putra mahkota bergegas datang kedalam kediaman permaisuri kaisar, hanya ibunda nya yang selama ini selalu mendukung apapun yang di lakukan oleh putra mahkota, lagi pula sedari kecil permaisuri sendiri yang selalu mengajarkan putra mahkota agar lebih mementingkan tahta serta kedudukan selama hidup nya.
"salam ibunda semoga panjang umur dan selalu di berkati" ucap putra mahkota
"salam mu, ku terima anak ku, ada apa kau kemari?" tanya permaisuri yang sedang duduk santai di halaman milik nya saat ini
"ibunda, aku membutuhkan bantuan dari mu" keluh putra mahkota
"apa yang kau perlukan putra ku" kata permaisuri masih santai
"sepertinya adik ke tujuh mulai akan bergerak ibunda, dia sekarang sedang mencoba mendekati putri mentri xiao, ini tidak bisa di biarkan ibunda" jelas putra mahkota
"bukankah itu hal yang mudah untuk mu putra ku, aku mendengar selama ini putri mentri xiao selalu mengejar dirimu" ucap permaisuri
"aku juga tidak mengerti ibunda, setelah acara ulang tahun nyonya besar keluarga xiao kemarin, sikapnya menjadi berubah terhadap diriku" keluh putra mahkota
"bukan kah itu juga yang kau ingin kan putra ku, selama ini kau selalu mengeluh saat di dekati oleh nya bukan" kata permaisuri
"itu memang benar ibunda, tapi jika adik ke tujuh yang mendapatkan nya, tentu posisi ku akan semakin terancam dengan keberadaan nya" jelas putra mahkota
"lalu apa yang kau ingin kan putra ku" ucap permaisuri
"aku ingin, ibunda membuat putri menteri xiao menjadi pendamping hidup ku" ujar putra mahkota
"apa kau yakin?" tanya permaisuri meyakinkan
"iya ibunda" jawab putra mahkota
"baik lah, lalu setelah itu apa rencana mu, kepada dua adik mu yang menjadi batu penghalang" kata permaisuri
"setelah diriku berhasil mendapatkan putri menteri xiao dan mendapatkan dukungan dari keluarga nya, akan sedikit lebih mudah bagi ku untuk menggulingkan mereka walau pun akan ada sedikit usaha yang harus di lakukan ibunda" jelas putra mahkota
"baik lah, ingat tujuan awal mu, kau harus mengutamakan tahta mu bukan hati mu" peringatan dari permaisuri
"baik ibunda" ucap putra mahkota.
sie tang tidak sabar menunggu jawaban dari ibu nya tentang apa yang terjadi dengan rencana mereka semalam, bukan kah seharusnya pagi ini ibu nya dan juga menteri xiao di temukan sedang bermesraan di dalam kamar milik ibunya tapi kenapa malah tidak terjadi apapun hari ini, fikir sie tang
"jadi bagaimana hasil dari rencana ibu?" tanya sie tang, lie tang hanya menghela nafas kasar lalu menceritakan yang dia lihat tadi pagi
"bagaimana bisa ibu bersama dengan orang lain bukan mentri xiao, saat ibu masuk memang ibu tidak memastikan terlebih dahulu ibu sedang bersama dengan siapa?" tanya sie tang tidak mengerti dengan kebodohan ibunya
"kau fikir ibu sebodoh itu apa! sampai tidak tahu siapa yang bersama dengan ku saat masuk kedalam kamar ku sendiri hah!, tapi entah lah apa yang terjadi ibu juga tidak mengingatnya, hanya saja kita beruntung karena ibu sudah mencegah hal yang buruk sebelum terjadi" kesal lie tang
"kita harus merencanakan hal lain ibu" usul sie tang
"kau benar putri ku" ucap lie tang setuju dengan perkataan putri nya
"bagaimana jika kita cepat membunuh kakak ibu itu, lagi pula dirinya saat ini juga sudah dalam keadaan sakit sakitan" usul sie tang
"kau benar putri ku, tapi kita harus melakukan nya secara perlahan" kata lie tang, dengan raut wajah senang kedua nya berencana akan memberikan racun secara perlahan kepada lie mei.
mata mata xiao mei mendengar pembicaraan mereka, langsung bergegas melaporkan hal itu kepada xiao mei,
"mereka benar benar jahat" kesal xiao mei mendengar rencana mereka
"aku harus segera membongkar kejahatan mereka sebelum hal buruk terjadi kepada keluarga ku" ucap xiao mei
"kau lakukan apapun untuk mencegah racun itu di berikan kepada ibunda ku,sementara aku akan memikirkan cara agar kejahatan mereka cepat terungkap di depan nenek, ayah dan juga ibunda" kata xiao mei.
xiao mei tahu jika dirinya mengatakan tentang hal kejahatan yang di lakukan lie tang dan juga sie tang di depan nenek dan juga ayah nya, pasti ibunda nya akan selalu melindungi mereka, ibunda nya terlalu naif, dirinya sangat percaya kepada adik dan juga keponakan nya, sehingga dari dulu sampai detik ini ibunda nya mau saja di bodohi oleh mereka berdua, xiao mei kesal mengingat hal itu, tapi tentu saja xiao mei tidak ingin jika Ibunda selalu dijahati oleh kedua orang itu, jadi xiao mei harus cepat mencari cara untuk menghukum mereka.
utusan kerajaan mendatangi kediaman perdana menteri xiao, kasim itu di kirim oleh permaisuri yang memberi undangan untuk xiao mei agar mau hadir di kediaman permaisuri untuk meminum teh bersama.
xiao mei menerima undangan minum teh itu, walau pun hati nya curiga bahwa ada hal lain yang permaisuri kaisar ingin kan dari dirinya.
di tengah perjalanan menuju kerajaan, xiao mei teringat kejadian di kehidupan lalu, di mana permaisuri yang sangat membenci dirinya karena menikah dengan putra mahkota, sering kali permaisuri kaisar mengunakan banyak cara untuk membuat xiao mei menderita hidup di dalam kerajaan, bahkan putra mahkota sendiri tidak memperdulikan tentang penderitaan yang xiao mei alami waktu dulu, putra mahkota hanya selalu mengatakan "berusahalah lebih keras untuk dapat menyenangkan hati ibunda dan juga diriku, bukti kan pada nya bahwa kau mampu membantuku menduduki tahta dengan itu dia akan berubah kepada diri mu begitu juga dengan diriku" itu yang selalu di katakan putra mahkota dulu, dengan bodohnya xiao mei terus berusaha melakukan banyak cara agar suami nya dapat menduduki tahta, hingga akhirnya dia benar benar menjadi seorang kaisar, memang awal nya setelah kenaikan tahta dari suami dan juga xiao mei yang menjadi permaisuri kaisar, sikap permaisuri terdahulu lebih lembut kepada xiao mei, putra mahkota juga lebih menyayangi dirinya, namun ternyata semua itu hanya lah kepalsuannya, mereka berencana menyingkirkan xiao mei dari kerajaan
"aku tidak akan pernah memaafkan kalian" lirih xiao mei mengepalkan tangan nya saat sudah sampai di depan pintu gerbang kerajaan
xiao mei melihat bangunan di depan nya masih sama persis seperti dulu terlihat indah dan sangat megah hanya saja kehidupan di dalam nya tidak seindah bentuk bangunan nya, ada banyak rasa sakit dan penghianatan yang ada di dalam sana.
xiao mei menenangkan hati nya agar tetap kuat, melangkahkan kakinya dengan sangat anggun memasuki ruangan yang penuh dengan kenangan menyakitkan di dalam kehidupan masa lalu nya.
kediaman permaisuri kaisar
🍁
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 93 Episodes
Comments
Adindah_ Cantika
maksud??? kaya terulang bab nya lagi atau perasaan sy saja ya
2024-03-30
1
Septi Verawati
??
2022-11-12
0
masa depan mu
.
2021-10-03
4