Chapter 10

🌹 Happy Reading 🌹

Setelah menunggu kurang lebih 12 menit, lewt 2 menit dari waktu yang di janjikan tadi, saat ini Dokter yang tadi di minta oleh Aiden sudah berada di dalam apartemen miliknya dan sudah menangani Freya.

"Apakah reaksi suntikan ini akan lama ?" tanya Aiden yang sudah tidak sabaran ingin meminum susu.

Dokter tadi menatap ke arah Freya, sebenarnya ada sedikit rasa kasihan dan ingin membantunya, namun apalah kuasa mereka yang hanyalah seorang bawahan dari keluarga Lesham. Sehingga salah sedikit mereka bicara maupun bertindak maka nyawa mereka lah yang akan menjadi taruhanya.

"Obat ini mungkin akan membutuhkan reaksi sedikit lama Tuan, sekitar 2 sampai 3 jam, maka dia akan mengeluarkanya secara perlahan. Dan ketika nanti Nona Freya merasakan nyeri dan bengkak di sekitaran payu**da**ranya maka itu adalah efek normal dari tanda-tanda menyusui Tuan," jawab Dokter tersebut menjelaskan kepada Aiden dan juga Freya.

"Mengapa harus selama itu?" Bentak Aiden dengan kesal.

Freya melirik sedikit ke arah Aiden yang sedang marah saat ini, "bahkan menunggu 3 jam saja dia tidak bisa? Bahkan ini saja baru jam 7 malam dan belum waktunya tidur, dia mau menyusi buat apa," batin Freya yang sudah merasa pusing dengan sikap Aiden yang di luar nalar ini.

Mulai dari mengurungnya, menguncinya, merantainya dan kini memaksanya untuk menyusui padahal dia tidak dia hamil, membuat Freya menahan sakit di kepalanya melihat tingkah orang gila satu ini.

"Sabarlah Aiden semuanya butuh proses," seru Freya meminta Aiden untuk menahan rasa emosinya.

Aiden langsung menatao Freya dengan tajam, "perbaiki caramu memanggilku sayang, aku bukan temanmu, aku suamimu," balas Aiden yang tidak terima jika Freya terus menerus memanggil namanya.

Freya mengalah sekali lagi untuk tidak berdebat di hadapan dokter ini. "Dear just waiting," tegas Freya dengan suara otoriternya.

Aiden semakin kesal mendengar Freya yang seperti ini, "PERGI!!" Tegasnya pada dokter tersebut untuk menyuruhnya pergi dari sini.

Dengan cepat Dokter tersebut langsung pergi dari kediaman Aiden, dan menyisahkan mereka berdua.

"Freya aku gak suka ya kamu selalu manggil Aiden, Aiden dan Aiden, aku ini suami kamu, jadi kamu harus sopan memanggilku, apa kamu mengerti," bentak Aiden yang paling tidak menyukai jika ada yang berani berdebat denganya.

Freya memilih diam dan menggelengkan kepalanya pusing, dia paling malas menjawab ucapan Aiden karna menurutnya itu sangat tidak berguna.

Freya melangkahkan kakinya keluar dari kamar untuk mencari makanan di dapur. "Freya kamu mau kemana? Freya kembali," bentak Aiden lagi yang melihat Freya pergi dari kamarnya tanpa Izin.

"Orang gila." Umpat Freya acuh tetap melangkahkan kakinya pergi.

Aiden langsung menarik tangan Freya untuk berhenti melangkah, "kamu mau kemana ?" Seru Aiden lagi.

"Apasih Dear, aku lapar," balas Freya dengan kesal.

Bertengkar dengan Aiden benar-benar harus membutuhkan tenaga extra, dia tidak mau mati mendadak hanya karna tekanan darah yang berlebihan.

"Kamu lapar hanya tinggal bicara denganku, bukan meninggalkan ku sayang," balas Aiden lagi.

Sumpah demi apapun rasanya Freya ingin melemparkan Aiden dari atas apartemen ini. Dia mencoba memasang senyum yang paling manis di hadapan Aiden, "My Dear, aku lapar bisakah kita makan malam saat ini? Bukankah kamu bilang aku harus menyusuimu, itu tandanya aku harus makan banyak," ucapnya semanis mungkin.

Aiden mulai mengurangi emosinya sedikit dan mengelus lembut pipi istrinya, "sayang, kita makan di luar saja ya, di sini tidak ada apapun, oke," ucap Aiden dengan lembut.

"Oke." Balas Freya singkat.

Lalu Aiden membawa Freya untuk makan malam di sebuah restoran yang tentunya memiliki ruang private agar Freya tidak bisa kabur.

Ketika mereka memasuki restoran, semua mata memandang ke arah mereka yang terlihat sangat mesra. Tanpa mereka ketahui jika Aiden memborgol tangan Freya dan tanganya bersama agar tidak bisa lari kemanapun.

Freya menatap ke arah banyaknya sepasang kekasih yang terlihat sangat mesra dan terlihat saling mencintai satu sama lain berbeda dengan dirinya yang saat ini sedang di jadikan sebuah tawanan paksa.

Setelah berjalan masuk, barulah Aiden dan Freya masuk ke dalam ruang private VVIP khusus di restoran itu.

"Dear Dear, kapan kamu akan kembalikan ponselku?" Tanya Freya yang menginginkan ponselnya kembali.

"Tidak untuk sekarang sayang, aku tidak akan membiarkanmu komunikasi setelah kemarin aku mendapatakn pesan mu meminta pertolongan dari orang luar," balas Aiden tegas.

Freya kembali mengalah saat ini, dia memilih diam dan mengikuti kata-kata Aiden.

"Diam dan diam, itulah hal yang saat ini bisa aku lakukan." Batin Freya merenungkan dirinya sendiri.

Dan tiba-tiba saja Freya merasakan nyeri di bagian dadanya yang terasa mulai terisi, "asshhh, Dear Dear ini sakit," keluhnya pada Aiden yang merasa sakit di dadanya.

"Its okay sayang, bukankah dokter tadi bilang jika ini adalah reaksi normal," jawab Aiden dengan santai.

Freya mencoba menahan sakitnya, dan merasa jika bajunya mulai basah karna air susu yang mulai merembes. Dan di saat itu juga ada seorang pelayan pria yang mengantar makanan di ruangan mereka.

Sontak saja Aiden langsung menutupi pakaian Freya dengan jaket yang tengah dia gunakan saat ini. Lalu dia menatap kembali ke arah pelayan itu, "keluar dan minta pelayan wanita untuk melayani kami di sini," titah Aiden dengan wajah dinginya membuat pelayan itu berdiri gemetaran.

"Baik Tuan," balas pelayan itu, lalu menundukan kepalanya hormat sebelum dia melangkahkan kakinya pergi.

Freya menatap ke arah Aiden yang melihat benci ke arah pelayan tadi, "sudahlah dia hanya mengerjakan tugasnya saja," ucap Freya yang tau jika Aiden ingin membunuh pelayan itu karna tadi dia sempat melihat pakaian atas Freya yang basah.

Aiden melirikan pandanganya pada Freya sekilas, "apa kamu membelanya sayang?" Tanyanya penuh penekanan.

"Aku tidak membelanya Dear, mengertilah dia juga manusia yang sedang mencari makan untuknya dan keluarganya, ini hanya masalah kecil saja jangan berlebihan," jawbanya agar Aiden mengerti.

"Hanya masalah kecil saja, sayang are you kidding me, dia-" Ucapnya terhenti ketika Freya mengecup bibirnya singkat.

"Diam dan makanlah, aku ingin istirahat saat ini, kepala ku sangat sakit," keluh Freya yang tak tau akan di dengar atau tidak.

"Apa kamu sudah berani berdebat denganku Nyonya Aiden," tegasnya.

"Tidak My Husband, kamu Rajanya." Balas Freya lagi-lagi mengalah.

To be continue.

*Jangan lupa sedakah Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya**😘😘 *

Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh 😭😭😭

Terima kasih🙏🏻🙏🏻

Follow IG Author @Andrieta_Rendra

Terpopuler

Comments

HR_junior

HR_junior

bener2 gak tau deh

2022-10-19

0

Nofriyanti Vivi

Nofriyanti Vivi

jAhad dan ngeri..kaburlh

2022-09-25

0

(F) Wike Swasti

(F) Wike Swasti

tanda tanda mulai melunak

2022-04-17

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1
2 Chapter 2
3 Cahpter 3
4 Chapter 4
5 Chapter5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Penting
27 Chapter 26
28 Chapter 27
29 Chapter 28
30 Baca baik-baik !!!
31 Chapter 29
32 Chapter 30
33 Chapter 31
34 Chapter 32
35 Chapter 33
36 Chapter 34
37 Chapter 35 warning !!
38 Chapter 36 warning !!
39 Chapter 37
40 Chapter 38
41 Chapter 39
42 Chapter 40
43 Chapter 41
44 Chapter 42
45 Chapter 43
46 Chapter 44
47 Chapter 45
48 Chapter 46
49 Chapter 47
50 Chapter 48
51 Chapter 49
52 Chapter 50
53 Chapter 51
54 Chapter 52
55 Chapter 53
56 Chapter 54
57 Chapter 55
58 Chapter 56
59 Chapter 57
60 Chapter 58
61 Chapter 59
62 Chapter 60
63 Chapter 61
64 Chapter 62
65 Chapter 63
66 Chapter 64
67 Chapter 65
68 Karya Griffin
69 Chapter 66
70 Chapter 67
71 Chapter 68
72 Pengumuman Give Away
73 Chapter 69
74 Chapter 70
75 Chapter 71
76 Chapter 72
77 Chapter 73
78 Chapter 74
79 Chapter 75
80 Chapter 76
81 Chapter 77
82 Chapter 78
83 Chapter 79
84 Chapter 80
85 Chapter 81
86 Chapter 82
87 Chapter 83
88 Chapter 84
89 Chapter 85
90 Chapter 86
91 Chapter 87
92 Chapter 88
93 Chapter 89
94 Chapter 90
95 Chapter 91
96 Chapter 92
97 Chapter 93
98 Chapter 94
99 Chapter 95
100 Chapter 96
101 Chapter 97
102 Chapter 98
103 Chapter 99
104 Chapter 100
105 Chapter 101
106 Chpter 102
107 Chapter 103
108 Chapter 104
109 Chapter 105
110 Chapter 106
111 Karya kak Dhea
112 Pemenang give Away
113 Pembaca pintar
114 Teruntuk para heaters
115 Karya baru
116 Terima Kasih
117 Pengumuman Karya Baru
118 Info karya Baru Zein dan Dara
119 It’s So Hurts
120 Rere Is ComeBack
121 Karya Baru Rumit
122 Karya Baru
Episodes

Updated 122 Episodes

1
Chapter 1
2
Chapter 2
3
Cahpter 3
4
Chapter 4
5
Chapter5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Penting
27
Chapter 26
28
Chapter 27
29
Chapter 28
30
Baca baik-baik !!!
31
Chapter 29
32
Chapter 30
33
Chapter 31
34
Chapter 32
35
Chapter 33
36
Chapter 34
37
Chapter 35 warning !!
38
Chapter 36 warning !!
39
Chapter 37
40
Chapter 38
41
Chapter 39
42
Chapter 40
43
Chapter 41
44
Chapter 42
45
Chapter 43
46
Chapter 44
47
Chapter 45
48
Chapter 46
49
Chapter 47
50
Chapter 48
51
Chapter 49
52
Chapter 50
53
Chapter 51
54
Chapter 52
55
Chapter 53
56
Chapter 54
57
Chapter 55
58
Chapter 56
59
Chapter 57
60
Chapter 58
61
Chapter 59
62
Chapter 60
63
Chapter 61
64
Chapter 62
65
Chapter 63
66
Chapter 64
67
Chapter 65
68
Karya Griffin
69
Chapter 66
70
Chapter 67
71
Chapter 68
72
Pengumuman Give Away
73
Chapter 69
74
Chapter 70
75
Chapter 71
76
Chapter 72
77
Chapter 73
78
Chapter 74
79
Chapter 75
80
Chapter 76
81
Chapter 77
82
Chapter 78
83
Chapter 79
84
Chapter 80
85
Chapter 81
86
Chapter 82
87
Chapter 83
88
Chapter 84
89
Chapter 85
90
Chapter 86
91
Chapter 87
92
Chapter 88
93
Chapter 89
94
Chapter 90
95
Chapter 91
96
Chapter 92
97
Chapter 93
98
Chapter 94
99
Chapter 95
100
Chapter 96
101
Chapter 97
102
Chapter 98
103
Chapter 99
104
Chapter 100
105
Chapter 101
106
Chpter 102
107
Chapter 103
108
Chapter 104
109
Chapter 105
110
Chapter 106
111
Karya kak Dhea
112
Pemenang give Away
113
Pembaca pintar
114
Teruntuk para heaters
115
Karya baru
116
Terima Kasih
117
Pengumuman Karya Baru
118
Info karya Baru Zein dan Dara
119
It’s So Hurts
120
Rere Is ComeBack
121
Karya Baru Rumit
122
Karya Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!