasanya akan pasrah dengan semua yang terjadi.

" Kemana, lagi harus cari Investor, tagihan semakin menumpuk, waktu tempo yang diberikan pihak Bank tinggal 1minggu lagi, belum lagi biaya sehari-hari." Zira terus mengoceh atas keadaanya, sambil terus melihat buku tabungan yang isinya tidak seberapa.

Tiba-tiba pandangan Zira teralihkan dengan sosok pria yang di kenalnya berlari kencang, dengan napas tidak beraturan dan dibelakang pria tersebut terlihat 4 orang laki -laki dengan badan kekar mengejar Roni.

" Roni, bukanya itu Roni" Tanyanya, ragu terlihat samar karena Roni berlari terlalu kencang dan jarak yang cukup jauh.

" Siapa mereka, kenapa mereka mengikuti Roni?" Zira bingung melihat Roni yang dikejar

"Jangan-jangan Roni bikin ulah lagi, ni anak benar-benar ya gak ada kapoknya, bikin susah terus nyusahin ka Mira, terus nanti ribut sama Saski.

"Kayaknya gue harus cegah kelakuannya, supaya gak bikin ribet, nambahin masalah, tapi sejak kapan gue ikut-ikutan urusan dia." Zira terus mengomel bingung apa yang harus dilakukanya, dia merasa serba salah mengingat dia memang tidak pernah mencampuri urusan Roni."

" Ahhhhh.... bodo amat, selagi gue bisa, cegah aja, kenapa tidak." Zira mengacak rambutnya dan memutuskan untuk mengetahui apa yang terjadi, Zira memasukkan buku tabungan ketasnya dan pergi mengejar Roni.

" Sialan siapa mereka." Umpat Roni mengatur napasnya yang tidak stabil, Roni berhenti karena kelelahan.

" Mau, lari kemana Lo, " bentak keras pria yang berbadan besar dengan rambut gondrong yang muncul di depanya .

" Siapa lo.?"

" Lo, gak perlu tau siapa gue."

" anjing Lo." Roni langsung memainkan tangannya dan memukul pria dihadapanya, dan perkelahian antara ke2nya pun terjadi. Roni termasuk hebat dalam berkelahi beberapa kali dia berhasil mengelak dari serangan lawannya.

" Itu dia," tunjuk pria yang mengejar Roni, dan mereka ikut menyerang Roni dan Roni pun harus berkelahi dengan 5 pria sekali gus.

Roni tidak bisa mengatasi ke 5 orang tersebut yang memang ahli dalam berkelahi. Dan Roni mendapat pukulan cukup keras sampai-sampai dia sudah tidak bisa mengelakkan lagi. Beberapa kali pukulan dari lawannya mendarat di wajahnya juga tendangan di perutnya dan akhirnya Roni terjatuh. Dengan lebam di wajahnya.

" Siapa lo semua, beraninya main keroyokan" suara lantang Roni sudah berubah menjadi serak karena tenaganya yang sudah mulai habis. Bahkan Roni sampai tengkurap

" Bawa dia," salah satu pria tersebut memerintah seakan dialah ketuanya

Mereka pun membawa Roni dengan paksa bajunya ditarik dengan kasar dan diseret paksa seperti maling, Roni yang berjalan tidak seimbang dibawa ke 5 Pria tersebut kesebuah lapangan kosong yang gelap. Hanya ada bangunan tua yang berlantai 3 yang sudah tak layak di huni yang ada di dekat lapangan tersebut.

tiba -tiba saja langit malam yang begitu cerah membasahi bumi. Seakan ikut memberi pelajaran pada Roni. Hujan deras membasahi bumi, dan Roni pun harus menahan perih atas lukanya yang terkena dinginnya air hujan.

Sepertinya Roni mendapat kesialan yang tidak terduga, Roni pun didorong dengan kasar ditenganh lapangan berlantai aspal tersebut.

Kedua tangannya diikat di belakang, Roni berlutut dengan wajah memar belum lagi pria-pria tersebut berjaga dibelakang Roni.

Mobil BMW hitam, tiba-tiba berenti dihadapan Roni seakan-akan ingin menabrak Roni. Cahaya lampunya mengusik mata Roni, dia memejamkan matanya seakan tidak tahan dengan cahayanya yang memang mengarah ke matanya.

Pria pengemudi mobil tersebut keluar, dengan membawa payung dan membuka pintu belakang. Mempersilahkan tuanya untuk keluar, tampak samar-samar terlihat Roni saat pria yang memakai jas hitam dengan kemeja putih, keluar dari mobil tersebut. Pria tinggi berkulit putih memiliki wajah sempurna.

Pria yang belum jelas dilihat Roni itu mendekatinya, diikuti pria yang memayunginya dari belakang. Langkah demi langkah mulai mendekati Roni. Roni masih belum bisa melihat Pria yang terus mendekatinya. Luka memar di matanya membuatnya tidak bisa melihat jelas

" Cuiihhhh..."Roni meludah kesamping ketika sudah jelas melihat sosok Pria yang berdiri dihadapanya orang yang dikenalnya.

"Lo,main keroyokan, pengejut Lo. Cuiihhhh." Roni kembali membuang ludahnya.

" Pengejut Kamu bilang, kamu berbicara pada diri sendiri, Siapa, yang pengejut, kamulah yang pengejut memanfaatkan seorang wanita hanya untuk tujuan murahanmu itu." Ucap Addrian dengan nada santai menatap kebawah pria yang berlutut dihadapanya.

" Maksud Lo apaan, gue gak pernah ada urusan sama Lo lepasin gue ,bajingan." Roni mencoba berdiri dan berhasil sekarang posisinya sejajar dengan Addrian sama-sama berdiri dan Addrian pun sudah basah karena Tomy sudah tidak memayunginya lagi.

" Roni," teriak Zira ketika melihat Roni yang sudah babak belur, semua mata menoleh kearah suara yang memang cukup keras itu. Zira berlari menghampiri Roni.

" Roni, lo knapa, apa yang terjadi, kenapa lo sampai kayak gini?" Tanyanya tanpa jawaban, sambil memegang pipi Roni yang lebam. Zira melihat di sekelilingnya banyak pria gagah, yang siap menerkam Roni, Zira juga kaget melihat Addrian yang berada di belakangnya

" Apa-apaan ini, siapa kalian.? Tanya Zira dengan suara keras.

" Dia langsung datang ketika melihat pacarnya hampir mati, dasar." Cuit Addrian merasa jijik membuang napasnya kekananya.

" Apa, yang kamu lakukan sama Roni, kamu pikir kamu siapa seenaknya menghajar orang." Tanya Zira memutarkan tubuhnya dan menghadap Addrian Zira menatap tajam Addrian.

" Itu pelajaran, buat orang yang berani mengganggu keluarga Wijaya." Jawab Addrian santai

" Maksud kamu apa, siapa yang menggangu, jangan asal bicara.

"Mendingan kamu gak usah ikut campur, tenang saja kamu juga akan dapat giliran." Addrian kembali menatap Zira.

" Bacot lo. Lepasin, gue, gue gak pernah ganggu keluarga lo." Bentak Roni dengan suara serak

" Kenapa Roni bisa berurusan dengan keluarga Addrian." Batin Zira kebingungan.

" Apa kamu bilang tidak ada urusan. Orang tidak berguna seperti kamu, merusak kehidupan orang yang tidak bersalah, dan sekarang berpura-pura bodoh."

" Gak usah berbelit-belit, tutup point bangsat maksud lo apaan."

" Lo, udah ngancurin kehidupannya Puttri." Bentak Addrian dengan suara menggelegar

" shitt .. gue gak ada urusan sama dia. Jadi lo lepasin gue." Bantah Roni membuat Addrian naik darah

" Brengsek," Addrian geram melihat kesantaiannya Roni seperti tanpa bersalah, Addrian mendekati Roni menarik kasar kerah baju Roni, dengan penuh emosi.

" Setelah apa yang lo lakuin sama Puttri, dan lo bilang gak ada urusan, lo sakit ya, lo udah perkosa Puttri, ngancurin hidup dia, dan lo senaknya bilang gak ada urusan." Addrian melototkan matanya pada Roni seakan ingin menerkam Roni.

" Perkosa, lo bilang, gue perkosa dia,,, cuiihhhh, dia nyerahin tubuhnya yang tidak berguna itu saja, gue gak sudi nyentuhnya. Apalagi buang tenaga buat perkosa orang kayak dia." Roni berbicara seakan meremehkan Puttri

Ucapan rony membuat Addrian tambah emosi, sehingga 1pukulan, melayang kepipi Roni. Zira terlihat kebingungan tidak bisa mencerna perkataan dari Addrian dan Roni

" Buka, ikatannya, dan hajar dia." Perintah Addrian membuat semua anak buah Addrian , menghajar Roni. Meski Roni masih bisa melawan, karena ikatanya yang dilepas.

Zira tersadar dari lamunannya melihat semua anak buah Addrian menyerang Roni Zira berlari mencoba menghentikannya, Addrian menarik tangannya.

Terpopuler

Comments

Eni Rohandayani

Eni Rohandayani

to the point maksudnya kalee

2022-01-01

0

Wiyah Wiy

Wiyah Wiy

CEO kok bodoh

2021-12-14

0

Alya thiw

Alya thiw

sampai kapan salah paham ini berlangsung ..
itu si Tomy ngasih info setengah setengah Mulu .. mana dr sumber yg tak jelas ..

2021-12-10

4

lihat semua
Episodes
1 EPISODE 1 ZIRA
2 EPISODE 2 MENUTUP KESALAHAN
3 EPISODE 3 CLUB
4 EPISODE 4 KESUCIAN YANG HILANG
5 EPISODE 5 HANCUR
6 Episode 6 BERTEMU KEMBALI
7 EPISODE 7 AMARAH TERPENDAM
8 EPISODE 8 RONI
9 EPISODE 9 PENGEROYOKAN
10 EPISODE 10 KESEPAKATAN
11 EPISODE 11 TERINGAT PUTTRI
12 EPISODE 12 PENGENALAN
13 EPISODE 13 1 MOBIL
14 EPISODE 14 MIMPI BURUK
15 EPISODE 15 KEDATANGAN SISIL
16 EPISODE 16 PENGADUAN
17 EPISODE 17 KELEMBUTAN
18 EPISODE 18 MUAL
19 EPISODE 19 MELIHAT PUTTRI
20 EPISODE 20 HAMIL
21 EPISODE 21 MENEMUKAN SESUATU
22 EPISODE 22 MENGGODA ADDRIAN
23 EPISODE 23 MENGHINDAR
24 EPISODE 24 ADDRIAN TERLUKA
25 EPISODE 25 PESAWAT
26 EPISODE 26 MENEMUKAN KEBENARAN
27 EPISODE 27 PUTTRI KEMBALI
28 EPISODE 28 KEKERASAN
29 EPISODE 29 LUKA DITUBUH ZIRA
30 EPISODE 30 PELUKAN ADDRIAN
31 EPISODE 31 CIUMAN
32 EPISODE 32 KEBODOHAN ZIRA
33 EPISODE 33 CEMBURU
34 EPISODE 34 RONI DAN ZIRA
35 EPISODE 35 KEMARAHAN ADDRIAN
36 EPISODE 36 KEPASRAHAN ZIRA
37 EPISODE 37 TERJEBAK BERSAMA
38 EPISODE 38 KESIMPULAN RIMA
39 EPISODE 3 9MENGETAHUI KEBENARAN
40 EPISODE 40 KEBENARAN
41 EPISODE 41 KEBENARAN 2
42 EPISODE 42 PERTENGKARAN
43 EPISODE 43 SASKI & RONI
44 EPISODE 44 PENJELASAN TASYA
45 EPISODE 45 KEANEHAN ZIRA
46 EPISODE 46 SALAH PAHAM
47 EPISODE 47 CIUMAN DIGUYUR HUJAN
48 EPISODE 48 SALAH PAHAM TERJAWAB
49 EPISODE 49KEBENARAN
50 EPISODE 50 ADDRIAN DAN ZIRA
51 EPISODE 51 PERGI
52 EPISODE 52 PESAN DARI ADDRIAN
53 EPISODE 53 KE K-PO AN FARAH
54 EPISODE 52 MAKAN BER 3
55 EPISODE 55 HADIAH DARI ADDRIAN
56 EPISODE 57 RAHASIA TERBONGKAR
57 EPISODE 57 RAHASIA KEBONGKAR 2
58 EPISODE 58 RAHASIA TERBONGKAR 3
59 EPISODE 59 KEMARAHAN ZIRA.
60 EPISODE 60 KEMARAHAN SAHABAT
61 EPISODE 61 PELAMPIASAN KEMARAHAN.
62 EPISODE 62 BERUSAHA KUAT
63 EPISODE 63 PESTA
64 EPISODE 64 LUKA SESUNGGUHNYA
65 EPISODE 65 GORESAN LUKA
66 EPISODE 66 KRITIS
67 EPISODE 67 OPERASI
68 EPISODE 68 AMUKAN SASKI.
69 EPISODE 69 KEHILANGAN
70 EPISODE 70 KEPUTUSAN
71 EPISODE 71 ACARA WISUDA.
72 EPISODE 72 HADIAH
73 EPISODE 73 BERITA
74 EPISODE 74 DEMO
75 EPISODE 75 ADDRIAN KEMBALI
76 EPISODE 76 BERPAPASAN
77 EPISODE 77 PANTI ASUHAN
78 EPISODE 78 SINDIRAN SASKI
79 EPISODE 80 MENUDUH ZIRA
80 EPISODE 80 PERDEBATAN
81 EPISODE 81 PERDEBATAN
82 EPISODE 82 TERJEBAK DI LIFT
83 EPISODE 83 NAPAS BUATAN
84 EPISODE 84. TERBUKTI TIDAK BERSALAH
85 EPISODE 85 KEENAN
86 EPISODE 86 TERJEBAK DIRUANGAN
87 EPISODE 87 MOBIL
88 EPISODE 88 KECURIGAAN
89 EPISODE 89 DARAH
90 EPISODE 91 PERASAAN
91 EPISODE 91 KECURIGAAN
92 EPISODE 92 TENTANG SISIL
93 EPISODE 94 MENCURIGAI SISIL
94 EPISODE 94 INFORMASI BARU.
95 EPISODE 95 CEMBURU
96 EPISODE 96 KEBUCINAN ADDRIAN
97 EPISODE 97 MENEMUKAN SESUATU
98 EPISODE 98 KECANGGUNGAN ADDRIAN
99 EPISODE 99 RAYUAN ZIRA.
100 EPISODE 100 PANTI ASUHAN
101 EPISODE 101 PERSAHABATAN KEMBALI
102 EPISODE 101 NAASNYA KAYLA
103 EPISODE 103 PASTI MERINDUKAN.
104 EPISODE 104 TERJEBAKNYA SASKI
105 EPISODE 105 KAGET
106 EPISODE 107 INFORMASI BARU.
107 EPISODE 10 7MENEMUKAN SANG PENUSUK
108 EPISODE 108 PELAMPIASAN KEMARAHAN
109 EPISODE 109 MENIKAH DIMALAM YANG SAMA.
110 EPISODE110 KEBENARAN
111 EPISODE 111 ILHAM ADDRIAN
112 EPISODE 112 MEMBONGKAR KEJAHATAN SISIL
113 EPISODE 113 TERBONGKAR
114 EPISODE 114 PENGALIHAN ADVERB
115 EPISODE 115 ADDRIAN & ZIRA
116 EPISODE 116 MALAM KEWAJIBAN
117 EPISODE 117 RUMAH SAKIT
118 EPISODE 118 HUKUMAN SISIL
119 EPISODE 119 KEPUTUSAN ADDRIAN
120 EPISODE 120 KEPULANGAN SASKI
121 EPISODE 121 KEMBALI MENYATAKAN PERASAAN.
122 EPISODE 122 bertengkar
123 EPISODE 123 saling memikirkan.
124 EPISODE 124 Keputusan sidang.
125 Episode 125 Kabar bahagia
126 EPISODE 126 MINTA MAAF
127 EPISODE 127 BERBAIKAN.
128 EPISODE 128 MAKAN BERSAMA.
129 EPISODE 129 Perhatian
130 EPISODE 130 SALING BICAR.
131 EPISODE 131
132 EPISODE 132 BERMANJA.
133 Episode 133 SEBLAK.
134 EPISODE 134 MENGINTAI ILHAM
135 EPISODE 135 KESAL
136 EPISODE 136 BERBAIKAN.
137 EPISODE 138 Mengantarkan suami
138 EPISODE 138 Tembakan.
139 EPISODE 139 masuk sungai
140 EPISODE 140 FIRASAT BURUK.
141 EPISODE 141 Kabar buruk
142 EPISODE 150 TIDAK MENERIMA.
143 EPISODE 143 Pemberitaan
144 EPISODE 144 ZIRA
145 EPISODE 145 Penemuan.
146 EPISODE 146 Keberadaan.
147 EPISODE 148 Tidak Percaya
148 EPISODE 148 Rekaman pesan
149 EPISODE 149 Titik baru.
150 EPISODE 150 Pencarian
151 EPISODE 151 Penemuan.
152 EPISODE 152 Penemuan
153 Episode 153 Menemukan.
154 EPISODE 154 BERTEMU.
155 EPISODE 155 Melanjutkan Perjalanan
156 EPISODE 156 Menginap
157 EPISODE 157 Hujan
158 EPISODE 158 Gelisah
159 EPISODE 159 Pergara Mie instan
160 Episode 160 Kayla dan Ilham.
161 EPISEDE 161 Menyesali
162 EPISODE 162 Seseorang
163 EPISODE 163 Penyerangan.
164 EPISODE 165 Sampai ke desa
165 EPISODE 165 Menemukan penginapan.
166 EPISODE 167 Penanganan Dari Dokter.
167 EPISODE 167 Sweet.
168 EPISODE 168 Perdebatan Aca dan Tomy.
169 EPISODE 169 Zira tersadar.
170 Episode 170 Memeluk.
171 Pulang
172 Berita.
173 EPISODE 173 Jebakan.
174 Episode 174 Ancaman.
175 Episode 175 Tembakan.
176 EPISODE 177 Kembali pulang
177 EPISODE 177 Jakart
178 EPISODE 178 Melepas rindu.
179 EPISODE 179 Mengumumkan pernikahan
180 Episode 180 Mengakui
181 EPISODE 181 melamar.
182 EPISODE 182 2 Badut tampan.
183 Mengembalikan
184 Episode 184 makan siang pertama.
185 EPISODE 185 Alasan
186 Kesiangan
187 EPISODE 187 Perang tidak jelas
188 EPISODE 188 Acara pernikahan.
189 EPISODE 189 Resepsi pernikahan.
190 EPISODE 190 Malam gugup
191 EPISODE 191 Aca
192 EPISODE 192 TENDANGAN
193 EPISODE 193 Aca &tomy
194 EPISODE 194 Gagal.
195 EPISODE 195 TELAT
196 Episode 196 Keluhan
197 EPISODE 197 Suami romantis.
198 EPISODE 198 Marah
199 EPISODE 199 Roni &saski
200 EPISODE 200 Berbaikan.
201 EPISODE 201 PERTEMUAN
202 EPISODE 202
203 EPISODE 203 ACARA 7 BULANAN.
204 EPISODE 204 Acara 7 bulanan part 2.
205 EPISODE 205 KECEWA
206 EPISODE 206 RENCANA
207 EPISODE 207 KEKACAUAN ULAH YUDA
208 EPISODE 208. Zira
209 EPISODE 209. Zira
210 EPISODE 209 Keputusan yang berat
211 EPISODE 210 BAYI KEMBAR
212 Episode 211 Murka
213 EPISODE 212 SIUMAN.
214 EPISODE 214 Alasan Addrian.
215 Episode 214 Menggendong bayi kembar
216 Episode 215 Kejutan.
217 Episode 216 Aca
218 EPISODE 217 Curhat
219 EPISODE 218 Berjuang Bersama
220 Episode 219 Mendapat restu
221 Episode 220 Pernikahan.
222 EPISODE 221 Pernikahan.
223 Episode 222 SAH
224 Episode 223 Aca Tomy.
225 Episode 224 Menginap di Apertemen.
226 EPISODE 225 Menemukan nama
227 Episode 226 Meminta restu.
228 Episode 227 Paahlawan.
229 Episode 228 Selesai
230 EPISODE 229 mengakui kesalahan
231 EPISODE 230 Rencana
232 Episode 231 Menjadi Pacar
233 EPISODE 242 Liburan
234 Episode 233 Bermain salju
235 Episode 235 Kiriman pesan Ilham
236 Hancur
237 Pelukan sang kakak.
238 Episode 237 Bertemu Ilham
239 Episode 238 Menemui Kayla.
240 Episode 239 Mengakui semuanya.
241 Episode 240 Merasa gagal.
242 EPISODE 241 Menerima
243 Episode 242 Tertangkapnya Renald
244 Episode 243 Meyakinkan
245 Episode 244 Kabar bahagia
246 Episode 245 Kekesalan Aca.
247 Episode 246 Cutter.
248 Episode 247 Kericuhan
249 Episode 248 Bertanggung jawab.
250 Mendadak menjadi Dady.
251 Rencana pernikahan.
252 Episode 251 Sah menjadi istri
253 Episode 252 Apertemen Ilham.
254 Episede 253 Teman curhat.
255 Episode 254 Tidak bisa menahan.
256 Episode 255 Melamar.
257 Episode 256 makan bersama
258 Episode 258 Ilham Kayla.
259 Episode 258 Kehilangan Bayi
260 Episode 259 Merasakan menjadi nyamuk.
261 Episode 260 Kayla Ilham
262 Rencana pernikahan.
263 Sah
264 Diner romantis.
265 Episode 264 Pikiran Aca
266 Malam
267 Sarapan
268 ACa dan Tomy
269 Malam Kedua.
270 Pesta
271 Zira Sebagai Sorotan.
272 Pesta
273 Beberapa bulan kemudian.
274 Merasa Beda
275 Jihan
276 Penyesalan.
277 Penyesalan 2
278 Mencari keberadaan Jihan.
279 Mencari solusi
280 Tidak mengakui
281 Skak Matt.
282 Zira
283 Karma Jidan.
284 Keputusan.
285 Ulang tahun.
286 Kabar bahagia Putri.
287 Happy ending
288 Pengumuman.
Episodes

Updated 288 Episodes

1
EPISODE 1 ZIRA
2
EPISODE 2 MENUTUP KESALAHAN
3
EPISODE 3 CLUB
4
EPISODE 4 KESUCIAN YANG HILANG
5
EPISODE 5 HANCUR
6
Episode 6 BERTEMU KEMBALI
7
EPISODE 7 AMARAH TERPENDAM
8
EPISODE 8 RONI
9
EPISODE 9 PENGEROYOKAN
10
EPISODE 10 KESEPAKATAN
11
EPISODE 11 TERINGAT PUTTRI
12
EPISODE 12 PENGENALAN
13
EPISODE 13 1 MOBIL
14
EPISODE 14 MIMPI BURUK
15
EPISODE 15 KEDATANGAN SISIL
16
EPISODE 16 PENGADUAN
17
EPISODE 17 KELEMBUTAN
18
EPISODE 18 MUAL
19
EPISODE 19 MELIHAT PUTTRI
20
EPISODE 20 HAMIL
21
EPISODE 21 MENEMUKAN SESUATU
22
EPISODE 22 MENGGODA ADDRIAN
23
EPISODE 23 MENGHINDAR
24
EPISODE 24 ADDRIAN TERLUKA
25
EPISODE 25 PESAWAT
26
EPISODE 26 MENEMUKAN KEBENARAN
27
EPISODE 27 PUTTRI KEMBALI
28
EPISODE 28 KEKERASAN
29
EPISODE 29 LUKA DITUBUH ZIRA
30
EPISODE 30 PELUKAN ADDRIAN
31
EPISODE 31 CIUMAN
32
EPISODE 32 KEBODOHAN ZIRA
33
EPISODE 33 CEMBURU
34
EPISODE 34 RONI DAN ZIRA
35
EPISODE 35 KEMARAHAN ADDRIAN
36
EPISODE 36 KEPASRAHAN ZIRA
37
EPISODE 37 TERJEBAK BERSAMA
38
EPISODE 38 KESIMPULAN RIMA
39
EPISODE 3 9MENGETAHUI KEBENARAN
40
EPISODE 40 KEBENARAN
41
EPISODE 41 KEBENARAN 2
42
EPISODE 42 PERTENGKARAN
43
EPISODE 43 SASKI & RONI
44
EPISODE 44 PENJELASAN TASYA
45
EPISODE 45 KEANEHAN ZIRA
46
EPISODE 46 SALAH PAHAM
47
EPISODE 47 CIUMAN DIGUYUR HUJAN
48
EPISODE 48 SALAH PAHAM TERJAWAB
49
EPISODE 49KEBENARAN
50
EPISODE 50 ADDRIAN DAN ZIRA
51
EPISODE 51 PERGI
52
EPISODE 52 PESAN DARI ADDRIAN
53
EPISODE 53 KE K-PO AN FARAH
54
EPISODE 52 MAKAN BER 3
55
EPISODE 55 HADIAH DARI ADDRIAN
56
EPISODE 57 RAHASIA TERBONGKAR
57
EPISODE 57 RAHASIA KEBONGKAR 2
58
EPISODE 58 RAHASIA TERBONGKAR 3
59
EPISODE 59 KEMARAHAN ZIRA.
60
EPISODE 60 KEMARAHAN SAHABAT
61
EPISODE 61 PELAMPIASAN KEMARAHAN.
62
EPISODE 62 BERUSAHA KUAT
63
EPISODE 63 PESTA
64
EPISODE 64 LUKA SESUNGGUHNYA
65
EPISODE 65 GORESAN LUKA
66
EPISODE 66 KRITIS
67
EPISODE 67 OPERASI
68
EPISODE 68 AMUKAN SASKI.
69
EPISODE 69 KEHILANGAN
70
EPISODE 70 KEPUTUSAN
71
EPISODE 71 ACARA WISUDA.
72
EPISODE 72 HADIAH
73
EPISODE 73 BERITA
74
EPISODE 74 DEMO
75
EPISODE 75 ADDRIAN KEMBALI
76
EPISODE 76 BERPAPASAN
77
EPISODE 77 PANTI ASUHAN
78
EPISODE 78 SINDIRAN SASKI
79
EPISODE 80 MENUDUH ZIRA
80
EPISODE 80 PERDEBATAN
81
EPISODE 81 PERDEBATAN
82
EPISODE 82 TERJEBAK DI LIFT
83
EPISODE 83 NAPAS BUATAN
84
EPISODE 84. TERBUKTI TIDAK BERSALAH
85
EPISODE 85 KEENAN
86
EPISODE 86 TERJEBAK DIRUANGAN
87
EPISODE 87 MOBIL
88
EPISODE 88 KECURIGAAN
89
EPISODE 89 DARAH
90
EPISODE 91 PERASAAN
91
EPISODE 91 KECURIGAAN
92
EPISODE 92 TENTANG SISIL
93
EPISODE 94 MENCURIGAI SISIL
94
EPISODE 94 INFORMASI BARU.
95
EPISODE 95 CEMBURU
96
EPISODE 96 KEBUCINAN ADDRIAN
97
EPISODE 97 MENEMUKAN SESUATU
98
EPISODE 98 KECANGGUNGAN ADDRIAN
99
EPISODE 99 RAYUAN ZIRA.
100
EPISODE 100 PANTI ASUHAN
101
EPISODE 101 PERSAHABATAN KEMBALI
102
EPISODE 101 NAASNYA KAYLA
103
EPISODE 103 PASTI MERINDUKAN.
104
EPISODE 104 TERJEBAKNYA SASKI
105
EPISODE 105 KAGET
106
EPISODE 107 INFORMASI BARU.
107
EPISODE 10 7MENEMUKAN SANG PENUSUK
108
EPISODE 108 PELAMPIASAN KEMARAHAN
109
EPISODE 109 MENIKAH DIMALAM YANG SAMA.
110
EPISODE110 KEBENARAN
111
EPISODE 111 ILHAM ADDRIAN
112
EPISODE 112 MEMBONGKAR KEJAHATAN SISIL
113
EPISODE 113 TERBONGKAR
114
EPISODE 114 PENGALIHAN ADVERB
115
EPISODE 115 ADDRIAN & ZIRA
116
EPISODE 116 MALAM KEWAJIBAN
117
EPISODE 117 RUMAH SAKIT
118
EPISODE 118 HUKUMAN SISIL
119
EPISODE 119 KEPUTUSAN ADDRIAN
120
EPISODE 120 KEPULANGAN SASKI
121
EPISODE 121 KEMBALI MENYATAKAN PERASAAN.
122
EPISODE 122 bertengkar
123
EPISODE 123 saling memikirkan.
124
EPISODE 124 Keputusan sidang.
125
Episode 125 Kabar bahagia
126
EPISODE 126 MINTA MAAF
127
EPISODE 127 BERBAIKAN.
128
EPISODE 128 MAKAN BERSAMA.
129
EPISODE 129 Perhatian
130
EPISODE 130 SALING BICAR.
131
EPISODE 131
132
EPISODE 132 BERMANJA.
133
Episode 133 SEBLAK.
134
EPISODE 134 MENGINTAI ILHAM
135
EPISODE 135 KESAL
136
EPISODE 136 BERBAIKAN.
137
EPISODE 138 Mengantarkan suami
138
EPISODE 138 Tembakan.
139
EPISODE 139 masuk sungai
140
EPISODE 140 FIRASAT BURUK.
141
EPISODE 141 Kabar buruk
142
EPISODE 150 TIDAK MENERIMA.
143
EPISODE 143 Pemberitaan
144
EPISODE 144 ZIRA
145
EPISODE 145 Penemuan.
146
EPISODE 146 Keberadaan.
147
EPISODE 148 Tidak Percaya
148
EPISODE 148 Rekaman pesan
149
EPISODE 149 Titik baru.
150
EPISODE 150 Pencarian
151
EPISODE 151 Penemuan.
152
EPISODE 152 Penemuan
153
Episode 153 Menemukan.
154
EPISODE 154 BERTEMU.
155
EPISODE 155 Melanjutkan Perjalanan
156
EPISODE 156 Menginap
157
EPISODE 157 Hujan
158
EPISODE 158 Gelisah
159
EPISODE 159 Pergara Mie instan
160
Episode 160 Kayla dan Ilham.
161
EPISEDE 161 Menyesali
162
EPISODE 162 Seseorang
163
EPISODE 163 Penyerangan.
164
EPISODE 165 Sampai ke desa
165
EPISODE 165 Menemukan penginapan.
166
EPISODE 167 Penanganan Dari Dokter.
167
EPISODE 167 Sweet.
168
EPISODE 168 Perdebatan Aca dan Tomy.
169
EPISODE 169 Zira tersadar.
170
Episode 170 Memeluk.
171
Pulang
172
Berita.
173
EPISODE 173 Jebakan.
174
Episode 174 Ancaman.
175
Episode 175 Tembakan.
176
EPISODE 177 Kembali pulang
177
EPISODE 177 Jakart
178
EPISODE 178 Melepas rindu.
179
EPISODE 179 Mengumumkan pernikahan
180
Episode 180 Mengakui
181
EPISODE 181 melamar.
182
EPISODE 182 2 Badut tampan.
183
Mengembalikan
184
Episode 184 makan siang pertama.
185
EPISODE 185 Alasan
186
Kesiangan
187
EPISODE 187 Perang tidak jelas
188
EPISODE 188 Acara pernikahan.
189
EPISODE 189 Resepsi pernikahan.
190
EPISODE 190 Malam gugup
191
EPISODE 191 Aca
192
EPISODE 192 TENDANGAN
193
EPISODE 193 Aca &tomy
194
EPISODE 194 Gagal.
195
EPISODE 195 TELAT
196
Episode 196 Keluhan
197
EPISODE 197 Suami romantis.
198
EPISODE 198 Marah
199
EPISODE 199 Roni &saski
200
EPISODE 200 Berbaikan.
201
EPISODE 201 PERTEMUAN
202
EPISODE 202
203
EPISODE 203 ACARA 7 BULANAN.
204
EPISODE 204 Acara 7 bulanan part 2.
205
EPISODE 205 KECEWA
206
EPISODE 206 RENCANA
207
EPISODE 207 KEKACAUAN ULAH YUDA
208
EPISODE 208. Zira
209
EPISODE 209. Zira
210
EPISODE 209 Keputusan yang berat
211
EPISODE 210 BAYI KEMBAR
212
Episode 211 Murka
213
EPISODE 212 SIUMAN.
214
EPISODE 214 Alasan Addrian.
215
Episode 214 Menggendong bayi kembar
216
Episode 215 Kejutan.
217
Episode 216 Aca
218
EPISODE 217 Curhat
219
EPISODE 218 Berjuang Bersama
220
Episode 219 Mendapat restu
221
Episode 220 Pernikahan.
222
EPISODE 221 Pernikahan.
223
Episode 222 SAH
224
Episode 223 Aca Tomy.
225
Episode 224 Menginap di Apertemen.
226
EPISODE 225 Menemukan nama
227
Episode 226 Meminta restu.
228
Episode 227 Paahlawan.
229
Episode 228 Selesai
230
EPISODE 229 mengakui kesalahan
231
EPISODE 230 Rencana
232
Episode 231 Menjadi Pacar
233
EPISODE 242 Liburan
234
Episode 233 Bermain salju
235
Episode 235 Kiriman pesan Ilham
236
Hancur
237
Pelukan sang kakak.
238
Episode 237 Bertemu Ilham
239
Episode 238 Menemui Kayla.
240
Episode 239 Mengakui semuanya.
241
Episode 240 Merasa gagal.
242
EPISODE 241 Menerima
243
Episode 242 Tertangkapnya Renald
244
Episode 243 Meyakinkan
245
Episode 244 Kabar bahagia
246
Episode 245 Kekesalan Aca.
247
Episode 246 Cutter.
248
Episode 247 Kericuhan
249
Episode 248 Bertanggung jawab.
250
Mendadak menjadi Dady.
251
Rencana pernikahan.
252
Episode 251 Sah menjadi istri
253
Episode 252 Apertemen Ilham.
254
Episede 253 Teman curhat.
255
Episode 254 Tidak bisa menahan.
256
Episode 255 Melamar.
257
Episode 256 makan bersama
258
Episode 258 Ilham Kayla.
259
Episode 258 Kehilangan Bayi
260
Episode 259 Merasakan menjadi nyamuk.
261
Episode 260 Kayla Ilham
262
Rencana pernikahan.
263
Sah
264
Diner romantis.
265
Episode 264 Pikiran Aca
266
Malam
267
Sarapan
268
ACa dan Tomy
269
Malam Kedua.
270
Pesta
271
Zira Sebagai Sorotan.
272
Pesta
273
Beberapa bulan kemudian.
274
Merasa Beda
275
Jihan
276
Penyesalan.
277
Penyesalan 2
278
Mencari keberadaan Jihan.
279
Mencari solusi
280
Tidak mengakui
281
Skak Matt.
282
Zira
283
Karma Jidan.
284
Keputusan.
285
Ulang tahun.
286
Kabar bahagia Putri.
287
Happy ending
288
Pengumuman.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!