Pernikahan adalah ikatan suci diantara dua orang yang saling mencintai , namun berbeda untuk Rania Kirana Bramantyo . Yang harus terpaksa menikah dengan Azka hito wijaya , adik dari tunangannya sendiri .
Tiba-tiba cinta pertama kirana datang.
Bayangan masa lalu , menghantui hidupnya . Sedangkan sang suami memiliki kekasih tanpa sepengetahuanya.
Apakah Kirana tetap mempertahankan pernikahannya ?
Atau memilih cinta pertamanya ?
Dan Apakah pernikahan bisa berjalan tanpa di dasari cinta ??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aisyah nurul aini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10
"Gimana kata bos ?"tanya gadis bermata bulat pada kirana
"Hm..." Kirana berjalan meninggalkan Cherry dan menghiraukan pertanyaan sahabatnya.
Cherry berlari mengejar Kirana "Ehhh gue ditinggal "cetus Cherry,"Gimana? Di tanyain, kok malah kabur!"
"Minggu depan gue ditugaskan ke Lombok"
"Asik dong? kerja sambil liburan " cerca Cherry sambil menyeimbangi langkah Kirana.
"Tapi, " Menoleh kearah sahabatnya
"Kenapa lagi?" Tatap Cherry dengan penuh rasa heran. padahal ini adalah proyek yang paling di tunggu Kirana selama Lima tahun terakhir.
"Gue enggak bisa ninggalin Suami gue!, Dia butuh gue "jelas Kirana
"Tapi Ra, ini impian loe selama lima tahun. masak loe mau buang gitu aja "tadas Cherry tajam membuat Kirana semakin enggak Karuaan.
"Gue cabut! bilang ke-bos, gue ada urusan mendadak "sela Kirana dan mengambil tas. berjalan meninggalkan ruangannya.
_____
Di Universitas di Jakarta semua mahasiswa menjalankan aktifitas sesuai biasanya ada yang belajar ditaman, main basket, sibuk di tempat Ekstrakurikuler masing-masing, di perpustakaan mengerjakan skeripsi. Namun gadis mungil cantik dengan tinggi 153 cm berjalan ke arah keruman gadis -gadis .
"Kalian minggir! Gue ada urusan sama mereka,"pinta Clara pada gadis -gadis yang mengelilingi The reader.
Semua gadis menjauh dari ketiga cowok tampan itu dengan setengah hati.
"Kalian udah ke rumah sakit?"
"Belum"tadas Jesen sedikit cemburu karna gadis yang ia puja begitu mencintai sang sahabat.
"Terakhir sama elo clar!"tambah Thio.
"Gue enggak bisa ke sana, fokus persiapan ujian"tutur Zafran sedikit menyesal. Walaupun ia paling cuek dan mistrius tapi dia paling simpati kepada sahabatnya.
"Gimana kita kerumah sakit habis ujian"usul Thio,"Apalagi gue tau loe pasti susah ijin keluar sama Abang loe"
Clara terdiam, berpikir apa yang harus ia putuskan. David tidak akan mengijinkan Clara untuk keluar rumah sama sekali.
"Oke gue setuju!"
________
Gadis-gadis berseragam SMA berdiri di depan rumah Kirana sambil berteriak histeris seperti cacing kepanasan "Oppa! Oppa!" efek kebanyaken nonton K-pop jadi sedikit sedeng.
"Ganteng banget sih !"
"Padahal tanggannya diperban tapi tetap ganteng "sela gadis berambut ikal .
"Oppa!"
Sedangkan Azka bersikap cuek, walaupu gadis-gadis berseragam SMA itu tak henti-henti berteriak. Gadis- gadis yang lebih cocok menjadi adiknya, sedangkan Lelaki itu hanya bersenyum masam. Mobil berwarna merah itu berhenti didepan rumah.
Kirana keluar dari mobil dengan wajah kesal dan sulit di artikan"ehh bocah! enggak sekolah, malah bikin ribut disini. pulang sana! gue panggilin orang tua loe-loe pada "Teriak Kirana pada para anak-anak berseragam SMA, sambil menunjuk satu persatu ketiga Abg itu.
"Siapa sih, ganggu gue liet Oppa ! Dasar tante-tante rempong, "gumam gadis berkulit putih diantara yang lain.
"Kalian bilang apa?"Kirana melotot kepada gadis-gadis ABG itu,"Cepetan pulang sana!"
"Ih...resek, Pulang KUY. ada tante-tante rabies!"
Mereka-pun pergi dari hadapan Kirana dan Azka.
Kirana membenarkan pakaiannya "Dasar anak zaman now !"runtuk kirana dan berjalan memasuki halaman rumahnya .
"Hmm...ada yang cemburu ni ye?"sidir Azka membuat wajah Kirana memerah .
"Hahh, cemburu enggak salah tuh! "dusta Kirana pada sang suami.
"Beneran enggak cemburu, ya udah. besok gue undang anak -anak SMA itu kerumah "goda Azka sambil melirik keistri-nya.
"Terserah loe, undang sekalian satu komlek cewek-cewek kerumah. puas loe! " Bara api semakin terbakar mendengar penuturan Azka. Ia pun masuk rumah tanpa memperdulikan suami-nya yang menatap penuh kemenangan.
7 menit kemudian ...
Kirana keluar rumah, sambil membawa tumpukan berkas yang ketinggalan. Azka sedang mematikan kran air.
"Cemburu tanda cinta , marah tandanya sayang "sindir Azka sambi menyayikan salah satu bait dari lagu Aishiteru 3dari Zivilia.
Brak!
Suara pintu mobil di banting keras. Membuat Azka senang bukan main. Ia senang bisa menggoda sang istri.
_____
[Ra, gue tunggu depam kantor loe! kita makan bareng ya?] satu pesan masuk di gawai Kirana.
[Duh tapi gue lagi sibuk ni sekarang jadi enggak bisa makan siang sama Lo]
[Apa mau gue anterin makanan]
[Enggak, Enggak usah]
Tak ada jawaban pesan dari David, sesampai di kantor ia buru-buru masuk ruanganya, banyak tugas yang harus ia kerjakan. Apalagi tadi ada acara ketinggalan lagi,"Teledor,"batin Kirana. Dua jam lagi ia juga harus presentasi.
Kirana seperti orang gila kalau bekerja, ia berulang kali melirik jam dinding dan tangganya terus mengetik. Dilihat lagi berkas-berkas yang ia bawa.
"Hai!"sapa David yang sudah berada disamping meja Kirana.
"He'em!"sindir rekan-rekan Kantor Kirana, membuat ia menoleh kearah David sang sahabat.
"Ni, gue bawain makanan, jangan lupa dimakan ya Ra!"perintah David.
"Ih, repotin gue ya?"
"Enggak kok, gue tau loe sibuk banget. Yaudah gue cabut dulu"David pergi meninggalkan sang sahabat. Gadis itu kembali fokus kerja, tinggal berapa dekit lagi ia akan di terkam oleh bosnya.
Setelah meeting...
Cherry menarik kursi kedekat meja Kirana, sedangkan Kirana sibuk membuka kota makanan yang di beli David.
"Enak tu?"
"Mau?"tanya Kirana balik.
"Enggak ah gue takut ada guna-guna," sindir gadis berambut pendek itu. Sambil memainkan bingkai foto Kirana, yang biasa Kirana letakan didekat komputer.
"Loe tu, jangan nuduh aneh-aneh lah!"
"Sorry ya Ra, gue tu tau David dari dulu. jadi gue tau lah logat-logatnya David masih demen sama Elo. Mungkin kisah cinta kalian belum selesai,"
"Angcok lo,"Kirana melahap nasi kotak itu.
"Ih dibilangin enggak percaya, gue saranin loe jujur sama dia kalau elo udah nikah!" Cherry melirik makanan yang dimakan Kirana,"Gue mau lah, suapin dikit!"perintah Cherry, Kirana menyuapin sang sahabat yang sudah ia anggap lebih dari saudara.
Kirana melamun, ia membayangkan perkataan Cherry sambil menyuapi gadis itu. Tak terasa satu bungkus nasi kota itu tadas dimakan Cherry.
"Enak banget, besok gue tanya David ah beli dimana ni makanan,"cerocos Cherry sambil mengunyah habis makanan Kirana,"Hah habis!"Kirana baru tersadar makananya habis ludes dimakan mbak kunti.
"Gue cabut dulu,"Cherry berdiri,"Mau kemana loe?"
"Perut gue masih laper, mau beli bakso sama mie ayam,"jawab Cherry membuat Kirana berdecik geram. Gadis itu sudah memakan habis nasinya tanpa bersalah dan sekarang masih nyari mangsa lain.
Drett--Drett--
Suara gawai mengusik lamunan Kirana ia merogoh tas, tapi gawai itu tak berbunyi,"Terus hp siapa yang bunyi,"pekik Kirana, Ia mendapati ponsel Cherry tertinggal dimejanya bersama dompet warna pink tanpa corak.
"Dasar CERPUT!"pekik Kirana sambil melanjutkan pekerjaanya.
Besambung----------
KLO GK KSI HRAPAN KE CLARA, CLARA TKKN TERLUKA, HRSNY JUJUR, BAIK KE TMAN2 LO ATAUPN CLARA..
BAGUS BUNDA LUSY, BAWA AJA SI RANA, BIAR MMPUS TU SI AZKA ANJING..
DAN AZKA KNP BILANG KLO MNCINTAI CLARA, MNIKAH KRN DIJODOHKN...
DASAR AZKA ANJING YG GK PUNYA PNDIRIAN..
DASAR GK PNY HATI & OTAK LOO