NovelToon NovelToon
As By Inside

As By Inside

Status: sedang berlangsung
Genre:Dendam Kesumat / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:27k
Nilai: 5
Nama Author: Erarefo Alfin Artharizki

Dalam suatu malam, Samsul dan Joko merencanakan sebuah aksi pencurian besar-besaran di sebuah rumah. Namun, saat mereka akan menjalankan rencana tersebut, Samsul memutuskan untuk mundur karena merasa bahwa itu adalah tindakan yang salah.

Joko marah dan sangat kesal pada Samsul karena dia tidak setuju dengannya dan merasa dikhianati oleh sahabatnya. Saat sedang melaksanakan aksi pencurian tersebut secara sendirian tanpa bantuan dari Samsul, Joko tertangkap basah oleh polisi.

Setelah di penjara selama beberapa tahun, Joko keluar dari penjara dengan niat balas dendam pada Samsul. Ia ingin menyadarkan teman lamanya tentang betapa mudahnya terjerumus dalam dunia kriminal serta melakukan kejahatan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erarefo Alfin Artharizki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 10 : Saat Di Rumahku

Singkat cerita satu semester pun berlalu kini para mahasiswa sedang menikmati liburan yang berlangsung selama 4 bulan mereka tak terkecuali aku, Dira, Panca, dan Joko.

Aku yang sangat bosan karena hanya di rumah saja akhirnya video call sahabatku yang dikampus.

"Hai guys, kalian sibuk ga ?" Tanyakppu.

"Enggak kok, kenapa emangnya ?" Ujar Panca.

"Enggak kok Sul, tumben lu video call kita." Ujar Dira."

"Iya nih, kesepian lu yak Sul ? Hahaha" Ledek Joko.

Mendengar pertanyaan dari Joko membuatku menjadi kaget, setelah itu aku langsung memberikan alasanku "Ye kagak, gua cuma mau ajak lu pada liburan. Lu pada mau ikut ga ?

Dira, Panca dan Joko setelah mendengar ajakanku menjadi senang. Mereka langsung mengiyakan ajakanku.

"Sabi nih" Ucap Panca

"Gas bro" Ujar Joko.

"Sikat aja Sul, tapi kapan dan mau kemana nih ?" Tanya Dira.

"Gimana kalau kita ke pantai parangtritis dsn keliling kota Jogja ini guys selama seminggu dari besok ?" Usulku.

"Gas bro" Ujar Panca menyetujui usulanku

"Gas bro" Ucap Joko

"Sikat bro, gua setuju nih" Ucap Dira.

"Oke kalau begitu, kita kumpul di rumah gua aja yak." Usulku.

"Sip bro."

"Mantap lah pokonya kl kumpul rumah lu Sul hehehe" Canda Joko

Mendengar candaan yg Joko lontarkan membuat Panca dan Dira penasaran.

"Emang ada apa Jok ?" Tanya Panca.

"Iya nih, kasih tau dong Jok." Rayu Dira.

"Jadi gini guys, gua biasanya kalau ada tugas pasti gua ke rumah Samsul karena ibunya suka masak masakan enak ke gua." Ucap Joko.

Mendengar ucapan yang Joko lontarkan membuat Panca dan Dira tertarik.

"Oke Sul, fix kita kumpul di rumah lu yak. Ujar Panca.

Setelah mendengar usulan mereka yang menjadikan rumahku sebagai tempat berkumpul, aku langsung turun menuju ke ruang tamu untuk bertemu dengan kedua orang tuaku.

Setelah memakan waktu selama sekitar lima belas menit aku bertemu dengan orang tuaku.

"Yah, ini teman-temanku mau datang ke rumahku nih yah besok hari. Gimana yah ?" Ujarku sambil menunjuk handphoneku ke ayahku.

"Halo nak, kalian boleh ke rumah Samsul kok." Ujar ayahku.

Panca, Dira dan Joko ikut gembira setelah mendengar perkataan ayahnya Samsul "Serius om ?"

"Iya benar, kalian juga boleh nginap disini juga kok."

Mereka bertiga mengucapkan terima kasih atas perkataan ayahku "Terima kasih banyak om.

"Sama-sama nak, o iya kira-kira kapan kalian kesini ?" Ujar ayahku.

"Besok Om" Ujar Panca.

"Oh ya sudah, nanti kalian ke sini aja ya" Ucap ayahku dengan sangat ramah.

Selang beberapa menit kemudian selesai perbincangan antara ayahku dan teman-temaku itu, semua temanku sangat senang mendengar perkataanku.

Akhirnya diriku mengakhiri pembicaraan dengan temanku melalui video call.

"Eh guys, dah dulu yak. Dah malem nih, gua tidur dulu yak. Udah sana kalian siapin dulu barang-barangnya yak." Ujarku.

Mereka bertiga menyaut ucapanku "Oke Sul, sampai jumpa besok hari."

"Oke guys, see ya." Ucapku.

Pagi hari yang cerah, matahari terbit di ufuk timur menyinarkan cahaya yang sangat anggun, aku terbangun dari tidurku. Diriku langsung mengambil hpku yang ku letakkan di meja kamarku. Setelah itu aku langsung chat teman-temanku.

"Guys, kalian udah jalan ?" Isi chatku.

"Otw Sul" Kata Panca dalam ketikannya.

"Halah kipak aja lu Ca hehehe." Aku membalas chat Panca.

"Ye, kagak percayaan amat lu Sul. Nih gua ama Dira lagi naik kereta lokal nih." Ucap Panca sembari membagikan sebuah foto ke whatsapp aku."

"Ohh gitu, bagus dah. Kan biasanya orang Indonesia tukang ngaret Ca hehehe." Ketikku.

"Yee, ga lah. Gua orangnya on time kok." Ketik Panca dalam whatsapp.

"Oh syukur deh, nanti lu di jemput ama Joko aja ya, soalnya rumah gua ama rumah Joko hampir sebelahan soalnya."

"Oke sip, btw kenapa ga lu aja yang jemput kita ? Ketik Dira.

"Ya karena gua nyiapin makanan buat lu dulu cuy." Ketikku.

"Oh gitu, ihh ga sabar gua nyobain makanan yang dimasak lu Sul hehehe." Ketik Dira.

"Sama Sul, makanannya yang enak ya Sul." Canda Panca.

"Yeee, yaudah. Gua mah siap aja, yang penting lu pada sampai aja kesini." Ucapku.

"Yaudah kita off dulu yak Sul, bye." Ketik Panca.

"Yaudah, bye."

Setelah selesai berkomunikasi dengan teman-temanku melalui whatsapp, aku langsung bergegas untuk turun menuju lantai bawah untuk mempersiapkan makanan untuk teman-temanku.

Selang beberapa menit kemudian, aku telah sampai di ruang dapur. Ku lihat ibuku yang sedang memasak makanan dan langsung saja aku membantu ibuku.

"Pagi bu, ibu masak apa nih hari ini ?" Sapaku.

"Pagi juga nak, ini ibu lagi masak sup buat teman kamu yang katanya datang dari Ibu kota ya ?" sapa ibuku yang sibuk memasak.

"Iya bu, mereka yaitu Panca dan Dira bu."

"Oh gitu, mereka udah jalan nak ?" Tanyanya lagi.

"Iya bu." Ucapku.

Singkat cerita setelah menunggu tiga jam akhirnya Panca, Dira dan Joko telah sampai di depan gerbang rumahku.

Aku yang sedang membantu ibuku langsung membuka gerbang rumahku. Sesaat kemudian mereka bertiga masuk kedalam rumahku.

"Hai Tante,Om apa kabar ? Perkenalkan namaku Panca" sapa Panca sembari salaman kepada orang tuaku

"Hai nak, Oh ini toh yang dari Jakarta." Kata ayahku ramah.

"Hehehe iya om, salam kenal ya om." Kata Panca yang salah tingkah itu.

"Gapapa kok nak, silahkan masuk ya nak. Anggap aja seperti rumah sendiri." Ucap ayahku.

"Terima kasih banyak om" sahut mereka bertiga.

Setelah dipersilahkan masuk oleh ayahku Joko, Panca, Dira dan aku langsung duduk di kursi ruang tamu. Ayahku langsung berbincang kepada kami. Sesaat kemudian ayahku bertanya kepada mereka bertiga.

"Jadi kalian semua dari Jakarta ya ?" Ayahku bertanya

Aku lalu memberikan klarifikasi kepada ayahku "Mohon maaf yah, hanya Panca yang barusan ayah berbincang kepadanya dan ini Indira yang asalnya dari Jakarta yah."

"Oh begitu Sul, terus pria yang duduk sebelah tv rumah kita siapa ya ?" Tanya ayahku kepadaku.

"Oh itu, dia mah Joko yah, dia anak kampung sebelah yah." Kataku.

"Oh gitu Sul, salam kenal semuanya yah, saya ayahnya Samsul. Selamat datang di rumahnya Samsul anggap aja seperti rumah sendiri." Ucap ayahku.

"Iya Om" Ucap Dira, Joko dan Panca.

Setelah memperkenalkan diri, ayahku dan kawan-kawanku akrab antar satu sama lainnya, mereka bercanda dengan riangnya seperti sudah lama berkenalan satu sama lainnya.

Setelah beberapa menit kemudian ibuku memanggik namaku.

"Samsul, kemari nak." Suruh ibuku.

"Baik bu." Ucapku.

Setelah ibuku memanggil, aku langsung menuruti perkataan ibuku untuk menuju ke dapur.

Sesampainya aku di dapur aku bertanya kepada ibuku "Ada apa ya bu manggil aku ?"

"Tolong bantu ibu untuk bawa makanan ini ke teman kalian ya nak." Pinta Ibuku.

Aku menjawab "Baik bu."

1
👑Chaotic Devil Queen👑
menempuh, kak bukan menepug/Sob/
Erarefo Alfin Artharizki: typo kak wkwkwk
total 1 replies
👑Chaotic Devil Queen👑
lots koll thos lovo yoyoyoyo rom pom pom pom pom pom pom
👑Chaotic Devil Queen👑: hot yo wot do ddo ddo ddo oyo oyo
total 1 replies
👑Chaotic Devil Queen👑
tanya dong ygy kan tandanya tanya wkwk
👑Chaotic Devil Queen👑
mobil gixar wkwk
👑Chaotic Devil Queen👑
excuse me... di bagian sini ada beberapa yang gak ada tanda baca sebelum tanda petik (") 👀
Erarefo Alfin Artharizki: sebenarnya di naskah ini banyak banget revisinya kak, cuma entah knp malah suka wkwkwk
total 1 replies
👑Chaotic Devil Queen👑
konyong-konyong gak tuh
👑Chaotic Devil Queen👑
dahlah, zombie nyimak aja 🗿
👑Chaotic Devil Queen👑
kak, maaf koreksi dikit, kalau gak salah, gak boleh ada dialog lempar² gini di GN. jadi harus tetep pake keterangan siapa yang ngomong, dsb
👑Chaotic Devil Queen👑
maaf, koreksi dikit, kak. di bagian kalimat tanya, tandanya jangan dipisah. jadi kayak:

"Iya gak Jok?"

tapi gpp, aman di MT mah wkwk
👑Chaotic Devil Queen👑
itu SNBP kalau sekarang ya kak!
👑Chaotic Devil Queen👑: maaf, salah tanda (?)
total 1 replies
👑Chaotic Devil Queen👑
orang mah nomornya 08xxxxxxx gitu ya! kan kasihan sama yang punya nomor cantik gitu/Sob//Facepalm/
👑Chaotic Devil Queen👑
oh, iya kak, baru inget! kalau gak salah, di GN itu gak boleh pake bahasa gaul, harus pake bahasa baku semua termasuk dialog.
Erarefo Alfin Artharizki: aaa thankyou infonya
total 1 replies
👑Chaotic Devil Queen👑
Samsul: tertawa, tapi terluka 🗿
👑Chaotic Devil Queen👑
tanda seru satu aja, kak. editor GN bisa ngamuk nanti/Sob/
👑Chaotic Devil Queen👑
saran kak, kalau mau masuk GN, narasi panjang gitu dibikin jadi 2-3 paragraf. kalau di MT bebas sih. saya juga gitu kalau di MT wkwk
Erarefo Alfin Artharizki: sip thankyou revisinya
total 1 replies
Ayano
Berasa hancur ya denger emak nanya sambil nunjukin wajah kuatir
Ayano
🤣🤣🤣🤣
Hemat ye
Ayano
Mirip anak pejabat negeri odni 🤣
Ayano
Beneran diculik dong 😱
Ayano
Berlima kayaknya wak. Tipo di sini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!