Laura dan Sinta part 1

Sinta memandang wajah pucat roh Laura putrinya, air mata itu akhirnya mengalir dari pelupuk mata Sinta. Isakan terdengar keluar dari dari bibir Sinta, dia bangkit dan memeluk roh Laura yang pasti tak bisa dia rasakan secara bentuk.

"Apa kau tak marah pada Mama?" tanya Sinta pada roh gadis kecil yang dia peluk.

Laura mengelengkan kepala kecilnya. "Trimakasih Mama telah melahirkanku, meski ayahku meninggalkan Mama saat aku masih di dalam perut Mama! Trimakasih telah membesarku sampai sebesar ini!" kata Laura di pelukan ibunya.

"Tapi aku membunuhmu! Aku juga menyiksamu!" tangis Sinta semakin keras.

"Laura tau hidup Mama juga tak mudah, karena keberadaanku! Para tetangga selalu mengejek Mama, tapi Mama masih memberiku makan dan selalu pulang setiap hari untuk melihatku!" kata Laura. "Aku sayang Mama!"

"Mama juga sayang Laura, maafkan mama Putriku!" kata Sinta di sela tangisannya. "Mama tak sengaja membunuhmu, tapi kau harus pergi! Tinggalkan mamamu yang berdosa ini Nak! Hiduplah bahagia di surga!"

Manik mata Laura yang sudah sembab ditatap oleh Sinta, dengan wajah yang sama-sama sudah banjir oleh air mata. Ibu dan anak itu saling memandang dalam kasih sayang, meski mereka sudah berbeda alam.

"Laura dengarkan mama! Mama tak pernah berniat membuangmu, apa lagi membunuhmu. Bagi mama kau adalah segalanya, kenapa mama kasar kepadamu selama ini?" kata-kata Sinta terhenti karena dia tak bisa berhenti menangis. "Mama harap saat kau dewasa nanti, kau bisa menjadi wanita yang kuat! Tak seperti mama!" jelas Sinta.

"Laura tau! Jika Laura pergi siapa yang akan peduli pada Mama?!" kata Laura.

"Pergilah, mama akan baik-baik saja!" kata Sinta.

Tubuh kecil transparan Laura melayang di udara, dia terus melayang ke langit meninggalkan Sinta yang hanya bisa menangis di dalam selnya dengan penuh penyesalan di hatinya.

.

.

Hukuman terbesar bagi manusia adalah rasa penyesalan yang tidak bisa dia perbaiki.

Rasa penyesalan yang akan menggerogotimu hingga hari kematianmu.

.

.

.

.

Sinta mengandung Laura saat dia berusia 17 tahun. Benar, Sinta masih duduk di kelas 2 SMU. Siapa yang memghamili gadis desa ini saat itu, pria itu adalah seorang Perawat bernama Lukas Herlambang yang berkerja di UKS sekolahnya.

Mereka masih sangat muda dan saling mencintai, tapi saat tau bahwa Sinta hamil. Lukas menyuruh Sinta melakukan aborsi. Lukas mengaku telah mempunyai tunangan di kota pada Sinta, jadi Lukas kabur dari desa itu dan tak meninggalkan jejak apa pun.

Alhasil Sinta berusaha sebisanya untuk mempertahankan bayinya. Kedua orang tua Sinta meski tak mendukung perbuatan putrinya, untung masih mau merawat Sinta sampai melahirkan.

Saat Laura berusia 1 tahun di desa tempat tinggal Sinta terjangkit wabah penyakit yang banyak memakan korban. Dan anehnya semua warga desa menuduh Sinta sebagai biang terjadinya wabah, alasannya karena orang tua Sinta yang telah melindungi pendosa di desanya. Akhirnya semua warga sepakat untuk mengusir Sinta dan Laura dari desa tersebut.

Itu adalah awal mula kehidupan Sinta jauh dari orang tuanya, gadis 19 tahun dengan bayinya yang berusia satu tahun.

1 tahun pertama Sinta dan Laura masih bisa bertahan dengan uang yang diberikan oleh kedua orang tuanya. Sambil berkerja di restoran, gadis itu melayani pelangan dengan Laura yang dia gendong di belakang pungungnya.

Sinta merupakan gadis yang sangat cekatan saat berkerja, dia begitu disukai oleh pemilik restoran. Tapi kesialan kembali menghampiri gadis lugu itu, pemilik restoran malah merayunya dan Sinta yang masih polos dan tergiur iming-iming kehidupan yang lebih layak pun akhirnya mau dinikahi oleh pemilik restoran sebagai istri ke dua.

Tak ada kecurangan yang berakhir bahagia.

Lagi-lagi Sinta ditinggalkan oleh pemilik restoran itu setelah tiga tahun bersama. Saat ditinggalkan pun Sinta tak diberikan apa pun, bahkan rumah yang ditempatinya sudah habis masa sewa kala itu.

Gadis muda yang tak punya bakat apa-apa dan tak punya uang sepeser pun. Demi Laura akhirnya Sinta terjun ke dunia malam, meski terpaksa Sinta tetap berusaha sebisanya untuk melayani para pelanggannya. Sinta pun semakin tenar karena kecantikkan dan juga kemolekannya, dia semakin banyak pelanggan dan harus sering meninggalkan Laura di rumah. Sehingga Sinta memutuskan untuk membayar pengasuh untuk merawat Laura di rumah.

Dunia hitam pasti selalu membawa bencana.

Saat Laura berusia 5 tahun Sinta mengenal pria bernama Doni. Doni adalah pria yang ikut diringkus polisi di rumah Sinta.

Dengan semua rayuan dan kata manisnya, Si Doni berhasil menarik hati Sinta dan mau menikah dengan pria yang ternyata pemabuk dan penjudi itu.

Semenjak hari itu Sinta mulai sering emosi ke Doni tapi Sinta malah melampiaskan emosinya pada Laura, karena Doni selalu bilang tentang Laura yang bukan anaknya jadi bukan kewajiban Doni untuk menafkahi gadis kecil itu.

Doni selalu berkata, jika saja Sinta tak punya seorang putri, jika saja Laura dia kirim ke panti asuhan. Doni membuat Sinta membenci Laura, rasa cinta Sinta pada Doni ternyata lebih besar dari pada rasa cinta Sinta pada anaknya sendiri. Sehingga Sinta menjadi sering memaki Laura dan menyiksa anaknya sendiri dengan pekerjaan rumah tangga yang harusnya belum dikenal oleh gadis seusia Laura.

Rasa capek, dan hinaan Doni yang selalu menyayangkan kenapa Sinta mau menjual dirinya hanya untuk menghidupi Laura. Padahal Doni juga menumpang hidup pada Sinta. Sinta menjadi membenci putrinya sendiri, dia menganggap Laura adalah pembawa sial bagi kehidupannya.

.

.

Pagi hari sebelum pembunuhan Laura

Sinta terbangun karena suara berisik dari arah dapur, dia tampak sangat kesal padahal matanya saja belum dia buka.

"Laura, berisik banget kamu!!!" teriak Sinta dari atas kasur kumuhnya.

Gadis kecil berusia 8 tahun itu segera mengecilkan aliran air keran di wastafel. Gadis kecil ini sedang berdiri di atas kursi plastik yang tingginya 20 cm, Dia harus mengunakan kursi itu karena tubuh pendeknya tak akan sampai untuk menjangkau wastafel cuci piring. Laura sedang mencuci piring bekas makan malam ibu dan ayah tirinya semalam.

Gadis kecil ini tak sekolah, dia selalu diejek dan dipukuli temannya sehingga Sinta tak mengijinkannya untuk pergi ke sekolah.

"Laura bikinin mama kopi!" perintah Sinta yang masih rebahan di kasurnya sambil melihat layar ponsel pintarnya.

Dengan cekatan gadis kecil itu segera berhenti dari aktifitas mencuci piringnya, langkah kaki kecil tanpa alasnya segera dia tapakkan ke arah meja makan.

Dia segera meraih toples kopi dan gula, gadis kecil itu tampak sudah lihai melakukan aktifitas orang dewasa itu. Laura tampak tersenyum saat mengantar segelas kopi yang sudah diseduhnya ke kamar mamanya.

"Kenapa kamu senyum-senyum?!" tanya Sinta dengan nada membentak.

"Hari ini Mama mau pergi tidak?" tanya Laura dengan sopan.

"Emang kenapa?!" tanya Sinta.

"Megan bilang aku boleh main ke rumah dia...!" belum sempat Laura melanjutkan perkataannya Sinta sudah membentak putrinya itu.

"Mama mau pergi, mama harus cari uang buat makan kamu! Jaga rumah baik-baik dan jangan keluyuran!!!" bentak Sinta.

Sinta memang sudah memiliki janji dengan seorang pelanggannya di sebuah hotel bintang lima.

Terpopuler

Comments

Ray

Ray

Demi kehidupan dan membiayai anak juga, rela masuk dunia malem, tetapi karena hasutan seorang lelaki yg hanya menumpang hidup juga, tega...tega...😭Penyesalan pasti datengnya belakangan😣😭😭

2024-11-19

0

lihat semua
Episodes
1 Lawliet sang pemburu hantu
2 Hantu kupluk
3 Mutia
4 Siapa kamu
5 Beda suhu
6 Otak hantu
7 Hantu kesetrum
8 Hantu minta mandi
9 Rahasia
10 Mahluk Kiriman
11 Kelam
12 Bau kematian
13 Menunggu
14 Hantu gadis kecil
15 Senki Kimoka
16 Bulan Biru
17 Buaya kosan putri
18 Laura dan Sinta part 1
19 Laura dan Sinta part 2
20 Mutia Part 2
21 Penyerangan Raga
22 Leo
23 Hantu bayangan hitam
24 Ruang bawah tanah
25 Tanda silang merah
26 Iblis yang menyiksa Ratih
27 Pria yang sama
28 Kontrak sukma
29 Mencuri Sajen
30 Korban ke 8
31 Wanita berambut panjang
32 Korban ke 9
33 Cara yang mudah
34 Raga yang imut
35 Penyesalan dan rasa rindu
36 Tertangkap
37 Rasa takut
38 Sadar
39 Predator
40 Orang tua Leo
41 Pembunuh Nawang Ratih
42 Rahasia lain
43 Ragu
44 Alasan dibalik semuanya
45 Pasukan???
46 Pengganggu
47 Keluargaku
48 Alasan klise
49 Gadis SMU
50 Kesenangan
51 Jumpa Pengemar
52 Malam yang menyakitkan
53 Semua punya rencana
54 Ketidakadilan
55 Konsep yang mirip
56 Motel
57 Farida Adelia
58 Kamar 145
59 Lagi-lagi Rahasia
60 Menangkap pelaku
61 Enam Hantu
62 Eps Sepesial Part 1
63 Eps Sepesial Part 2
64 Eps Sepesial Part 3
65 Eps Sepesial Part 4
66 Tim Alpa
67 Pesan Darurat
68 Menebak
69 Misi Mengantar Pesan
70 Cara Tim Alpa
71 Yuyu Kangkang
72 Istri Raga
73 Santai Dulu
74 Nyari Kopi Dulu
75 Jebakan Maut
76 Manusia Percobaan
77 Mata Indah Arjuna
78 Tugu Monas dan Jalan Buntu
79 Tokecang-Tokecang
80 Putra Imanuel
81 Pertengkaran Saudara
82 Raja dan Pengikut
83 Orang Ketiga
84 Membangunkan Singa
85 Seorang Ibu
86 Rumah Daniel
87 Pembantaian
88 Hadiah Pertama
89 Bau Kematian Raga
90 Kebohongan Tuan Harsono
91 Ingin Kembali
92 Keputusan Untuk Perang
93 Eps sepesial part 5
94 Bantuan
95 Misi Peretasan
96 Rencana dadakan
97 Coba-coba Buat
98 Ikatan Manusia
99 Ketahuan
100 Terbongkar
101 Perang telah dimulai
102 Cinta Sorang Monster Perdator
103 Target Raga
104 Amarah Sang Predator
105 Zack
106 Pertemuan terakhir
107 Peti Kurungan
108 Pasukan Kerasukan
109 Jalan Tol
110 Hantu Ibu Mawar
111 TAMAT
112 HUJAN TELUH
113 3021 HUMAN
Episodes

Updated 113 Episodes

1
Lawliet sang pemburu hantu
2
Hantu kupluk
3
Mutia
4
Siapa kamu
5
Beda suhu
6
Otak hantu
7
Hantu kesetrum
8
Hantu minta mandi
9
Rahasia
10
Mahluk Kiriman
11
Kelam
12
Bau kematian
13
Menunggu
14
Hantu gadis kecil
15
Senki Kimoka
16
Bulan Biru
17
Buaya kosan putri
18
Laura dan Sinta part 1
19
Laura dan Sinta part 2
20
Mutia Part 2
21
Penyerangan Raga
22
Leo
23
Hantu bayangan hitam
24
Ruang bawah tanah
25
Tanda silang merah
26
Iblis yang menyiksa Ratih
27
Pria yang sama
28
Kontrak sukma
29
Mencuri Sajen
30
Korban ke 8
31
Wanita berambut panjang
32
Korban ke 9
33
Cara yang mudah
34
Raga yang imut
35
Penyesalan dan rasa rindu
36
Tertangkap
37
Rasa takut
38
Sadar
39
Predator
40
Orang tua Leo
41
Pembunuh Nawang Ratih
42
Rahasia lain
43
Ragu
44
Alasan dibalik semuanya
45
Pasukan???
46
Pengganggu
47
Keluargaku
48
Alasan klise
49
Gadis SMU
50
Kesenangan
51
Jumpa Pengemar
52
Malam yang menyakitkan
53
Semua punya rencana
54
Ketidakadilan
55
Konsep yang mirip
56
Motel
57
Farida Adelia
58
Kamar 145
59
Lagi-lagi Rahasia
60
Menangkap pelaku
61
Enam Hantu
62
Eps Sepesial Part 1
63
Eps Sepesial Part 2
64
Eps Sepesial Part 3
65
Eps Sepesial Part 4
66
Tim Alpa
67
Pesan Darurat
68
Menebak
69
Misi Mengantar Pesan
70
Cara Tim Alpa
71
Yuyu Kangkang
72
Istri Raga
73
Santai Dulu
74
Nyari Kopi Dulu
75
Jebakan Maut
76
Manusia Percobaan
77
Mata Indah Arjuna
78
Tugu Monas dan Jalan Buntu
79
Tokecang-Tokecang
80
Putra Imanuel
81
Pertengkaran Saudara
82
Raja dan Pengikut
83
Orang Ketiga
84
Membangunkan Singa
85
Seorang Ibu
86
Rumah Daniel
87
Pembantaian
88
Hadiah Pertama
89
Bau Kematian Raga
90
Kebohongan Tuan Harsono
91
Ingin Kembali
92
Keputusan Untuk Perang
93
Eps sepesial part 5
94
Bantuan
95
Misi Peretasan
96
Rencana dadakan
97
Coba-coba Buat
98
Ikatan Manusia
99
Ketahuan
100
Terbongkar
101
Perang telah dimulai
102
Cinta Sorang Monster Perdator
103
Target Raga
104
Amarah Sang Predator
105
Zack
106
Pertemuan terakhir
107
Peti Kurungan
108
Pasukan Kerasukan
109
Jalan Tol
110
Hantu Ibu Mawar
111
TAMAT
112
HUJAN TELUH
113
3021 HUMAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!