Bailla adalah gadis muda berusia 20 tahun seorang putri tunggal yang memiliki karakter yang manja dan terbiasa hidup dengan kemewahan ia terpaksa menjadi ibu tiri muda dan menikah dengan duda beranak 3 yang terpaut usia 20 tahun. Pernikahan itu terpaksa terjadi idikarenakan perusahan orang tuanya diambang kebangkrutan akibat tertipu investasi bodong. Bagaimana Bailla menghadapi kehidupan sebagai istri dan ibu muda untuk anak-anak yang usia hampir sama dengannya ?? banyak hal lucu dan sedih yang terjadi degan Bailla si ibu tiri muda ini. ,🥰🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Danica, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Nasihat Perkawinan singkat dari Mpok Mur **
Pagi-pagi sekali Bailla dan Arya sudah bangun, hari ini bagun kesiangan hampir saja tidak sholat Shubuh Akibat tidur kemalaman . Bailla langsung menuju dapur untuk menyajikan teh hangat untuk suaminya + roti Bakar. Pak Arya sudah selesai mandi dan bersiap-siap mau berangkat kekantor. Sedangkan Mbok Mur lagi ngemasin Aya dan Ara untuk pergi kesekolah. Arbil baru selesai mandi dan langsung masuk kamar untuk bersiap ke sekolah.
Setelah sarapan Pak Arya langsung berangkat kekantor sekalian ngantarin Ara dan Aya kesekolah. Sedangkan Arbil berangkat pakai motornya.
Dirumah hanya tinggal Bailla dan Mpok Mur yang sedang menikmati Teh anget + pisang goreng dimeja makan.
“Neng gimana semalam sudah bisa klik gak??? Tanya Mpok Mur penasaran.
"Belum mbok baru pegangan tangan aja..hehe." Jawab Bailla malu-malu.
"Neng Sekarang giliran Mpok kasih nasihat khusus buat kamu ya dengarkan baik-baik.
Pertama , Jadi Istri Itu Kayak Nasi di Magic Com, Nasi kalau kepanasan, kering. Kalau kurang panas, benyek. Kamu gitu, Neng. Ke Bapak jangan terlalu ngatur nanti Bapak kering, ngerasa gak dipercaya. Tapi jangan terlalu cuek, nanti Bapak benyek, nyari angetan lain.
Jadi anget aja. Caranya? Tanyain ‘Pak, capek gak?’ sambil pijitin pundak. Tapi dompetnya tetep Neng cek seminggu sekali. Bercanda, Neng! Eh, serius juga boleh.”
Bailla ngakak “Mpok, aku catet ya !”
Kedua Anak Tiri Itu Bukan Saingan, Neng. Itu Investasi Akhirat, Arbil, Ara dan Ay itu rejeki Neng. Mereka kehilangan ibu. Kamu kehilangan masa muda. Impas! Tapi denger Mpok ya:
Kalau Arbil bandel, jangan langsung marah. Bilang: ‘Abang capek ya disekolah? Sini cerita.’ Nanti dia luluh. Soalnya anak laki tuh gengsinya selangit. Tapi kalau udah sayang, dia yang paling depan belain kamu.
"Terus Kalau Aya nangis, neng harus peluk dia peluk. Anak kecil itu ingatannya siapa yang peluk dia waktu jatuh, bukan siapa yang lahirin dia.
"Kalau Ara rewel, dandanin. Kepang rambutnya. Bilang ‘Cantik kayak ibu’. Nanti dia nanya: ‘Ibu yang mana?’ Kamu jawab: ‘Ibu yang sekarang ada di depan kamu’. Dijamin dia diem, terus meluk".
“Iya, Mpok... Bailla akan coba” Bailla menahan tangisnya.
*Ketiga “Jangan Lupa Jadi Bailla Bukan Cuma ‘Bu Arya" “Neng, Mpok liat kamu pinter. Skripsi mau kelar. Jangan gara-gara nikah, mimpi kamu dikubur, Neng.
"Bapak itu tiang. Kamu itu atapnya. Kalau tiang doang, kepanasan, Neng. Kalau atap doang, ambruk. Jadi dua-duanya harus berdiri.
"Nanti kalau Neng udah Lulus kuliah, Neng Kerja aja kalau mau. Bisnis juga boleh. Bapak pasti dukung. Kalau Bapak gak dukung, Mpok jitak! sambil Mpok teriakin "Pak, istri pinter itu rejeki! Bisa ngajarin anak, bisa ngatur duit, bisa ngomelin Bapak kalau salah!".
"Inget ya Neng Ibu cerdas, anak waras, bapak gak galau. Itu rumus Mpok.”
“Mpok... makasih nasehat nya...” Bailla nangis beneran
“Kalau Berantem, Inget Jurus 3T ya ' Tahan, Tarik, Telen'."Berantem itu wajar, Neng. Sendal aja sepasang kadang bunyinya beda. Apalagi manusia. Tapi ada jurusnya:
"Pertama Tahan, Tahan omongan pas emosi. Soalnya mulut perempuan kalau marah, tajemnya ngalahin silet, Neng. Silet motong kain, mulut motong hati. Susah nyambungnya.
*Kedua Tarik, Tarik napas. Tarik Bapak ke kamar. Jangan berantem depan anak. Anak itu recorder Neng. Mereka akan merekam semua Nanti gede-gede dia praktek dan akan jadi boom waktu untuk mereka nanti.
*Ketiga Telen, Telen gengsi. Kalau kamu salah, minta maaf duluan. Gak bikin kamu hina, Neng. Malah bikin Bapak makin sayang. Laki-laki tuh gak kuat liat perempuan nangis sambil bilang ‘Maaf, Pak’. Langsung shutdown otaknya.
"Nah, kalau Bapak yang salah? Tunggu dia minta maaf. Kalau 1x24 jam gak minta maaf sita HP-nya. Dijamin sujud, Neng.”
"NGAKAK SAMPE KESEDAK“MPOK! ILMU APA INI!” Tanya Bailla.
“Ilmu Hitam Di Atas Putih Neng. Putihnya kertas, hitamnya tinta. Mpok tulis dari pengalaman.”
"Yang Terakhir & Paling Penting Jangan Lupa Bahagia, Neng”
“Neng, Mpok nikah 25 tahun sama almarhum. Susah? Susah. Miskin? Miskin. Tapi Mpok bahagia. Kenapa? Karena Mpok mutusin buat bahagia.
"Bapak itu bukan pangeran, Neng. Dia perkerja keras, duitnya banyak, Tangannya mungkin kasar, Tapi tangan itu yang mencari uang biar kamu bisa tetap kuliah."
"Jadi kalau capek, liat tangan Bapak. Kalau kesel, inget dia pilih kamu, padahal dia bisa cari yang lain. Tapi dia pilih rempongnya kamu, Neng. Itu mahal. "
"Bahagia itu bukan karena gak ada masalah, Neng. Tapi karena ada Bapak yang mau mikul masalah bareng kamu".
Udah, itu aja. Panjang-panjang nanti kamu pusing, skripsinya gak kelar-kelar hehe.”
Mpok Mur nyodorin tisu. Bailla menyeka air mata, terus meluk Mpok Unah.
“Mpok... makasih... Mpok kayak ibu aku...”
Mpok Unah: “Loh, Mpok emang ibu kamu sekarang, Neng. Ibu versi galak. Tapi sayang. Sayangnya kayak sambel: pedes, tapi bikin nagih.”
👉👉 Guys... Ini bonus ya tolong Dicatat Nasihat Mpok Unah buat cewek-cewek, intinya cuma 3 :
Jadi istri, jangan jadi malaikat. Jadi manusia aja, yang bisa marah, bisa manja, bisa minta gendong.
Jadi ibu, jangan jadi robot. Robot gak bisa meluk. Anak butuh pelukan, bukan jadwal.
Jangan jadi orang lain
Udah Sekian Dicatat, ditempel, diamalin.
Quote Mpok Mur : "Ibu cerdas, Anak waras Bapak gak Galau"
Kalau lupa, panggil Mpok. Mpok refresh lagi. Gratis. Bayarnya pake Like aja hehe.