Episode 10

Sementara persiapan pernikahan sedang dibuat untuk hari H. Sembari menunggu Lucas saat ini sedang bersama gadisnya untuk membujuknya agar memaafkan kesalahan di episode sebelumnya.

“Ha Alika, kapan kamu tiba?”, tanya Lucas yang habis pulang dari kerjanya namun tidak di jawab.

Lucas mencoba mendekati Alika yang sedang membaca majalah dengan wajah kesalnya.

“Apa kamu masih memendam amarah gara-gara waktu itu? Jika begitu aku minta maaf”, ucap Lucas dengan menyentuh tangan mungilnya lalu mengecup membuat gadisnya mendelik.

“Ayolah jawab sweety, jika kamu cemberut terus aku tidak akan mengajak kamu menikmati pemandangan di kota Berlin”, tambah Lucas sambil mengusap tangan kirinya semabari menunggu bibir mungilnya berbicara. Alika masih berpikir untuk memaafkan Lucas dan menghilangkan kekesalan terhadap aunty-nya yang tiba-tiba saja menghilang saat telah sampai di negara asing yang tidak begitu ia ketahui. Namun untungnya Lucas menyuruh pengawalnya menjemput.

“Baiklah, aku akan menyetujui ajakan kamu namun tidak untuk kelancangan kamu. Dari pada aku di sini seharian membuatku jenuh lebih baik jalan-jalan. Aku juga belum tentu menikmati suasana di sini seumur hidupku”, ucap Alika dengan menutup majalah.

“No sweety kamu akan menikmati seumur hidupmu bersamaku. Aku tidak sependapat dengan kamu”, batin Lucas dengan sambil memberikan sunyuman hangat untuk gadisnya.

“Kalau begitu aku akan ganti baj dan kamu barsiaplah untuk berangkat”, ucap Lucas dengan mencium tangan kembali sembari berjalan menuju tangga untuk ke kamarnya mengganti pakaian. Sedangkan Alika hanya mengambil tas selempangan di kamar yang di sediakan. Sebenarnya Lucas ingin menjadi satu dengan gadisnya di kamar utama namun ia urungkan agar sebelum hari H dia tidak melarikan diri meski rencana dia licik tetapi baginya tidak peduli bagaimanapun gadisnya itu adalah miliknya.

Alika menunggu sambil duduk di sofa ruang tengah hingga Lucas keluar dengan berganti pakaiannya. Meski membutuhkan waktu lama menunggu Lucas akhirnya ia keluar dengan berpakain kasula dan terlihat tampan di mata Alika.

“Waoo.., dia sangat tampan dibandingkan teman-teman kelasku meski dia sudah cukup umur namun dia tidak seperti seorang paman umumnya. Balitan pakaiannya sangat cocok layaknya seperti para remaja umunya”, batin Alika dengan wajah bengongnya saat Lucas dihadapannya.

“Hai sweety, sweety”, panggil Lucas dua kali sambil melambaikan tangannya di wajah. Alika kemudian kembali dari euforianya setelah dua kali panggilan dari Lucaa dan menetralkan ekspresinya.

“Sweety, apa kamu sedang mengaggumiku hingga kamu sampai bengong? Jika benar ternyata aku tidak kalah keren dengan para remaja umumnya”, ucap Lucas dengan kepedean sambil terkekeh.

“Dasar kepedean”, kesal Alika sambil melangkah berjalan untuk menutupi ekspresi merah meronanya dari Lucas. Dia mengikuti langkah Alika yang tiba-tiba dengan jalan cepat.

Setelah sampai di pelataran mansion Lucas bergegas membukakkna pintu mobil lamborghini untuk kekasihnya yang dia anggap sendiri.

“C’mon sweety” ajak Lucas yang membukakan pintunya dan Alika menaikinya lalu Lucas menyusul setelah menutup pintu mobil sebelahnya.

Lucas menghidupkan mobilnya “ brumm..brumm”, terdengar suara lamborghini yang segera melesat. Pada saat mengemudi Lucas membuka suara agar suasana di dalam mobil tidak canggung dan hening.

“Sweety, bagaimana liburan kamu selama tiga hari yang lalu? Apakah menyenangkan?”, tanya Lucas walaupun dia sudah tahu dari info anak buahnya di Indonesia dengan fokus mengemudi meski sekali-kali melirik gadisnya.

“Uhmm itu menyenangkan karena aku sering di temani dua sahabat yang seringkali dalam obrolan ada bumbu-bumbu bar-barnya yang keluar dan bahkan membuatku sering tidak tahu arti kata yang mereka ucapkan. Mereka sangat unik meski sering berantem tapi membuat hariku tertawa”, cerita Alika sambil membayangkan dua sahabtnya yang sering aneh.

“ Aku ikut senang, sweety”, ucap Lucas dengan tulus.

Ketika Lucas memancing sedikit obrolan Alika akan mrnjawab panjang lebar dengan senyuman bahagia membuat Lucas ikut merasa bahagia meski Alika juga membicarakan laki-laki lain seperti tentang Denis maupun Adit. Entah persetan apa Lucas selalu cemburu. Pada akhirnya telah sampai di tempat yang penuh dengan gambar mural di east side galery.

(Alamy. com)

Ketika saat turun dan menyusuri jalanan di area mural wajah kagum milik Alika tidak berhenti terkagum-kagum dan mencoba menyentuh. Dia juga tidak lupa meminta Lucas untuk memfotokannya dan memamerkan fotonya kepada kedua temannya juga lainnya.

“Uncle, ini sungguh mengagumkan”, puji Alika

“Of Chrouse, Apa kamu suka?” ucap Lucas

“Ya, Apa aku boleh minta di fotokan untuk aku pamerkan kepada teman-temanku?”, tanyanya

“Ya tentu, kamu cobalah berdiri di situ”, ucap Lucas lalu ia memotretnya. Kemudian Lucas ikut berfoto ketika ada orang lewat untuk meminta tolong kepadanya lalu mengucapkan terima kasih.

Setelah selesai mereka melanjutkan perjalan dan Lucas berinisiatif menggandeng tangannya juga tanpa penolakan dari Alika.

“Uncle kita akan pergi kemana lagi?”, tanyanya sambil memakan es krim yang dibelinya saat menenelusuri tiap jalanan.

“Kita akan pergi melihat pemandangan dan mengunjungi restoran”, ucap Lucas

Alika menganggukkan kepala. Mereka menikmati momen-momen bersama dengan berfoto hingga menjelang malam. Kemudian mereka kembali ke manshion dengan wajah lelah Alika yang terlelap tidur di sebelahnya. Lucas menghentikan mobilnya karena lampu merah dan kemudian Lucas menoleh melihat wajah Alika yang sesang terlelap di sebelahnya dengan mengecup bibir, mata, juga kening lalu kembali mengecup bibir dengan sesikit menjilat. Lucas merasa bahagia saat ini tanpa henti.

Beberapa lama kemudian mobil lamborghini telah berhenti di pelataran manshionnya. Tanpa niat untuk membangunkan Alika, Lucas menggendongnya ala briday stayle. Sesampainya di kamar Lucas menurunkannya dengan pelan agar gadisnya tidak terbangun lalu mengusap pipi dan ******* bibir mungilnya kemudian terdengar sedikit lenguhan dari bibir Alika dan Lucas menghentikan agar tidak membangunkannya. Setelah itu Lucas pergi keluar sebelum melewati batas dan membersihkan badannya yang lengket setelah seharian jala-jalan.

Axel yang berada di kamarnya masih gelisah karena teman-temannya yang dihubungi tidak tahu kemana Alika pergi. Keesokan harinya Axel menghampiri rumah Alika yang dikirimkan alamatnya oleh Raina. Lalu ia mengetuk pintu setelah sampai di kediaman Alika.

“tok..,tok..,tok..,” tiga kali ketukan akhirnya pintu terbuka dan yang membukanya asisten rumah tangga.

“Cari siapa ya?”, tanya asisten rumah tangga.

“Saya mencari Alika. Apakah benar ini rumah Alika Azhara?” ucap Axel dengan sopan.

“Iya benar, aden siapa?”, tanya asisten rumah tangga dengan menelisik

“Saya temannya Alika satu SMA”

“Oo, Non Alika sedang pergi berlibur dengan auntynya”

“Kemana ya bi? Kalau bisa saya tahu”

“Di luar negeri den. Bibi juga kurang tahu”, ucap asisten rumah tangga sambil tersenyum

“Baik bi, makasih” ucapnya sambil berpamitan dan berlalu membawa motornya ke cafe tempat nongkrong biasanya.

Sesampainya di cafe tidak sengaja Axel melihat Raina masuk ke cafe lalu ia menyusulnya.

“Rain! Rain!”, panggilan dua kali dari Adit lalu Raina menoleh ke belakan dan menyapanya, “Hai Axel, kenapa pagi-pagi ke cafe?” tanya Raina heran.

“Iya, aku mau nongkrong aja. Bosan di rumah sendirian”, ucap Axel dengan terkekeh

“Ngomong-ngomong teman kamu Gilang mana? Biasanya kalian selalu bersama”

“Dia hari ini lagi nemenin adiknya bermain katena kedua orang tuanya sedang kerja dinas ke luar kota. Sedangkan kamu?”, ucap Axel

“Aku ke sini mau bantu orang tuaku karena cafe ini milik keluargaku. Ayo masuk Xel”, ucap Raina

Axel lalu masuk dan duduk di temani oleh Raina.

“Habis darimana axel?”

“Aku tadi habis ke rumah Alika. Ingin mencari tahu aja Alika pergi kemana? Karena dihubungi tidak diangkat”,

“Iya juga y.Apa kamu sudah tahu ia pergi kemana?”

“Iya tapi tidak signifikan”

“Signifikan segala kayak hitung-hitungan aja xel” sambil terkekeh

“ iya, aku hanya dapat info saat ini Alika sedang berada di luar negeri”

“Kalau itu kami tahu”

“Kenapa kamu tidak memberitahuku? Di luar negeri bagian mana?”

“Kalau bagian mananya kami gak tahu karrna kak Denis hanya memberitahukan kalau dia bersama mamanya di luar negeri. Aminah aja sampai kesal karena tidak detail memberi tahukan kami sebab kak Denis langsung menutup ponselnya katanya sedang ada party di rumah temannya dan tidak bisa di ganggu”

Axel menganggukkan kepala. Saat di sela-sela mereka sedang mengobrol minuman datang dan Axel menyeruput kopi capuccinonya.

Alika masih terlelap dalam tidurnya dan terbangun kesiangan dengan mengulet. Lalu ia bergegas ke kamar mandi membersihkan bau badan sisa semalam karena tidak mandi setelah berjalan-jalan seharian bersama Lucas.

Sedangkan Lucas berkutat dokumen di ruang kerja yang tersedia di mansion sembari menunggu Alika turun dari kamarnya untuk mengajaknya photo prewedding persiapan pernikahan.

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Makin bikin aku penasaran gimana ceritanya Lucas bisa memutuskan sendiri pernikahannya dengan Alika,Sedangkan Alika langsung gak tau apa2 tentang siapa Lucas,juga ttg pernikahannya..🤔🤔

2024-12-26

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 pengumuman
96 Episode 95
97 Episode 96
98 Episode 97
99 Episode 98
100 Episode 99
101 Episode 100
102 Episode 101
103 Episode 102
104 Episode 103
105 Episode 104
106 Episode 105
107 Episode 106
108 Episode 107
109 Episode 108
Episodes

Updated 109 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
pengumuman
96
Episode 95
97
Episode 96
98
Episode 97
99
Episode 98
100
Episode 99
101
Episode 100
102
Episode 101
103
Episode 102
104
Episode 103
105
Episode 104
106
Episode 105
107
Episode 106
108
Episode 107
109
Episode 108

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!