NovelToon NovelToon
Aesthetic Love

Aesthetic Love

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Idola sekolah / Fantasi / Tamat
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Daisy Puppy 1412

Susan siswa baru kelas 10 yang baru saja menyelesaikan ospeknya ternyata disukai oleh cowok populer disekolahannya sejak berada dibangku SMP. Levy berpacaran dengan Susan secara diam diam, Levy yang didepan para penggemarnya bersikap dingin namun tidak apabila dia didepan Susan. Levy selalu perhatian pada Susan hingga ada konflik besar yang menimpa keduanya namun semua itu tidak menggoyahkan rasa sayang mereka berdua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

aesthetic love

...Susan yang tak berucap lagi hanya bisa memegang dan mengusap tangan Levy, “luka kita sama kak hanya beda di situasi aja”. ...

...“Orang tuaku meninggal dan aku sekarang diasuh dibawah asuhan om ku yang sebenarnya aku gak begitu suka dengannya. Aku gak punya sandaran lagi selain mbok inem dan pak Bardi” ucap Susan menjelaskan....

...“Kak Levy juga” sahut Susan memalingkan wajahnya ke arah wajah Levy yang membuat keduanya tak sengaja bersentuhan hidung....

...“Udah malam aku pulang dulu” ucap Levy kikuk sambil memasukkan bukunya kedalam tas....

...“Terus kakak turunnya gimana?”....

...“Tenang aku bisa manjat”....

...“Kalau jatuh gimana?”....

...“Ya kalau jatuh kamu yang ngobatin aku” ucap Levy tersenyum....

...Levy yang aba aba kaki ingin turun malah ketahuan oleh pak bardi dari bawah, “hey kamu maling ya menyusup ke kamar non Susan?” Teriak pak Bardi....

...Mbok inem yang mendengar teriakkan pak bardi langsung keluar rumah menghampiri, Levy yang kaget tak jadi turun kebawah dia kembali masuk kedalam kamar Susan “kan ketahuan juga” canda Susan....

...Levy membuka pintu kamar Susan berjalan ke bawah menuju luar rumah dengan santainya, “bye pak mbok”....

...“Maling maling” teriak mbok inem....

...“Mbok mbok dia bukan maling” ucap Susan menghentikan teriakan mbok inem....

...“Lah terus?” Tanya pak bardi bingung....

...“Dia…..” belum selesai Susan menjawab mbok inem menarik tangan pak Bardi untuk pergi keruangan belakang....

...“Iya non kita ngerti, maaf mbok salah paham”....

...“Kok ditarik sih mbok kan kita belum nangkap maling itu” ucap pak bardi yang masih penasaran ingin menguber Levy....

...“Ssstttt dia itu pacarnya non Susan” bisik mbok inem berjalan pergi....

...Ditengah malam susan terbangun dari tidurnya, mencoba memejamkan matanya namun tak bisa kembali tertidur hingga akhirnya dia menuruni tangga untuk sekedar iseng mengambil air minum di dapur. Saat sedang meneguk air  tak sengaja kedua matanya melihat ruang kerja papanya, dengan langkah pelan dia meninggalkan dapur menuju ruang kerja papanya....

...Sesampainya di ruangan dia menyalakan lampu yang membuat ruangan kerja seketika terang, langkah kecilnya membuatnya mengingat masa lalu ketika dulu dia merengek minta dibelikan boneka oleh papanya. ...

...“Pa beliin boneka ini, aku suka. Belikan ya pa” rayu susan merangkul papanya saat duduk di kursi kerjanya....

...“Besok papa belikan saat pulang dinas” ucap papa Susan tersenyum padanya....

...“Terimakasih pa” ucap Susan mencium pipi papanya....

...Susan duduk di kursi kerja yang biasa papanya duduki, dia mengambil foto yang terpajang di meja kerja, jari-jari tangannya mengelus foto yang dipegangnya “papa mama” ucapnya lirih. Air matanya tak bisa tertahan lagi, “sebenarnya apa yang terjadi?” Ucapnya sesenggukan....

...Susan mengusap air matanya yang terjatuh di pipi, dia mencoba mencari jawaban apa yang sebenarnya terjadi. Hal yang pertama dia lakukan adalah menggeledah laci di meja kerja papanya, laci atas yang di buka hanya file  kerjaan milik papanya namun saat dia membuka laci yang kedua dia menemukan beberapa foto papanya dengan wanita lain, “papa” ucapnya lirih....

...“Non” ucap mbok inem yang tiba-tiba datang menghampiri susan....

...Susan yang terkejut tak sengaja menjatuhkan foto tersebut di lantai, “mbok bikin kaget aja”....

...“Non malam malam begini ngapain ke ruang kerja bapak?”....

...“Susan gak bisa tidur mbok jadi iseng aja keruangan papa”....

...“mbok tinggal ya non tapi non juga tidur lagi”....

...“Iya mbok” ucap Susan tersenyum....

...Setelah mbok inem pergi, Susan mengambil foto yang terjatuh lalu beranjak pergi keluar ruangan kerja papanya....

...Pagi hari gerbang sekolah hampir ditutup, Susan turun dari mobil dengan tergesa-gesa, dia berlari menghampiri security sekolah untuk minta tolong keringanan agar dirinya bisa masuk kedalam sekolah, “tolong pak jangan ditutup dulu” teriak Susan....

...Di dalam ruangan ujian, sesekali Levy melihat jam di tangannya sesekali juga dia melihat kearah pintu “jam segini belum datang juga” ucapnya dalam hati....

...Rudy mendekati Levy dari belakang sambil berbisik, “nungguin Susan ya?”....

...“Husttt ngarang banget, aku lagi nungguin pengawas datang” ucap Levy....

...“Dihhh gak percaya aku” ....

...“Terserah”....

...Tak lama pengawas datang memberikan salam kepada para siswa-siswi nya, “selamat pagi, hari ini ujian kedua jangan sampai ada yang mencontek kalau ketahuan siap siap dikeluarkan dari ruangan ujian” ucap pengawas sambil membuka amplop soal ujian yang masih di segel....

...“Bisa tunggu sebentar Bu? Susan belum datang” ucap Kayla mengangkat satu tangannya....

...“Sudah waktunya ujian tapi tidak disiplin masuk” celetuk pengawas....

1
westi
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!