Beda suhu

Visual Aura Magisna

.

.

.

.

.

Gerakan bela diri hantu pria gila itu juga sama lincahnya dengan gerakan bela diri Aura. Tapi hantu pria itu hanya menangkis setiap serangan yang Aura tujukan padanya. Hantu pria itu seperti tak mau membalas serangan yang bertubi-tubi Aura layangkan padanya.

Terlihat kening hantu pria itu berdarah, dan tangannya terluka karena beberapa kali menghantam dinding rosokan saat berusaha menghindari serangan Aura yang tak ada habisnya.

"Bisakah kita bicara baik-baik? Ku kira kita bukan musuh!" kata hantu pria itu, dia mencoba bernegosiasi dengan Aura.

Aura sama sekali tak bergeming dengan perkataan hantu tampan itu, di otaknya kini hanya ada gambar uang sebanyak 20 juta dan rencana untuk menghabiskannya.

"Oyyyy!!! Bisa jelaskan kenapa kau menyerangku!?" tanya hantu pria itu di tengah pergulatan mereka.

"Cerewet banget lu? Jika gue ingin melenyapkan elu, itu artinya ada yang membayarku, noob!!!" kata Aura.

Meski nafas Aura sudah putus-putus dia masih saja berusaha menyerang hantu pria itu. Malam ini dia harus berhasil membawa uang 20 juta itu, apa pun yang terjadi Aura harus berhasil melenyapkan hantu ini.

Karena sudah kehabisan tenaga, Aura menyerang dengan gerakan yang melambat.

Entah ini kesempatan yang memang sudah ditunggu hantu lelaki itu, atau memang hantu pria itu sudah memutuskan untuk melawan saja. Karena gadis kecil yang kini tengah dia hadapi, adalah gadis keras kepala yang tak tau kata berhenti.

Kini giliran Aura yang mencoba menghindari setiap serangan pria itu, tapi karena kelelahan Aura sempat lengah dan hantu pria itu akhirnya berhasil mendaratkan tinjunya ke perut Aura.

Tubuh ramping itu segera tersentak ke belakang ketika tinjuan seorang pria menghantam perut kecilnya. Hantu pria itu baru sadar dengan berat badan Aura yang begitu ringan, pasti tubuh kecil itu akan melayang jika ditinju sekuat itu.

Tubuh Aura sudah hampir mendarat di dinding tumpukan rongsokan yang pasti penuh dengan besi-besi yang mencuat keluar.

Tubuh kekar pria itu dengan sigap segera berhambur ke arah tubuh Aura yang tengah melayang di udara, lengan berotot itu meraih pingang Aura, dan mencoba menarik tubuh mungil Aura agar tak mendarat ke tumpukan besi rongsokan itu.

Alhasil mau tak mau hantu pria itu harus mengorbankan tubuh kekarnya, untuk menopang tubuh Aura agar tak langsung jatuh ke tanah. Karena hentakan kuat saat menarik tubuh Aura yang sedang melayang di udara, membuat tubuh hantu pria itu juga oleng.

Mereka jatuh dengan tubuh saling berhadapan, mata mereka saling terbelalak. Bukan hanya tubuh mereka yang saling menempel saat ini, tapi.....bibir mereka juga saling bertautan sekarang.

Bibir dingin dan bibir hangat itu saling menempel seperti potongan besi dan medan magnet. Rasa sakit di perut Aura menjadi tak terasa, mungkin karena otak dan hatinya sedang di fase terguncang sunami berkekuatan 6 sekala richter.

Aura segera menarik kepalanya dari wajah hantu lelaki itu.

"Dasar mesum!!!" teriak Aura.

Aura mencoba untuk berdiri, tapi usahanya sia-sia. Si hantu pria sudah meraih wajahnya lagi, kini kedua bibir beda suhu itu bukan hanya menempel.

Bibir dingin hantu pria itu mengecup mesra bibir hangat Aura, Aura membelalakkan matanya dan ke dua mata Aura perlahan tertutup karena rasa nikmat yang baru pertama kali dia rasakan.

Tapi kewarasannya segera muncul lagi, dia segera membuka matanya dan mendorong kedua telapak tangannya ke tanah. Seketika bibir mereka pun terlepas.

Wajah tampan dengan ekspresi mupeng telah terpampang di depan mata Aura, dari dekat pun wajah hantu ini bahkan terlihat sangat tampan. Membuat Aura tak bergeming saat pandangan mata hantu lelaki itu mencari susuatu di dalam kelopak mata coklatnya.

"Hantu gila!" pekik Aura, kesadarannya mulai berkumpul dan menekan tombol on lagi di otaknya.

Aura akhirnya bisa bangun dari atas tubuh hantu lelaki yang mesum itu, dia berjongkok dan hendak berdiri. Tapi gerakan Aura kalah cepat dengan gerakan hantu sinting itu.

Hantu pria itu bangun dari posisi terlentangnya dan kini, hantu itu kembali mencium bibir Aura.

Tanpa mau merasakan kecupan lembut yang diberikan bibir dingin hantu lelaki itu, Aura segera mendorong tubuh kekar hantu itu dengan sekuat tenaganya.

Aura berhasil membuat hantu itu tersungkur, meski tubuhnya juga ikut tersungkur ke arah yang berlawanan. Manik mata Aura segera mencari kapaknya yang ternyata tergeletak tak jauh dari tempatnya kini. Dengan cepat Aura meraih kapak itu, dia segera menggenggam erat gagangnya.

Hantu lelaki itu masih di posisi terjengkangnya, wajah tampannya tampak bengong dan pandangan matanya tampak kosong. Dia terlihat sedang memikirkan sesuatu, tapi entah apa yang dia fikirkan di otak mesumnya itu.

Sedetik kemudian pandangan mata tajam milik hantu lelaki itu, segera mengejar di mana Aura berada. Aura segera mengacungkan kampaknya, saat hantu lelaki itu menatapnya dengan tatapan tajamnya.

"Jangan coba-coba, aku bisa memusnahkanmu, Anjing!" umpat Aura.

"Kau bilang aku apa?" tanya hantu itu.

Dia tampak tak percaya, seorang gadis kecil yang lemah baru saja mengumpatnya dengan sebutan nama hewan yang imut.

"Anjing!" pekik Aura sekali lagi.

"Kalau begitu, kau baru saja mencium seekor Anjing jantan!" kata hantu itu, dengan mata penuh amarah dan *****.

Aura segera berdiri, matanya berkaca-kaca. Gadis itu hampir menangis karena ciuman pertama dan kedua serta ketiganya, telah dicuri oleh hantu mesum sialan di depannya.

"Kau tadi juga menikmatinya kan?" tanya hantu lelaki itu dengan nada merayu.

"Dasar hantu sinting!" teriak Aura, dia sudah tak bisa menahan gejolak di hatinya.

"Bisakah, kita berciuman satu kali lagi?" kata hantu itu, kali ini dia menunjukkan wajah tampan yang ramah pada Aura.

"Jangan mimpi!" jawab Aura dengan nada kasar.

Satu-satunya cara bagi Aura adalah kabur, dia mungkin bisa diperkosa hantu mesum itu jika terus di sini. Hantu yang aneh, kenapa hantu masih punya ***** begituan.

Aura mencoba mengalihkan perhatian hantu itu, agar dia bisa berlari kabur dari sana.

"Ehhhh ufo!" kata Aura, sambil salah satu jarinya menunjuk ke arah langit.

"Aku tak percaya sama alien!" kata hantu itu, matanya masih saja memandang ke arah Aura.

"Ehhhh hantu!" kata Aura.

Hantu lelaki itu segera berbalik dan melihat ke semua sudut di depannya.

Aura segera berlari ke arah pintu keluar dan memasukkan lagi peralatan tempurnya ke dalam tas, tanpa pikir panjang gadis itu segera pergi dari tempat itu.

Asap tipis dari kenalpot motor Aura sudah tak nampak lagi di depan gudang itu. Hantu pria tampan itu keluar dari pintu gudang dan menoleh ke kiri dan kanan. Hantu itu mencari keberadaan Aura.

"Kemana cewek tadi?" tanya hantu itu kepada angin malam, karena tak ada mahluk lain selain hantu itu di area gudang.

"Eissssttttttt!" hantu itu mendesis frustasi, tapi pandangan matanya tertuju pada secarik kertas bertuliskan alamat.

Apartemen Anugrah

Jln. Naninu no 11-20

Unit no:130

Yang tergeletak di tanah.

Terpopuler

Comments

Ray

Ray

Hantu jurik cowok tampan ntar malah bertamu ke apartemen tempat tinggal Aura, mau ngapel🤔😂😂

2024-11-18

0

Ꮇα꒒ҽϝ𝚒ƈêɳт

Ꮇα꒒ҽϝ𝚒ƈêɳт

Jadi tu jurik ngapain maen dordoran sendiri???🙄

2021-08-01

5

lihat semua
Episodes
1 Lawliet sang pemburu hantu
2 Hantu kupluk
3 Mutia
4 Siapa kamu
5 Beda suhu
6 Otak hantu
7 Hantu kesetrum
8 Hantu minta mandi
9 Rahasia
10 Mahluk Kiriman
11 Kelam
12 Bau kematian
13 Menunggu
14 Hantu gadis kecil
15 Senki Kimoka
16 Bulan Biru
17 Buaya kosan putri
18 Laura dan Sinta part 1
19 Laura dan Sinta part 2
20 Mutia Part 2
21 Penyerangan Raga
22 Leo
23 Hantu bayangan hitam
24 Ruang bawah tanah
25 Tanda silang merah
26 Iblis yang menyiksa Ratih
27 Pria yang sama
28 Kontrak sukma
29 Mencuri Sajen
30 Korban ke 8
31 Wanita berambut panjang
32 Korban ke 9
33 Cara yang mudah
34 Raga yang imut
35 Penyesalan dan rasa rindu
36 Tertangkap
37 Rasa takut
38 Sadar
39 Predator
40 Orang tua Leo
41 Pembunuh Nawang Ratih
42 Rahasia lain
43 Ragu
44 Alasan dibalik semuanya
45 Pasukan???
46 Pengganggu
47 Keluargaku
48 Alasan klise
49 Gadis SMU
50 Kesenangan
51 Jumpa Pengemar
52 Malam yang menyakitkan
53 Semua punya rencana
54 Ketidakadilan
55 Konsep yang mirip
56 Motel
57 Farida Adelia
58 Kamar 145
59 Lagi-lagi Rahasia
60 Menangkap pelaku
61 Enam Hantu
62 Eps Sepesial Part 1
63 Eps Sepesial Part 2
64 Eps Sepesial Part 3
65 Eps Sepesial Part 4
66 Tim Alpa
67 Pesan Darurat
68 Menebak
69 Misi Mengantar Pesan
70 Cara Tim Alpa
71 Yuyu Kangkang
72 Istri Raga
73 Santai Dulu
74 Nyari Kopi Dulu
75 Jebakan Maut
76 Manusia Percobaan
77 Mata Indah Arjuna
78 Tugu Monas dan Jalan Buntu
79 Tokecang-Tokecang
80 Putra Imanuel
81 Pertengkaran Saudara
82 Raja dan Pengikut
83 Orang Ketiga
84 Membangunkan Singa
85 Seorang Ibu
86 Rumah Daniel
87 Pembantaian
88 Hadiah Pertama
89 Bau Kematian Raga
90 Kebohongan Tuan Harsono
91 Ingin Kembali
92 Keputusan Untuk Perang
93 Eps sepesial part 5
94 Bantuan
95 Misi Peretasan
96 Rencana dadakan
97 Coba-coba Buat
98 Ikatan Manusia
99 Ketahuan
100 Terbongkar
101 Perang telah dimulai
102 Cinta Sorang Monster Perdator
103 Target Raga
104 Amarah Sang Predator
105 Zack
106 Pertemuan terakhir
107 Peti Kurungan
108 Pasukan Kerasukan
109 Jalan Tol
110 Hantu Ibu Mawar
111 TAMAT
112 HUJAN TELUH
113 3021 HUMAN
Episodes

Updated 113 Episodes

1
Lawliet sang pemburu hantu
2
Hantu kupluk
3
Mutia
4
Siapa kamu
5
Beda suhu
6
Otak hantu
7
Hantu kesetrum
8
Hantu minta mandi
9
Rahasia
10
Mahluk Kiriman
11
Kelam
12
Bau kematian
13
Menunggu
14
Hantu gadis kecil
15
Senki Kimoka
16
Bulan Biru
17
Buaya kosan putri
18
Laura dan Sinta part 1
19
Laura dan Sinta part 2
20
Mutia Part 2
21
Penyerangan Raga
22
Leo
23
Hantu bayangan hitam
24
Ruang bawah tanah
25
Tanda silang merah
26
Iblis yang menyiksa Ratih
27
Pria yang sama
28
Kontrak sukma
29
Mencuri Sajen
30
Korban ke 8
31
Wanita berambut panjang
32
Korban ke 9
33
Cara yang mudah
34
Raga yang imut
35
Penyesalan dan rasa rindu
36
Tertangkap
37
Rasa takut
38
Sadar
39
Predator
40
Orang tua Leo
41
Pembunuh Nawang Ratih
42
Rahasia lain
43
Ragu
44
Alasan dibalik semuanya
45
Pasukan???
46
Pengganggu
47
Keluargaku
48
Alasan klise
49
Gadis SMU
50
Kesenangan
51
Jumpa Pengemar
52
Malam yang menyakitkan
53
Semua punya rencana
54
Ketidakadilan
55
Konsep yang mirip
56
Motel
57
Farida Adelia
58
Kamar 145
59
Lagi-lagi Rahasia
60
Menangkap pelaku
61
Enam Hantu
62
Eps Sepesial Part 1
63
Eps Sepesial Part 2
64
Eps Sepesial Part 3
65
Eps Sepesial Part 4
66
Tim Alpa
67
Pesan Darurat
68
Menebak
69
Misi Mengantar Pesan
70
Cara Tim Alpa
71
Yuyu Kangkang
72
Istri Raga
73
Santai Dulu
74
Nyari Kopi Dulu
75
Jebakan Maut
76
Manusia Percobaan
77
Mata Indah Arjuna
78
Tugu Monas dan Jalan Buntu
79
Tokecang-Tokecang
80
Putra Imanuel
81
Pertengkaran Saudara
82
Raja dan Pengikut
83
Orang Ketiga
84
Membangunkan Singa
85
Seorang Ibu
86
Rumah Daniel
87
Pembantaian
88
Hadiah Pertama
89
Bau Kematian Raga
90
Kebohongan Tuan Harsono
91
Ingin Kembali
92
Keputusan Untuk Perang
93
Eps sepesial part 5
94
Bantuan
95
Misi Peretasan
96
Rencana dadakan
97
Coba-coba Buat
98
Ikatan Manusia
99
Ketahuan
100
Terbongkar
101
Perang telah dimulai
102
Cinta Sorang Monster Perdator
103
Target Raga
104
Amarah Sang Predator
105
Zack
106
Pertemuan terakhir
107
Peti Kurungan
108
Pasukan Kerasukan
109
Jalan Tol
110
Hantu Ibu Mawar
111
TAMAT
112
HUJAN TELUH
113
3021 HUMAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!