1 . 8

melihat Kila sedih Zoe meletakan sendok makanya lalu berdiri diatasi kursi yang ia duduki untuk mensejajarkan tinggi badannya dengan tinggi badan Kila kemudian memeluknya dan Kila juga memeluk Zec.

" Tante maafkan Zec , Zec tidak akan membuat Tante sedih , Zec janji tidak akan jajan sembalangan dan sekalang Tante boleh membuat roti bakal untuk bekal Zec. " lirih Zec

Kila tersenyum dan mencium kening Zec dan Zec pun membalasnya.

cup

cup

" dasal lebae " ucap Zoe memutar bola matanya jengah.

" bialin weck " Zec menjulurkan lidahnya kearah Zoe.

" sudah sudah kalian sesama saudara tidak boleh bertengkar dan cepat habiskan makanan kalian Tante akan membuat roti bakar dulu"

Kila lalu pergi ke dapur untuk membuat roti bakar.

selang beberapa saat kemudian Sinta datang kemeja makan menghampiri ketiga putranya.

" wah anak anak mami sekarang sudah pintar mau makan sendiri" ucap Sinta sambil mendudukkan bokongnya di kursi kemudian ia mengambil nasi goreng untuk dimakan.

" iya dong mi " ucap Zec menampilkan senyum terbaiknya.

" mami napa mata mami meyah dan tembab" tanya Zoe .

" mami Ais" Zil menimpali

" apa benal kata adek Zil kalau mami habis menangis ?, apa mami dimalahi papi? tanya Zec penuh selidik

" mami tidak dimarahin papi sayang , mata mami ini hanya ke lilipan " Sinta mencoba tersenyum menyembunyikan kesedihannya.

" kalau mami ke lilipan mami halus memakai obat tetes mata biar gak sakit mata" ucap Zec

" iya sayang nanti mami akan memakainya" ucap Sinta mentoel hidung Zec.

" mami Ndak bo Ong kan kalo mami Ndak nangis dan Ndak dimalahi papi?" tanya Zoe tak percaya.

" tidak sayang mami tidak bo Ong" kilah Sinta

" ok kalau mami tidak mau jujul tidak apa apa" ucap Zec disertai anggukan kepala oleh Zoe

" Zec apa kamu sudah selesai sarapannya sayang " tanya Kila dari arah dapur dengan membawa kotak bekal dan botol minuman mendekati Zec.

"sudah Tante..., mami zec belangkat sekolah dulu ya... " pamit Zec menciu tangan maminya.

" belajar yang rajin ya sayang jangan nakal di sekolah " ucap Sinta berjongkok untuk mensejajarkan tinggi badannya dengan Zec ia membelai rambut Zec dengan sayang kemudian mencium keningnya.

cup

" baik mami" Zec kemudian mendekati Zoe dan membisik kan sesuatu ke telinga Zoe

"mami tidak akan mengaku jika ditanya jadi nanti kita tanyakan saja langsung pada papi jika benal papi membuat mami menangis kita akan membuat perhitungan dengan papi" bisik Zec.

" bial Zoe yang melatukannya ."

" ok aku percaya padamu Zoe" Zec menepuk bahu Zoe.

Sinta hanya menggelengkan kepalanya melihat kedua putranya ia sudah tau apa yang akan dilakukan kedua putranya itu kepada papinya.

flashback

sepulang kerja Richo mendapati istrinya yang tengah duduk di atas ranjang dan menangi tersedu sedu.

hiks hiks hiks....

" sayang kamu kenapa menangis" tanya Richo mendekati ranjang dan duduk di samping istrinya.

" mami menangis karena sedih melihat film Drakor pi " dengan masih terus terisak-isak .

" mami ini ada ada aja masa menangisi film" ucap Richo tersenyum mengacak acak rambu Sinta merasa gemas .

" ya kan kasian Pi ceweknya diselingkuhin sama suaminya hiks hiks hiks"

click

pintu terbuka dan muncullah dua bocah kecil dari balik pintu kamar, mereka berjalan kearah ranjang dan naik keatas ranjang.

" papi mami kenapa menangis ?" tanya Zec menatap tajam kearah Richo.

" apa papi memalai mami?" tanya Zoe dengan tatapan membunuh.

"tidak sayang papi tidak memarahi mami mu" jawab Richo.

" papi jangan berbohong kalna bohong itu dosa nanti tuhan akan malah sama papi " ucap Zec diikuti oleh anggukan kepala Zoe.

tiba tiba Zec dan Zoe memukul Richo bertubi tubi dengan tangan mungilnya itu.

bug

bug

bug

bug

" aduh sayang ampun sakit hentikan" ucap Richo dengan wajah memelas

" mangkanya papi jangan membuat mami menangis" ucap Zec Masih memukuli Richo.

bug

bug

bug

bug

" Setop sayang setop jangan memukuli papi lagi" kata Sinta memeluk Richo

" mami jangan membela papi , papi halus di beli pelajalan bial papi tidak memalahi mami lagi ." kata Zec menatap Sinta dengan tatapan teduh.

" tidak sayang papi tidak memarahi mami, papi sayang sama mami , tadi mami menangis karena mami melihat film Drakor yang ceritanya

membuat mami menangis dan sedih." jelas Sinta

" benal kah itu mami?" tanya Zec tak percaya

" iya sayang"

Zec dan Zoe melihat kearah layar TV dan benar saja di sana sedang menayangkan film Drakor.

" papi maafkan kami" kata Zec .

"kami salah" sambung Zoe.

" emmmm" Richo menautkan alisnya pura-pura berpiki.

" kami mohon maaf kan lah kami " zec menangkupkan kedua tangannya memohon maaf.

"baiklah papi akan memaafkan kalian tapi..ada syaratnya " kata Richo yang masih dipeluk sinta

" apa itu" tanya Zoe tak sabar

Richo menunjuk pipinya meminta di ciuman. kedua putranya pun tersenyum lalu mencium dan memeluk Richo.

cup

cup

flashback and

" Zec ayo pakai tas mu kita sudah terlambat" ucap Kila

" baik Tante " ucap Zec sambil menggendong tas ranselnya.

" Kila hati hati ya dan jaga Zec dengan baik" pesan Sinta pada Kila.

" baik nyonya" Kila menganggukkan kepalanya .

setelah Zec berangkat Zoe menyudahi makanya dan pergi ke kamar bersama Zil.

" mami zoe sudah selesai " kemudian bangkit dari duduknya dan melangkah menuju kamarnya diikuti oleh Zil.

" Zoe , Zil kalian mau kemana sayang?" tanya Sinta pada kedua putranya.

" kami mau main di kamal mi " jawab Zoe

" tapi jangan bertengkar ya sayang , mami mau membereskan meja makan dulu nanti kalau sudah selesai kita main bareng" kata Sinta tersenyum kepada mereka .

" ok mami"

di kamar Zoe sedang berfikir bagai mana caranya bisa menghubungi papinya.

" aduh Zil baimana kita bica tepon papi kita ndak punya hp "kata Zoe dengan mencabikkan bibirnya.

" nda tau" Zil menggelengkan kepalanya

" dasal anak kecil, celalu Ndak tau apa apa" geram Zoe melipat tangan diatasi dadanya .

" Ainan yuk" ajak Zil mengambil mainan mobil mobilannya.

huffff

Zoe menghembuskan napasnya panjang merasa frustasi memikirkan bagaimana caranya bisa menghubungi papinya dan karena merasa tidak punya ide apa apa akhirnya ia memutuskan bermain dengan Zil .

********

setelah mengantar Richo ke bandara Mex berangkat kekantor dan saat ini ia sudah ada didalam ruangannya duduk bersandar di kursi sambil melipat sebelah kakinya.

Mex tersenyum senyum sendiri mengingat tingkah laku Kila yang begitu lucu dan menggemaskan menurutnya .

entah mengapa setiap kali ia mengingat Kila hatinya menjadi menghangat dan tenang.

apa mungkin ini yang dinamakan cinta entah lah yang pasti Mex belum menyadari hal itu.

tok tok tok

suara ketukan pintu membuyarkan lamunan Mex .

" masuk"

bersambung......

Terpopuler

Comments

Lady Meilina (Ig:lady_meilina)

Lady Meilina (Ig:lady_meilina)

aduh kesian papi richo ank2

2022-01-23

0

Lady Meilina (Ig:lady_meilina)

Lady Meilina (Ig:lady_meilina)

pinternya zec😍

2022-01-23

0

Un'

Un'

kembang ke empat meluncur Mak.. 😊😊

2022-01-23

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!