NovelToon NovelToon
Mafia Berhati Malaikat

Mafia Berhati Malaikat

Status: tamat
Genre:Contest / Mafia / Cintapertama / Tamat
Popularitas:587.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ani.hendra

Sebelum baca siapkan tissue dulu ya 🤧🤧

Javier Louis adalah seorang anak laki-laki yang di buang karena ibunya tidak menyukai keberadaannya. Anak hasil dari pemerkosaan membuatnya di benci dan tidak di terima.

"Kau memang tidak pernah salah, hanya takdirmu yang salah, kehadiranmu menjadi petaka dan membuat jalan hidupmu seperti ini."

Sementara di sisi lain, Xaviera Careen mengalami kesedihan atas kematian ibunya. Ia begitu terpukul hingga selalu menyalahkan dirinya.

"Aku merindukannya, sangat merindukannya. Setiap detik dalam hidupku, aku merindukannya. Dadaku sangat sesak sampai tidak bisa bernapas, apa yang harus aku lakukan? Datanglah...sapa aku dalam mimpi."

Tangisan Xaviera yang begitu menyayat hati.

Bagaimana nasib Javier dan Xaviera. Apakah mereka akan bahagia? Bagaimana dengan nasib percintaannya?

Happy reading 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ani.hendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

HATI INI BEGITU TERLUKA.

💌 MAFIA BERHATI MALAIKAT 💌

 

🍀 HAPPY READING 🍀

.

.

"Kita harus bicara sayang," Alex masih berusaha menenangkan Yohanna yang sudah dikuasai emosi.

"Kau masih berani mengatakan bicara? Dasar lelaki tidak tahu diri. Berani-beraninya kau," geram Yohanna. Sklera matanya mulai memunculkan urat-urat merah, memancarkan kemarahan yang siap meledak. Yohanna kembali meluapkan emosi jiwanya. Ia menarik Alexander agar keluar dari kamar mandi.

"Apa yang kau lakukan wanita sialan," Wanita itu mengikuti langkah Yohanna. "Jangan coba-coba menganggu kekasihku." ucapnya lagi.

"Apa?" Yohanna mulai jengah melihat wanita siluman itu. Ia menghentikan langkahnya ketika sudah berhasil membawa suaminya keluar dari kamar mandi.

Kupingnya benar-benar panas. Napasnya sudah terdengar naik turun, tersengal karena menahan emosinya yang tersulut sedari tadi.

"Cih..." Yohanna berdecak dengan tatapan sinis. "Wanita rendahan akan tetap menjadi wanita rendahan. Kau tidak punya malu. Apa perlu aku bawakan cermin besar untukmu, agar kau bisa melihat siapa dirimu itu. Kau hanya seorang wanita J*lang yang tidak punya harga diri." Yohanna maju beberapa langkah ingin memberi pelajaran kepada wanita itu. "Kau harus diberikan pelajaran, agar kau sadar dan bangun dari mimpimu." Yohanna mengangkat tangannya ingin menampar wanita itu.

Sebelum itu terjadi wanita itu sudah lebih dulu menangkap tangan Yohanna. "Jangan coba-coba berani untuk menamparku. Kau tidak pantas melakukan itu. Ingat, aku bukan J*lang. Suamimu sendiri terlalu mencintaiku. Dia membuatku benar-benar menjadi wanita yang sangat berharga dan kau?" Desis wanita itu tersenyum penuh kemenangan. Lalu Matanya menyalang tajam menatap Yohanna lagi. Kali ini sorot mata itu benar-benar siap menikam hati Yohanna yang terluka dan setelah itu ia memberikannya perasan jeruk nipis. Hingga Yohanna begitu kesakitan dan tidak berdaya. "Sekarang tanya sendiri pada suamimu, sudah sejauh apa hubungan kami. Percuma saja kau menyalahkan aku. Jika suamimu sendiri yang datang dan mengemis cintaku."

Yohanna meremas tangannya erat-erat, ia kembali menatap suaminya. Kali ini tatapan itu meminta penjelasan.

Alexander memijit pelipisnya. Ia bagai makan buah simalakama. Ia tidak bisa melepas istrinya karena nasib hidupnya tergantung kepada Yohanna. Sementara wanita itu selalu berhasil membuatnya tak bisa lepas karena permainan bercintanya sungguh dahsyat, membuat Alex tidak bisa meninggalkannya. Ia tidak bisa melepas begitu saja. Sehari tidak melihatnya, membuat jiwanya meronta ingin bertemu.

"Sayang, kenapa diam. Lihat, istrimu menunggu penjelasan darimu." Wanita itu dengan angkuh berjalan menuju sofa. Ia duduk dengan anggun bak seorang direktur utama yang bekerja di perusahaan itu. Ia duduk sambil memangku kakinya dengan bersedekap.

Yohanna kembali menahan amarahnya, bibirnya gemetar, dengan cepat ia menjepit bibirnya. Agar wanita itu tidak menertawakannya. Rasanya sakit. Menangis? tidak, dia tidak ingin menangis di depan wanita itu. Jika ia menangis itu berarti wanita itu akan menang. Yohanna menatap Alex tanpa ekspresi.

"Ayo sayang, jangan buat istrimu menunggu." Kata wanita itu lagi. Ia memandangi kukunya.

Alexander menarik napasnya dalam-dalam, ia memilih kata-kata yang tepat untuk memberi pengertian kepada istrinya. "Sayang maafkan aku, aku sungguh minta maaf. Aku memang mencintaimu, namun..." Alex menggantung kalimatnya, menatap wanita itu yang selalu memberikannya kebahagiaan s*x.

Yohanna dapat merasakan pandangan suaminya kepada wanita selingkuhannya itu. Tatapan cinta dan seolah mengatakan Ia tidak akan meninggalkan wanitanya. Kini Yohanna tau jawabannya. Ia memejamkan matanya beberapa saat. Dadanya semakin di cengkram kuat hingga membuatnya sulit bernapas.

"Tapi untuk meninggalkannya aku tidak bisa, maafkan aku. Biarkan aku memiliki kalian berdua." Kata Alex menatap sendu kepada istrinya.

DEG!

Jantung Yohanna terpukul kuat. Sementara wanita itu tersenyum kecil sambil mengangkat wajahnya. Dengan sengaja ia membusungkan dadanya, menujukkan belahan dadanya yang menonjol. Ia menggunakan pakaian dengan leher bermodel V. Ia tersenyum penuh kemenangan menatap Yohanna dengan sinis. Lagi-lagi dengan sengaja ia membuka lebar-lebar kancing bajunya. Sampai membuat bagian dalam itu meluap ingin keluar. Sudut bibirnya naik ke atas sambil mengangkat alisnya. Posisinya masih memangku kakinya ke atas. Sengaja memperlihatkan bentuk pahanya yang kencang dan terawat di balik rok mininya yang mencengkram sempit. Ia memang menggunakannya karena Alexander sudah memintanya sebelum pergi keluar kota mereka harus melakukan pemanasan terlebih dahulu. Bercinta dengan cara kilat mampu membuat tubuh mereka bergetar hebat.

Yohanna semakin panas melihat wanita itu sengaja memamerkan belahan dadanya yang hampir meluap ingin keluar dari bajunya. Mungkin wanita itu sengaja melakukannya karena membandingkan dengan milik Yohanna.

"Kenapa kau diam saja, bukankah Alex sudah jelas-jelas mengatakannya, dia tidak bisa meninggalkan aku. Kau tau karena apa?" Wanita itu bangun berdiri dan berjalan mendekat ke arah Yohanna dan berbisik. "Karena aku bisa membuatnya gila di atas ranjang. Dia pasti ingin lagi dan lagi." ucapnya dengan desahan panjang. Wanita itu sengaja menyulut emosi Yohanna hingga membuat kobaran api yang besar dan membuat Yohanna terbakar habis.

Yohanna diam membeku, mendengar itu seperti petir yang menghantam jiwanya. Sesak dan sangat sesak tidak bisa Ia tutupi lagi. Ia menarik satu-satu napasnya. Kakinya kembali bergetar, Ia seperti tidak memijak bumi. Ujung-ujung jarinya tiba-tiba terasa dingin. Jantungnya terpukul kencang. Saat mendengar semua dari mulut Alexander dan wanita itu. Itu sama artinya Yohanna tidak bisa mempertahankan rumah tangga ini lagi. Ia menggeleng, menatap suaminya dengan pandangan nanar. Untuk bicara saja, Yohanna tidak sanggup karena ia benar-benar terluka di sini. Yohanna mencoba menarik napas dalam-dalam. Ia harus memutuskan sesuatu. Ia memenangkan hatinya dulu. Namun sesak itu semakin membuatnya sulit bernapas. Ia berusaha mengambil pasokan oksigen untuk memenuhi paru-parunya. Ia memejamkan matanya dan memegang dadanya yang terasa sakit.

"Baiklah, kalian bisa teruskan hubungan ini. Aku akan melayangkan surat perceraian kita. Hak asuh Xaviera akan jatuh ke tanganku. Pergilah dengan tangan kosong. Aku ingin lihat bagaimana kau hidup dengan wanita itu." Kata Yohanna dengan ekspresi dingin dan datar.

Saat mendengar itu, wajah Alexander berubah panik. Dengan cepat Ia memegang tangan Yohanna. "Sayang, jangan lakukan ini. Aku tidak bisa. Aku masih mencintaimu dan aku tidak pernah mengatakan kita cerai?"

Dengan kekuatan penuh Yohanna mengayunkan tangannya, menampar pipi Alexander dengan begitu keras

PLAKKK!

Suara tamparan itu membahana, membuat Alex terhuyung mundur sampai hampir kehilangan keseimbangan. Wajah Alex shock, ia tidak menduga istrinya akan menamparnya. Alexander memegangi pipinya. Namun ia mendekat dan memegang tangan Yohanna.

Ia menampiknya lagi. "Kau benar-benar lelaki brengsek. Seperti yang ku katakan, cepat pergi dari sini, jangan bawa apa-apa. Ini jalan hidup yang kau pilih. Jangan harap kau memegang jabatan sebagai direktur lagi. Aku izinkan kau pergi bersama wanita J*langmu dan jangan pernah kembali kepada kami. Secepatnya aku akan mengirimkan surat perceraian kita." Kata Yohanna dengan mata menyalang tajam penuh kebencian. Air bening sudah memenuhi matanya dan siap di tumpahkan.

Alexander mengulurkan tangannya yang gemetar dan memegang tangan Yohanna lagi. "Sayang, jangan lakukan itu aku mohon dan aku benar-benar minta maaf," bujuk Alex menggeleng.

Yohanna kembali menampik tangan Alexandre. "Lepaskan aku, " Ia mundur beberapa langkah dengan mata berkaca-kaca. Dahinya mengerut serius "Ingat, dalam tiga puluh menit tinggalkan perusahaan ini." Kata Yohanna dan berpaling dan pergi meninggalkan ruangan itu. Ia keluar membanting pintu dan berlari sekuat tenaga.

"Sayang, tunggu!" Panggil Alex kepada istrinya. Namun dengan cepat wanita itu menahan tangan Alex.

"Biarkan saja dia," Ucapnya dengan seringai tipis. Ia terus memeluk tangan Alexander agar tidak pergi meninggalkannya.

"Lepaskan aku, aku harus menghentikan istriku. Aku tidak bisa hidup miskin. Kau sudah mendengar semuanya, Yohanna ingin bercerai. Aku tidak akan mengizinkan itu." Kata Alex.

"Istrimu tidak akan melakukan itu, lihat saja perusahaan ini akan jatuh ke tanganmu." Ucapnya dengan penuh keyakinan. Ia tersenyum sambil membawa Alexander duduk kembali.

"Apa maksudmu?" Alexander bertanya dengan penuh keheranan.

"Nanti kau akan tau sendiri." kata Wanita itu tersenyum sinis.

Sementara Yohanna terus berlari di koridor. Hingga ia berpapasan dengan sekertaris Vanessa. Ia tersenyum saat melihat Yohanna, namun senyumnya hilang saat Vanessa melihatnya menangis.

"Nyonya, makanan yang anda pesan sudah saya bawa." Vanessa mengangkat tangannya, menunjukkan makanan yang baru dipesannya.

Yohanna terus berjalan dan sama sekali tidak perduli, ia melewati Vanessa yang masih berdiri di sana. Vanessa mengerutkan keningnya dan menatap heran.

"Heuh, apa yang terjadi? kenapa dia menangis?" Vanessa terus menatap punggung Yohanna.

Yohanna berlari menaiki lift. Di dalam lift ia menangis lagi. Yohanna kecewa pada dirinya sendiri, kenapa selama ini Ia tidak bisa mencium perselingkuhan suaminya. Yohanna menumpahkan segala rasa sakit yang ada. Ia meremas erat tangannya. Air matanya terjatuh hingga ke dagu. Terus tergelincir bebas di pipinya. Dalam tangisannya ia terus berucap, merutuki kebodohannya. "Kenapa aku begitu bodoh, Aaarggghh..." Yohanna meraung dalam tangisannya yang pilu.

Saat pintu lift terbuka, ia dengan cepat keluar melalui pintu keluar dan langsung masuk ke dalam mobilnya.Yonanna memacu mobilnya dengan sangat cepat. Meski tatapannya di jalan tapi pikirannya sedang tidak ada di sana. Yohanna masih benar-benar shock, jantungnya masih berpacu begitu cepat. Pikirannya benar-benar tidak pada tubuhnya. Yohanna sampai di persimpangan jalan. Melakukan panggilan untuk seseorang. Setelah menjelaskan semuanya. Ia mematikan handphonenya kembali.

Wajah Yohanna berkerut, karena menahan tangisnya. Sungguh dadanya masih sangat sesak. Ia berusaha bernapas dengan membuka mulutnya. Matanya berkaca-kaca sampai membuat pandangannya tidak jelas. Ia mengusap air matanya dan tetap fokus ke depan.

Mobil truk tiba-tiba muncul dengan kecepatan penuh. Yohanna langsung terkesiap saat mobil truk itu masuk ke jalurnya. Ia membelalak saat menyadari mobil truk itu semakin melaju ke arah mobilnya. Yohanna membanting setirnya. Ia berusaha mengelak mobil truk itu. Hingga mobil Yohanna masuk ke jalur lain. Ia hilang kendali dan mencoba asal membanting setirnya. Bunyi klakson panjang dari beberapa mobil terdengar saling bersahutan-sahutan dan....

BRAKKKKKK!

Mobil Yohanna terhempas beberapa kali. Kepalanya terbentur hebat dan membuat mobil Yohanna mengalami rusak parah. Jalanan tiba-tiba macet. Orang-orang disekitar langsung berkumpul di sana. Melihat keadaan Yohanna. Darah semakin banyak mengalir di aspal. Semua orang panik saat melihat tubuh Yohanna terjepit di badan mobil.

Dengan suara terbata-bata Yohanna meminta tolong. Ia terus menyebut nama putrinya. "Tolong aku..! Xaviera....Anakku sayang, semoga ...engkau... tumbuh....menjadi ...anak... yang... kuat." Napas Yohanna pendek-pendek. Ia lalu mengembuskan napas terakhirnya.

Bunyi mobil ambulance dan mobil polisi dengan cepat meluncur ke tempat kejadian perkara. Polisi dengan cepat membalikkan mobil itu dan berusaha menyelamatkan tubuh Yohanna. Mereka bahkan sudah berusaha semampu mereka. Namun nyawa Yohanna tidak bisa diselamatkan lagi. Yohanna meninggal di tempat kejadian perkara.

BERSAMBUNG

💌BERIKAN LIKE DAN KOMENTARMU💌

💌 BERIKAN VOTEMU 💌

💌 BERIKAN BINTANGMU💌

1
marBowo yuNi
Luar biasa
Surta Siahaan
karyamu sungguh indah thor, tetap. semangat dgn karyamu yg lain, baru x ini sya baca novel sebagua ini, biasanya cerita perselingkuhan dan pengkhianatan, tp ini it's amazing, saya suka, salam kenal dr saya u anda, sukses sll u karya terbaik berikutnya, alias critanya gk bertele2
salam sejahtera buat, kt sehat sll buat klrgnya😘😘
Surta Siahaan
semangat ya thor karyamu luar biasa
jgn lupa persatukan viera dgn javier, heheee
bunga cinta
makin seru
Li5naJait
kapan buatnya?? akhhhj author curang, ngintip sendirian 😁😁😁
Li5naJait
aku benar2 tdk mengerti dgn pemikiran Alfinso, harusnya yg dibereskn itu Valerie, loe punya uang, kekuasaan, tp mengatasi satu wanita gila aza tdk bs, justru membuat masalah jd rumit. Mafiaa apaan sperti itu
Li5naJait
Alfonso jd egois tdk bijak. mereka saling memcintai, jika mereka bs saling menerima, apa masalahnya. Harusnya yg Alfonso lakukan adlh menyingkirkan Valerie, bukan malah menghancurkan perasaan Javier dam Viera, Alvonso aneh
Li5naJait
kenapa dibuat rumit, bicaran dgn Xaviera, biarka dia mengambil keputusannya utk terus bersama atau tdk, bukan malah meninggalkan Viera begitu aza
Li5naJait
harusnya Javier membicarakannya dgn Viera tohhh perbuatan Valerie tdk ada hubungannya dgn Javier, bahkan dia jg korban kegilaan Valerie. kapan Valerie dan Alexander ini musnah, koq masih baik2 aza mereka dgn kejahatannya
Izza Kadir
betul2 sedih boleh bayangkan aq kat tempat die 😭😭😭😭
Darisha Asley
Happy ending
Darisha Asley
sukses selalu ya thor
Darisha Asley
Ceritanya memuaskan
Darisha Asley
Saya mampir kesini lagi thor
Muhiddin Muhi
lebih menekankan ke kisah percintaan, bukan mafia nya. ceritanya berbeda jauh dengan judul nya. 🙏🙏🙏
saya cantikkj
apa kabar Deng Alex n valeria
saya cantikkj
bunuh vier skarang Dy s kaya apa vier mw memaafkan Valeria lagi
saya cantikkj
asyek
saya cantikkj
ini cerita dari awal sudah bikin mewek
saya cantikkj
kabar mamax Javier gimana y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!