NovelToon NovelToon
Dinding Misterius Di Rumah Kakek

Dinding Misterius Di Rumah Kakek

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Rumahhantu
Popularitas:25.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

Sebuah rumah yang menyimpan rahasia besar selama ratusan tahun kini mulai membuat penghuninya terganggu.
Tak hanya gangguan mistis, pemiliknya juga mulai sakit sakitan dan mulai menyadari ada yang aneh dengan rumah yang dia tinggali itu.
Akankah pemilik rumah itu berhasil memecahkan misteri di dalam rumah yang sudah puluhan tahun dia tempati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sisa teror

•••••••••••••

‎Pagi harinya.

‎"Beberapa dinding rusak dan atap banyak yang terlepas gentengnya, pintu kamar juragan terlepas dan lantai keramik juga pecah di beberapa tempat" ucap tukang yang memeriksa rumah Karta setelah Zakariya di antar oleh salah satu pekerja ke Bandung.

‎"Ini sebenarnya kenapa juragan?" tanya seorang tukang lagi.

‎"Ada beruang dan banyak kelelawar semalam, tapi mereka sudah kabur ke dalam hutan lagi" jawab Karta berbohong

‎"Ya ampun juragan, rumah ini letaknya memang ada di dalam hutan makanya pasti sering ada hewan buas, apa mau di pagar juga juragan supaya aman?" tanya tukang itu.

‎"Iya, buat pagar pembatas setinggi dua meter setengah mengelilingi rumah ini, batasnya dari arah belakang pohon mangga di halaman belakang sampai sepuluh meter dari depan dan belakang rumah jaraknya, samping cukup kamu buat jarak masing masing lima meter saja" jawab Karta

‎"Baik juragan, kami akan Segera memesan bahannya, kami akan memperbaiki yang di rumah dulu" jawabnya terlihat senang karena mereka akan mendapatkan pekerjaan selama beberapa bulan ke depan untuk pembangunan pagar rumah Karta.

‎"Assalamu'alaikum" sapa Dimas dan Dirga yang sudah datang bersama Kharissa.

‎"Wa'alaikumussalam, mari masuk kak, tapi di dalam sedikit berantakan akibat teror semalam" jawab Hatta

‎"Anak anak tidak apa apa kan?" tanya Dirga

‎"Alhamdulillah mereka baik baik saja" jawab Hatta membuat Dimas dan Dirga lega, tapi Kharissa justru pergi untuk mengelilingi rumah Karta bersama Rukmini dan Sahara.

‎"Pak Bintang tidak ikut?" tanya Karta

‎"Papa nanti menyusul katanya, mau ke pasar terlebih dahulu untuk membeli beberapa pupuk" jawab Dimas

‎"Kenapa Om terlihat kelelahan?" tanya Dimas

‎"Om semalam di serang sosok itu, dia ternyata memang sosok berambut putih dan dia seperti tidak menyukai Om" jawab Karta

‎"Dirga heran Om, kenapa sosok itu baru sekarang mengganggu Om sekeluarga, padahal Om dan kak Hatta sudah tinggal di sini selama puluhan tahun" ucap Dirga

‎"Itu juga yang jadi pertanyaan Om, selama tinggal di sini Om tidak pernah mendapatkan gangguan, tapi tiba tiba saja beberapa bulan ini banyak gangguan di mulai dari area perkebunan karet" jawab Karta

‎"Dimas merasa ada orang yang terlibat Om, bisa jadi itu musuh Om, musuh lama atau mungkin orang yang dulu pernah Om kenal" ungkap Dimas

‎"Tapi musuhku banyak" jawab Karta membuat Hatta geleng geleng kepala.

‎Masa lalu Karta memang tidak bagus, dia punya banyak musuh dan kehidupannya hampir sama dengan Galuh yang selalu melakukan hal hal mistis, hanya saja bedanya Galuh menggunakan sesembahan yang sekarang justru jadi jin pelindungnya, sedangkan Karta menggunakan ajian dan menyimpan beberapa pusaka untuk kejayaan dirinya tanpa menyembah apapun.

‎Dan otomatis dengan apa yang dia lakukan itu, ada orang yang menyukai dan juga tidak menyukai cara Karta, apalagi Karta dulu di kenal sebagai juragan yang arogan dan tak segan segan memarahi pekerjanya yang salah di depan umum, sangat berbeda dengan Karta yang sekarang yang lebih berwibawa.

‎"Tembok ini kenapa tidak berubah dari sejak saya ke sini?" tanya Dimas menunjuk tembok berlumut yang ada di ruang keluarga rumah Karta.

‎"Iya, padahal sudah ratusan kali di perbaiki tapi tetap saja begini dan anehnya hanya tembok ini yang tidak rusak, mungkin karena tembok ini baru beberapa bulan lalu di ganti semennya" jawab Karta

‎"Tembok lain rusak dan mengelupas, kecuali tembok ini" ucap Hatta

‎"Aneh" gumam Dirga menatap tembok itu tapi saat dia dan Dimas mencoba melihat ke dalam tembok itu, sama sekali tidak ada apapun di sana.

‎"Ayo kita lihat ke kamar Om, Dimas ingin tahu mungkin ada bekas makhluk itu di sana" ajak Dimas

‎"Ayo, semalam Om melemparkan garam yang kamu berikan dan mata sosok itu berasap, asapnya sedikit bau belerang" jawab Karta

‎"Kalau iya, artinya ada sisa energinya yang nanti bisa di lihat nenek Rukmini, dan kita akan tahu siapa sosok itu" ucap Dimas

‎Di halaman belakang, Kharissa menemukan beberapa jejak binatang yang mungkin semalam sudah ikut meneror rumah Karta, dan dia yakin tak hanya sosok gaib yang sudah meneror rumah itu tetapi juga ada campur tangan manusia di dalamnya.

‎"Ini jejak apa?" tanya Sahara

‎"Celeng" jawab Kharissa menatap Sahara

‎"Bilang celengnya jangan menatapku" gerutu Sahara

‎"Oma memangnya celeng?" tanya Kharissa

‎"Bukan"

‎"Ya sudah" balas Kharissa lalu kembali berkeliling rumah Karta dan di depan rumah Karta dia melihat sosok Rian, Reza dan Rissa.

‎Kharissa langsung mendekati mereka yang sedang berdiri melindungi tiga anak Hatta juga Husna karena mereka merasakan energi hitam dari dalam tubuh Kharissa.

‎"Tumbal gagal" celetuk Kharissa menempelkan tangannya ke kening Rian.

‎Matanya kembali terpejam untuk melihat masa lalu sosok qorin yang sekarang ada di depan Kharissa, Dirga yang baru turun dari kamar Karta langsung khawatir dan segera mendekati istrinya itu karena Khawatir nanti istrinya terluka lagi setelah kejadian kemarin.

‎"Aaakkkkhh!" pekik Rian mengeluarkan darah hitam di hidungnya begitupun dengan Reza dan Rissa.

‎"Kakak!" panik Hannan dan Hisyam

‎"Tidak apa, Rissa sedang menghilangkan sisa energi jahat di tubuh kalian, bertahanlah" ucap Rukmini

‎"Rissa?" tanya Rissa

‎"Ya, Rissa, Kharissa" jawab Kharissa yang selesai menghilangkan energi jahat di tubuh tiga sosok yang sekarang jadi pelindung Hannan, Hisyam dan Hannah.

‎"Apa yang kamu lihat?" tanya Dirga juga memeriksa tangan Kharissa yang masih di balut perban.

‎"Ada jejak babi hutan atau celeng di halaman belakang, kelelawar yang sudah merusak genteng, manusia ini punya ilmu yang sama dengan Opa Karman, atau mungkin juga pusaka yang sama dan bisa mengendalikan binatang" jawab Kharissa terus menatap Rian yang sedang membersihkan darahnya.

‎"Mengendalikan binatang? manusia?" tanya Dimas dan Hatta

‎"Iya, tak hanya mahluk halus tapi juga manusia karena binatang biasannya tidak bisa di perintah kecuali si orang itu memiliki ilmu atau pusaka" jawab Kharissa menghela nafasnya.

‎"Kamu cape?" tanya Dirga

‎"Cape bicara" jawabnya membuat semuanya tepuk jidat termasuk Sahara yang sejak tadi penasaran dengan apa yang di lihat Kharissa ketika menyentuh kening Rian.

‎"Sini aku genggam tangan kamu supaya tidak cape" bujuk Dirga dan dengan senang hati Kharissa menggenggam bahkan menggandeng tangan Dirga.

‎"Modus Sahara saja kalah dengan modus dia pada Dirga" bisik Dimas dan Hatta terkekeh.

‎"Dirga berhati lembut jadi dia pasti ingin menjaga istrinya dan istrinya tahu bagaimana cara mendapatkan perhatian Dirga" bisik Hatta

‎"Dia itu memang ratu modus tapi cuma sama Dirga saja" bisik Sahara ikut ikutan.

‎"Ya, tidak seperti kamu yang modus pada semua lelaki tampan" ejek Dimas membuat Sahara tersipu malu.

‎"Hihihihi... Dimas mah... kan Sahara jadi malu" ucap Sahara salting bahkan sampai berguling guling di lantai.

‎"Untung saja para tukang sedang pergi membeli bahan bangunan kalau tidak pasti kita akan di sangka stres berbicara dengan angin" keluh Karta

‎"Rian... kamu sudah tidak apa apa, Kalian juga?" tanya Hatta

‎"Iya papa" jawab Ketiganya

‎

‎

‎

‎

1
Nyai Aksara 👩‍🦯
Kenapa ya Gandra marah sama Sahara, padahal biasanya Sahara sama Dimas aja dia berusaha nggak marah
Ilham
lanjut bg
Ilham
bg kembali kan ceritanya seperti semula bg..aku ngk tahan lihat bintang peran nya jadi begitu bg
neni nuraeni
aduuh ngarep kamu mah Erni,,, mimpi aja sana,,,, semoga si Romo gagal dan bintang sembuh sperti sedia kala lagi jgn sampai mereka menguasai bintang serta khodamnya,,, aga rela aku kak,, lnjutt
neni nuraeni: ok 🤗🤗🤗🤗
total 2 replies
neni nuraeni
aduuh takutnya itu si anjing romo
neni nuraeni
wadduh semoga bintang seperti itu ga lama semoga bintang cepat sembuh,,, kasian mereka apalgi Sahara 🤭🤭🤭lnjutt
neni nuraeni: ok kak💪💪kak☺️☺️
total 2 replies
nurul supiati
bintang nya jadi polos polos gimna gtu
DIFAN2: *"SULUNG"* Sebuah novel yg akan buat dunia pembaca jungkir balik, yuk mampir!
total 2 replies
Ilham
Sahara pun kenak juga 🤣🤣🤣🤣
Ridwan01: iya bang, Bintang benar benar lupa semuanya
total 1 replies
Ilham
hahahha kasihan aku lihat di gandra 🤣🤣🤣🤣🤣
Ridwan01: Gandra harus jadi aktor
total 1 replies
Nyai Aksara 👩‍🦯
Waduh kok gitu bintang ini
Ridwan01: Bintang hilang ingatan kak
total 1 replies
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
gandra penggemarmu si erni🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ridwan01: benar sekali kak 👍
total 1 replies
neni nuraeni
Alhamdulillah bintang akhirnya slmt ayo Dimas blskn rasa sakit papamu, lnjut
Ridwan01: siap kak terima kasih 🙏
total 1 replies
Ridwan01
siap kak terima kasih
neni nuraeni
awas Jayden,,, lariiii,, lnjutt
neni nuraeni: sama2 kak🤗
total 2 replies
neni nuraeni
weeeh Patricia yg skrg jadi bulan2an nya Ratri dan sahara🤭🤭🤭,,, tapi urfa kayanya bkl suka deh ma tu patricia🤭🤭lnjutt
neni nuraeni: yee 💪💪💪 kak🤗🤗
total 2 replies
neni nuraeni
yeee akhirnya Vincent bersama lagi dgn Ratri,,, lnjutt
neni nuraeni: sama2 kak🤗
total 2 replies
Ilham
lanjut bg
Ridwan01: siap bang
total 1 replies
neni nuraeni
weeh mantaaap,,, lnjut kak
neni nuraeni: sama2 kak🤗
total 2 replies
neni nuraeni
akhirnya,, walaupun musuh lolos tapi setidaknya Jesica slmt, lnjutt
neni nuraeni: yee 💪💪💪 kak🤗
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!