Lahirlah seorang anak bernama Tatsuya Ryuzhaki dari keluarga miskin di pinggiran kota yang selalu disebut para rendahan. Orang tua Tatsuya adalah orang yang terdaftar di akademi VIOLET yang terkenal dengan sebutan PEMBERSIHAN PORTAL. Akademi VIOLET adalah salah satu nama dari akademi yang ada di seluruh dunia.
Tatsuya memiliki teman masa kecil yang bernama Mikha Aerin yang sangat berharga untuk hidupnya. Dia adalah teman pertama yang didapatkan ketika dia beruasia 6 tahun dan mereka telah membuat janji untuk saling melindungi di masa depan.
Tatsuya Ryuzhaki mempunyai harapan besar untuk menjadi seorang pasukan yang menempati kedudukan tertinggi di dunia, menjadi terkenal, mempunyai status di hadapan publik, dan di kagumi oleh semua orang yang ada di penjuru dunia.
Apakah janji tersebut akan sesuai dengan harapnnya dimasa depan nanti?
Apakah dia akan berhasil melalui semua tantangan yang akan dihadapinya?
Apakah dia sanggup mencapai status level tertinggi di dunia?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ligar Cahyadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#10 Pertarungan Yang Mengerikan
Ujian pribadi Khazim Cruzz di mulai.
"Baiklah aku duluan menyerang. Bersiaplah Tatsuya" ucap Khazim Cruzz sambil tersenyum dan mengucapkan kata kunci Explotion.
"Whosss"
Tatsuya juga mengucapkan kata kunci Protection.
"Boommmss"
"Praannkkk" suara perisai yang pecah.
"Srrrttttt"
"Apakah ini kekuatan dari Rank Jendral? Sangat kuat." ucap Tatsuya dalam hati.
"Hahahaha sangat menarik, kamu masih bisa berdiri Tatsuya. Namun ini baru pemanasan." ucap Khazim sambil tertawa.
"Dual sword" ucap Tatsuya
"Dual handgun" ucap Khazim.
"Dor.. dor.. dor.."
"Trink.. trink.. trink.."
"Whoss"
"Blasshhh"
"Trink.." Khazim menahan pedang Tatsuya dengan kedua pistolnya.
"Hahaha.. Apakah hanya segini kemampuanmu?" tanya Khazim sambil tertawa mengejek Tatsuya.
"Bukkk.. bukk.." pukulan Khazim mengenai perut Tatsuya.
"Akkhh" Tatsuya berlutut.
Disisi lain Khilar dan Shan Gong tercengang oleh keahlian Tatsuya.
"Apa Tatsuya akan baik-baik saja? Dilihat dari situasinya dia akan kalah." ucap Khilar.
"Dilihat dari kemampuan Tatsuya dia masih belum bisa breaksi cepat. Dia baru mengeluarkan 2 kata kunci dengan jobs berbeda." ucap Shan Gong.
"Apa? Apakah Tatsuya mempunyai 2 jobs?" tanya Khilar.
"Tidak. Dia memiliki semua jobs. Makanya kepala akademi bersemangat melawannya dan juga dinyatakan jobs Tatsuya bisa menggemparkan seluruh penjuru dunia." jawab Shan Gong.
"Ja..jadi perasaan waktu itu..." ucap Khilar namun kepotong oleh serangan kejutan kepala akademi.
"Flashbank"
"Wosshh"
"Climp"
"Sial. Aku tidak bisa melihat apa-apa" ucap Tatsuya dalam hati.
"Ngiiiinnnnggggggssssss"
"Bukk.. bukk... bukk.."
"Akhhh, uhuk.. uhuk.." ucap Tatsuya sambil mengeluarkan darah dari mulutnya.
"Apakah hanya ini kemampuan mu? Bagaimana kamu akan membalaskan kematian orang tua mu?" tanya Khazim.
"Diam. Jangan mengungkit kematian orang tua ku" teriak Tatsuya sambil berdiri dan mencoba menyerang kembali.
"Dual Handgun"
"Dor.. dor.. dor.."
"Whoss" Khazim menghindar.
"Dor.. dor.. dor.."
"Sreetttt..."
"Whoss" Khazim melompat mendekati Tatsuya dan melesatkan pukulannya.
"Bukk.. bukk.. bukk.."
"Sreettt"
"Akkhhh. Sial. Fireball" ucap Tatsuya.
"Whosss.. gbrruuussshh"
"Masih belum. Explotion" ucap Tatsuya sambil melempar granat.
"Booommmssss"
"Hah..hah..hah.. Apakah berhasil melukainya?" ucap Tatsuya dengan nafas terengah-engah.
"Apakah Tatsuya berhasil?" tanya Khilar.
"Aku masih belum bisa melihat keadaan kepala akademi karena asapnya masih tebal" jawab Shan Gong.
Sedikit demi sedikit asap mulai menipis. Dan ternyata Khazim masih berdiri.
"Yah untung saja aku masih bisa menghindari serangan yang fatal buat tubuh tua ini, baiklah Tatsuya sekarang saatnya mulai serius." ucap Khazim dengan wajah serius.
"Ini tidak mungkin. pak kepala tidak terluka sedikitpun." ucap Tatsuya sambil terkejut.
"Armor Machine"
"Ii..ini ini" ucap Khilar dengan perasaan terkejut setengah mati.
"Dasar pak tua, dia menunjukan kata kunci terkuat yang dulu pernah dipakai untuk bertempur membasmi monster tanpa henti." ucap Shan Gong sambil menggaruk kepala.
"Serius pak? Sangat menyeramkan melihat kata kunci seperti itu yang bahkan sudah diperkuat oleh point-point nya." ucap Khilar sambil terkejut.
"Ini serius dan bukan candaan. Lihat dan perhatikan" ucap Shan Gong.
"Aku maju" ucap Khazim.
"Whoossshhh"
"Bukkk"
"Whossshh" Tatsuya terpental mengenai tembok.
"Brrruukkk"
"Kretakk"
"Uhuk, uhuk.. Sial cepat sekali" ucap Tatsuya sambil mengeluarkan darah dari mulutnya.
"Fire ball"
"Whooss"
"Brussshhh"
Seketika setelah menggunakan kata kunci, Tatsuya bersandar pada tembok.
"Hah..hah..hah.. sial aku kelelahan" ucap Tatsuya.
"Gatal sekali. Apakah hanya ini kemapuanmu Tatsuya? Apakah ini kemampuan bawaan terlemah dari kedua orang tua mu?" ucap Khazim sambil mengejek Tatsuya.
"Degdeg...degdeg...degdeg.." detak jantung Tatsuya.
"Kamu terlalu lemah, kamu tidak akan bisa mengejar temanmu dengan kemampuan lemah seperti ini. Orang yang dilahirkan dari kedua orang tua lemah pasti anaknya juga lemah." ucap Khazim untuk memancing emosi Tatsuya.
"Hei kepala akademi. Apakah ini tidak terlalu berlebihan?" tanya Shan Gong.
"Aku hanya mengajari orang lemah ini. Meneurutku dia tidak pantas mengikuti pertandingan antar kelas" jawab Khazim.
"Aaahhhh... Baiklah aku akan mulai menghitung sampai tiga" ucap Shan Gong.
"Silahkan hitung. Maaf permintaanmu tidak bisa di penuhi. Walaupun kamu mempunyai jobs yang bisa menggemparkan seluruh dunia, kamu masih terlalu lemah" ucap Khazim sambil membalikkan badan berjalan keluar dari arena pelatihan.
"Tunggu, lihat Tatsuya mulai berdiri" ucap Khilar.
"Hei. Jangan memaksakan dirimu terlalu jauh nanti kamu bisa mati" ucap Shan Gong.
"Benar Tatsuya, yang terpenting kamu bisa bertarung dengan hebat. Apalagi bertarung dengan kepala akademi." ucap Khilar.
"Wooossshhhhh"
Semua kaget melihat Tatsuya berdiri dan menghempaskan angin kencang serta aura yang diselimuti kemarahan.
"Ini, apakah ini bercanda?" tanya Shan Gong.
"Ma.. ma.. mata itu. Mata yang aku lihat tadi pagi" ucap Khilar sambil merinding ketakutan.
"Apa? Sebaiknya kita hentikan ujian ini." ucap Shan Gong.
Shan Gong berjalan memasuki arena, tapi disaat melangkahkan kakinya melewati garis, Tatsuya menatap Shan Gong dengan tatapan membunuh. Seketika Shan Gong berhenti melangkah.
"Sial. Tatapan ini sangat mengerikan. " ucap Shan Gong di dalam hatinya.
"Hahahah tampaknya kamu masih bisa berdiri, mari kita lanjutkan." ucap Khazim.
Seketika Tatsuya berlari dan melompat dengan kecepatan tinggi.
"Tak.. tak.. tak.."
"Wossshhh"
"Bukk"
"Sreettt" tubuh Khazim terdorong kebelakang hanya dengan satu pukulan.
"Hahaha.. sangat menyenangkan." ucap Khazim.
"Dor.. dor.. dor.. dor.."
"Protection" ucap Tatsuya.
"Tink.. tink.. tink.. tink.."
"Whossshhh" Khazim melompat mendekati Tatsuya untuk memukulnya.
"Pukkk.. " seketika pukulan Khazim di tahan oleh Tatsuya.
"Dual sword"
"Blassshhh"
"Trink.. trink.. trink.." Khazim menahan dengan armor di tangannya.
"Bukkk"
"Sreettt" tubuh Khazim terdorong kebelakang oleh tendangan Tatsuya.
"Dorr.. dorr.. dorr.." Khazim membalas serangan Tatsuya.
"Protection"
"Tinkk.. Tinkk.. Tinkk.."
"Flashbank"
"Climmpp"
"Ngiiiinnggggggssss"
"Explotions" ucap Khazim dan segera melempar bom waktu yang sudah di setting dalam hitungan mundur tiga detik.
"whoossss"
"tit.. tit. tit.."
"Booommmsssss"
"Grrr" seluruh bangunan bergetar dan membuat para penjaga kaget.
"Hmm apakah ini akan baik-baik saja?" ucap salah satu penjaga.
"Yahh sebaiknya kita lakukan saja perintahnya dan juga beliau adalah pemilik tempat ini. Jadi sudah wajar kalau beliau menggunakan tempat ini semaunya." jawab salah satu penjaga.
Lanjut dengan pertarungan..
"Uhuk.. uhukk... terlalu banyak asap aku tidak bisa melihat" ucap Khilar.
"Hei pak tua. Apakah kamu ingin membunuh murid dari kelasku?" ucap Shan Gong sambil kesal terhadap kelakuan Khazim.
"Hahahaha.. hal ini tidak akan membuatnya terbunuh" ucap Khazim sambil Tertawa.
"Dasar pak tua, makin lama makin kesal dengan kelakuannya." ucap Shan Gong.
"Lihat! Tatsuya terluka namun dia masih tetap berdiri." ucap Khilar.
"Heal"
Seketika luka yang di terima Tatsuya sembuh dan tidak membekas.
"Sungguh jobs yang sangat menakutkan" ucap Shan Gong.
"Grrrreeetttt" Tatsuya semakin marah dan mengucapkan kata kunci yang sama dengan Khazim.
"Armor Machine"
"Whoooossss"
"Ti.. ti.. tidak mungkin" ucap Khilar sambil merinding ketakutan.
"Pak tua jangan dilanjutkan ini sangat berbahaya." teriak Shan Gong.
"Aura membunuh yang sangat besar, hanya dengan melihatnya saja aku tidak bisa bergerak. Ini sangat menyeramkan" ucap Khilar.
"Hahaha kita coba saja dengan lebih serius" ucap Khazim dengan wajah serius.
"Whoossss" seketika Khazim berada di belakang Tatsuya dan melesatkan pukulannya.
"Bukk.. bukk.. buk.."
Shan Gong dan Khilar tercengang disaat mereka berdua bertarung dengan tangan kosong dengan sangat cepat.
"Bukkk"
"Kreettaakk" armor Khazim retak.
"Sudah mencapai batas, padahal masih seru." ucap Khazim sambil mengeluarkan pistolnya.
"Dorr.. dorr.. dorr.."
"Tinkk.. tinkk... tinkk"
"Sangat menakutkan, bahkan peluru tidak membuat armornya tergores sedikitkun" ucap Shan Gong.
"Srrriiinnkkkkk" suara pedang Tatsuya yang berada di punggungnya.
"Ini sangat berbahaya. Jangan di teruskan" ucap Shan Gong.
"ini sangat menarik" ucap Khazim.
"Dor.. dor.. dorr.."
"Trinkk.. trinkk.. trinkk.."
"Whooosss" seketika Tatsuya berada di belakang Khazim.
"Slaaasssshhhh"
"Tinkkkk"
"Bukkk"
"Whooosss" Khazim terpental dan menabrak tembok.
"Bukkk"
"Kreettaakkk"
"Hahaha.. sudah lama aku tidak merasakan sensasi seperti ini" ucap Khazim sambil tertawa.
"Ta.. Ta.. Tatsuya sangat menyeramkan. Bahkan di lvl nya yang sekarang dia sangat kuat." ucap Khilar.
"Ya benar. Jika dia mengerti cara menggunakan pointnya mungkin dia akan lebih mengerikan" lanjut Shan Gong.
"Jadi Tatsuya belum menggunakan poinnya?" ucap Khilar dengan perasaan kaget.
"Whooosss" Tatsuya melompat dan mengarahkan pedangnya ke kepala Khazim.
"Wooossshh" Khazim juga melompat ke hadapan Tatsuya.
"Berhenti" teriak Shan Gong.
Mereka berdua melompat secara bersamaan dan saling berhadapan. Hal ini membuat Shan Gong dan Khilar khawatir dengan mereka. Perasaan mereka takut akan membuat salah satu dari mereka mati.
Bersambung....
{Pemberitahuan Update}
Setiap hari akan update episode terbaru pada pukul 09.00
Jika berkenan dan bersedia jangan lupa untuk Like, Komen, Vote, Rate novel ini serta saran dan bantuannya. Pendapat anda sangat berharga bagi pemula seperti saya.
Terimakasih 🙏
Orang yang nolak di ancam...
Senayan mam smr SM SM zmam mam
tamtama gema sangkakala sudah sm mam
srmsk smr SM SM SM SMA smdm dm SMA smdm sm dm
amemh mama msmemam masa depan
Yamin ameumefm SM SM entertainment news network Thursday june
tmamaam SM SMA Smyth aymam USM SM
andam oi oi yang ma