" sayang Zil kemana kok gak ada?"
"Zil masih mandi sama Tante Kila Pi ." jawab Zec.
" papi mau kemana kok bawa kopel?"
" papi mau ke Jepang sayang "
" papi mau libulan sama mama ya..., Zec sama adek boleh ikut gak pi? " tanya Zec menunjukan wajah imutnya.
"papi ke Jepang bukan mau liburan sama mami nak , tapi papi mau kerja"
" ohhh mau kelja , kilain mau libulan"
" iya nak , nanti kalau sudah liburan sekolah kita semu liburan , ok sayang "
"ok pi" zec duduk dipangkuan Richo dan memeluknya.
" Zoe sini nak peluk papi"
tanpa menjawab Zoe berdiri melangkahkan kakinya Mendekati dan memeluk Richo .
" papi.......!!!!
teriak Zil berlari memeluk Richo dari arah kamar mandi diikuti Kila dari belakang.
"uhhhh anak papi yang tampan ini baru selesai mandi ya..?" ucap Richo memeluk putranya.
"Zil sini nak pakai baju dulu " Kila melambaikan tangannya sambi tersenyum memanggil Zil untuk memakai bajunya.
" da au Zi au di ajuin papi "kata Zil menggelengkan kepalanya.
" ohhh anak papi manja sekali sih gemes deh sini nak biar papi yang memakaikan bajunya." Richo mencubit hidung putranya dengan gemas.
" Zec , Zoe kalian duduk sendiri dulu ya nak, papi akan memakaikan baju adik kalian ." ucap Richo.
"baik Pi , dasal manja!" ucap Zec dan Zoe bersamaan memutar bola matanya jengah.
" Kila mana bajunya biar saya yang memakaikannya ." ucap Richo
" ini tuan" Kila memberikan baju , minyak telon, bedak , parfum dan juga sisir.
setelah semua diterima, Richo segera memakaikan baju dan mendandani putranya.
" nah anak papi sudah wangi dan tampan " Richo menggesek gesekan kepalanya ke perut Zil . membuat Zil tertawa kegelian .
hahahaha
tok tok tok tok Sinta mengetuk pintu dan semuanya menoleh kearah suara ketukan itu .
" boleh mami masuk " tanya Sinta
" masuk lah " jawab Richo
mami masuk dan duduk di antara Zec dan Zoe
" Zoe sayang maaf kan mami ya nak , mami belum membuatkan mu bekal ." ucap Sinta menangkup pipi Zec .
" tidak apa apa mami nanti Zec akan membelinya di kantin sekolah " Zec tersenyum
" papi apa papi mau sarapan roti bakar kesukaan papi ? , kalau mau biar mami akan membuatkannya."
" tidak usah , papi akan segera berangkat , Zec Zoe , Zil sini nak peluk papi. Richo merentangkan tangannya menyambut pelukan ketiga putranya.
setelah puas berpelukan Richo mencium ketiganya.
cup
cup
cup
" di sana papi lama gak ?" tanya Zec
" papi tidak lama kok mungkin kalau gak 4 ya 5 hari, kenapa nak ?"
"emmm ...." zec ragu untuk mengatakannya
"begini papi Minggu depan disekolah ada acara peringatan hari ayah jadi semua siswa diwajibkan membawa ayahnya dan memakai busana adat mereka akan mengadakan lomba menjadi modeling bersama ayahnya masing masing bagi anak yang tidak punya ayah mereka bisa mengajak paman , kakek atau kakak laki-lakinya" kata Sinta membantu Zec menjelaskan ke Richo.
" baiklah papi akan mengosongkan jadwal Minggu depan untuk anak kesayangan papi ini" ucap Richo tersenyum men toel hidung Zoe.
" inat papi Ndak boleh nakan kalna itu akan membuat mami cedih " Zoe menatap Richo penuh peperingatatan.
hihihi...
Kila cekikikan mendengar ucapan Zoe sedangkan Sinta hanya sedikit menyunggingkan senyum.
" Kila...!" Richo menajamkan matanya kearah Kila
" maaf tuan " ucap Kila menunduk takut
" Zoe tenang saja papi Janji papi tidak akan nakal ok sayang" ucap Richo menangkup pipi Zec.
" ok Zoe akan pedan janji papi"
" Zec ingat, kamu sebagai Kaka harus menjaga kedua adikmu dan juga mami disaat papi tidak ada , kamu mengerti sayang." ucap Richo pada Zec
" mengelti papi"
" baik lah papi pergi dulu papi sudah terlambat "
Richo mengambil kopernya kemudian melambaikan tangan melangkah keluar meninggalkan mereka .
begitu pula dengan ketiga putranya mereka juga melambaikan tangan dan Ter senyum tapi tidak dengan Zoe.
" Kila kamu ajak anak-anak sarapan dulu aku akan mengantar suamiku ke depan ."
" baik nyonya" Kila menganggukkan kepala tanda setuju.
Kila membawa anak anak keruang makan untuk sarapan.
" anak anak kalian duduk lah di sini Tante akan buatkan kalian susu"
" ok" jawab mereka bertiga
didapur Kila melihat bibi Siti tengah sibuk memasak.
" bibi , bibi masak apa " tanya Kila
" ini bibi membuat nasi goreng sama telur ceplok, soalnya dari tadi nyonya belum masak gak biasanya nyonya seperti itu . biasanya nyonya jam 5 sudah bangun dan membuat sarapan . " jelas bibi Siti
"ah bibi ini kayak gak punya suami aja, kan tuan hari ini mau ke Jepang jadi mungkin saja nyonya lagi menservis tuan dengan baik supaya tuan tidak jajan saat ada di sana nanti hahahaha" Kila tertawa sambil membuat susu untuk anak anak.
" dasar anak nakal " bibi Siti menjewer telinga Kila.
" aduh bibi ampun Kila tidak akan nakal lagi" kata Kila nyengir memegangi telinganya yang dijewer bibi Siti .
" mangkanya jangan asal bicara , ingat kata bibi mu kau harus bekerja dengan baik dan sopan " kata bibi Siti menasehati Kila
bibi Siti memang dekat dengan Kila karena dia adalah teman bibi Kila yang pekerjaannya diganti kan oleh Kila.
" maafkan aku bibi aku hanya bercanda" ucap Kila menunduk."
" ya sudah tidak apa , cepat sana antar susu yang kamu buat itu , mereka sudah menunggu "
" baik bibi" Kila menaruh 3 gelas susu putih ke dalam nampan kemudian ia membawanya kemeja makan .sedangkan bibi Siti membawa nasi goreng dan telur ceplok untuk di hidangkan.
" nah ini susu kalian dan kalian harus menghabiskannya biar tubuh kalian kuat " kata Kila .
" dan ini nasi gorengnya " bibi menuangkan nasi goreng dan telur ceplok kepiring mereka masing masing.
" oh ya Zec apa Zec mau membawa bekal roti Bagar , jika Zec mau Tante akan membuatnya"
" no Tante Zec mau beli cilok dan Sempol disekolah jadi hari ini Zec tidak akan membawa bekal ."
" tapi setau Tante kantin sekolah tidak menyediakan cilok dan Sempol" ucap Kila dengan mengerutkan keningnya.
" tapi di samping pintu gelbang ada global yang menjual cilok dan Sempol Tante dan aku akan membelinya di sana"
" no , Zec tidak boleh jajan sembarangan nanti Zec dimarahin mami"
" mami tidak akan tau jika Tante tidak bilang " ucap Zec sambil melahap makanannya.
" tapi nanti Zec bisa sakit kalau jajan sembarangan, jika Zec sakit Tante bisa sedih " Kila menunjukan wajah sedihnya.
melihat Kila sedih Zec meletakan sendok makanya lalu berdiri diatasi kursi yang ia duduki untuk mensejajarkan tinggi badannya dengan tinggi badan Kila kemudian memeluknya dan Kila juga memerlukan Zec.
"Tante maafkan Zec , Zec tidak akan membuat Tante sedih Zec janji tidak akan jajan sembalangan dan sekalang Tante boleh membuatkan Zec roti bakal untuk bekal Zec." lirih Zec
Kila tersenyum dan mencium kening Zec dan Zec pun membalasnya.
bersambung.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 91 Episodes
Comments
Esa Aurelia
Lucu banget si kembar 😁
2022-01-26
0
Nn sy
terima kasih Mak 😘
2022-01-23
0
Un'
Udah tiga Mak meluncur kembangnya.. 😊😊🌷🌷🌷
2022-01-23
1