Cerita ini menceritakan tentang kedua remaja yang selalu bertengkar di sekolahnya,mereka berdua tidak pernah tau kalau sudah dijodohkan sejak bayii,karena orang tuanya yang sudah bersahabat mulai kecil,dan mereka berjanji akan menjodohkan anak anaknya.
Seyla Wijaya
Anak kedua dari keluarga wijaya,ayahnya bernama Putra Bimo Wijaya seorang pengusaha sukses di kota X dan bundanya bernama Putri Sofya seorang desainer terkenal dikotanya,dan terahir kakaknya yang bernama Candra Putra Wijaya seorang lulusan dari universitas terbaik di kota X.
Nathan Prawira
Anak pertama dari keluarga prawira,papinya bernama Putu Dirga Prawira seorang seorang pebisnis terkenal,maminya bernama Cindy Kurnia Dewi seorang ibu rumah tangga,dan ada adiknya bernama Bagus Prawira seorang siswa SD yang melanjutkan sekolahnya di luar negri.
Semoga kalian suka ceritanya,penasaran kelanjutannya?baca dan ikuti novelku yaa:D
Karya ini diterbitkan atas izin noveltoon Berliana CM,isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya,tidak mewakili noveltoon sendiri
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Berliana CM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 10
Didalam mobil mobil seyla tak habis habis menggerutu kesal karena gosipan anak smp yang sangat panas dikupingnya
"udah lah namanya anak smp,belum ngerti apa apa" kata natan
"tapi nat gw gak terima digosipin bocil cabe cabean" saut seyla kesal,namun tak ada respon dari natan,natan memilih fokus menyetir ketimbang berbicara akhirnya juga disalahkan,ditengah tengah jalan tiba tiba natan memberhentikan mobilnya,keluat dari mobil,sedangkan seyla bingung apa yang dilakukan lelaki itu sampai sampai berhenti dijalan seperti ini,natan kembali masuk kedalam mobilnya
"nih buat lo" kata natan sambil memberikan permen kapas kesukaan seyla
"iihhh makasiii" seyla langsung girang seperti tak ada masalah lagii
Seyla memang lemah kalau sudah mendapat godaan makanan,sesampai diapartemen seyla membukakan pintu untuk natan dan seyla langsung duduk disofa depan tv melihat kartun kesukaannya,sedangkan natan memilih mandi dulu dan bermain hp disebelah seyla,rasa kantuk dan capek mulai melanda seyla,beberapa kali ia menguap dan sampai akhirnya ia tak kuasa menahan kantuk,ia tidur dibahu natan,natan yang memainkan hp langsung terdiam
"kenapa cewe ini imut banget sih,kenapa aku baru sadar kalau dia cantik sekalii,ahhh....sialan apa gw udah jatuh cinta sama cewek ini" gumam natan sambil mengacak rambutnya frustasii,ia ingin mengelus rambut seyla namun diurungkan olehnya,karena bisa saja seyla terbangun karena hal seperti itu,akhirnya natan ikut memejamkan mata dan tidur
Kini jam sudah menunjukkan jam 19.00 wib,seyla terbangun dari tidurnya
"astaga udah jam segini,lama banget aku tidur" ia langsung bergegas naik kelantai atas kamarnya ia langsung mandii dan mengganti pakaianya dengan piyama tidur
kruuukkk......suara perut seyla
"ah laper banget sih,mana tadi lupa ga beli bahan bahan masakan" gumamnya
"nat...natan...bangun aku lapar sekalii" katanya sambil menggoyang goyangkan tubuh natan sedikit
"pesen online aja" kata natan,sambil mengumpulkan nyawanya,seyla mengiyakan dan langsung memesan online
Tok...Tok...Tok...suara ketukan pintu,seyla bergegas membuka pintu
"ini nona pesanan anda" kata pegawai
"iya mas makasii,ini uangnya" kata seyla
"makasih nona,selamat malam,saya pamit dulu" kata pegawai pamit dengan sopan
"natannn cepetan turunn,makanannya udah aku siapin" teriak seyla
"bentarrrr" teriak natan dari kamarnya
"cepetaann...cacingku sudah tak tahan melihat makanan" kata seyla sedikit berteriak,akhirnya natan turun dari kamarnya
"kenapa ga makan duluan?" kata natan sambil mengernyitkan dahinya
"nungguin lo" kata seyla ketus
"nih cepetan makan,keburu dingin" kata seyla,akhirnya mereka menyantap makanan itu dengan lahap dan tak tersisa,selesai makan seyla mencuci piring,dan membersihkan bekas bekas makanan yang tertinggal
"nat aku ngantuk,aku tidur dulu" kata seyla
"iya" saut natan singkat karena ia fokus dengan game nya
"aahhh....kenapa akhir akhir ini aku capek sekali sii,apa ini rasanya jadi seorang istri,nanti kalo udah punya dedek,mungkin tulang gw satu persatu patah kali yaa" gumamnya dalam hatii,ia langsung merebahkan tubuhnya di kasur empuknya,memandang langit langit kamar dengan tatapan kosong,akhirnya ia terlelap dalam tidurnya,kini jam sudah menunjukkan pukul 21.30 natan bergegas kembali ke kamar dan mematikan playstationnya (PS).natan melihat seyla tertidur pulass ia langsung menyelimuti seyla dengan selimut dan mengelus rambut seyla
"selamat malam" kata natan dengan pelan dan mencium kening seyla