sie tang berusaha mencari bantuan kepada putra mahkota untuk membantu ibu nya namun usaha nya hanya sia sia saja, putra mahkota tidak perduli dengan apa yang sie tang alami saat ini.
hati sie tang sangat hancur saat menyaksikan dengan mata kepala nya sendiri ibu nya di eksekusi, dirinya sangat marah kepada keluarga mentri xiao yang telah mengambil satu satu nya keluarga di dalam kehidupan milik nya.
"lihat saja nanti kalian semua aku pastikan kalian akan membayar ini semua" gumam sie tang langsung bergegas pergi meninggalkan tempat terakhir dalam kehidupan ibu nya.
sie tang bergegas menemui putra mahkota diri nya ingin agar putra mahkota segera menikahi dirinya, dan secepat mungkin sie tang dapat menyusun sebuah rencana untuk kediaman mentri xiao agar dapat segera membalas dendam kematian ibu nya
"salam yang mulia" ucap sie tang melihat putra mahkota sedang duduk di taman
"mengapa kau sudah kembali? bukan kah seharusnya kau sedang bersedih atas kematian dari ibu mu" sinis putra mahkota melihat sie tang yang tidak terlalu lama di tempat ibu nya berada
"hamba sangat sedih tapi ada hal yeng lebih penting dari itu" ucap sie tang menahan amarah
"cih, jika kau benar bersedih seharusnya dirimu menemani ibu mu sampai dia di kuburkan, lagi pula kau salah tempat jika ingin mencari belas kasihan di tempat ku" sindir putra mahkota
"mengapa yang mulia berkata seperti itu bukan kah kita akan segera menikah bisa kah yang mulia lebih menghargai saya" ucap sie tang sedih dengan perkataan putra mahkota
"kau harus menjadi lebih berguna jika ingin aku menyayangi dirimu" sinis putra mahkota
"tolong nikahi hamba yang mulia, setelahnya hamba akan melakukan apapun agar dapat menjadi berguna bagi anda, hamba akan selalu membantu anda agar bisa mendapatkan tahta" sie tang mencoba memohon kepada putra mahkota
"apa yang bisa wanita seperti mu lakukan hah" sindir putra mahkota
"hamba tahu di mana letak kekuatan mentri xiao berada dari arahan mendiang ibu saya, kita akan menyusun rencana di mulai dari sana agar bisa mendapatkan dukungan yang anda ingin kan" jelas sie tang penuh percaya diri
"benarkah yang kau katakan" kata putra mahkota sedikit tertarik
"benar yang mulia, asal anda mau menikahi saya segera, setelahnya kita akan bekerja sama dengan baik" ucap sie tang meyakinkan
"baik lah satu minggu lagi kau akan aku angkat menjadi selir pertama ku" ujar putra mahkota
"baik lah hamba tidak mempermasalahkan tentang hal itu" ucap sie tang, sebenarnya hati sie tang sangat kecewa dengan keputusan putra mahkota yang tidak dapat di rubah agar menjadikan nya seorang permaisuri bukan seorang selir namun lebih dari itu, posisi selir pertama putra mahkota pun jauh lebih baik dari pada tidak mendapatkan putra mahkota sama sekali.
jasad lie tang di makamkan dengan layak oleh keluarga mentri xiao karena mau bagaimana pun lie tang tetap lah adik dari istri menteri xiao, dan juga sebagai tanda penghormatan kepada mendiang jendral terdahulu.
xiao mei sedikit lega karena telah memberikan lie tang balasan yang setimpal, tapi xiao mei juga tidak boleh lengah, xiao mei tahu setelah kematian lie tang, sie tang pasti tidak akan pernah menerima nya.
xiao mei harus benar benar menyusun sebuah persiapan untuk menghadapi orang orang yang telah menjadi musuh nya di dalam kehidupan lalu milik nya.
"huh, andai saja kak jiang ada di sini pasti aku dapat sedikit terhibur, biasa nya dia punya banyak cara untuk membuat suasana hati ku menjadi lebih baik" gumam xiao mei di tengah lamunan nya
sudah hampir tiga bulan lama nya jiang li pergi berperang dan belum ada tanda tanda dirinya akan kembali, memikirkan tentang nya membuat xiao mei merasa ada sedikit kerinduan di dalam hati nya.
"ah sudah lah,.lebih baik aku segera tidur" ucap xiao mei tidak ingin larut di dalam fikiran milik nya, lagi pula jiang li bukan lah siapa siapa dalam kehidupan milik nya terlepas dari kedekatan mereka akhir akhir ini pikir xiao mei lalu memejamkan mata nya.
sesosok bayangan datang menghampiri xiao mei yang telah tertidur lelap, pria itu mendekati tempat tidur xiao mei secara perlahan
"apa kau sedang merindukan diriku permaisuri ku, aku juga sangat merindukan dirimu, tunggu aku, sebentar lagi kita akan bersama" bisik jiang li
selama ini sebenarnya jiang li selalu datang menemui xiao mei dengan cara nya sendiri, ada sebuah rahasia di dalam diri jiang li yang tidak orang ketahui tentang dirinya, dan mungkin suatu saat jiang li akan menceritakannya kepada xiao mei jika waktunya telah tepat.
"baik lah sudah waktunya aku kembali, tidur lah dengan tenang sayang, ini tidak akan lama" lirih jiang li, setelah puas menemani tidur xiao mei, jiang li langsung menghilang dari kamar xiao mei begitu saja,
hari ini kerajaan sedang di sibukkan dengan segala persiapan pernikahan antara putra mahkota dengan selir pertama nya, acara yang di gelar tidak terlalu megah karena permintaan dari putra mahkota sendiri, namun tetap saja pernikahan putra mahkota menjadi bahan pembicaraan di tengah tengah rakyat kerajaan.
kediaman mentri xiao tetap memperlakukan sie tang layak nya putri dalam kediaman mereka, tanpa mempermasalahkan kejadian beberapa hari lalu sebelum nya, sie tang di antar langsung oleh menteri xiao selaku wali nya kedalam kediaman putra mahkota untuk di serah kan secara hormat.
hati sie tang merasa sangat bahagia karena pada akhirnya sie tang dapat menjadi istri dari putra mahkota, namun lain hal nya dengan putra mahkota dirinya hanya menganggap sebuah pernikahan hanya untuk menunjang posisi nya saja, jika dia bisa mendapatkan tujuan nya maka wanita itu lah yang akan dia korban kan.
setelah acara selesai sie tang kini tinggal di dalam kediaman putra mahkota, xiao mei merasakan ketentraman di dalam kediaman mentri xiao setelah kepergian lie tang dan juga sie tang saat ini, walau pun mungkin nanti akan ada hal yang akan terjadi lagi tapi untuk saat ini xiao mei masih belum memikirkan rencana kedepannya lagi pula putra mahkota dan juga sie tang telah bersatu lebih awal tidak sama seperti di kehidupan sebelum nya, jadi xiao mei sekarang hanya ingin fokus pada kesembuhan ibunda nya terlebih dahulu agar dapat menyusun rencana selanjutnya dengan hati yang lebih tenang.
hampir satu bulan lama nya lie mei terbaring di atas tempat tidur nya tanpa mau membuka mata nya sedikit pun, keluarga mentri xiao menjadi sangat cemas karena nya, sudah banyak usaha yang di lakukan oleh mentri xiao dan juga xiao mei agar dapat mengembalikan keadaan lie mei seperti sedia kala dengan selalu mencari tabib terbaik untuk mengobati dirinya namun sampai saat ini usaha mereka masih belum membuahkan hasil juga
🍁
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 93 Episodes
Comments
lily
pangeran ke tujuh lambat , seandainya Xiao mei gk dapat kabar kalo ibunya sakit keras , maka bisa jadi sudah ada Dekrit kalo Xiao mei adalah calon permaisuri putra mahkota , harusnya sebelum pergi perang sudah memohon ke kaisar kalo dirinya sudah punya calon istri yaitu Xiao mei kan gregetan
2024-10-12
0
masa depan mu
semangat thor, aku tau bikin cerita itu ngga mudah
2021-10-03
3
Ibnu Abdul Ghofur
semangat terus up nya thor🥳🥳🥳
2021-07-21
4