NovelToon NovelToon
Dijodohkan Dengan Presdir Arogan

Dijodohkan Dengan Presdir Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Nikah Kontrak
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Heresnanaa_

Karina Dyah Pramesti, it-girl global sekaligus putri kandung Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, harus menelan pahitnya kehancuran karier di Korea Selatan akibat skandal politik yang menjebaknya.
-
Dipulangkan paksa ke tanah air, Karina tidak punya pilihan selain tunduk pada misi terakhir ayahnya: Pernikahan Politik.
Demi menyatukan kekuatan militer dan supremasi ekonomi, Karina dijodohkan dengan Darma Mangkuluhur, pewaris klan Cendana yang dingin dan ambisius. Di tengah kemewahan yang menyesakkan dan intrik kekuasaan antara dua keluarga raksasa, Karina harus memutuskan—menjadi bidak catur yang pasrah, atau bangkit menjadi penguasa baru untuk membalas dendam pada mereka yang telah menghancurkan impiannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Heresnanaa_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 10

***

Sore di Menteng selalu memiliki aroma yang khas—l campuran wangi tanah yang baru disiram, aroma melati, dan ketenangan yang hanya bisa dibeli dengan harga selangit. Karina Dyah Pramesti masih setia duduk di bangku taman, menyesap teh melati hangat yang baru saja dibawakan oleh Sari. Camilan makaron warna-warni tertata cantik di atas piring porselen Hermès, namun perhatian Karina sama sekali tidak tertuju pada makanan manis itu.

Tangannya bergerak lincah di atas layar ponsel yang selama dua hari ini sengaja ia matikan. Begitu jaringan terhubung, notifikasi masuk seperti air bah. Ponselnya sempat freeze selama beberapa detik karena ribuan pesan dan sebutan masuk secara bersamaan.

"Wah, ini benar-benar gila," gumam Karina. Matanya membulat melihat angka pengikutnya yang melonjak tajam. Rupanya, rasa penasaran dunia terhadap "Putri Jenderal yang Menikahi Pewaris Cendana" jauh lebih besar daripada kebencian mereka terhadap skandal fitnah kemarin.

Ia mulai menelusuri kolom komentar di postingan terakhirnya postingan lama saat ia masih di Seoul. Kini, kolom itu dipenuhi oleh berbagai bahasa.

#PatahHatiInternasional masih menduduki puncak trending topic dunia. Karina membaca satu per satu komentar dengan ekspresi yang berubah-ubah; terkadang ia tersenyum, terkadang matanya berkaca-kaca, dan sesekali ia mendengus gemas.

Komentar Netizen Internasional (X/Instagram):

@k-pop_lover_brazil: "Aku masih tidak percaya dia menikah! Tapi lihatlah suaminya... dia terlihat seperti karakter CEO Villain di Wattpad yang sangat tampan. Aku mendukungmu, Karina!"

@seoul_citizen88: (Haters) "Pernikahan ini pasti hanya untuk menutupi skandal perundungannya. Orang kaya di Indonesia memang luar biasa dalam memanipulasi media. Jangan kembali ke Korea!"

@global_blink_once: "Haters hanya iri karena mereka tidak punya ayah Jenderal dan suami yang bisa membeli setengah dari Seoul. Karina adalah definisi nyata dari The Real Empress."

Komentar Netizen Indonesia:

@warga_menteng_asli: "Selamat bergabung di Menteng, Mami Ayin! Tolong bilang Mas Darma jangan sering-sering tutup jalan kalau lewat, ya. Hehe."

@lambe_turah_official: "HEADLINE: Mas kawin 20 Miliar Rupiah! Netizen: 'Uang segitu kalau dibelikan bakso, mangkoknya bisa buat nutupin Monas'."

@teori_konspirasi_indo: (Haters) "Paling juga kontrak setahun dua tahun buat ningkatin elektabilitas bapaknya. Kita lihat saja drama ini berakhir di mana."

Karina menghela napas panjang. "Netizen Indonesia memang paling kreatif kalau urusan bikin skenario," gumamnya sambil menggelengkan kepala.

Tiba-tiba, sebuah ide jahil muncul di benak Karina. Ia ingin memberikan "sedikit hadiah" bagi mereka yang terus membicarakan hidupnya. Ia mengangkat tangan kanannya, membiarkan cahaya matahari sore yang keemasan menimpa cincin kawinnya.

Itu adalah cincin berlian Emerald Cut 12 karat yang langka, dikelilingi oleh berlian-berlian kecil dengan kejernihan sempurna. Tanpa keterangan panjang, ia hanya mengunggah foto tangan halusnya yang mengenakan cincin itu dengan latar belakang kolam renang infinity mansion Menteng.

Caption:

Dalam hitungan detik:

100rb Likes... 500rb Likes... 1 Juta Likes!

"Makan tuh skandal," bisik Karina dengan senyum penuh kemenangan. Ia merasa gemas sendiri melihat bagaimana internet langsung gaduh hanya karena satu jarinya. Ia asyik membalas beberapa komentar dari teman-teman sesama idol di Korea dengan emoji hati, merasa untuk pertama kalinya ia memegang kendali atas narasi hidupnya sendiri.

"Ternyata, istriku sudah mulai nyaman berakting sebagai Nyonya Hutomo," sebuah suara bariton yang dingin dan berat tiba-tiba terdengar tepat di belakang telinganya.

"AAKKH!" Karina tersentak kaget hingga ponselnya hampir meluncur ke dalam kolam renang. Ia segera berbalik dan mendapati Darma Mangkuluhur sudah berdiri di sana.

Pria itu masih mengenakan kemeja putih yang lengan bajunya sudah digulung hingga siku, dasinya sudah hilang, dan dua kancing teratasnya terbuka, menampilkan kesan maskulin yang sangat santai namun tetap mengintimidasi.

"Mas Darma! Kapan Mas pulang? Bisa nggak sih kalau datang itu pakai suara atau salam?" protes Karina dengan wajah memerah karena terkejut, jantungnya berdegup kencang kali ini murni karena kaget.

Darma melirik jam tangan Richard Mille di pergelangan tangannya. "Mungkin sudah setengah jam yang lalu. Saya berdiri di balkon lantai dua memperhatikanmu senyum-senyum sendiri menatap layar itu."

Karina melotot, merasa malu karena tingkah konyolnya tadi diawasi. "Hah? Berarti Mas lihat semua yang saya lakukan? Mas mengintai saya?"

Darma berjalan mendekat, lalu duduk di kursi seberang Karina dengan gaya yang sangat dominan. Ia mengambil satu makaron dan memainkannya di jemarinya. "Mengintai adalah kata yang kasar. Saya lebih suka menyebutnya... memantau perkembangan investasi saya."

"Investasi lagi, investasi lagi," gumam Karina sambil mengerucutkan bibir. "Kenapa Mas tidak langsung masuk ke kamar atau mandi saja sih? Mas kan suka kebersihan dan keteraturan."

Darma menatap Karina dalam-dalam, sorot matanya yang tajam seolah bisa menembus pertahanan Karina. "Karena saya menunggu istri saya masuk. Tapi sepertinya istri saya lebih sibuk pamer cincin di Instagram daripada menyambut suaminya pulang kerja."

Wajah Karina semakin memanas. "Saya cuma mau membersihkan nama saya! Lihat, gara-gara postingan ini, netizen mulai bungkam soal skandal itu. Mereka lebih sibuk menghitung berapa karat berlian ini."

"Saya tahu," sahut Darma tenang. "Saya yang memerintahkan tim IT saya untuk menaikkan engagement postinganmu tadi. Tapi, Karina... cincin itu harganya jauh lebih mahal daripada nilai agensimu di Korea. Jangan biarkan orang-orang murahan itu membuatmu merasa perlu membuktikan diri."

Karina tertegun. Di balik kata-kata dinginnya, ada proteksi yang luar biasa. "Mas... Mas membantuku lagi?"

Darma berdiri, lalu mengulurkan tangannya pada Karina. "Ayo masuk. Udara sore tidak baik untuk kesehatanmu. Dan saya lapar, saya ingin makan malam ditemani istri saya, bukan ditemani ponsel."

Karina menatap tangan besar Darma, lalu menyambutnya. Saat jemari mereka bertautan, Karina bisa merasakan tekstur kulit Darma yang kasar namun hangat.

"Mas Darma," panggil Karina saat mereka berjalan beriringan menuju rumah.

"Apa?"

"Waktu Mas lihat saya dari balkon tadi... Saya  kelihatan cantik nggak?" tanya Karina dengan nada menggoda, matanya mengerling jenaka.

Darma berhenti melangkah, menunduk sedikit untuk menyejajarkan wajahnya dengan Karina.

"Kamu kelihatan merepotkan."

"Mas!" Karina memukul pelan lengan Darma.

Darma sedikit terkekeh—suara yang sangat rendah. "Tapi ya, kamu terlihat... lumayan. Setidaknya tidak memalukan untuk dipajang di ruang tamu."

"Ih! Mas Darma benar-benar ya! Tidak bisa sekali saja bilang kalau istrinya ini cantik sedunia?" Karina menggerutu gemas sambil mencoba melepaskan tangannya, namun Darma justru menggenggamnya lebih erat.

"Pujian hanya akan membuatmu besar kepala, Nyonya Darma. Cukup tahu saja bahwa saya tidak menyesal telah menandatangani serbet itu," ucap Darma sambil terus menarik Karina masuk ke dalam kemegahan mansion mereka.

Di tengah suasana Old Money yang kaku itu, tawa kecil Karina dan balasan dingin namun sarat makna dari Darma menciptakan harmoni baru. Karina menyadari satu hal: hidup di penjara emas ini mungkin tidak akan membosankan selama sipirnya adalah pria sedingin dan semisterius Darma Mangkuluhur.

****

1
Tika maya Sari
lanjut dong kak
Heresnanaa_: stay tune ya ka🙏😍
total 1 replies
Tika maya Sari
up lagi kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!