NovelToon NovelToon
Kembar Beda Sifat

Kembar Beda Sifat

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Ketos / CEO
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ropha M.P

Eliza Mahendra adalah seorang gadis dengan julukan "Gadis Berhati Dingin" atau "Kulkas Berjalan" di sekolah elitnya, SMA Nusa Bangsa. Sebagai Ketua OSIS, ia menjalankan tugasnya dengan kedisiplinan tanpa kompromi, dihormati sekaligus ditakuti karena sifatnya yang misterius, irit bicara, dan tatapan tajamnya. Kehidupannya yang teratur dan dingin berbanding terbalik dengan kembarannya, Elzia, yang dua jam lebih muda. Meskipun memiliki wajah yang serupa, Elzia memancarkan kehangatan dan dikenal sebagai gadis yang lebih "bar-bar" dari gadis seusianya, bahkan diam-diam menyandang gelar "Queen Racing" di dunia balap.

Cerita ini mengandung unsur kekerasan, konflik mafia, dan ****** ******. Harap bijak dalam membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ropha M.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Intrik Amerika dan Klaim Sepihak

Arkana dan yang lainnya tengah bersiap-siap jam enam pagi ini karena mereka ber lima akan berangkat ke Amerika untuk memantau keadaan acara tersebut

"Kami berangkat dulu dad mom" Ucap mereka secara bersamaan sedangkan para orang tua di sana hanya mengangguk

Kemudian mereka berlima menaiki mobil yang sudah di siapkan

Mereka berangkat menuju bandara soekarno - hatta dengan kecepatan di atas Rata-rata

Setelah beberapa menit mereka sampai di bandara tersebut kemudian sama-sama memasukkan koper masing-masing di jet pribadi milik keluarga Biantara

Mereka duduk di tempat masing-masing sambil memejamkan mata karena perjalanan menuju ke Amerika lumayan jauhnya

------------------------------------

Setelah menempuh perjalanan panjang, mereka akhirnya tiba di Los Angeles International Airport.

" Huh akhirnya sampe juga di Amerika sumpah gue cape banget " Ucap Dimas sambil meregangkan otot-otot nya

" Itu aja lo udah cape lemah banget " Sindir Deon

" Heh duduk berjam-jam dipesawat juga butuh tenaga ya " Ucap Dimas karena tak Terima omongan Deon

" Udah-udah mending kita ke hotel biar cepat istirahat karena nanti malam misi akan berjalan " Ucap Dava meleraikan perdebatan dua curut ini

Sedangkan Rayan dan Arkana sudah lebih dulu masuk ke mobil menuju ke hotel yang sudah di sediakan

" Ck dua kulkas itu ninggalin lagi kebiasaan emang" Ucap Dimas menggerutu

" Salah sendiri kalian berdua berdebat udah yo naik jangan berdebat lagi " Ucap Dava sambil menarik kerah baju kedua pemuda tampan itu dengan kasar memang gak ada lembutnya ya guys dah biasa wkwk

" Woi bangsul kalo narik ya jangan narik kerah baju gue, ini gue kecekik!" Teriak Deon berusaha melepaskan tarikan maut Dava

" Udah diam aja kalian berdua lambat makanya harus ditarik dulu biar cepat " Ucap Dava enteng

" Lo pikir kita ini siput pake lambat segala " Protes Dimas kesal

" Udah diam aja lagian udah nyampe " Ucap Dava sambil melepaskan tarikan mautnya kemudian masuk ke mobil yang sudah di sediakan

Sedangkan Deon dan Dimas sedang mengatur pernapasan yang hampir habis wkwk

" Woi kalian berdua ingin tinggal di sini " Teriak Dava pada kedua pemuda yang sedang mengatur napas masing-masing

" Sabar bangsul ini semua gara-gara lo juga " Ucap Deon ketika napasnya sudah mulai teratur

Kemudian keduanya masuk ke mobil akhirnya mobil itu berjalan juga setelah banyaknya drama ketiga pemuda tampan itu sedangkan Arkana dan Rayan jangan ditanya mereka sudah sampai di hotel yang sudah di sediakan

***

Malamnya acara besar itu dimulai banyak tamu undangan yang berdatangan sedangkan kelima pemuda yang mendapat kan misi mereka juga ikut menikmati pesta sambil melihat situasi yang mencurigakan

" Eh itu bukannya Elzia ya? " Tunjuk Dimas pada yang lainnya

Sedangkan yang lainnya menoleh melihat kearah yang ditunjuk oleh Dimas

" Sama siapa dia kesini? " Tanya Deon pada yang lainnya

" Mungkin sama keluarga nya tapi kenapa aku tak melihat kembarannya " Ucap Dava pada yang lainnya

" Kita kesana kurasa dia sangat Risih diganggu para pemuda itu " Ucap Rayan pada yang lainnya

Kemudian mereka berjalan menuju meja Elzia yang paling ujung

Sedangkan disisi Elzia dia sedang kesal karena Eliza meninggalkan nya sendirian.

" Ini kak Eliza kemana sih mana ninggalin gue sendirian lagi disini " Gerutu Elzia kesal

" Hai cantik lagi sendirian aja nih " Ucap seorang pemuda

" Boleh dong kenalan siapa tau bisa main bareng " Ucap pemuda satunya lagi

" Maaf gue bukan wanita murahan jadi pergilah dari hadapan gue " Ucap Elzia dingin

" Ets jangan sombong - sombong dong masa iya cantik-cantik tapi galak " Ucap pemuda hendak meraih dagu Elzia tapi langsung ditepiskan oleh seseorang

" Dia milik gue " Ucap seseorang yang berada disamping Elzia

'Arkana' batin Elzia menatap kearah pemuda yang berada di samping nya

Sedangkan teman-teman Arkana melongo tak percaya. Tapi melihat situasi yang amat menegangkan mereka hanya mengangguk saja

" Jangan berani-berani ngusik kekasih teman kami " Ucap Dimas mulai dramanya

Uhukk..

Elzia terbatuk ludahnya sendiri mendengar Dimas melontarkan kata kekasih

' sejak kapan dia kekasih gue njay ' batinnya

Sedangkan para pemuda tadi langsung minta maaf

" Maaf kami kira dia bukan kekasihmu " Ucap seorang pemuda kemudian mereka pergi dari tempat Elzia

" Terima kasih telah membantuku" Ucap Elzia meskipun agak malu karena yang tadi

" Sama-sama oh iya kenapa kau ada disini? " Tanya Dava pada Elzia sedangkan yang lainnya mengangguk

" Kami mendapat undangan jadinya aku dan kak Eliza harus ikut bersama papa tapi sekarang aku ditinggalkan oleh kak Eliza ke toilet " Jelas Elzia

" Apa boleh kami bergabung di mejamu biar tak ada yang mengganggu mu "ucap Dava meminta izin untuk duduk di meja yang sama dengan Elzia, Elzia hanya mengangguk kemudian Arkana duduk di samping Elzia. Mereka sambil mengobrol hal kecil hanya Arkana dan Rayan yang menyimak obrolan mereka

Setelah beberapa menit Eliza akhirnya kembali dari toilet entah apa yang ia lakukan yang pasti hanya author yang tau wkwk pikiran nya jangan negatif ya. Canda guys

Eliza menuju dimana tempat Elzia duduk

" Eh ada bu ketos " Ucap Deon ketika melihat Eliza menghampiri meja mereka sedangkan Eliza langsung duduk tanpa menjawab omongan Deon

' Sungguh sifat yang jauh berbeda ' batin Rayan sambil menggeleng kan kepalanya

Sedangkan Eliza melihat ponselnya entah apa yang ia lihat

Tiba-tiba datang seorang waters membawa minuman kemudian menaruhnya di meja yang ditempati Elzia dan yang lainnya. Setelahnya waters itu pergi untuk membagikan minuman pada yang lainnya

Terlihat Dimas hendak meraih gelas minuman tapi suara dingin Eliza menghentikan pergerakan nya

" Jangan diminum " Ucapnya datar, membuat yang lain langsung menoleh kearahnya

" Kenapa" Tanya Dimas padahal ia sudah sangat ke hausan

" Minumannya bermasalah " Ucapnya Eliza dingin

" Masa sih" Bingung Elzia tak percaya

" Lihat sekeliling "ucapnya dingin

Kemudian mereka sama-sama melihat sekeliling dan benar saja semuanya pada pingsan tak sadarkan diri

Melihat itu Elzia, Dimas, Dava, Dan Deon melotot kan matanya tak percaya kemudian kembali menatap Eliza

Sedangkan Arkana, Rayan, dan Eliza hanya ada wajah datar tak berekspresi

" Astaga gimana ini lalu dimana papa" Ucap Elzia panik

" dia baik-baik saja lebih baik kita bersembunyi sepertinya ada orang lain yang masuk ke Ruangan ini " Ucap Eliza dingin lalu bangkit dari duduknya

" Si*lan ternyata ada yang ingin menghancurkan pesta ini lebih cepat dari yang kita perkirakan " Ucap Dava sedikit panik

Arkana menarik tangan Elzia untuk ikut dengannya sedangkan Elzia hanya mengikuti kemana Arkana membawanya meskipun ia sedikit kaget karena tarikan yang tiba-tiba

Eliza yang melihat itu tak ambil pusing ia berjalan kearah yang sepi begitu juga yang lainnya mereka bersembunyi

" Bagaimana pengawal yang dikirim oleh daddy mereka?"tanya Rayan lewan spiker kecil yang ada ditelinganya khusus untuk berkomunikasi saat jarak jauh

" Masih dalam perjalanan " Ucap dava dari sebrang sana

" Kurasa pelakunya orang yang sama " Ucap Deon dari sebrang sana

" Ar menurutmu gimana? " Tanya Rayan dari alat komunikasi

" Atur saja " Dingin nya

" Kau bersama siapa Ar? " Tanya Deon penasaran sebab mereka semua berpisah

" Elzia" Dingin nya

Sedangkan yang lainnya hanya mengangguk Dan memantau pergerakan mereka

1
Salwa Blora
kak lanjut semangat terus kak 😁😁
Ropha M.P: terimakasih kak telah menyempatkan diri membaca cerita aku, jangan lupa di like ya kak biar makin semangat nih buat cerita nya😍
total 1 replies
aytysz
Semangat yaa kak! kalau kakaknya ada waktu luang, boleh dong berkunjung ke profil ku .. di sana ada cerita sederhana yang mungkin kakaknya suka ♡
anggita
like👍 iklan☝, tiap bab cukup panjang juga🤔.👌oke lah😊.
Ropha M.P: hehe Terima kasih Kak, jangan lupa like ya kak biar makin semangat aku Update😍🙏
total 1 replies
Evi 060989
up lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!