Aulia Bilqis mengalami sebuah kecelakaan yang membuatnya koma. Setelah menunggu hampir dua bulan dia akhirnya bisa sadar.
Ternyata hal itu membuat Aulia Bilqis mempunyai sesuatu hal yang sangat istimewa.
Hal apakah itu?
Siapa sebenarnya Aulia Bilqis?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Senggrong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ke rumah Arfan
" Lo enak magang di tempat bokap Lo sendiri , fan ! Lah gua malah magang di pabrik Es ," ucap Huda kepada Arfan dengan muka lesu .
" Itu ma derita Lo ," sindir Dhika sambil memainkan permainannya.
Kali ini mereka sedang bermain PS di rumah Arfan . Sepulangnya dari kampus tadi Dhika dan juga Huda mengikuti Arfan ke rumahnya. Karena memang hanya ada satu mata pelajaran saja.
" Alhamdulillah... deh. Untung bokap gua yang minta kampus agar gua bisa magang di perusahaan. Lagian kalian tahu sendiri kalau gua kan juga kerja disana sebagai kerja paruh waktu."
" Mereka tahu nggak kalau Lo adik dari CEO sekaligus putra dari pemilik perusahaan itu?" tanya Huda penasaran.
" Boro-boro... bokap bilang , gua mesti mulai dari nol . Jadi identitas gua disembunyikan," jawab Arfan santai.
" Abang Lo kan dulu juga gitu."
" Ya ... lagian gua juga nggak masalah kok. Jadi gua bisa ngerasain langsung apa yang dirasakan oleh karyawan sebelum jadi orang besar."
" Setuju gua."
" Kok Lo diam aja si Dhika , komen kek !"
" Gua lagi konsentrasi nih !"
" Ya elah ... ni anak !"
" Ayo makan dulu . Arfan .... ajak teman-temanmu makan sana !" kata mama Arfan dengan ramah .
" Sebentar ma !"
" Makan dulu sayang ... habis ini tolong bantu mama nganterin ni baju buat pelanggan mama. Tadi ketinggalan di butik , orangnya buru-buru," lanjut sang mama.
" Iya deh ... kok nggak nyuruh pak Ujang aja sih ma!"
" Pak Ujang tadi ikut Abang mu ke luar kota ."
" Kemana ?"
" Ke Surabaya."
" Kok nggak naik pesawat Tante ?" tanya Dhika penasaran. Bukankah Jakarta Surabaya itu jauh . Lebih cepat naik pesawat kan ?
" Abang gua trauma . Kekasihnya meninggal saat naik pesawat," jawab Arfan santai.
" Betul Tante ?"
Mama Arfan hanya tersenyum dan mengangguk . Kemudian meninggalkan tempat itu . Dhika jadi tidak enak hati . Dia mengalihkan pandangannya ke arah Arfan.
" Mama Lo marah ?"
" Ngapain?"
" Gua tanya seperi itu ."
" Ya nggak lah . Mungkin mau manggil princess buat makan siang bareng . Yuk ke ruang makan. Keburu singa ngamuk beneran!" kata arfan sambil beranjak dari tempatnya.
" Benar-benar Lo nyokap sendiri dipanggil singa," kata juga geleng-geleng kepala.
Arfan memang terkenal dingin dan cuek . Tetapi tidak akan menyangka jika bersama dengan keluarga atau sahabatnya. Dia bisa manja dan juga jail .
Mereka ke ruang makan beriringan . Sesekali saling timpuk . Setibanya di ruang makan mereka langsung disuguhi dengan berbagai macam olahan seafood. Hu ....sangat menggugah selera 😋😋😋.
" Mm.... bikin ngiler!"
" Jangan cuman di lihat doang dong , ayo makan !" kata mama Arfan sambil membawa gadis kecil yang cantik . Tak lain adik arfan.
" Baru bangun princess!"
" Princess belum tidur kok kak !" sanggah princess sambil duduk di samping sang kakak.
" Princess mau lauk apa , sayang ?" tanya mama arfan yang mengambilkan makanan untuk princess.
" Kerang sama cumi."
" Segini cukup?"
" Cukup ma , terimakasih," kata princess sambil menerima makanan yang telah di ambilkan.
Satu persatu mengambil makanan sesuai selera.
" Enyak Tan 👍👍," kata Dhika saat mulutnya masih masih penuh.
" Habisin dulu makanan yang di mulut baru ngomong ," ujar Arfan.
" Gua beneran loh enak banget , bener nggak Huda !"
" 👍👍👍"
" Makanan mama memang enak . Princess aja mau nambah ."
" Yang di piring aja masih belum habis dek !"
" Ya nanti atuh bang ."
" Makan yang banyak... Tante masak banyak kok . Papa sama abang sudah saya kirim tadi ."
" Siapa yang kirim ma ?"
" Kurir dong ... kan sekarang serba canggih !"
" Tante emang the best!"
sekarang aulia jadi indigo dong, bisa liat yg ghaib.
dan, gadis itu ternyata syaiton nirrajim /Facepalm/