Part 13 - Merindukan Jenny

Satu bulan telah berlalu setelah keputusan Jenny yang lebih memilih mengakhiri pernikahannya bersama Frans.

Perceraian itu tidak menyurutkan perasaan Frans untuk Jenny, justru akhir akhir ini Frans semakin merasa kehilangan sosok Jenny yang begitu mampu mendamaikan hatinya.

Jenny selalu bisa memberikan kenyamanan di kala Frans merasakan penat dari urusan kantor. Kini wanita itu sudah tidak lagi berada di sisinya.

Sekalipun Alea ada di sisi Frans, namun tetap saja tidak semudah itu bagi Frans menghapus jejak Jenny yang sudah menemaninya selama lima tahun.

Cara berpikir yang salah, jika Alea beranggapan dengan merebut Frans dari sisi Jenny maka seutuhnya Frans akan menjadi milik Alea. Kenyataannya, Frans masih merindukan Jenny, masih mengharapkan Jenny berada di sampingnya.

Tak jarang Alea menemukan Frans duduk termenung sendirian di teras belakang rumah, memandangi foto foto Jenny yang masih disimpan dalam gallery ponsel milik Frans.

Padahal, Alea berharap dengan terjadinya perceraian ini Frans akan membenci Jenny, tapi kenyataannya tidak. Jangankan untuk membenci, melupakanpun Frans tak mampu.

Semua kebiasaan yang pernah Frans lalui bersama Jenny masih tergambar jelas dalam ingatannya. Hanya saja kehadiran Poppy, sang putri kecil yang mampu mengalihkan perhatian Frans dari Jenny.

Alea yang menyaksikan Frans duduk termenung di teras menatap wajah manis Jenny dari balik ponsel, merasa sangat tersayat hatinya.

Alea merasa geram akan sikap Frans akhir akhir ini. Mau berontak, tapi tak mampu Alea lakukan. Alea justru takut kalau Frans akan lebih marah darinya, jika mendapat protes keras perihal Jenny.

"Mau sampai kapan Mas akan seperti ini?"

Akhirnya Alea mencoba memberanikan diri mengajukan pertanyaan yang telah lama dia simpan.

Selama satu bulan ini Alea masih merasa takut untuk mengungkapkan rasa cemburunya akan sikap Frans terhadap Jenny. Apalagi jika mengingat emosi Frans yang masih belum stabil pasca perceraian.

Rupanya pertanyaan Alea tidak mampu menembus gendang telinga Frans, pria itu tetap mendiamkan Alea, seolah Alea tidak ada di sana.

"Tolong Mas jawab pertanyaanku."

Alea mulai geram menyaksikan sikap Frans yang masih tak bergeming.

Kalau harus jujur, Alea sudah menahan luka batin yang mendalam pasca perceraian Frans dengan Jenny.

Tak jarang Alea memergoki tingkah Frans yang masih merindukan mantan istrinya.

Alea masih seperti tak dianggap ada oleh Frans, padahal wanita itu sudah berkorban banyak untuk Frans.

Alea sudah memberikan seorang anak perempuan lucu yang sangat Frans impikan. Kenyataannya, cinta Frans masih ada untuk Jenny, ditambah lagi posisi Alea yang pasca melahirkan masih belum dapat melayani Frans untuk aktivitas ranjangnya. Sungguh itu sangat menyiksa Frans.

"Jangan ganggu aku Alea! Aku pusing!"

Frans menatap Alea tajam, berbicara dengan nada tinggi terhadap istrinya sendiri.

"Kamu berubah Mas, setelah kamu bercerai dengan Jenny."

"Apa kamu masih mencintainya Mas?"

"Jawab aku!"

Alea berbicara dengan nada yang sedikit menjerit namun terbata, mungkin akibat menahan buliran bening yang siap jatuh bebas di pipinya.

"Bukannya aku pernah bilang padamu Alea, kalau Jenny tidak akan bisa tergantikan sebagai istri sah. Lima tahun kebersamaanku dengan Jenny tidak akan mudah terhapuskan begitu saja."

Mendengar ucapan Frans rasanya jantung Alea seperti tertusuk belati tajam.

Alea berpikir dengan dia memberikan tubuhnya pada Frans, bisa dengan mudahnya mengusir Jenny di hati Frans, kenyataannya tidak semudah itu.

Walaupun Frans sudah menikahinya secara sirih, tapi cinta dan kasih sayang Frans masih lebih besar untuk Jenny. Hanya saja Frans tidak mampu menerima kekurangan Jenny, dia lebih terobsesi dengan mimpinya yang selalu mengharapkan keturunan dari bahtera rumah tangga bersama Jenny.

"Apa sebesar itu cintamu padanya Mas? Hingga kamu lupa kalau aku sudah melahirkan Poppy, darah dagingmu. Sedangkan Jenny tidak mampu memberimu keturunan."

Frans mengepalkan kedua tangannya hingga nampak buku-buku di jemarinya, ia menahan emosi atas apa yang telah Alea ucapkan.

"Aku tidak ingin berdebat denganmu Lea, aku lelah."

Frans beranjak dari duduknya meninggalkan Alea seorang diri di teras belakang.

Langkah Frans menuju ruang tengah, menghampiri bi Irah yang dengan sabar mengasuh Poppy dalam gendongannya.

"Ada apa Tuan?"

Tanya bi Irah setelah melihat tuannya berdiri mendekat ke arahnya. Kemudian Frans mengusap pipi putrinya begitu lembut penuh kehangatan.

"Berikan Poppy padaku Bi."

Frans meminta bi Irah untuk menyerahkan Poppy ke dalam gendongannya.

"Hati hati Tuan, soalnya tuan putri kecil baru saja pules tidurnya."

Bi Irah merasa khawatir kalau Poppy akan terbangun.

"Iya Bi."

Frans menatap putrinya yang kini terlelap tidur dalam gendongannya, rasanya begitu mendamaikan hati Frans.

Andai kamu bisa memberikanku keturunan Jenn, mungkin kita tidak akan terpisah seperti ini.

Batin Frans semakin merindukan Jenny berada di sisinya kembali, tapi semua sudah berlalu.

Semuanya telah terjadi, pengkhianatan hanya tinggal pengkhianatan. Tidak mungkin Jenny akan menerima dirinya kembali, apalagi setelah Frans torehkan luka yang begitu dalam.

Bahkan luka yang sulit bagi Jenny sembuhkan dalam waktu singkat.

Begitulah hidup, kita baru bisa merasakan semua yang telah kita miliki itu berarti, ketika kita sudah kehilangan.

Kesempatan dengan waktu selalu berjalan beriringan, tidak akan pernah datang kembali di waktu yang berbeda.

•••

Kita bisa saja merebut posisinya, namun tidak dengan nilainya.

...Miss Viona...

Terpopuler

Comments

Marlina Yulita

Marlina Yulita

jadi mls ma frans

2020-04-14

2

syafa

syafa

pecundang tetaplah pecundang alea kasian u. memilih cara yg salah

2020-04-12

3

Nonita Ismaya Dewi

Nonita Ismaya Dewi

mati aja dech frans

2020-04-02

1

lihat semua
Episodes
1 Part 1 - Alea
2 Part 2 - Selamat tinggal Frans
3 Part 3 - Dia juga istriku
4 Part 4 - Ceraikan aku!
5 Part 5 - Bukan wanita berhati malaikat
6 Part 6 - Bukankah hidup adalah pilihan?
7 Part 7 - Kembali ke Jakarta
8 Part 8 - One night stand
9 Part 9 - Itu bukan mimpi
10 Part 10 - Walk interview
11 Part 11 - Lantai delapan
12 Part 12 - President Director of A&J Group
13 Part 13 - Merindukan Jenny
14 Part 14 - William Wedding
15 Part 15 - Hamil
16 Part 16 - Tante barbie
17 Part 17 - Apa kamu hamil Jenn?
18 Part 18 - Anggap saja tidak pernah terjadi
19 Part 19 - Pernikahan kedua
20 Part 20 - Buktikan pada mereka
21 Part 21 - He just my ex husband
22 Part 22 - Alasan meminta cerai denganku
23 Part 23 - Tak seharusnya melepasmu
24 Part 24 - Arjuna banget!
25 Part 25 - Cleo Prastya
26 Part 26 - Menagih janji
27 Part 27 - Aku merindukanmu tante barbie
28 Part 28 - Belum sanggup memulai lagi
29 Part 29 - Arjuna versi mini
30 Part 30 - Masukkan aku ke dalam daftar pilihan
31 Part 31 - Dasar gombal!
32 Part 32 - Terlalu sulit untuk ku hapus
33 Part 33 - Pria kesepian
34 Part 34 - Love you more Miss Florencia
35 Part 35 - Apa cinta harus serumit itu?
36 Part 36 - Wajah yang tak ingin kulihat lagi
37 Part 37 - Ancaman Jenny
38 Part 38 - Papih! Bukan papah!
39 Part 39 - Ikatan keluarga
40 Part 40 - Gugup
41 Part 41 - Dress navy
42 Part 42 - Siapa wanita itu?
43 Part 43 - I love you
44 Part 44 - Hanya masa lalu
45 Part 45 - Aku masih mencintainya
46 Part 46 - Lamaran
47 Part 47 - Anniversary
48 Part 48 - Kecewa
49 Part 49 - Ancaman William
50 Part 50 - Singkirkan tangan kotormu!
51 Part 51 - Yakinkan dulu hatimu
52 Part 52 - Bagas
53 Part 53 - Diabaikan
54 Part 54 - Apa kehadiran William?
55 Part 55 - Renata
56 Part 56 - Kali ini saja
57 Part 57 - Anggap saja itu mahar
58 Part 58 - Mamih
59 Part 59 - Pergi!
60 Part 60 - Maafkan Ayah
61 Part 61 - Dipingit
62 Part 62 - Sudah berlalu
63 Part 63 - Wanita paling beruntung
64 Part 64 - Sampai maut menjemput
65 Part 65 - I want you tonight
66 Part 66 - Sesal
67 Part 67 - Takan ada titik yang terlewat
68 Part 68 - Remuk redam
69 Part 69 - Teratai pijar
70 Part 70 - Gelang tali
71 Part 71 - Mark
72 Part 72 - Bukankah kita sudah berjanji
73 Part 73 - Rencana gila
74 Part 74 - MC Production
75 Part 75 - Tiga pria
76 Part 76 - Pria terhebat
77 Part 77 - Cintai aku
78 Part 78 - Makan eskrim
79 Part 79 - Siapanya Mamih?
80 Part 80 - Undangan
81 Part 81 - Pizza sosis keju
82 Part 82 Atas nama Franda Imelda
83 Part 83 Satu malam saja
84 Part 84 Menjadi yang kedua
85 Part 85 Komitmen
86 Part 86 Komitmen
87 Part 87 Hilang
88 Part 88 - Kembali
Episodes

Updated 88 Episodes

1
Part 1 - Alea
2
Part 2 - Selamat tinggal Frans
3
Part 3 - Dia juga istriku
4
Part 4 - Ceraikan aku!
5
Part 5 - Bukan wanita berhati malaikat
6
Part 6 - Bukankah hidup adalah pilihan?
7
Part 7 - Kembali ke Jakarta
8
Part 8 - One night stand
9
Part 9 - Itu bukan mimpi
10
Part 10 - Walk interview
11
Part 11 - Lantai delapan
12
Part 12 - President Director of A&J Group
13
Part 13 - Merindukan Jenny
14
Part 14 - William Wedding
15
Part 15 - Hamil
16
Part 16 - Tante barbie
17
Part 17 - Apa kamu hamil Jenn?
18
Part 18 - Anggap saja tidak pernah terjadi
19
Part 19 - Pernikahan kedua
20
Part 20 - Buktikan pada mereka
21
Part 21 - He just my ex husband
22
Part 22 - Alasan meminta cerai denganku
23
Part 23 - Tak seharusnya melepasmu
24
Part 24 - Arjuna banget!
25
Part 25 - Cleo Prastya
26
Part 26 - Menagih janji
27
Part 27 - Aku merindukanmu tante barbie
28
Part 28 - Belum sanggup memulai lagi
29
Part 29 - Arjuna versi mini
30
Part 30 - Masukkan aku ke dalam daftar pilihan
31
Part 31 - Dasar gombal!
32
Part 32 - Terlalu sulit untuk ku hapus
33
Part 33 - Pria kesepian
34
Part 34 - Love you more Miss Florencia
35
Part 35 - Apa cinta harus serumit itu?
36
Part 36 - Wajah yang tak ingin kulihat lagi
37
Part 37 - Ancaman Jenny
38
Part 38 - Papih! Bukan papah!
39
Part 39 - Ikatan keluarga
40
Part 40 - Gugup
41
Part 41 - Dress navy
42
Part 42 - Siapa wanita itu?
43
Part 43 - I love you
44
Part 44 - Hanya masa lalu
45
Part 45 - Aku masih mencintainya
46
Part 46 - Lamaran
47
Part 47 - Anniversary
48
Part 48 - Kecewa
49
Part 49 - Ancaman William
50
Part 50 - Singkirkan tangan kotormu!
51
Part 51 - Yakinkan dulu hatimu
52
Part 52 - Bagas
53
Part 53 - Diabaikan
54
Part 54 - Apa kehadiran William?
55
Part 55 - Renata
56
Part 56 - Kali ini saja
57
Part 57 - Anggap saja itu mahar
58
Part 58 - Mamih
59
Part 59 - Pergi!
60
Part 60 - Maafkan Ayah
61
Part 61 - Dipingit
62
Part 62 - Sudah berlalu
63
Part 63 - Wanita paling beruntung
64
Part 64 - Sampai maut menjemput
65
Part 65 - I want you tonight
66
Part 66 - Sesal
67
Part 67 - Takan ada titik yang terlewat
68
Part 68 - Remuk redam
69
Part 69 - Teratai pijar
70
Part 70 - Gelang tali
71
Part 71 - Mark
72
Part 72 - Bukankah kita sudah berjanji
73
Part 73 - Rencana gila
74
Part 74 - MC Production
75
Part 75 - Tiga pria
76
Part 76 - Pria terhebat
77
Part 77 - Cintai aku
78
Part 78 - Makan eskrim
79
Part 79 - Siapanya Mamih?
80
Part 80 - Undangan
81
Part 81 - Pizza sosis keju
82
Part 82 Atas nama Franda Imelda
83
Part 83 Satu malam saja
84
Part 84 Menjadi yang kedua
85
Part 85 Komitmen
86
Part 86 Komitmen
87
Part 87 Hilang
88
Part 88 - Kembali

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!