NovelToon NovelToon
One Night Stand With My Neighbor

One Night Stand With My Neighbor

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Hamil di luar nikah / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:49.9k
Nilai: 5
Nama Author: Virus

Keduanya bertemu tanpa didasari perkenalan dan cinta satu malam terjadi begitu saja.

Sandra meninggalkan pria yang bercinta dengannya semalam. Tanpa ia tahu bahwa pria itu adalah tetangganya sendiri, Damian Ocean seorang duda yang kabarnya akan menikah lagi.

Disisi lain Sandra tengah hamil anaknya. Apa yang harus dilakukan Sandra. Apakah dia harus datang kepada pria itu dan memintanya untuk bertanggung jawab? Atau membesarkan anaknya seorang diri karena ia tidak ingin menjadi seorang pelakor. Konflik lain pun terjadi saat Sandra tahu wanita yang akan menikah dengannya adalah Ibunya sendiri

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perhatian

Sandra baru beranjak dari duduknya setelah pintu ruangan itu tertutup, ia pikir Damian sudah melangkah jauh tapi yang terjadi pria itu menunggunya di depan.

Setelah itu mereka berjalan beriringan. Damian melangkah kecil menyamakan langkah kaki Sandra agar tidak tertinggal. Karyawan yang melihatnya sedikit membungkukkan badan memberikan hormat pada atasannya. Mereka semua tersenyum ketika Damian melewati mereka, termasuk Bertha yang saat itu sedang lewat.

Sebagian berbisik-bisik akan kehadiran Sandra yang baru saja bergabung. Mereka tidak mengenalnya. Sementara Bertha tersenyum pada Sandra dan memberinya kode semangat dari kejauhan.

Sandra akan bertanya pada Bertha soal apartemen itu. Dia yakin Bertha tahu rencana Damian saat itu.

Diego sudah berada didepan dengan mobil yang sudah menyala mesinnya menunggu tuannya untuk masuk ke dalam mobil.

Tak ada perbincangan, Damian sengaja tidak memulai. Dia tidak ingin terlihat mengejar Sandra. Takut jika wanita itu tidak nyaman.

Setelah mobil melaju beberapa meter, Damian memainkan mata pada Diego dari cermin spion tengah, memberikan kode yang telah ia rencanakan sebelumnya. Diego menganggukkan kepala tanda rencana akan dimulai

Tiba-tiba Diego menginjak pedal rem lalu melepaskannya dan begitu berulang kali seakan mobilnya mogok.

"Kenapa mobilnya berjalan seperti ini Diego?" tanya Damian berpura-pura tidak tahu

"Maaf tuan, sepertinya mobil ini mogok,"

"Ah, padahal sebentar lagi sampai," keluh Damian

"Kita jalan kaki saja kalau jaraknya tidak terlalu jauh," ucap Sandra

"Ini jauh Nona sekitar 2km," ucap Diego

"Hemm panggil taxi saja, aku akan menghubungi Taxi," sahut Sandra

"Biar saya saja yang menghubunginya Nona," ucap Diego lantas ia mengambil ponselnya dan pura-pura memanggil taxi

Mereka pun menunggu kedatangan Taxi di dalam mobil. Diego membuat AC mobil tak berjalan semestinya, ia membuat hawa panas seakan-akan akibat dari mobil mogok.

"Maaf Tuan, Nona sebaiknya kita keluar dari mobil ini. Saya takut jika terbakar,"

Hah.. common ini mobil mahal mana mungkin terbakar dengan mudah, batin Sandra sedikit curiga

Damian turun kemudian di susul oleh Sandra

"Kita berjalan saja, tidak jauh kan? Sekitar 15 menit mungkin sampai," sahut Damian

"Ya jika itu langkah besar," celetuk Sandra

Taxi yang dipanggil tak kunjung datang, Damian memutuskan untuk berjalan. Sandra mengikutinya, namun ia terlihat lelah. Jelas ini karena peningkatan hormon progesteron bisa membuat ibu hamil merasa seperti habis berlari dalam jarak yang sangat jauh.

Tanpa konfirmasi dan ijin dari wanita itu, Damian langsung menggendongnya ala bridal style.

Sandra terkejut dan meminta untuk diturunkan.

"Astaga turunkan aku, ini memalukan. Aku tidak mengijinkan mu," ucap Sandra

"Jangan bergerak nanti kau jatuh, sudah diam saja dan pegang pundak atau leherku," ucap Damian

"Dan lagi kau bilang apa? Tidak mengijinkan ku menggendong mu? Lalu yang terjadi saat di kapal itu, kenapa kau mengijinkan ku," ucap Damian dengan Sandra masih dalam posisi berjalan sambil menggendong.

Wajah Sandra memerah dan dia langsung menepis jika semua itu kesalahan

"Aku sudah menolaknya kan tetapi kau terus melakukannya. Dan semua itu murni kesalahan," sahut Sandra

"Ada yang tidak beres denganmu, pikiranmu menolak tetapi ragamu menerima," ucap Damian seraya tersenyum kecil

"Aku...," Sandra kehabisan alasan.

"Ya itu kesalahan ku, botol yang kau lemparkan itu adalah botolku. Aku meneguk Wine satu botol penuh dan membuangnya sembarangan. Aku tidak sepenuhnya dalam keadaan sadar. Tapi aku sadar aku mencintaimu," ucap Damian

Damian menatap Sandra yang sangat dekat dengannya. Wajahnya terlihat memerah Sandra mengedipkan matanya dengan cepat kemudian berkata

"Bisakah kita bersikap profesional. Jangan membahas hubungan pribadi," ucap Sandra mengalihkan pembicaraan

"Ya itu jika di dalam kantor. Ini kan di luar kantor," sahut Damian tertawa kecil penuh kemenangan.

"Hufff...Dan aku membencimu. Kau juga memutuskan hubungan dengan ibuku," ucap Sandra

"Aku akan semakin menjadi orang yang brengsek jika aku tidak mempertanggung jawabkan perbuatanku padamu. Aku harus memilih salah satu, dan itu kau," ucap Damian. Kali ini wajahnya terlihat serius tidak ada senyuman atau tawa kecil yang khas.

Sandra berdegup kencang, sebenarnya dia senang karena Damian memilihnya. Namun disisi lain kenapa wanita yang saat itu menjadi kekasih Damian adalah ibunya sendiri. Sandra masih menutupi hatinya. Belum siap menerima karena ketakutan akan hal lain.

Tanpa terasa mereka telah sampai di restoran yang telah di pesan. Damian masih menggendongnya

"Damian, turunkan aku. Kau ingin menggendong ku sampai kemana? Kita sudah sampai bukan, jangan buat aku jadi tontonan," protes Sandra pelan.

"Maaf, ok," Damian menurunkan Sandra tepat di depan lobby restoran.

Damian tidak terlihat berkeringat. Apa dia tidak lelah habis menggendong ku. Apa tubuhku begitu ringan? batin Sandra sedikit memperhatikan Damian

"Selamat datang tuan muda Ocean, silahkan masuk. Tempat Anda sudah kami siapkan," sahut pelayan yang sudah mengenal Damian

"Terimakasih," ucap Damian melangkah mengikuti pelayan

"Kita ke ruang VIP. Aku ingin dengar bagaimana langkah pertama mu untuk memajukan perusahaan," sahut Damian yang langsung diantarkan oleh pelayan disana

"Baik, maaf kalau boleh tahu kemana Manager yang sebelumnya?" tanya Sandra

"Dia masih bekerja di Apartemen dan Hotel itu, tapi ia meminta pindah tugas di Chicago karena anaknya sekolah disana. Sehingga keluarganya pun ikut pindah. Agar tidak terlalu jauh dia memutuskan untuk pindah juga. Aku belum memindahkannya sampai menemukan karyawan yang pas," jelas Damian

"Oh begitu ceritanya,"

Sesampainya di ruang VIP, begitu mereka menempati tempat duduknya masing-masing, makanan langsung datang tanpa menunggu lama. Meskipun sudah siap, tetapi makanan tersebut masih hangat.

Damian duduk di hadapan Sandra. Pelayan mulai menyuguhkan hidangan satu persatu.

"Berikan aku waktu untuk berpikir dan membuat rancangan," ucap Sandra

"Silahkan tapi sambil makan ya," ucap Damian

"Astaga..." ucap Sandra sambil menutup mulutnya menahan sesuatu

"Kenapa?"

"Aku mual permisi di mana toilet," ucap Sandra kepada pelayan yang masih menyajikan makanan.

Sandra langsung berdiri dan berlari kecil menuju toilet.

"Singkirkan menu yang aromanya membuat mual ibu hamil," ucap Damian dengan tegas, kepada pelayan begitu Sandra pergi

"Maaf tuan, kami tidak tahu. Baik kami akan singkirkan," ucap Pelayan yang satu

"Apakah perlu tambahan menu khusus untuk ibu hamil. Kami memiliki menu terbaik dari ikan laut namun kami jamin tidak akan membuat mual," saran salah satu pelayan.

"Baiklah lakukan secepatnya, yang terpenting bergizi dan tidak membuatnya muntah," pinta Damian.

Dia begitu memperhatikan kesehatan Sandra, tentu saja karena ia masih yakin jika janin dalam kandungan Sandra itu adalah benih yang ia tanam

Sekembalinya Sandra, yang sudah tidak merasa mual. Makanan dengan menu berbeda mulai berdatangan.

"Ini makanlah, kau harus makan makanan yang bergizi walaupun merasa tidak enak," sahut Damian memberikan menu makanan ikan laut.

Sandra mencium aroma nya, biasanya ikan berbau amis dan membuat eneg tapi apa yang di campurkan koki disana atau bagaimana cara mengolahnya sehingga tidak ada kesan amis.

"Apakah ikan ini aman?" tanya Sandra pada Damian kemudian Damian menoleh pada pelayan dengan maksud pertanyaan yang sama.

"Itu aman nona. Jika kurang yakin, kami akan memanggil kokinya ke mari," ucap salah satu pelayan

"Hemm tidak perlu, saya percaya, terimakasih," ucap Sandra

Kemudian mulai memakan ikan di depannya, ikan itu tak berduri karena durinya telah diambil dan beberapa duri kecil bisa dimakan saking lembutnya.

Reaksi pertama Sandra saat memakannya sungguh di luar dugaan, ia sama sekali menikmatinya. Sungguh tidak membuatnya mual.

"Bagaimana? Kau menyukainya?" tanya Damian seraya memakan makanannya

"Mmm ini luar biasa enak, bolehkah aku membungkusnya? Sungguh aku tidak bisa makan apapun selain buah dan roti," ucap Sandra

"Boleh, kalau mau semua hidangan ini bisa dibungkuskan," sahut Damian

"Haha tidak perlu, cukup ikan ini saja. Terimakasih," ucap Sandra mulai tersenyum.

Dia lupa akan sikapnya yang harus bersikap dingin pada Damian.

Damian menyuruh pelayan membuatkan menu ikan itu untuk di bawa pulang, setelah itu semua pelayan keluar dari ruangan dan menutup pintu ruangan vip kembali.

Kini tinggal mereka berdua, Sandra mulai kikuk. Pria di depannya ini sungguh semakin mempesona ditambah sikapnya yang sangat perhatian. Tipe pria yang sangat dia idam-idamkan.

Sesekali Sandra mencuri pandang untuk melepaskan kerinduan yang dipendam, Damian tahu Sandra memperhatikannya kemudian ia menatap Sandra dengan lekat.

"Apa kau sudah puas memandangi ku?" goda Damian

"Tidak usah terlalu percaya diri, aku tidak memandangimu. Aku cuma lihat lukisan yang ada di belakangmu itu," ucap Sandra berbohong

Damian terkekeh mendapati kebohongan Sandra.

"Hemm soal langkah pertama yang akan kulakukan. Aku belum mengenal perusahaan secara detail, jadi sembari masuk akan ku pelajari dahulu untuk memahami kerja perusahaan dan tim. Lalu mengadakan rapat per individu untuk memahami tugas-tugas mereka. Membangun hubungan baik dengan mereka. Mungkin itu yang akan ku lakukan terlebih dahulu baru merencanakan hal apa yang harus di ubah dan di yang akan direncanakan untuk kemajuan perusahaan," jelas Sandra mengalihkan perhatian

"Itu bagus," puji Damian sembari mengunyah makanan.

Kemudian perbincangan mereka adalah diskusi pekerjaan. Damian banyak bercerita seperti apa perusahaannya dan Sandra mendengarkan dengan baik.

Awal yang baik untuk mendekati Sandra, lanjutkan Damian.

1
Sakira🎀
engak apa persahabatan itu putus asalkan mereka baik baik aja
Sakira🎀
engak bisa datang kesana soalnya dilarang jadi melalui online aja
Sakira🎀
anti meteor engak athour?
Sakira🎀
jangan athour, aku jomblo jadi engak berasa
Sakira🎀
iya bagaimana lagi kan matan pacar kamu yang ngajak duluan, sayang cowok ganteng di anggurin/Facepalm/
Fauzi Nizam
wkwk t7eek tuuek yg beruntung
Fauzi Nizam
duh Gusti..... ampun ngakak AQ dengan tingkah nya kakek
🏘⃝Aⁿᵘ🍁Kikan✍️⃞⃟𝑹𝑨👀
astagaaaaaa, Sandraaaaaaa
🏘⃝Aⁿᵘ🍁Kikan✍️⃞⃟𝑹𝑨👀
Ibu punya rencana, tapi Tuhan membantunya. Sip.
🏘⃝Aⁿᵘ🍁Kikan✍️⃞⃟𝑹𝑨👀
Sandraaaaa, ga canggung tahhhh? 🤣🤣🤣
🏘⃝Aⁿᵘ🍁Kikan✍️⃞⃟𝑹𝑨👀
buseeettt ibunyaaa, jangan bilang nanti malah kecantol sama Sandra. 😱
hanachi_🌷
novel singkat dan ga bertele tele

terima kasih banyak, kk author 🤗
ᴅ͜͡ ๓virus✰͜͡v᭄࿐: terimakasih ulasannya
total 1 replies
hanachi_🌷
Charles ga dapet sepeser pun kah ? dia kan anak kakek G juga.
hanachi_🌷
ternyata hubungan ranjang juga berpengaruh besar pada cewek ya. /Chuckle/
hanachi_🌷
jam terbangnya sudah tinggi
hanachi_🌷
wah gawat juga ni kakek mecum .. bisa bisanya sama cucu mantu sendiri matanya jelalatan /Chuckle/
hanachi_🌷
minta maaf nya ga tulus /Chuckle/
hanachi_🌷
awas aja kalau sampai Damian selingkuh waktu udah nikah sama Sandra. /Doubt/
hanachi_🌷
biasanya selama beberapa bulan harus melakukan fisioterapi.
hanachi_🌷
jatuh cinta pada wanita lain saat Damian mengaku mencintai Merry. lalu perasaannya pada Merry apa masih pantas disebut cinta ?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!