Episode 3

“Pagi aunty”, panggil Alika dengan tatapan bingung melihat sosok pria asing yang berada di meja makan bersama keluarga Abraham selayaknya sudah mengenal sangat lama.

“Pagi sayang”, sapa kembali Liana yang sedang membawa dua kopi cangkir yang diletakkan di meja Abraham dan Lucas.

“Siapa dia? Sebelumnya aku tidak pernah lihat dan keluarga ini juga tidak pernah memperkenalkan sosok laki-laki ini. Eh... tunggu dia itu apakah saudara jauh uncle Abraham tapi kok tidak mirip atau aunty Liana tapi juga tidak mirip. Pasti sahabat jauh mereka karena dari wajahnya hampir sama mendekati umur aunty Liana”, batin Alika dengan terus menelisik dengan canggung ia menggeser bangku disebelahnya dan memberikan anggukan juga senyuman tipis sebagai tanda hormat.

“Alika kamu bangun kesiangan lagi, apakah semalam kamu bergadang mengerjakan tugas?” tanya Abraham sambil menyesap kopi.

“Tidak kok uncle, semalam Alika awal entah kenapa tidur Alika sangat nyenyak. Maaf Alika kesiangan dan tidak bisa bantu aunty sama bik Aisyah”, kata Alika dengan seidikit menyesal.

“tidak apa-apa nak, itu wajar terkadang kita sama Tuhan di beri istirahat yang nyaman dan terkadang kita diberi istirahat kurang nyaman hahaha”, ucap Liana sambil tertawa untuk mencairkan suasana.

Ketika Alika sedang mengoleskan selai diatas roti tawar tiba-tiba Liana membuka kembali percakapan dengan memperkenalkan sosok pria di sampingnya.

“Oh ya aunty lupa belum memperkenalkan dengan sahabat jauh sekali dari negara New york dia adalah Lucas dan Lucas perkenalkan gadis manis ini adalah Alika”.

Alika memberikan sambut dengan berjabat tangan, saling memperkenalkan diri yang disambut hangat oleh Lucas. Kemudian Alika kembali mengunyah dan meminum susu lalu pamit untuk berangkat ke sekolah dengan mengajak Denis untuk pergi bersama yang sejak tadi mengamati interaksi Lucas yang menatap Alika penuh gairah dan Denis menggeleng kepala saja melihat tingkah laku pengusaha terkenal yang sifatnya yang sering di sebut seperti mafia tampan yang akan menjadi bosnya setelah ia lulus perkuliahan.

Alika menggeser bangku yang diikuti oleh Abraham dan Denis untuk segera berangkat menunaikan kewajiban masing-masing.

“Aunty aku berangkat dulu, takut telat. Ayo kak!” pamit Alika dan ajakan untuk Denis.

“Alika kamu mending diantar oleh Lucas biar sambil berdekatan nak. Udah gak usah banyak mikir karena Denis juga hampir terlambat ke kampus di jam pagi. Ya, kan Denis”, ucap Liana dengan melirik Denis dengan sorot penekanan.

“Menuru uncle kata aunty Liana benar nak”, kata Abraham yang ikut menimbrung.

Alika masih bingung yang tiba-tiba minta diantar oleh orang yang tidak dikenal apalagi ia tamu di sini. Alika melirik ke arah Denis.

Denis yang merasa mendapatkan kode dari beberapa arah hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

“Iya, kata momy benar Alika. Hari ini aku harus menyiapkan untuk presentasi takutnya kelompok kak Denis tak terima jika nanti dapat nilai D jadi kamu berangkatlah bersama Lucas”, ucap Denis yang masih jantungan.

“Ayo cepat Lucas antar Alika dan jangan sampai terlambat”, kata Liana yang terus mendorong.

“It’s okay, come on Alika. Biar saya antar kamu kebetulan searah karena saya juga akan ke kantor bertemu teman”, ucap Lucas

Alika mengikuti langkah Lucas dengan sedikit ragu. Lucas yang sedang memperhatikan Alika yang ragu dengannya menyambut dengan tatapan hangat untuknya agar ia tidak takut dengannya. Lucas membukakan pintu mobil untuk Alika dengan diberi kode, “C’mon, nanti kamu terlambat”.

Alika yang tadinya ragu dia terpaksa ikut dengan Lucas yang sejak tadi menunggu.

Ketika di dalam mobil Alika merasa canggung begitupun dengan Lucas yang masih diam memperhatikan jalan. Kemudian Lucas memecahkan suasana kecanggungan dengan bertanya, “Bagaimana dengan sekolah kamu? Apakah ada kendala atau lainnua mungkin?”

Alika menjawab dengan sedikit ragu, “uhmm...sangat menyenangkan, kacau, dan saat ini belum ada kendala”

“apa yang kacau Alika? Bolehkah saya tahu?”

“Hanya kacau pada temanku yang selalu kelewat gila. Tapi dia juga nyenengin buat mecahin suasana. Jadi kami miliki banyak yang di tanggapi. Orangnya itu gembil, pendek dan suaranya bikin gendang telinga hampir pecah”

Lucas yang mendengarkan cerita Alika hanya mampu tersenyum. Ternyata gadisnya begitu bahagia bersama teman-temannya. Lucas pun melirik sekilas ketika melihat senyuman manis miljk Alika dan bibirnya yang bergerak membuatnya ingin mencicipinya sekarang. Alika yang sejak tadi bercerita tanpa sadar mobilnya telah berhenti di depan gerbang sekolah. Kemudian Alika membuka pintu mobil dengan mengucapkan terimakasih kepada Lucas. Lucas membalasnya dengan senyuman hangat.

....................................................................................

Alika berjalan sendirian masuk ke kelas. Ketika tiba di kelas Alika di suguhkan suara cempreng milik Aminah.

“Lik aku mau memberi tahu mu, bahwa ada murid baru di kelas kita dia itu ganteng banget. Tadi banyak cewek yang menatap seperti hewan buas” ucap Aminah yanh antusias

“Seperti kamu” ejek Raina

“Apaan sih Rain, kamu kalo omong suka bener” ucap Aminah sambil mencomot camilan yang ia bawa.

“kring... Kring... Kringg...” suara bel masuk kelas.

“Nanti kita lanjutin lagi” bisik Aminah

Sedangkan Lucas setelah mengantar Alika ke sekolah ia menemui Abraham dan Adam ke kantor cabangnya. Setelah perjalanan cukup panjang yang ramai dan macet Lucas akhirnya tiba ke kantor pusat perkembangan resort classic wooden hut. Ia turun dari mobil ferari dengan tatapan mata yang tajam dan wajah yang dominan. Ketika ia berjalan banyak wanita yang terpesona dan mengagumi Lucas dengan tatapan lapar dan menggoda.

Namun Lucas tetap berjalan tanpa memperdulikan tatapan karyawan kantor yang mengagumi dirinya dan tersenyum untuknya. Ia tetap mempertahankan wajahnya yang dominan, dingin, dan terlihat bengis. Lalu ia memencet lift naik ke lantai paling atas dan akhirnya sampai pada ruangan yang duduki oleh Abraham dan ditunggu oleh Adam.

Lucas membuka pintu tanpa mengetuk dan Abraham mempersilahkan Lucas untuk duduk di sofa. Mereka membicarakan bisnis dan musuh yang sering kali ingin menghancurkan bisnis-bisnis sahabatnya dengan licik. Musuh yang sering kali menjadi was-was yaitu Willy, Aslan, dan Mirza.

“bagaimana kabarnya, bro?” tanya Adam dengan sok akrab.

“It’s okay” jawab Lucas sambil merokok dengan mata yang tajam seperti dulu ketika Adam mengenalnya.

“Bagaimana resort ini apa ada kendala di Indonesia?” tanya Lucas dengan serius

“yap, ada sedikit. Kami kesulitan karena si gundul tua yang sudah terhubung dengan mafia tengil Willy. Ia memasuki dunia politik seluruhnya yang ada di wilayahnya sulit untuk di dapat” jawab Abraham

“Kita bisa menyingkirkannya, dia memiliki sisi kelemahannya dengan sang asisten di rumahnya. Ia terus di peloroti oleh asiatennya. Dia juga memiliki dana gelap untuk kesenangan dalam perutnya”, ucap Adam

“Bagus, kamu Abraham hubungi Beni untuk menyelidiki si tua gundul itu di area yang sering ia datangi dan juga suruh Kana untuk masuk sebagai penggoda dirinya”

“Baiklah Lucas, aku akan hubungi mereka dan memberi info ke kamu paling tidak lima hari”, kata Abraham

“Bagaimana dengan istrimu Adam, apa dia masih sering menyiksamu?” tanya Abraham

“Ya, dia sangat susah untuk aku kendalikan. Sekarang ia hamil memasuki enam bulan dan Charlotte sering ingin minta yang susah aku dapatkan Abraham”, jawab Adam dengan lesu. Adam juga menceritakan hal-hal aneh yang membuat dirinya kerepotan kepada ke dua temannya dan Lucas yang mendengarkan itu hanya tersenyum tipis sedangkan Abraham malah mengejek.

“hahahahaha” tawa Abraham

Ketika tawaan Abraham belum berhenti ada suara ponsel berbunyi dari saku Adam.

“Hallo sweety, how are you?”

“Adam cepatlah pulang, aku ingin kamu kembali ke rumah sekarang juga dedek kangen sama kamu”

“jangan terlambat uncle”

Adam langsung mematikan ponselnya dengan sedikit menarik nafas keras kemudian ia pamit kepada Abraham dan Lucas. Lalu Adam langsung melesat pulang ke rumahnya yang ia bangun ketika saat berkunjung sudah memiliki penginapan.

Terpopuler

Comments

Andayani Ahmat

Andayani Ahmat

adam pusng tjh kelling sma ulh istri nya...

2021-12-03

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 pengumuman
96 Episode 95
97 Episode 96
98 Episode 97
99 Episode 98
100 Episode 99
101 Episode 100
102 Episode 101
103 Episode 102
104 Episode 103
105 Episode 104
106 Episode 105
107 Episode 106
108 Episode 107
109 Episode 108
Episodes

Updated 109 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
pengumuman
96
Episode 95
97
Episode 96
98
Episode 97
99
Episode 98
100
Episode 99
101
Episode 100
102
Episode 101
103
Episode 102
104
Episode 103
105
Episode 104
106
Episode 105
107
Episode 106
108
Episode 107
109
Episode 108

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!