NovelToon NovelToon
GODAANKU

GODAANKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / CEO
Popularitas:32.8k
Nilai: 5
Nama Author: wiwi

Selly, gadis berusia 19 tahun, adalah putri kesayangan keluarga terkaya nomor dua di negara ini. Sejak kecil ia hidup dalam pelukan kasih sayang yang luar biasa—dimanja ayah, disayang ibu, dan dijaga mati-matian oleh kakak laki-lakinya, Rian, yang posesifnya level dewa.

Namun, ada satu hal yang selalu Selly inginkan namun sulit ia dapatkan: Hati seorang Darren Wijaya.

Darren, pria dingin berusia 32 tahun yang merupakan raja bisnis dan orang terkaya nomor satu. Luka masa lalu akibat pengkhianatan mantan kekasihnya, Natasha, membuat pria itu menutup hatinya rapat-rapat. Selama bertahun-tahun Selly mengejar, memberi perhatian, dan mencoba menembus tembok dingin itu, namun yang ia dapatkan hanyalah sikap acuh tak acuh dan penolakan.

Hingga suatu hari, rasa lelah dan sakit hati membuat Selly sadar. Ia tidak bisa terus memaksakan diri.

"Cukup, Om... Aku menyerah."

Selly memutuskan berhenti. Ia mulai fokus kuliah, bergaya lebih dewasa, dan mencoba membuka hati untuk Aron

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 10

Waktu terus berjalan, dan hari yang begitu dinanti-nantikan akhirnya tiba. Hari ini adalah tanggal spesial, hari ulang tahun Darren Wijaya yang ke-32.

Bagi orang lain, mungkin ini hanya tanggal biasa di kalender, atau sekadar alasan untuk mengadakan pesta dan bersenang-senang. Tapi bagi Selly Adhitama, hari ini adalah momen emas yang sudah ia persiapkan jauh-jauh hari. Bahkan bisa dibilang, gadis itu sudah menyiapkan hadiah spesial ini sejak berbulan-bulan lalu.

Selly ingin memberikan sesuatu yang bukan cuma sekadar makanan, bunga, atau barang mewah biasa yang bisa dibeli siapa saja dengan uang. Ia ingin memberikan sesuatu yang bermakna, sesuatu yang dibuat dengan ketulusan hati, sesuatu yang bisa mewakili perasaannya yang terdalam selama bertahun-tahun ini.

Ia ingin Darren bisa merasakan, betapa besar rasa sayangnya itu.

Dan hari ini, dengan semangat yang membara namun jantung yang berdegup kencang campur aduk antara gugup dan harap, Selly kembali hadir di ruangan kerja sang CEO.

"Om Darren! Selamat ulang tahun ya!" seru Selly ceria saat baru saja membuka pintu dan masuk. Suaranya renyah, berusaha memecah suasana hening dan dingin di ruangan itu.

Di tangannya, ia membawa sebuah kotak hadiah yang dibungkus dengan sangat indah. Kertas kado berwarna hitam elegan dengan aksen emas yang mewah, diikat pita satin yang sangat rapi dan cantik hasil buatan tangan Selly sendiri. Selain kotak kado utama, ada juga kotak kue tart kecil yang ia pesan khusus dengan tulisan Happy Birthday Om Darren di atasnya menggunakan krim putih dan stroberi segar.

Darren yang sedang duduk di balik meja raksasa menoleh perlahan. Wajahnya seperti biasa, datar, polos, tanpa ekspresi sedikitpun.

"Hm," jawabnya singkat, hanya satu suara.

Tapi Selly tidak peduli. Baginya, sekadar dijawab saja sudah cukup. Ia berjalan mendekat dengan langkah kecil yang anggun, lalu meletakkan semua benda itu di atas meja kerja dengan hati-hati agar tidak merusak kemasannya.

Wajah gadis itu bersinar-sinar, matanya berbinar cerah memandang pria idamannya.

"Semoga panjang umur ya Om, sehat selalu, rezekinya lancar terus, dan apa yang diinginkan tercapai deh. Dan semoga... tahun ini Om Darren bisa lebih bahagia dan sering senyum, jadi gak kelihatan serem terus," ucap Selly panjang lebar dengan tulus, suaranya lembut dan manis.

"Nah, ini hadiah dari Selly lho! Selly beli khusus banget, cariinnya susah lho lho! Dan Selly juga bikin kartu ucapan tangan sendiri di dalamnya. Semoga Om suka ya! Selly harap banget ini bisa dipakai sama Om terus," tambahnya lagi sambil mendorong kotak kado itu ke depan agar lebih dekat dengan tangan Darren.

Selly sangat berharap, setidaknya di hari spesial ini, Darren akan sedikit melunak. Mungkin akan tersenyum tipis, atau mungkin akan membuka kadonya di depannya untuk melihat isinya, lalu mengucapkan terima kasih dengan nada yang lebih hangat.

'Ayo Om... senyum dikit aja...' batinnya memohon.

Darren menatap kotak kado itu di hadapannya, lalu kembali menatap wajah Selly yang penuh harap itu.

Perlahan, pria itu mengulurkan tangannya yang panjang dan kokoh, mengambil kotak tersebut.

Jantung Selly berdegup kencang. Napasnya bahkan tertahan sebentar.

Namun... apa yang dilakukan Darren selanjutnya benar-benar di luar dugaan dan membuat harapan Selly hancur berkeping-keping.

Pria itu tidak membuka kertas kadonya. Tidak juga membaca kartu ucapan. Ia bahkan tidak membalik-balik kotak itu untuk melihat bentuknya.

Darren hanya memegangnya sebentar di tangannya, lalu dengan santai... sangat santai, seolah sedang membuang sampah tidak berguna... ia meletakkan kotak itu di sudut meja yang berantakan.

Tepat di samping tumpukan berkas-berkas kerja yang menunggu tandatangan, bersebelahan dengan pulpen bekas, stapler, dan gelas kopi yang sudah dingin.

Bruk.

Suara benturan itu terdengar biasa saja, namun bagi Selly, suara itu rasanya seperti menghantam tepat ke ulu hatinya.

"Terima kasih," ucap Darren datar, tanpa rasa, tanpa emosi.

Itu saja. Tidak ada senyum, tidak ada tatapan terharu, tidak ada pertanyaan 'isi nya apa' atau 'kenapa repot-repot'. Wajahnya kembali menunduk fokus ke layar komputer, seolah acara pemberian kado ini sudah selesai dan tidak menarik lagi baginya.

"O... Om gak mau buka dulu?" tanya Selly pelan, suaranya mulai mengecil dan terdengar gemetar. Pipi yang tadi memerah karena semangat, kini memerah padam menahan rasa malu dan kecewa yang luar biasa.

"Belakangan saja. Aku sibuk, banyak kerjaan," jawab Darren singkat tanpa menoleh sedikitpun ke arah gadis itu.

Selly terdiam kaku di tempatnya. Kakinya terasa berat ingin beranjak.

Ia menatap kotak hadiahnya yang tergeletak begitu saja di tumpukan kertas itu. Terlihat sangat tidak pantas, terlihat murahan, dan terasingkan di antara barang-barang kantor yang formal.

Padahal... isinya sangat berharga. Sangat berharga bagi Selly.

Selly tidak memberikan barang sembarangan. Ia menguras tabungannya sendiri untuk membeli sebuah cufflink atau kancing lengan kemeja yang terbuat dari berlian hitam langka dan sangat mahal. Desainnya elegan, mewah, dan sangat cocok dengan gaya berpakaian Darren.

Selly tahu Darren suka memakai kemeja, dan Selly ingin memberikan sesuatu yang bisa dipakai pria itu setiap hari. Sehingga setiap kali Darren melipat lengan bajunya, setiap kali ia melihat kilau berlian itu di pergelangan tangannya... ia akan teringat pada Selly.

Selain itu, ada surat yang ditulis tangan oleh Selly selama berjam-jam, berisi puisi dan ungkapan rasa sayang yang begitu dalam, begitu tulus, dan menyentuh hati.

Tapi semua itu... semua usaha, semua uang, semua air mata saat membuatnya... seolah tidak ada artinya sama sekali di mata pria itu.

"Jadi... seburuk itu ya penilaian dia ke Selly..." gumam Selly pelan dalam hati, rasanya sesak sekali dadanya.

Rasa perih mulai menjalar tajam dari ulu hati ke seluruh tubuh. Kali ini rasanya jauh lebih menyakitkan daripada saat ditinggal di pesta, atau saat diabaikan di lobi. Ini kan hari ulang tahunnya! Ini kan momen spesial! Kenapa dia bisa se-dingin dan se-kejam itu?!

Selly mencoba memaksakan senyum, mencoba tetap terlihat kuat dan tidak menangis di depan pria itu.

"O... oke deh. Ya sudah Selly pamit dulu ya Om. Nanti kalau ada waktu dibuka ya kadonya... pasti bagus kok isinya, Selly pilih yang terbaik lho..." bujuknya lemah, suaranya hampir putus.

Darren tidak menjawab. Hening total.

Dengan langkah yang terasa berat dan lesu, Selly berjalan keluar dari ruangan itu. Pintu tertutup rapat, dan ia sendirian lagi di koridor yang panjang dan dingin.

Senyum di wajahnya perlahan memudar total, digantikan oleh garis bibir yang mengepal kuat menahan isakan tangis. Air mata mulai jatuh membasahi pipi, jatuh satu per satu lalu makin deras tak terbendung.

'Kenapa sih Sel... kenapa lo masih aja bodoh berharap sama orang yang jelas-jelas gak pernah nganggep lo ada?' batinnya berteriak getir.

'Gue udah kasih yang terbaik, gue udah usaha semaksimal mungkin, tapi di mata dia... gue dan hadiah gue ini cuma sampah yang ngerepotin.'

Hati Selly terasa perih, sangat perih. Harapan-harapan manis yang sempat ia rasakan beberapa waktu lalu... kini runtuh lagi seketika digantikan oleh kenyataan pahit bahwa pria itu memang tidak akan pernah berubah.

Dia tetaplah Darren Wijaya. Pria yang memiliki segalanya, kecuali hati.

 

(Bersambung...)

1
Ilfa Yarni
cepatlah nikah kalian hehe
Ilfa Yarni
otwenuju pernikahan semua kluarga swlly udah kasih restu buktikan Darren klo km ga bakal bikin selly nangis lg
Ilfa Yarni
kapan nikahnya making love trus tanpa jalur resmi
Ilfa Yarni
syukurlah km udahenghancirkan orang yg menyakiti selly dan nisaembuktikan klo km benar3 mencintainya
falea sezi
🤣🤣preett qm. aja hampir tergoda. jalang🤣
Ilfa Yarni
klo km emang serius sama swlly kau bersihkan lg nama swlly kau hancurkan yg buat selly jd begini ktnya kau berkuasa coba buktikan
Ilfa Yarni
woi Darren kau bereskan berita ga bener ini ktnya kau punya kuasa kau tau pasti siapa dibalik berita murahan seperti in
Ilfa Yarni
oh ya knp skr k.mrn kmn malah menemui mantanmu itu dan selly tau dan hancur skr perjuanganmu bakal sangat sulit aku yakin itu krn kepercayaan selly udah hilang tanpa bekas
Ilfa Yarni
bagus selly lali2 kayak Darren ha nis dipercaya lalu plinplan ga punya sikap egois dan tempeeamsntensing tinggalin aja
falea sezi
🤣🤣 salah sendiri belom nikah mau di ewe kapok lu salah sendiri murah
falea sezi
laki laki kampret😒 nasibmu sel🤣🤣
Komang Partini Amstrong
mudahn2n slly liat greget ama dareen
Zhang Wuyang (张五阳)
laki-laki emang kek gitu, jijik gw nemu laki-laki kek daren sumpah, mending selly nikah sama aron
Ilfa Yarni
sialan laki2 kayak gini mah sangat disesalkan kesucia selly diambil Darren laki2 nafsu gede gini mah bakal nyakitin aku ga suka sama Darren
Alia Chans
mampir
falea sezi
🤣🤣 uda kayak. laccur aja si selly😒
partini
hemm masa lalu dah nongol,, prett pada waktu nya
dari sekian novel yg ku baca dari tahun 2018 di sini cuma SAGA yg ga oleng sama mantan yg lain nya oleng semua kalau yg baru udah pergi baru nyesel minta maafi maafinta di kasih kesempatan
Ilfa Yarni
mk nya jd perempuan jgn gampangan selly blom tentu Darren bisa melupakan mantannya dan skr dia kembali lg sementara km udah ternoda udah ga suci lg
wiwi: sabar sabar🤭
total 1 replies
Ilfa Yarni
knp ga nikah sih udH sering melakukan hubungan intim
Ilfa Yarni
. mk dari itu nikahlah kalian berdua jgn berhubungan diluar jalur trus ya ga baik dan dosa tau
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!