1.18

disisi lain Juan masih berada di lobby hotel ia baru saja tiba di hotel tersebut karerena sebelum berangkat Juan Juan masih meeting bersama rekan bisnisnya.

setelah sampai di ballroom hotel tempat Richo mengadakan pesta Juan tergesa-gesa

berjalan hendak menghampiri Richo yang terlihat tengah berbincang bincang dengan para tamu.

bruk

Juan tak sengaja menabrak seorang gadis yang tengah berdiri membelakanginya

seketika gadis itu menoleh kearah Juan sedangkan tangannya menggandeng seorang anak laki-laki.

" maaf nona saya tidak sengaja menabrak anda" ucap Juan memperhatikan gadis itu .

" tidak apa-apa tuan" jawab Kila tersenyum , ya gadi yang ditabrak Juan adalah Kila yang sedang mengandeng Zec.

"ayo sayang kita ke sana" ucap Kila pada Zec

" ok Tante " ucap Zec tersenyum.

Kila dan Zec pun meninggalkan Juan yang masih memandangi Kila ia terpana saat memandang Kila yang begitu cantik menggunakan gaun pendek tanpa lengan berwarna putih dengan bibir warna pink dan rambut yang panjang dibiarkan terurai membuatnya terlihat sangat cantik dan anggun meskipun tanpa polesan make up.

" gadis pemilik gaun itu benar-benar sempurna" gumam Juan lalu meninggalkan tempat tersebut untuk menghampiri Richo.

" Hay ric sorry terlambat , selamat ya semoga pernikahannya langgeng terus sampai kakek nenek. " ucap Juan menjabat tangan Richo

"aamiin..., ku kira kamu gak datang , kemana aja sih sampai telat?" tanya Richo bersendekap dada.

" aku baru aja meeting tadi, oh ya tadi aku tidak sengaja nabrak gadis pemilik gaun itu , ternyata cantik alami brae " ucap Juan cengengesan.

" dasar pak tua liat bening dikit aja langsung lupa anak istri. ucap Richo tersenyum sinis.

" kayak situ enggak aja sampai beliin gaun segala haha"

"jangan suka suudzon ya karena istriku lebih cantik dari wanita cantik manapun." ucap Richo dengan santainya.

" ok ok aku percaya , tapi kenapa dari tadi aku tidak melihat Mex ya? " tanya Juan celingukan mencari Mex

"lihat tu di sana " Richo memutar tubuh Juan kearah Mex yang sedang duduk bersama kila sedang asik ngobrol dan bercanda.

" OMG ternyata dia bisa tersenyum lebar dan lebih mengejutkan dia juga mendekati gadis pemilik gaun itu ." ucap Juan tak percaya dengan apa yang dilihatnya.

" itulah alasannya kenapa aku membelikan gaun "

" maksudnya?" Juan tak mengerti apa yang dimaksud oleh Richo.

" aku ingin dia melupakan Cantika dan bisa membuka hati untuk wanita lain dan kurasa Kila cocok untuk mendampingi Mex ."

" aku sih setuju aja tapi apa kamu yakin ikhlas memberikannya pada Mex " ledek Juan

" aku tidak mungkin menghianati istriku wanita satu satunya yang paling ku cintai ."

" kalian lagi membicarakan apa kelihatannya serius banget?" tanya Sinta yang tiba-tiba mendekati Richo dan Juan sambil menggendong Zil

" Mex " jawab Juan dan Richo bersamaan.

" kurasa mereka cocok lagi pula Kila gadis yang baik penyayang dan juga polos" ucap Sinta sambil melihat kearah Mex dan Kila .

kerucuk... perut Juan berbunyi menandakan cacing cacing diperutnya berdemo.

Richo yang mendengar perut Juan berbunyi tertawa " hahaha apa kau lapar Juan?"

" maaf aku tadi memang belum sempat makan" ucap Juan nyengir menahan malu.

" kalau begitu makanlah " ucap Sinta tersenyum

ayo aku akan menemanimu makan aku juga sudah lapar" ucap Richo merangkul Juan.

" ya sudah papi makan aja dulu mami mau nidurin Zil dulu nanti mami kesini lagi" pamit Sinta.

" ok mami"

Kila dan Mex masih ngobrol dan bercanda sambil mengawasi Zec dan Zoe yang sedang bermain bersama anak anak.

malam ini kamu terlihat sangat cantik membuat hati ku tak karuan entah kenapa yang pasti aku begitu nyaman dekat dengan mu dan sedikit bisa menghilangkan kesedihan ini . apa ini yang dinamakan cinta tapi aku masih ragu dan aku harus memastikan apakah hariku ini benar-benar jatuh cinta padanya atau tidak. batin Mex dalam hati.

Tante...!" trial Zec dan Zoe berlari kearah Kila dan memeluknya

" kenapa sayang apa kalian sudah lelah " tanya Kila sambil membelai rambut Zec dan Zoe

" iya Tante Zec ngantuk " ucap Zec sambil menguap.

" Zoe guga"

" baik lah ayo kita tidur" kata Kila tersenyum kemudian berdiri dari duduknya dan menggandeng keduanya.

" om Kila bawa anak anak tidur dulu ya" pamit Kila pada Mex .

" ya istirahat lah kamu pasti juga sudah capek tapi kamu gak lupa kan kamarnya yang mana" Mex memastikan jika Kila tidak lupa kamar hotel yang akan ditempati Kila dan anak anak.

" tidak om Kila masih ingat kok"

" Kila kamu mau kemana?" sapa Sinta saat ia melihat Kila menggandeng kedua tangan putranya dan meninggalkan Mex .

" saya mau ke kamar nyonya , anak anak sudah mengantuk" jawab Kila menoleh kearah Sinta .

" baik lah saya juga akan ke kamar menidurkan Zil"

" mari nyonya"

merekapun meninggalkan pesta untuk menidurkan anak anak yang sudah mengantuk

ceklek

pintu kamar hotel terbuka Sinta pun masuk dengan menggendong Zil yang sudah tertidur diikuti oleh Kila dan kedua putranya.

" mami apa mami akan menemani kami tidul belsama Tante Kila ?" tanya Zec sambil naik keatas ranjang bersama dengan Zoe .

" iya sayang mami akan menemani kalian hingga kalian tertidur . sekarang ayo kalian tidur ini sudah malam" kata Sinta tersenyum dan duduk di samping Zil yang sudah terlelap

" baik mami " jawab Zec dan Zoe bersamaan mereka berdua merebahkan tubuhnya di samping Zil.

" Kila kenapa kamu tadi bisa sampai lebih dulu dibandingkan saya padahal tadi waktu saya berangkat anak anak sudah tidur." tanya Sinta sambil menyelimuti anak anaknya.

" tadi mereka hanya pura pura tidur nyonya." jawab kila yang duduk didepan ranjang

flashback

dikamar anak anak Kila sibuk mempersiapkan keperluan anak anak untuk pergi ke pesta malam ini sesuai dengan apa yang Mex katakan kemaren . sedangkan anak anak sedang asik bermain di atas kasur lipat .

" Zec , Zoe Zil sini nak Tante ingin bicara pada kalian " panggil Kila yang sedang duduk di sofa

" ada apa Tante" tanya mereka bertiga secara bersamaan dan mendekati Kila.

"malam ini kita akan berpesta sayang apa kalian suka " tanya Kila sambil tersenyum.

" cuka Tante" jawab Zoe dan Zil bersamaan.

" tapi mami tidak memberitahu kami kalau mau pesta Tante." ucap Zec

" ini pesta ulang tahun pernikahan papi sama mami dan kita akan memberi kejutan untuk mami "

" baik lah" kata Zec

" ye ye ye kita mau peta " Zoe dan Zil kegirangan.

" dasal alae" sinis Zec

" bialin weck" Zoe menjulurkan lidah

" sudah kalian jangan bertengkar . kalian ingat ya kalau nanti mami kesini kalian harus berpura-pura tidur dan kita akan bersiap dan berangkat setelah mami dan papi kalian sudah berangkat , apa kalian sudah mengerti sayang"

"mengelti Tante" ucap mereka bersamaan

" baik lah ayo kalian naik ketempat tidur kalian masing sebelum mami kesini "

" baik Tante" mereka pun rebahan dirancang masing-masing .

bersambung.....

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!