1.14

pembicaraan mereka terhenti saat penjaga butik itu datang membawa tas dan sepatu flat . Yang cocok dengan gaun tersebut.

" tuan ini tas dan sepatunya apa anda suka"

" baik lah saya suka tolong di bungkus"

"baik tuan"

setelah Richo kekasir dan membayarnya ia berjalan kearah toko perhiasan dan membeli sebuah kalung liontin yang begitu indah untuk istri tercinta.

setelah membeli oleh oleh untuk semuanya Richo dan Juan keluar dari pusat perbelanjaan setelah itu mereka kelestoran halal yang terkenal di Jepang.

********

Sinta duduk dan bersandar di atas ranjang memegang foto dirinya bersama Richo . tangannya terus mengusap foto itu dengan raut wajah sedih.

" sudah 4 hari papi pergi ke Jepang tapi selama itu pula papi tak pernah memberikan kabar , setiap kali aku menghubunginya pasti hpnya tidak aktif , sebenarnya apa yang papi lakukan di sana dan apa yang membuat papi berubah . apa papi tak merindukan ku atau merindukan anak anak " gumam Sinta

Sinta tidak menyangka jika hubungannya dengan Richo begitu hambar akhir akhir ini.

cklek

suara pintu terbuka membuat Sinta menoleh kearah pintu dan munculah Zec dan Zoe .

"mamiiiii.... " teriak Zec dan Zoe berlari kearah Sinta dan menaiki ranjang.

" oh sayangnya mami , peluk dong maminya"

Zec dan Zoe pun memeluk Sinta dan menciu pipi Sinta.

" mami juga kesayangan Zec"

" kecayangan Zoe juga"

" Zec, Zoe mana Adi kalian kenapa tidak ikut kesini"

" adek Zil lagi tidul sama Tante Kila" ucap Zec

" apa mami Lindu papi?" tanya Zoe saat melihat foto yang dipegang Sinta.

Sinta menggukan Kepa " apa kalian berdua juga merindukan papi?"

"iya mi kami melindukan papi" ucap Zec dan Zoe bersamaan

"bagaimana kalau kita vc papi"

" iya mi"

Sinta pun mengambil hpnya kemudian menghubungi Richo tapi lagi lagi no Richo tidak aktif.

" sayang nomor papi tidak aktif mungkin papi masih bekerja"

" baiklah mi tidak apa apa " ucap Zec

" mungkin papi cibuk mi " sambung Zoe

" bagaimana kalau kita bermain saja" tanya Sinta sambil meletakan hp diatasi meja .

" ok mi " jawab mereka berdua serempak

mereka pun akhirnya bermain bersama dikamar Sinta.

dikamar lain Kila sedang menemani Zil tidur siang ia merebahkan tubuhnya di samping Zil sedangkan tangannya mengusap usap punggung Zil dengan lembut . tiba tiba terdengar notifikasi pesan masuk ia pun mengambil hpnya di dalam saku celananya .

" siapa ya yang kirim pesan" gumam Kila kemudian ia membuka hpnya dan ternyata yang mengirim pesan adalah Mex.

om tampan

✉️ siang Kila apa aku menggangu mu

Kila tersenyum membaca pesan dari Mex " tumben om tampan kirim pesan biasanya gak pernah.

kila

✉️ siang juga om tampan , Kila tidak merasa terganggu kok.

om tampan

✉️ benarkah itu?

Kila

✉️ beneran , cius dah

om tampan

✉️ kil kalau siang siang gini kamu ngapain

Kila

✉️ kila lagi nemenin Zil tidur , om tampan lagi apa?

om tampan

✉️ aku lagi merindukan mu

kila

✉️ ih om tampan ini gombal banget sih😊

om tampan

✉️ siapa yang gombal aku memang merindukanmu Kila, apa kamu tidak merindukanku

Kila

✉️ tidak 🤣🤣🤣

om tampan

✉️ uh dasar anak nakal🔨🔨

Kila

✉️ aduh sakit ampun om jangan pukulin kila

om tampan

✉️ Kila nanti kalau ada waktu senggang kita jalan jalan yuk kamu mau gak

Kila

✉️ Kila mau banget om , memangnya om tampan mau jalan jalan kemana ?

om tampan

✉️ kemana aja asal kamu senang aku juga senang

Kila

✉️ bagaimana kalau kita kepantai atau ke taman

om tampan

✉️ boleh juga, ya sudah ya aku mau kerja dulu nanti kita sambung lagi

Kila

✉️ ok om tampan selamat bekerja....

Kila meletakan hpnya setelah membalas pesan dari Mex .

Zil yg tidur di samping Kila berlahan lahan membuka matanya terbangun dari tidurnya

" ante Mimi cucu" rengek Zil meminta susu

" sebentar ya sayang Tante buatin susunya dulu" ucap Kila tersenyum

Kila pun turun dari ranjang dan keluar kamar untuk membuat susu didapur.

didapur Kila melihat bibi Siti sedang membuat cemilan untuk anak anak.

" bibi lagi buat apa kelihatannya enak? "

" ini buat puding coklat untuk anak anak, kamu mau apa ke dapur Kila"

" Kila mau buatin susu untuk Zil bibi"

" ya sudah cepat buat susunya nanti tuan muda Zil keburu menangis "

" baik bibi" jawab Kila menganggukkan kepala kemudian ia segera membuat susu untuk Zil.

setelah selesai membuat susu ia segera kembali ke kamar .

dikamar Zil sudah menunggu sambil bermain

"Zil sayang ayo sini minum susunya dulu " ucap Kila memberikan susu pada Zil.

" iya ante" jawab Zil kemudian ia meminum susunya hingga habis tak tersisa .

" sudah ante" Zil memberikan botol susu yang sudah kosong pada Kila

" uh pinter banget sih kesayangannya Tante ini kalau minum susu. " ucap Kila sambil mentoel pipi Zil yang gembul.

" ante zi au itut mami" rengek Zil bergelayut manja pada Kila.

" baik lah ayo kita ikut mami"

" ante dendong"

Zil merentangkan kedua tangannya minta digendong dan Kila pun menggendongnya kemudian ia membawa Zil ke kamar Sinta .

tok tok tok

Kila mengetuk pintu kamar Sinta sambil menggendong Zil.

" permisi nyonya, apa nyonya ada didalam" tanya Kila diluar kamar

" iya masuk aja tidak di kunci kok" jawab sinta dari dalam kamar.

setelah mendapat izin Kila membuka pintu kamar Sinta.

ceklek

pintu terbuka dan kika pun masuk ke kamar sedangkan Sinta duduk diatas kasur lipat bersama Zec dan Zoe yang sedang bermain. ia tersenyum melihat kearah Kila dan Zil

" mamiiiii" trial Zil melorotkan diri minta di turunkan

" sini saya " ucap Sinta merentangkan kedua tangannya menyambut tubuh Zil untuk dipeluk

Zil berlari masuk kedalam pelukannya Sinta.

" anak mami baru bangun bobo ya? ucap Sinta saat Zil sudah berada di pelukan Sinta sambil mencium kedua pipi Zil.

cup

cup

" Tante Kila , sini ayo main sama Zec" ucap Zec menarik tangan Kila untuk diajak bermain bersamanya "

" memang Zec mau main apa?" tanya kula sambil duduk di samping Zec dan Zoe.

" Zec mau main lobot lobotan Tante "

" baik lah ayo kita main robot robotan"

" Tante Zoe guga mau main cama Tante" ucap Zoe memandang Kila

" iya sayang kita akan main bareng bareng ya " jawab Kila tersenyum

" no adek tidak boleh ikut main aku sama Tante , adek mainnya sama mami dan adek Zil saja " ucap Zec sambil memelototkan matannya.

"Zec sayang ayo dong adek nya di ajak bermain , Zec kan anak pintar " bujuk Kila agar. Zec mau mengajak Zoe bermain juga.

" iya sayang Zec anak yang baik, ajak adek main ya..." sambung Sinta membujuk Zec .

bersambung......

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!