Sikap Lathan Yang Berbeda

Lathan dan Andra selalu menghabiskan waktu bersama disela pekerjaan Andra menjadi cleaning service

"Akhirnya selesai, tapi ini sudah petang. Apa Lathan sudah ditemani ayahnya ya?" Pikir Andra ketika dia hendak pulang

"Sudahlah, besok lagi saja aku menemuinya" Andra kembali menjawab pertanyaannya sendiri dan mulai melangkahkan kaki meninggalkan loker untuk segera pulang kerumahnya

Diluar kamar hotel, Lathan dan Radit hendak pergi untuk makan malam

"Papi, aku tidak mau makanan hotel ini. Disini makanannya tidak enak. Kita cari restoran lain saja ya pih?" Tanya Lathan dengan cara bicaranya yang lucu dan menggemaskan

"Tentu, anak papi mau makan apa?" Radit bertanya sambil menggendong Lathan di pangkuannya

"Halo Lathan. Sudah lama kita tidak bertemu. Kamu semakin menggemaskan saja" Starla tiba-tiba muncul dihadapan Radit dan Lathan, kemudian dia bicara pada Lathan sambil mencubit pipinya yang menggemaskan

"Lepaskan tangan tante dari pipiku! Untuk apa tante datang kesini? Papi, apa papi yang meminta tante Starla datang kemari?" Lathan bicara dengan nada sinis pada Starla kemudian dia menoleh pada Radit dan bertanya dengan sikapnya yang sinis

"Papi sama sekali tidak memberitahu dia kalau kita sedang dihotel ini" Kemudian mereka berdua menoleh pada Candra yang ada dibelakangnya secara bersamaan

"Eum ...sepertinya aku sudah harus kembali ke kamarku. Aku akan menghubungi istriku. Kalian makan malam saja tanpa aku" Candra yang merasa bersalah langsung pergi dan meninggalkan Radit juga Lathan dengan langkah seribu

"Ayo pih, kita pergi dari sini!" Ajak Lathan pada Radit dan mengabaikan keberadaan Starla disana

"Apa kalian mengabaikanku? Radit, kamu tahu kan kalau om Leo yang ingin menjodohkan kita? Dia ingin aku jadi ibu untuk Lathan" Starla bicara pada Radit yang kini telah melangkahkan kaki dan berada di depannya

"Dan kamu juga tahu kan kalau aku sama sekali tidak peduli denganmu. Yang ingin aku bertunangan denganmu itu papa, bukan aku yang ingin bertunangan denganmu" Jawab Radit sinis kemudian memalingkan wajah dari Starla

"Ayo Lathan kita pergi cari restoran yang enak. Papi juga tidak berselera untuk makan disini" Ujar Radit pada Lathan dengan senyum tipis yang membuatnya terlihat semakin tampan

"Ayo pih. Kita pergi dari sini" Lathan dengan cerianya menjawab Radit dan begitu semangat untuk pergi dari hadapan Starla, meninggalkan gadis itu sendiri yang masih mematung menatapnya pergi

"Aku tidak akan menyerah Dit. Kamu itu hanya cocok denganku. Tidak dengan yang lain" Gumam Starla menatap punggung Radit dan Lathan

Radit dan Lathan yang hendak keluar mencari restoran berpapasan dengan Andra yang baru keluar dari hotel untuk pulang kerumahnya

"Kakak cantik!" Teriak Lathan memanggil Andra begitu dia melihatnya. Dia langsung meronta agar Radit menurunkannya. Radit pun menurunkan Lathan dari pangkuannya dan membiarkannya berlari ke arah Andra

"Lathan, kan kakak sudah bilang padamu untuk tidak berlari! Nanti kamu bisa jatuh" Andra sedikit menundukkan tubuhnya agar dia bisa mengimbangi Lathan yang berdiri di hadapannya

Radit berjalan dengan gagahnya menghampiri Lathan dan Andra

"Lathan, kenapa kamu lari begitu saja?" Ujar Radit dengan sikapnya yang tenang dan penuh wibawa

"Maaf pih, aku terlalu senang melihat kakak cantik. Kakak, kenalkan ini papiku. Papi, ini kakak yang selalu menemaniku di hotel selama papi sibuk dengan urusan papi" Lathan memperkenalkan Andra dengan nada bicaranya yang lucu

"Pria ini benar-benar tampan. Tapi wajahnya terlihat tidak asing bagiku. Siapa ya?" Batin Andra berkata sambil matanya terus menatap wajah tampan Radit

"Terimakasih karena selalu menjaga anakku selama aku sibuk dengan urusan disini. Kurasa dia akan sangat bosan jika tidak bertemu denganmu disini" Radit menyapa dengan tenang dan wajah yang lembut menatap Lathan. Andra yang terpana menatap ketampanannya terdiam tak bergeming, bahkan dia tidak mendengarkan apa yang Radit katakan

"Halo... halo..." Berkali-kali Radit melambaikan tangannya di depan mata Andra namun dia tetap tidak bergeming

Prok

"Ah, maafkan aku"

Akhirnya Radit menepuk tangannya dan itu membuat Andra terkejut dan tersipu malu

"Kenapa wajah kakak cantik berubah jadi merah? Apa kakak cantik sakit?" Lathan yang berdiri diantara Andra dan Radit akhirnya bertanya dengan wajah herannya

"Kakak tidak papa sayang. Oh maaf, kakak harus pulang sekarang! Ini sudah malam" Andra tergesa dan hendak pergi dari hadapan Radit dan Lathan

"Tunggu! Terimakasih selalu menjaga Lathan. Ini kartu nama saya, jika kamu membutuhkan bantuan maka jangan sungkan untuk mengatakannya pada saya" Radit mengambil satu kartu nama dari dompetnya dan memberikannya pada Andra

"Terimakasih. Tapi maaf aku harus pergi. Lathan, kakak pergi dulu ya. Sampai jumpa besok. Oh, tidak, besok kakak tidak masuk kerja. Lusa kita akan bertemu lagi. Daah Lathan. Permisi pak" Andra dengan sopan dan senyum ceria pamit pada Lathan dan Radit

"Lathan, bagaimana kamu bisa mengenal gadis itu?" Tanya Radit dengan saikap yang dingin dan tenang

"Dia menolongku saat jatuh pih dan terluka. Kak Andra sangat baik dan perhatian padaku, karena itu aku suka bermain dengannya" Lathan pun menjawab dengan sikapnya yang tenang. Berbeda dengan sikapnya saat bersama dengan Andra

"Baiklah, ingat untuk tetap menjaga diri. Papi tidak ingin kamu terluka ataupun tersakiti!" Radit memperingatkkan dengan sikap yang tenang

"Tentu saja pih, aku mengerti. Aku sudah cukup belajar dari keluarga kita yang lain"

Tanpa mereka sadari Starla memperhatikan dari kejauhan saat Radit dan Lathan bicara dengan Andra. Terlihat jelas dari matanya kalau dia sedang sangat marah

"Bagaimana bisa mereka dekat dengan gadis biasa tapi mengabaikan aku yang jelas-jelas dari keluarga kaya? Bahkan aku mendapat dukungan dari om Leo, tapi mereka tetap bersikap dingin padaku. Ini tidak bisa dibiarkan. Aku harus memberikan gadis itu pelajaran" Gumamnya sambil terus memperhatikan Lathan dan Radit

***

Keesokan harinya dirumah Andra. Bu Asya dengan sengaja mengundang tamu di rumah itu agar Andra tidak mencurigai apa yang hendak di lakukannya

"Bu, kenapa hari ini banyak sekali orang? Apa ibu akan membuat pesta?" Tanya Andra yang melihat para tamu sang ibu mulai berdatangan

"Ya, ibu sudah bilang kan kalau akan ada pria yang datang kemari untuk meminangmu. Karena itu ibu mengundang teman-teman ibu untuk menyaksikan kebahagiaan kita sekarang" Asya menjawab pertanyaan Andra dengan sikapnya yang tenang seperti biasa agar Andra tidak curiga

"Oh rupanya begitu" Jawab Andra menanggapi Asya

"Cepatlah bersiap. Sebentar lagi tamu penting kita akan sampai" Asya meminta Andra bersiap karena melihatnya masih belum berganti pakaian setelah menyiapkan hidangan yang akan disajikan untuk para tamu

"Baik bu" Andra pun berbalik dan pergi ke kamarnya untuk berganti pakaian dengan yang lebih bagus untuk perjamuan

Sementara Andra sedang bersiap, tamu yang ditunggu bu Asya telah datang. Seorang pria paruh baya dengan setelan jas lengkap di dampingi 2 orang wanita disampingnya

"Selamat datang pak Danu, bu Anggi, bu Rita" Asya menyambut tamunya dengan penuh hormat

"Ya, terimakasih bu Asya. Dimana calon pengantinku?" Tanya pak Danu begitu dia mendekati Asya

"Silahkan masuk dulu! Andra sedang bersiap, sebentar lagi dia akan segera turun" Asya mempersilahkan Danu dan kedua istrinya untuk masuk ke dalam dan menunggu Andra turun

'Itu dia" Ujar Asya senang begitu melihat Andra turun

"Andra, kemarilah!" Asya dengan senyum mengembang di wajahnya, memanggil Andra dengan lembut. Andrapun berjalan mendekat padanya

"Andra, kenalkan ini pak Danu, bu Rita dan bu Anggi" Asya memperkenalkan mereka dengan penuh hormat

"Halo, saya Andra" Andra dengan sopannya mempernalkan diri

"Dia sungguh cantik" Ujar pak Danu dengan mata berbinar senang melihat Andra

"Ini adalah calon suamimu"

"Apa?!"

Terpopuler

Comments

sherly

sherly

patutlah tak dijodohkan dgn anaknya ternyata tua bangka bau kuburan yg mau dinikahkan Ama Andra ..

2024-07-15

0

Ana marliana

Ana marliana

kamu kabur aza andra, siapa tau ktmu lathan

2023-04-21

0

Ana marliana

Ana marliana

ayo kabur aza andra, siapa tahu d jln ketemu larhan

2023-04-21

0

lihat semua
Episodes
1 Pertemuan Pertama Dengan Lathan
2 Saat Pertama Andra Masuk Keluarga Brama
3 Senyum Ceria Lathan Dan Andra
4 Sikap Lathan Yang Berbeda
5 Kesulitan Andra Jadi Keuntungan Radit
6 Menikahlah Denganku Dan Jadilah Ibu Dari Lathan
7 Kebimbangan Diandra
8 Jangan Terlalu Baik., Itu Tidak Cocok Dengan Keluarga Kita
9 Kedatangan Cheva Di Acara Radit
10 Aku Tidak Akan Membiarkan Dia Memberikan Apapun Lagi Pada Ibu
11 Rupanya Begini Hubungan Saudara Sebenarnya
12 Kakak Cantikmu Ini Juga Akan Jadi Istri Papi
13 Kita Punya Diandra Sebagai ATM Berjalan Kita
14 Persiapan Diandra Sebelum Ikut Dengan Radit
15 Kamu Dituntut Untuk Cerdas Dan Kuat Jika Menjadi Istriku
16 Misi Menaklukkan Hati Kak Radit Dimulai Sekarang!
17 Pagi Yang Indah Dirumah Radit
18 Aku Tidak Pernah Ingkar Janji
19 Kunjungan Radit Kerumah Utama Kusuma
20 Langit Bisa Saja Runtuh Jika Radit Dan Cheva Tidak Berdebat Saat Bertemu
21 Semua Karakter Yang Berbeda Ada Dikeluarga Kusuma
22 Pernikahan Radit Dan Diandra
23 Apa Mereka Akan Meremehkan Dan Memandang Rendah Aku Yang Hanya Karyawan Hotel?
24 Malam Pertama Radit Dan Andra
25 Tingkah Konyol Andra
26 Kebingungan Radit
27 Ketidak pekaan Radit
28 Perbincangan Radit Dan Andra Dipagi Hari
29 Tingkat Percaya Diri Sari Yang Berlebihan
30 Pengakuan Lathan Pada Andra
31 Pemecatan Sari
32 Undangan Pesta
33 Pembelaan Radit Terhadap Andra
34 Memilih Gaun Untuk Andra
35 Kak Radit Sama Saja Dengan Kak Cheva
36 Jatuhnya Perusahaan Keluarga Starla
37 Kecemburuan Radit
38 Pesta Danu
39 Kalian Akan Dapat Bayaran Yang Setimpal
40 Penyatuan Cinta Andra Dan Radit
41 Rencana Kunjungan Kerumah Leo
42 Kunjungan Radit Kerumah Leo
43 Cerita Masa Lalu
44 Percakapan Andra Dan Radit
45 Rencana Kedua Istri Danu
46 Hari Pertama Andra Keperusahaan Satya
47 Keinginan Radit Untuk Andra
48 Kebahagiaan Keluarga Kecil Radit
49 Aku Akan Membuat Siapapun Membayar Atas Apa Yang Telah Mereka Lakukan
50 King Of Devil Tiba-tiba Jadi King Of Angel
51 Jebakan Luna Untuk Andra
52 Senjata Makan Tuan
53 Keanehan Luna
54 Ungkapan Cinta Gio
55 Tangganpan Andra Pada Gio
56 Usaha Gio Kembali Mendekati Andra
57 Kesedihan Leo
58 Pendekatan Andra Dan Vio
59 Munculnya Radit Diperusahaan Andra
60 Ancaman Radit Pada Luna
61 Perombakan Posisi Karyawan Hotel
62 Percaya Diri Untuk Merebut Istri Orang Lain Namanya Tidak Tahu Malu
63 Radit Terlalu Cerdas Untuk Diajak Main Trik
64 Pertemuan Dengan Teman Lama
65 Penyesalan Gio
66 Penyesalan Bu Asya
67 Gosip BurukTentang Radit
68 Karena Mereka Ingin Bermain Dengan Kita, Maka Kita Tidak Boleh Membuatnya Kecewa
69 Teguran Untuk Perusahaan Panji
70 Raditya Reifansyah Tidak Pernah Memberikan Maaf Pada Siapapun
71 Kebodohanmu Yang Membuatmu Kehilangan Segalanya
72 Pembalasan Andra Pada Audy
73 Bagaimana Kalau Aku Punya Adik?
74 Kekhawatiran Lathan
75 Masa Depanku Bersama Denganmu
76 Saya Tidak Berdansa Dengan Orang Lain Kecuali Suami Saya
77 Mereka Harus Membayar Mahal Atas Apa Yang Telah Mereka Lakukan
78 Binatang Pun Bisa Merasa Sakit Hati Saat Diperlakukan Tidak Adil
79 Curahan Hati Andra
80 Penderitaan Asya Dan Anak-anaknya
81 Salah Satu Raja Es
82 Kepanikan Radit
83 Andra Hamil
84 Wawancara Pelayan Pribadi Andra
85 Tampan Diluar, Tapi Menyeramkan Didalam
86 Terbongkarnya Kemampuan Lathan
87 Percakapan Radit Dan Lathan
88 Kecurigaan Radit Pada Lidia
89 Rencana Surya Untuk Mendekati Andra
90 Makan Siang Bersama
91 Tujuan Surya
92 Upaya Lidia Menggoda Radit
93 Kebanggaan Radit
94 Janji Radit Untuk Lathan
95 Jebakan Untuk Lidia
96 Pertemuan Dengan Surya
97 Terlukanya Lathan
98 Anak Kecil Hanya Boleh Bermain
99 Kecurigaan Lathan
100 Pembalasan Radit Pada Surya
101 Mengungkapkan Rahasia Besar
102 Kebenaran Identitas Lathan
103 Pertemuan Lathan Dan Vio
104 Kebersamaan Andra, Radit dan Lathan
105 Jalan-Jalan Andra Dan Vio
106 Jika Kekuasaan Tidak Bisa Digunakan, Untuk Apa Dimiliki?
107 Gosip Buruk
108 Sedikit Kemajuan Vio
109 Ingatan Vio Yang Berantakan
110 Pemeriksaan Vio
111 Kecelakaan Radit Dan Lathan
112 Kesembuhan Vio Yang Mendadak
113 Pangeran Tidur
114 Kepulangan Radit Dan Lathan
115 Telepon Dari Yudha
116 Kunjungan Andra Ke Sekolah Lathan
117 Perdebatan Andra Dan Bu Jane
118 Klarifikasi Andra
119 Hukuman Untuk Biang Gosip
120 Sedikit Hukuman Dari Lathan
121 Inilah Alasan Tidak Ada Yang Berani Berurusan Dengan Keluarga Kusuma
122 Membeli Perlengkapan Bayi
123 Andra DIlarikan Kerumah Sakit
124 Lahirnya Ardhan Prayugi Nugraha
125 Hari Pertama Sekolah
126 Fandy Bagaskara
127 Liliana Syavania Nugraha
128 Kehangatan Keluarga Radit
129 Lathan Ingin Mengemudi Sendiri
130 Zara, Siswi Pindahan
131 Keributan Disekolah Ardhan
132 Ketakutan Kepala Sekolah
133 Tekad Ardhan
134 Terbongkarnya Kebohongan Lathan Dan Ardhan
135 Percakapan Radit Dengan Ardhan Dan Lathan
136 Keributan Orang Tua Bobi
137 Aku Suka Melihat Orang Jahat Menderita
138 Kakak Adik Yang Sinting
139 Keributan Di Mall
140 Orang Kaya Nanggung Lebih Sombong Dari Orang Yang Benar-benar Kaya
141 Anehnya Sikap Lathan
142 Kehancuran Mutlak Keluarga Bobi
143 Kagaduhan Dikantin Sekolah Lathan
144 Paparazi Seperti Burung Bangkai
145 Keraguan Polisi Pada Radit
146 Kedatangan Ardhan Dan Lathan Dihotel Radit
147 IQ Diatas Rata-rata Meskipun EQ Dibawah Rata-rata
148 Sedikit Petunjuk
149 Rasa Penasaran Zara
150 Perhatian Zara Pada Lathan
151 Memulai Rencana
152 Kerjasama Lathan Dan Ardhan
153 Terbongkarnya Kebusukan Sofia
154 Penangkapan Sofia
155 Kunjungan Andra Menemui Sofia
156 Bermain Ditaman
157 Kemampuan Keluarga Kusuma Tidak Bisa Diragukan
158 Tujuan Radit Membantu Polisi
159 Permainan Tidak Menyenangkan
160 Sedikit Luka Masa Lalu Zara
161 Mimpi Buruk Zara
162 Zara Dan Lathan Dalam Bahaya
163 Jangan Biarkan Tikus Got Merajalela
164 Penyelamatan Lathan
165 Lathan Menemani Zara Dirumah Sakit
166 Cerita Masa Lalu Zara
167 Pertemuan Radit Dan Tofan
168 Hadiah Untuk Kepala Polisi
169 Kepanikan Samuel Dan Rekan-rekannya
170 Radit Bertingkah Seperti Algojo
171 Akhir Dari Samuel, Dion, Jhon Dan Tedy
172 Liburan Lathan, Zara Dan Fandy
173 Menginap Dihotel
174 Zara Diminta Pulang
175 Curahan Hati Zara Pada Pak Zein
176 Terselesaikannya Kesalah Pahaman Zara Dan Pak Zein
177 Pelukan Sang Ibu Untuk Zara
178 Gadisku Hanya Kamu
179 Rancana Pesta
180 Kedatangan Keluarga Diaz Dan Cheva
181 Cheva Ingin Punya Bayi?
182 Pesta Keluarga Radit
183 Perkenalan Zara Dengan Keluarga Kusuma
184 Akhir Bahagia Radit Dan Keluarganya (TAMAT)
185 Pengumuman
Episodes

Updated 185 Episodes

1
Pertemuan Pertama Dengan Lathan
2
Saat Pertama Andra Masuk Keluarga Brama
3
Senyum Ceria Lathan Dan Andra
4
Sikap Lathan Yang Berbeda
5
Kesulitan Andra Jadi Keuntungan Radit
6
Menikahlah Denganku Dan Jadilah Ibu Dari Lathan
7
Kebimbangan Diandra
8
Jangan Terlalu Baik., Itu Tidak Cocok Dengan Keluarga Kita
9
Kedatangan Cheva Di Acara Radit
10
Aku Tidak Akan Membiarkan Dia Memberikan Apapun Lagi Pada Ibu
11
Rupanya Begini Hubungan Saudara Sebenarnya
12
Kakak Cantikmu Ini Juga Akan Jadi Istri Papi
13
Kita Punya Diandra Sebagai ATM Berjalan Kita
14
Persiapan Diandra Sebelum Ikut Dengan Radit
15
Kamu Dituntut Untuk Cerdas Dan Kuat Jika Menjadi Istriku
16
Misi Menaklukkan Hati Kak Radit Dimulai Sekarang!
17
Pagi Yang Indah Dirumah Radit
18
Aku Tidak Pernah Ingkar Janji
19
Kunjungan Radit Kerumah Utama Kusuma
20
Langit Bisa Saja Runtuh Jika Radit Dan Cheva Tidak Berdebat Saat Bertemu
21
Semua Karakter Yang Berbeda Ada Dikeluarga Kusuma
22
Pernikahan Radit Dan Diandra
23
Apa Mereka Akan Meremehkan Dan Memandang Rendah Aku Yang Hanya Karyawan Hotel?
24
Malam Pertama Radit Dan Andra
25
Tingkah Konyol Andra
26
Kebingungan Radit
27
Ketidak pekaan Radit
28
Perbincangan Radit Dan Andra Dipagi Hari
29
Tingkat Percaya Diri Sari Yang Berlebihan
30
Pengakuan Lathan Pada Andra
31
Pemecatan Sari
32
Undangan Pesta
33
Pembelaan Radit Terhadap Andra
34
Memilih Gaun Untuk Andra
35
Kak Radit Sama Saja Dengan Kak Cheva
36
Jatuhnya Perusahaan Keluarga Starla
37
Kecemburuan Radit
38
Pesta Danu
39
Kalian Akan Dapat Bayaran Yang Setimpal
40
Penyatuan Cinta Andra Dan Radit
41
Rencana Kunjungan Kerumah Leo
42
Kunjungan Radit Kerumah Leo
43
Cerita Masa Lalu
44
Percakapan Andra Dan Radit
45
Rencana Kedua Istri Danu
46
Hari Pertama Andra Keperusahaan Satya
47
Keinginan Radit Untuk Andra
48
Kebahagiaan Keluarga Kecil Radit
49
Aku Akan Membuat Siapapun Membayar Atas Apa Yang Telah Mereka Lakukan
50
King Of Devil Tiba-tiba Jadi King Of Angel
51
Jebakan Luna Untuk Andra
52
Senjata Makan Tuan
53
Keanehan Luna
54
Ungkapan Cinta Gio
55
Tangganpan Andra Pada Gio
56
Usaha Gio Kembali Mendekati Andra
57
Kesedihan Leo
58
Pendekatan Andra Dan Vio
59
Munculnya Radit Diperusahaan Andra
60
Ancaman Radit Pada Luna
61
Perombakan Posisi Karyawan Hotel
62
Percaya Diri Untuk Merebut Istri Orang Lain Namanya Tidak Tahu Malu
63
Radit Terlalu Cerdas Untuk Diajak Main Trik
64
Pertemuan Dengan Teman Lama
65
Penyesalan Gio
66
Penyesalan Bu Asya
67
Gosip BurukTentang Radit
68
Karena Mereka Ingin Bermain Dengan Kita, Maka Kita Tidak Boleh Membuatnya Kecewa
69
Teguran Untuk Perusahaan Panji
70
Raditya Reifansyah Tidak Pernah Memberikan Maaf Pada Siapapun
71
Kebodohanmu Yang Membuatmu Kehilangan Segalanya
72
Pembalasan Andra Pada Audy
73
Bagaimana Kalau Aku Punya Adik?
74
Kekhawatiran Lathan
75
Masa Depanku Bersama Denganmu
76
Saya Tidak Berdansa Dengan Orang Lain Kecuali Suami Saya
77
Mereka Harus Membayar Mahal Atas Apa Yang Telah Mereka Lakukan
78
Binatang Pun Bisa Merasa Sakit Hati Saat Diperlakukan Tidak Adil
79
Curahan Hati Andra
80
Penderitaan Asya Dan Anak-anaknya
81
Salah Satu Raja Es
82
Kepanikan Radit
83
Andra Hamil
84
Wawancara Pelayan Pribadi Andra
85
Tampan Diluar, Tapi Menyeramkan Didalam
86
Terbongkarnya Kemampuan Lathan
87
Percakapan Radit Dan Lathan
88
Kecurigaan Radit Pada Lidia
89
Rencana Surya Untuk Mendekati Andra
90
Makan Siang Bersama
91
Tujuan Surya
92
Upaya Lidia Menggoda Radit
93
Kebanggaan Radit
94
Janji Radit Untuk Lathan
95
Jebakan Untuk Lidia
96
Pertemuan Dengan Surya
97
Terlukanya Lathan
98
Anak Kecil Hanya Boleh Bermain
99
Kecurigaan Lathan
100
Pembalasan Radit Pada Surya
101
Mengungkapkan Rahasia Besar
102
Kebenaran Identitas Lathan
103
Pertemuan Lathan Dan Vio
104
Kebersamaan Andra, Radit dan Lathan
105
Jalan-Jalan Andra Dan Vio
106
Jika Kekuasaan Tidak Bisa Digunakan, Untuk Apa Dimiliki?
107
Gosip Buruk
108
Sedikit Kemajuan Vio
109
Ingatan Vio Yang Berantakan
110
Pemeriksaan Vio
111
Kecelakaan Radit Dan Lathan
112
Kesembuhan Vio Yang Mendadak
113
Pangeran Tidur
114
Kepulangan Radit Dan Lathan
115
Telepon Dari Yudha
116
Kunjungan Andra Ke Sekolah Lathan
117
Perdebatan Andra Dan Bu Jane
118
Klarifikasi Andra
119
Hukuman Untuk Biang Gosip
120
Sedikit Hukuman Dari Lathan
121
Inilah Alasan Tidak Ada Yang Berani Berurusan Dengan Keluarga Kusuma
122
Membeli Perlengkapan Bayi
123
Andra DIlarikan Kerumah Sakit
124
Lahirnya Ardhan Prayugi Nugraha
125
Hari Pertama Sekolah
126
Fandy Bagaskara
127
Liliana Syavania Nugraha
128
Kehangatan Keluarga Radit
129
Lathan Ingin Mengemudi Sendiri
130
Zara, Siswi Pindahan
131
Keributan Disekolah Ardhan
132
Ketakutan Kepala Sekolah
133
Tekad Ardhan
134
Terbongkarnya Kebohongan Lathan Dan Ardhan
135
Percakapan Radit Dengan Ardhan Dan Lathan
136
Keributan Orang Tua Bobi
137
Aku Suka Melihat Orang Jahat Menderita
138
Kakak Adik Yang Sinting
139
Keributan Di Mall
140
Orang Kaya Nanggung Lebih Sombong Dari Orang Yang Benar-benar Kaya
141
Anehnya Sikap Lathan
142
Kehancuran Mutlak Keluarga Bobi
143
Kagaduhan Dikantin Sekolah Lathan
144
Paparazi Seperti Burung Bangkai
145
Keraguan Polisi Pada Radit
146
Kedatangan Ardhan Dan Lathan Dihotel Radit
147
IQ Diatas Rata-rata Meskipun EQ Dibawah Rata-rata
148
Sedikit Petunjuk
149
Rasa Penasaran Zara
150
Perhatian Zara Pada Lathan
151
Memulai Rencana
152
Kerjasama Lathan Dan Ardhan
153
Terbongkarnya Kebusukan Sofia
154
Penangkapan Sofia
155
Kunjungan Andra Menemui Sofia
156
Bermain Ditaman
157
Kemampuan Keluarga Kusuma Tidak Bisa Diragukan
158
Tujuan Radit Membantu Polisi
159
Permainan Tidak Menyenangkan
160
Sedikit Luka Masa Lalu Zara
161
Mimpi Buruk Zara
162
Zara Dan Lathan Dalam Bahaya
163
Jangan Biarkan Tikus Got Merajalela
164
Penyelamatan Lathan
165
Lathan Menemani Zara Dirumah Sakit
166
Cerita Masa Lalu Zara
167
Pertemuan Radit Dan Tofan
168
Hadiah Untuk Kepala Polisi
169
Kepanikan Samuel Dan Rekan-rekannya
170
Radit Bertingkah Seperti Algojo
171
Akhir Dari Samuel, Dion, Jhon Dan Tedy
172
Liburan Lathan, Zara Dan Fandy
173
Menginap Dihotel
174
Zara Diminta Pulang
175
Curahan Hati Zara Pada Pak Zein
176
Terselesaikannya Kesalah Pahaman Zara Dan Pak Zein
177
Pelukan Sang Ibu Untuk Zara
178
Gadisku Hanya Kamu
179
Rancana Pesta
180
Kedatangan Keluarga Diaz Dan Cheva
181
Cheva Ingin Punya Bayi?
182
Pesta Keluarga Radit
183
Perkenalan Zara Dengan Keluarga Kusuma
184
Akhir Bahagia Radit Dan Keluarganya (TAMAT)
185
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!