Seorang gadis cantik berusia 18 tahun bernama Tiara, terpaksa menikah dengan Kenan, Boss Ayahnya yang berusia 26 tahun untuk melunasi hutang Ayahnya.
Awalnya Tiara menolak karena ia masih ingin melanjutkan pendidikannya, tapi Kenan memaksanya sehingga Tiara tidak dapat menolaknya.
Tiara juga harus menerima kenyataan, setelah menikah dia hanya dianggap pelayan.Kenan sendiri sebenarnya memiliki seorang kekasih.
Penasaran sama kisah mereka?
Simak aja ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fani Andriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10
Siang jam 10:00 matahari mulai terik.Tiara matanya mulai berat untuk melihat bendera.Tak berapa lama Tiara mulai kehilangan keseimbangan tubuhnya dan pingsan.Farel disebelahnya langsung menangkap tubuh Tiara.
"Ra. Bangun...Ra,"ucap Farel sambil menepuk pipi Tiara dengan pelan.Tiara tidak bangun.Farel lalu menggendongnya dan membawanya ke UKS.
Di UKS ada dokter volunteer.Namanya Dr. Adi. Farel lalu membaringkan Tiara di salah satu tempat tidur.
"Dia kenapa?,"tanya Dr. Adi sambil memeriksa Tiara.
"Tiara pingsan Dok, setelah dua jam berdiri hormat bendera.Apa dia nggakpapa?,"tanya Farel.Farel Khawatir dengan keadaan Tiara.
"Dia nggakpapa. Dia hanya kelelahan saja.Biarkan Dia istirahat dulu disini.Sebentar lagi dia akan sadar,"ucap Dr.Adi.Dr.Adi lalu menyuruh Farel menggosokkan minyak kayu putih kehidung Tiara.
Beberapa menit kemudian Tiara sadar dari pingsannya.Bel isturahat juga berbunyi.Nisa dan Andin bergegas menuju UKS, karena ada yang memberitahu kalau Tiara ada di UKS.Sementara itu Farel membuatkan teh hangat untuk Tiara.
"Alhamdulilah.Kamu sudah sadar,"ucap Farel.Tiara bingung merasa bukan dilapangan.
"Aku dimana?,"tanya Tiara sambil duduk.Farel masih menggenggam teh hangatnya.
"Di UKS, tadi kamu pingsan.Kamu sudah nggakpapa kan?.Oya,Nih..teh hangat buat kamu,"ucap Farel sambil menyodorkan segelas teh hangat.
"Iya.Aku nggkpapa kok,"jawab Tiara sambil menerima teh hangatnya.Tiara lalu meminumnya.
"Rel. Kamu yang bawa aku kesini?,"tanya Tiara sambil menaruh gelas diatas nakas.
"Iya.Ternyata meskipum badan kamu kecil imut-imut. Kami berat juga ya,"ucap Farel bercanda sambil tersenyum.
"Ha? brarti tadi Dia gendong aku,"batin Tiara.
Tiba-tiba Nisa dan Andin datang.MerasA langsung ngerubungi Tiara. Mereka juga khawatir dengan Tiara.
"Ra.Lo nggakpapa?,"tanya Nisa dan Andin.
"Nggakpapa kok,"ucap Tiara sambil tersenyum.Nisa dan Andin lega dengarnya.Seketika perut Tiara berbunyi.
"Lo laper?Ya udah yuk kekantin!,"ajak Nisa dan Andin.
"Aku mau kekelas.Kalian kalau mau kekantin pergi aja,"tolak Tiara pada Nisa dan Andin.Tiara lalu turun dari tempat tidur lalu meninggalkan teman-temannya menuju Kelas.Nisa dan Andin bingung sama Tiara.
"Ra.Ikut aku kekantin Yuk!Aku mau traktir kamu.Kalau kamu nggak makan nanti bisa sakit lo. Aku nggak mau lihat kamu pinsan lagi,"ucap Farel sambil menarik tangan Tiara.
"Farel perhatian banget sama aku, sedangkan Mas Kenan suami aku sendiri nggak perhatian sama aku,"batin Tiara.
Farel dan Tiara menuju kantin.Nisa dan Andin mengikutinya dari belakang.Sampai kantin Farel memesan dua nasi goreng dan dua es teh.Kemudian mengajak Tiara duduk dibangku yang kosong.Sedangkan Nisa dan Andin memesan es jeruk dan bakso.Mereka lalu duduk ditempat yang sama dengan Farel dan Tiara.
"Makasih,Rel.Kamu udah traktir aku,"Tiara berterimakasih pada Farel.
"Santai aja.Oya,Sabtu kemarin kenap nggak masuk?,"tanya Farel.
"Itu...Aku kerumah saudaraku diluar kota, "ucap Tiara berbohong pada Farel.
***
Bel pulang berbunyi Tiara langsung membereskan buku-bukunya dan keluar kelas menuju gerbang sekolah.Sampai digerbang sekolah, Tiara merasa capek jalan kaki lagi.Tiba-tiba Farel menawarkan tumpangan, tapi Tiara menolaknya.
"Terus kamu pulang naik apa, Ra? Kamu kan nggak bawa sepeda, "tanya Farel.Tiara lalu melihat Andin menuju parkiran.
"Aku mau nebeng Andin, Rel, "jawab Tiara lalu pergi menuju Andin.
"Din. Gue boleh nebeng lo nggak?,"tanya Tiara.Andin mengiyakannya.Tiara lalu masuk kedalam mobil Andin.Nisa juga ikut nebeng, karena sepedanya ada dibengkel.
Andin mengantar Tiara terlebih dahulu kerumahnya.Andin mengantarkannya ke alamat yang dikasih Tiara. Diperjalanan Nisa dan Andin penasaran dengan pernikahan Tiara.
"Ra.Kamu udah itu belum,"tanya Andin yang sangat penasaran.
"Itu apa?, "tanya Tiara yang tidak mengerti.
"Sama suamimu,"Nisa dan Tiara jadi paham maksud Andin.
"Ya belum lah.Udah nggak usah bahas itu.Oya,Kalian janji ya.Nggak kasih tahu kesiapapun termasuk Farel,"jawab Tiara.
Beberapa menit kemudian mereka sampai dirumah Tiara.Nisa dan Andin terpana melihat megahnya rumah Tiara.Tiara lalu turun dari mobil Andin. Andinpun pamitan mau mengantar Nisa pulang.
Setelah mobil Andin pergi,Tiara masuk kedalam rumahTiara masuk kedalam langsung mencari Bi Sumi.Kenan belum pulang.
"Bi... Mama udah makan sama minum obat?,"Tiara teriak kecil. Bi Sumi lalu menghampiri Tiara.
"Udah Non. Sekarag Nyonya sedang tidur siang,"ucap Bi Sumi.
Tiara lalu kekamar Mama Dahlia untuk mengeceknya.Sampai kamar Mam Dahlia,ternyata benar kalau Mama Dahlia sedang tidur.Tiara kemudian kekamarnya menaruh tas dan mandi.
tokohnya anak usia sekolah/pelajar
terkesan penulis ABG