Episode 4

“Hu.. Hu.. Hu..”, seorang gadis kecil berumur 12 tahun menangis di depan tubuh neneknya yang lemas.

“Nenek bangun!”, panggil cucunya yang terisak dengan menggoyangkan tubuh yang tidak berdaya.

“Bangun!”

“Bangun Nek!”

Gadis kecil itu meminta tolong pada orang-orang disekitarnya namun tidak ada yang mengasihaninya. Dia berlari mencari bantuan untuk membawa neneknya berobat. Namun tidak ada yang berani dan menolongnya.

Gadis kecil itu terus berlari tanpa pantang menyerah dan tidak melihat ke depan ada mobil yang melaju kearahnya karena pikirannya sedang kalut untuk mendaptakan pertolongan dari orang-orang disekitarnya untuk menolong neneknya yang tergeletak lemah di pinggir jalan. Mobil itu terus melaju melesat dan gadis kecil itu hampir tertabrak jika tidak ada orang yang menyeleamatkan. Laki-laki itu lengannya sedikit terluka sedangkan gadis kecil itu menangis dan meminta maaf.

“Hai, are you ok sweet girl”

“Mr, tolongin nenek saya. Dia sakit-sakitan karena bekerja untuk aku sekarang dia terbaring di emper warung”, dengan sesegukan

Laki-laki itu belum memahami yang dibicarakan oleh gadis kecil itu namun dia akan menawari bantuan.

“Baiklah dimana nenek kamu?”

Gadis kecil itu menarik tangan milik laki-laki turis berjalan ke emper warung yang belum di tempati.

“Itu nenek saya Mr”.

“Okay, you calm down. I will call an ambulance to take your grandmother to the hospital”.

“Thank you Mr”.

Beberapa menit kemudian ambulan datang dan mengangkat nenek Khodtijah ke mobil ambulan. Gadis kecil dan laki-laki turis ikut naik ke ambulan menuju ke rumah sakit.

Sedangkan teman Lucas yang berada di cafe masih menunggunya begitu lama dan akhirnya Abraham menghubungi Lucas.

Suara deringan ponsel di saku celana kanan Lucas terus bergetar lalu ia mengangkatnya di samping Alika yang masih terisak.

“Hallo Lucas, kamu dimana?”

“I’m sorry Abraham, ada sedikit masalah jadi aku tidak bisa menemui kamu”.

“Baiklah, jika begitu tidak masalah, kamu selesain dulu masalah kamu baru kita jadwalkan lagi pertemuan”.

“Thank you, Abraham”.

Setelah selesai memberitahu Abraham Lucas memasukkan ponselnya ke dalam saku celana kanannya dan masih menunggui dokter di ruang ICU. Alika tertidur pulas di pangkuan Lucas. Lucas mengusap wajahnya dan mengamati seluruh wajah mungil gadis kecil itu yang terlelap di pangkuannya dengan menelisik. “Hai nak, di balik wajah kotor kamu ternyata wajahmu sunggu cantik”, batin Lucas dengan tersenyum tipis.

Satu setengah jam kemudian dokter keluar dari ruang ICU dan menanyakan wali dari nenek itu.

“Dimana walinya?”

Gadis kecil itu yang terlelap lalalu bangun mendengar suara bariton dari sang dokter. Alika bertanya, “Dokter bagaimana keadaan nenek saya?”

Dokter menjawab dengan wajah sedih, “Tunggulah nenek kamu akan bangun nak. Tapi saya harus berbicara kepada orang tua kamu. Dimana orang tua kamu?” ucap dokter yang sedang berjongkok.

Alika yang di tanya hanya diam membuat turis di sebelahnya mau tidak mau membantunya. “Dokter apa kita bisa bicara di ruangan anda?” ajak Lucas.

“Baik mari mr”, ajak dokter dengan sopan.

Sebelum pergi Lucas memberi tahu pada gadis kecil itu, “Nak, tunggulah nenek kamu baik-baik saja”,dengan memberikan senyuman hangat pada Alika. Dia menganggukkan kepala yang dikatakan mr turis itu.

Alika masih duduk meungg mr turis itu datang kembali dengan sambil berdoa, “Tuhan bantulah nenek saya untuk sembuh dari penyakitnya . Aku berharap Tuhan mengabulkan do’aku. Amin”, kata hati Alika.

Sepuluh menit kemudian Lucas menghampiri Alika yang duduk dengan wajah penuh debu. Alika menghampiri mr.turis itu.

“Nenek kamu baik-baik saja. Dia sebentar lagi akan bangun”, kata Lucas dengan berjongkok dan mengusap wajahnya yang ditutupi banyak debu.

“Bagaimana jika sambil menunggu kita makan kasihan perut kamu nak”, ajak Luca yang diangguki oleh Alika. Lucas menuntunnya sampai pada resto terdekat dengan rumah sakit inap neneknya.

Lucas mencari tempat duduk dan memesan makanan. Salah satu pelayan resto menghampiri.

“Is there anything i can help you sir?”, tanya pelayan dengan fasih bahasa.

“Ya, kami mau pesan satu paket A plush minumannya”, pesan Lucas

“Baiklah tuan, silahkan ditunggu”, kata pelayan sambil berlalu

Sambil menunggu makanan Lucas membuka pembicaraan.

“Hai nak, nama kamu siapa?”

“My name is Alika”, dengan senyum manis membuat Lucas yang berumur dua puluh tahun hatinya terasa tersentuh melihat wajah cerianya.

“Nama uncle siapa?”

“Nama saya Lucas, sweety”

Alika hanya ber-oh ria tanpa menanyakan kembali. Karena Alika belum bisa mengucapkan bahasa inggris dengan baik. Setelah perkenalan nama mereka hanya diam dengan pikiran masing-masing dan Lucas memandang wajah gugup gadis di depannya dengan sesikit senyuman tipis yang tak terlihat karena tertutupi jari telunjuk di dekat bibir.

Kemudian datanglah sang pelayan membawa makanan yang di pesan. Lucas mempersilahkan Alika untuk makan lalu Alika berdoa dan memakannya dengan lahap seperti tiga hari tidak makan.

Lucas yang sejak tadi memperhatikan Alika makan dengan nikmat begitu menggemaskan baginya. Lucas memberikan tisu untuknya karena blepotan denagn cara dia makan. Setelah selesai menyelesaikan makan Lucas mengantar Alika menuju ruang inap lalu berpamitan kepadanya.

“Saya pulang dulu ya Alika dan kamu tungguin nenek kamu sampai ia bangun esok paginya. Kamu juga tidak perlu khawatir biaya administrasi sudah uncle bayarkan”.

“Thank you uncle”, ucap Alika dan sebagai tanda terima kasih dia mengecup pipi milik Lucas dan ia terkejut namun ciuman itu membuat hatinya tersentuh yang belum pernah ia rasakan meskipun pernah dicium oleh anak Abraham atau adiknya belum pernah merasakan aliran listrik yang menghangatkan hatinya sejak dua puluh tahun lamanya setelah tragedi saling membunuh antar keluarga yang membuat dirinya tidak percaya lagi dengan arti keluarga di kehidupannya.

Sejak itulah Lucas kembali mencari gadis kecil yang dirindukannya ketika mengingat ciuman dan pelukan hangat bagaikan percikan aliran listrik di tubuhnya yang begitu nyaman.

Setelah menemukan keberadaam gadis itu, Lucas meminta bantuan Abraham untuk memberikan tumpangan kepadanya dan mengangkat gadis itu bersama neneknya menjadi keluarganya.

Lucas juga mengatakan bahwa dirinya yang akan menanggung segala kebutuhan gadis itu bernama neneknya.

Lalu Abraham mengiyakan permohonan Lucas. Kemudian Abraham bersama Liana menjemput Alika di sebuah perkampungan yang kumuh dan membawanya pulang bersama neneknya.

Sampai di rumah, Liana membersihkan seluruh kotoran di tubuh Alika dengan sepenuh hati. Sebab dahulu Liana ingin memiliki anak seorang cewek namun belum di kasih oleh yang kuasa.

Setelah memandikan Liana memberikan makan begitu juga dengan neneknya.

Usai lewat beberapa hari, Lucas menemui Alika. Ketika pertama kali melihat Alika dari tangga Lucas menyapanya dan ia tersenyum hangat kemudian memberikan pelukan lalu bermain bersama seharian sampai Lucas kembali lagi ke negara asalnya.

Keluarga Abraham menerima Alika seperti putri kandungnya sampai ia beranjak remaja dan neneknya menghembuskan nafas terakhir. Namun kasih sayang yang diberikan keluarga Abraham yang diberikan oleh Alika tidak luntur tetap memberikan yang terbaik.

Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 pengumuman
96 Episode 95
97 Episode 96
98 Episode 97
99 Episode 98
100 Episode 99
101 Episode 100
102 Episode 101
103 Episode 102
104 Episode 103
105 Episode 104
106 Episode 105
107 Episode 106
108 Episode 107
109 Episode 108
Episodes

Updated 109 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
pengumuman
96
Episode 95
97
Episode 96
98
Episode 97
99
Episode 98
100
Episode 99
101
Episode 100
102
Episode 101
103
Episode 102
104
Episode 103
105
Episode 104
106
Episode 105
107
Episode 106
108
Episode 107
109
Episode 108

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!