NovelToon NovelToon
TERJEBAK DI MASA LALU

TERJEBAK DI MASA LALU

Status: tamat
Genre:Action / Petualangan / Tamat
Popularitas:160.8k
Nilai: 5
Nama Author: Arby yingjun

Di novel Author yang kedua ini, Author akan menceritakan sebuah peliknya kehidupan seorang pemuda tampan, yang dimana kehidupannya selalu di selimuti kesedihan yang sangat perih di dalam dirinya.

pengalaman hidup, akan kehilangan orang orang yang sangat di sayangi, membuatnya berpikir, dia belajar dan terus belajar menjadi orang yang sangat kuat, dan tak ingin lagi menjadi sosok seorang lelaki yang lemah cengeng dan manja.

Hingga pada suatu masa, ketika ia telah dewasa. Dirinya terjebak di sebuah dunia, dimana ketika itu, tak ada kehidupan canggih seperti zaman sekarang ini.

Berat memanglah berat, kehidupan yang di jalaninya. Mungkinkah Leon bisa bertahan sekaligus melewati petualangan hidupnya.

Simak dan baca terus, kisah perjalanan Leon Scott Kennedy dalam mengarungi bahtera kehidupanya yang sangat pelik dan epic.

Jangan lupa like rate and comment karya terbaru saya,

Salam Author

Arby Yingjun

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arby yingjun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

HANGATNYA KEBERSAMAAN

Mereka berdua berjalan meninggalkan indomart, berjalan menyusuri pinggiran jalan menuju arah pulang.

"Om, bolehkah aku memakan ice creamnya sekarang?" pinta Leon yang sudah tak sasaran.

"Boleh, sayang. Tapi kita cari tempat duduk dulu ya." bujuk Virza pada Leon.

Virza mencari cari tempat duduk dengan mengedarkan pandangannya.

"Itu dia, yuk kita duduk disana." Virza mengajak Leon untuk duduk di sebuah gazebo, depan perpustakaan.

"Duduk sini," Virza menepuk bangku di sebelah ya dan menyenderkan tongkat barunya.

"Om bukain ya ice creamnya." Virza membuka bungkus plastik ya dan memberikan ice creamnya pada Leon.

Leon terlihat menikmati sekali ice cream miki mousenya, sambil menunggu Leon menghabiskan ice creamnya. Virza mengeluarkan marlboro yang tadi di belinya di indomart.

Sejenak dia terdiam dan menatap Leon, dan mengurungkan niatnya untuk merokok di depan Leon.

Tidak, aku tak boleh merokok di depan Leon. aku harus memberikan contoh yang baik dan menjaga kesehatannya.

"Om, sudah habis ice creamnya. Pulang yuk." ajak Leon dengan mulut yang terlihat gelepotan bekas memakan ice creamnya.

"sebentar, Leon." Virza mencari sapu tangan di dalam jaketnya.

Duh, sapu tanganku dimana ya?, apa jangan jangan ketinggalan di rumah.

"Ini, ambil." ucap seseorang sambil menjulurkan tanganya memberi tissue pada Virza.

Virza melihat sebuah tangan yang indah dan kulitnya berwarna putih menawarkanya sebuah tissue untuk di gunakanya.

"Raylene," Virza kaget akan kehadirannya yang tak di duga duga.

Karena merasa lambat, akhirnya Raylene memutuskan untuk membersihkan Leon yang gelepotan dengan tanganya sendiri.

"Terima kasih, Ray." ucap Virza yang mendapat anggukan dari Ray.

"Leon, mau pulang sama tante?" Ray bertanya setelah selesai membersihkan mulut Leon.

Leon, menatap Virza dan kembali memandang Ray.

"Mau, tante. Leon mau." Leon mengangguk dan berdiri di hadapan Ray.

"Ya sudah, ayo naik mobil tante. Nanti tante antar Leon sama Om Virza Pulang." Ray menuntun Leon dan memandang Virza.

"Tapi... "

" aku gak menerima penolakan!" Ray berlalu menuju mobilnya bersama Leon di ikuti Virza dari belakang.

Di dalam mobil, Ray langsung menghidupkan mesin mobil dan menginjak pedal gas ya.

"Kamu dari mana Ray, tumben jalan jalan?" tanya Virza.

"Gak usah kepo deh, aku kan masih marah sama kamu!" Ray menjawab dengan ketusnya.

"memangnya aku salah apa sama kamu?" tanya Virza.

"Ih, beneran ini orang, udah salah bukanya minta maaf, malah kura kura dalam perahu!" masih dengan mode ketusnya.

Leon yang menyaksikan obrolan kedua orang dewasa itu pun merasa bingung, dirinya yang masih berusia 5 tahun, tidak mengerti akan lika liku kehidupan orang dewasa zaman now.

"Ya sudah, aku beneran minta maaf sama kamu sekarang." Virza mencoba meredam dan mengakhiri permasalahan yang di pikirnya sungguh tidak jelas.

"Enak bener, gampang sekali kamu minta maaf," Ray tak urang dengan ketus dan bibir cemberut.

"Terus, aku harus bagaimana Ray?" tanya Virza dengan kepasrahanya.

Virza mengusap wajahnya dengan kasar, bagai makan buah simalakama. mungkin itu peribahasa yang tepat untuk dirinya.

Minta maaf salah, gak minta maaf salah. Terus aku harus gimana?, apa aku harus minta maaf sambil salto, koprol, atau jingkrak jingkrak gitu mengemis belas kasihmu untuk maafin aku.

Sambil menyetir, Ray melirik pada kaca atasnya.

"Gak usah cengar cengir kamu!" ucap Ray.

Leon bangun dari tempat duduknya di belakang, ia mendekati Ray sambil mengguncang tanganya.

"Tante cantik, maafin Om Virza ya, jangan di marahin terus. Kalau Om Virzanya di marahin terus, Leon jadi sedih." Leon membujuk Ray dengan nada memelasnya.

"I ya, Leon sayang. Tante gak marah kok sama Om Virza, I ya kan?" Ray memandang sesaat pada Virzanya dan kembali fokus dengan setirnya.

"I ya, Om sama tante Ray, lagi latihan drama saja." Virzanya meng I ya kan jawaban Ray.

Di depan halaman rumah Virza, terlihat sebuah motor Vixon berwarna merah, siapa lagi kalau bukan sahabatnya Johan yang telah menunggunya.

Ray yang baru saja sampai di rumah Virza, langsung memparkirkan mobilnya dengan cantik.

Leon keluar dari mobil, dan Ray terlihat membantu Ray keluar dari mobil dan memapahnya.

"Bolehhhhh, udah baikan nyonya?" Johan coba menggoda Ray.

"Ngomong apa sih loh?, ngomong apa kumur kumur." jawabnya dengan mode ketus.

"Ha.. Ha.. Ha." Johan puas tertawa.

"Dari tadi Jo?" tanya Virza yang baru menginjakan kaki di teras rumahnya.

"Belum lama bro, ini gua bawa makanan. Gimana kalau kita makan dulu." ajak Johan.

Virza melempar kunci pintu rumahnya yang mendarat sempurna di tangan Johan."

"Mari masuk nyonya Virza." tak hentinya Johan menggoda Ray hingga muka Ray memerah.

Virza hanya menggelengkan kepala, melihat aksi sahabatnya yang senang sekali membuat Ray malu.

Di dalam rumah, Johan langsung membuka bungkusan makanan yang ia bawa.

Setelah di buka, ternyata Johan membawakan 2 loyang Pizza Hut,

"WoW" Leon mengusap perutnya.

"Kamu suka sayang?" tanya Ray pada Leon dengan mata terfokus pada Virza.

"Suka tante, Leon suka." Leon tersenyum manis.

"Tampannnya ponakan tante," Ray mencium pipi Leon, sambil memandang pada Virza.

Virza hanya bisa menelan ludahnya.

"Aku ambil minumnya dulu." Virza bangun dari tempat duduk menuju lemari pendingin.

"Tunggu sebentar disini sayang, tante mau ambil gelas dulu ya." Ray bangun menyusul Virza ke dapur.

Dengan sengaja Raylene menyenggol bahu Virza sambil berlalu melewatinya.

Perasaan jalan luas, kok masih aja nyenggol bahu orang.

Virza mencoba membuka lemari pendinginya, belum sempat membuka tetapi tangannya telah di tahan Ray.

"Apa kamu lihatin aku, gak pernah liat cewe cantik ya? Ray menggoda Virza.

"Tidak, aku hanya mau mengambil Coca-Cola dingin saja." Jawab Virza dengan jantung yang kini kurang sehat.

Ray membuka lemari pendingin dan mengambil coca cola dingin untuk di berikan pada Virza.

"Ini," Ray menyodorkan pada Virza.

Virza tersenyum dan mencoba meraih coca dingin di tangan Ray.

"Eitsss, " Ray mundur dengan perlahan sambil menyembunyikan coca coba dingin di belakang punggungnya.

Virza secara tidak sadar terus menerus mencoba meraihnya, dan pada akhirnya Ray memberikannya ketika ia telah benar benar dan terpojok.

Virza mengambil coca cola yang masih di pegang Ray, sementara Ray dengan gesit mencuri bibir Virza dan menyesapnya dengan cepat hingga mulut Virza berbunyi pok ketika terlepas.

Ray mengambil kembali minuman dingin di tangan Virza, dan berlalu meninggalkan Virza yang setia dengan lamunanya.

Gila bener, agresif tingkat dewa blehhhh..

Ray mengusap mukanya, ia kembali ke tempat dimana orang yang di sayanginya berkumpul.

Di lain tempat, yaitu di rumah Yosep. Dirinya masih terlihat melamun di balkon.

"Dia berpikir, apakah istrinya bisa menerima kedatangan Leon?

1
Ida Rubaedah
Luar biasa
Ilham Risa: hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "ketika suamiku mendua" makasih kak🙏
total 1 replies
hanita azzahra
luar biasa
𝑻𝒘𝒐_𝒀𝒐𝒖_𝑳'
luar biasa bagus
𝑾𝖔𝖒𝖆𝖓 ᵃˡʷᵃʸˢ ૨เɠɦƭ
luar biasa
ρεɳ🄶🄴🄽ʟɪα🅣︎ˢᵘˢᵘ
keren banget thor ceritanya mu
disyahyank emak
luar biasa
🅶🅴🅽ᴅεɳɠ
keren banget bang
tuyul02
keren banget
Aries🌠
next lanjut update
Aries🌠
uhuuukkk uhukkk aku hadir
Aries🌠
keren banget bang
Rosalinda
lanjut semangat
Rosalinda
up next lanjut
Rosalinda
next lanjut
Rosalinda
semangat terus ok
hamizdan
next lanjut update
hamizdan
lanjut lagi bang
hamizdan
menarik sekali
lii mou
next next next next next next next next next next next next
lii mou
lanjutkan lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!