NovelToon NovelToon
Cintaku Buat Om Papa (CBOP)

Cintaku Buat Om Papa (CBOP)

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Unchi

Anabella Poetry Nhoel namanya. Nhoel adalah nama marga dari keluarganya. Anak itu hidup piatu tanpa ibunya. Di masa kecil, ia tak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu.

Hanya Ayah, ayahnya Leonardo Nhoel yang berperan sebagai Ayah sekaligus ibu. Jangan lupakan pengasuhnya. Anabella diasuh oleh seorang bibi.

Hingga suatu ketika, ada kejadian yang tak terduga. Banyak lika-liku kehidupannya hingga mempertemukannya dengan seseorang yang dipanggilnya dengan sebutan Om Papa.

"Om Papa, kalau aku dewasa nanti, aku ingin punya pasangan seperti om papa yang romantis."

"Aamiin, semoga Tuhan mempertemukan mu dengan pasangan seperti om papa mu ini."


Benih cinta tumbuh tatkala ciuman pertamanya. Ciuman yang sebenarnya hanya latihan, tapi merubah segala dunia Anabella. Padahal, Om Papa sudah mempunyai istri.




Apa yang terjadi selanjutnya?

Silahkan baca ya... Ini novel request dari pembaca yang saya coba untuk dikembangkan.

Happy reading...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Unchi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 10

Seharian lebih Rehan menunggu. Bahkan Lauren dan Isabella sempat menengoknya. Lauren memang tak tahu malu, dia masih punya nyali untuk menemui Anabella.

Bahkan saat Rehan tak menggubrisnya, Lauren malah menangis di rumah sakit. Semua terlihat seperti Rehan yang salah. Jelas semua orang mengira Rehan suami yang begitu tega pada istrinya.

"Aku cuma mau minta maaf Ayah. Maafin aku, aku khilaf," ujarnya sambil menangis. Sudah puluhan kali dia mengucapkan kata maaf. Hampir saja Rehan memaafkannya. Untunglah, Arkan datang di saat yang tepat. Jadi pikiran plin plan Rehan tak jadi keluar. Pikirannya kembali di rencana awal, biarkan Anabella sadar dulu. Lalu semuanya baru dibahas.

"Ada apa ini pak Rehan?" tanya Arkan yang tak ingin tahu urusan mereka. Meskipun Arkan sudah tahu, kalau Rehan pasti sedang memarahi istrinya karena kelalaiannya. Dugaan Arkan salah, sebab sedari awal, Rehan menyembunyikan fakta yang ada. Hanya cerita singkat yang Rehan ceritakan pada Arkan. Bukan cerita yang keseluruhan.

"Ah, ini Dok. Masalah kecil," ujar Rehan berdusta. Bagaimanapun juga, ia masih mencintai Lauren.

Arkan mengangguk kecil. Lalu berujar permisi meninggalkan pasangan suami istri itu. Arkan melangkahkan kakinya masuk ke ruangan Anabella.

Setiap ada waktu, Arkan luangkan untuk melihat kondisi Anabella. Ya meskipun ada petugas khusus yang menangani Anabella. Namun Arkan merasa kurang puas, kalau bukan dia sendiri yang memastikan keadaan Anabella.

Setelah mengecek denyut nadi, detak jantung, serta lambung Anabella. Arkan menampilkan wajah leganya. Keadaan Anabella mulai membaik.

Arkan mengelus pipi lembut anak almarhum temannya. Tanpa sadar, Arkan menyunggingkan sebuah senyuman. "Cepat sembuh Anabella," gumamnya lirih.

Seperti terijabah, saat itu juga Anabella menggerakkan jari jemarinya. Arkan menyadari itu, segera ia periksa kembali keadaan Anabella. Baru akan di cek matanya, kelopak mata itu sudah terbuka dengan sendirinya.

Anabella menatap bingung ke arah Arkan. Tapi dia diam saja. Keadaan yang lemah, selang infus yang bertengger di tangannya, serta selang oksigen di hidungnya, menyulitkan Anabella untuk melakukan pergerakan.

Arkan mengerti itu. Dia segera buka suara. "Kau sudah sadar Sayang," ucap Arkan sambil mengelus rambut kepala Anabella.

Anabella tak menjawab. Hanya matanya saja yang bergerak. Ia masih trauma akan kelakuan bibinya. Selama tidak sadar, Anabella dihantui mimpi buruk. Mimpi yang selalu membuatnya menangis. Bibi Lauren mengguyur badannya, lalu mengurung Anabella di kamar mandi. Anabella selalu mimpi itu. Mimpi yang meninggalkan luka begitu dalam. Kejadian yang akan ia kenang di setiap waktunya.

Sebenarnya, itu bukanlah mimpi. Itu adalah kejadian nyata yang meninggalkan bekas di memori Anabella. Membuat Anabella terkena trauma ringan akibat ulah sang bibi.

Arkan meninggalkan Anabella sebentar. Barangkali, memanggil Rehan adalah keputusan yang tepat buat Anabella. Maka, Arkan menghampiri Rehan beserta istrinya. Ya, Lauren masih setia di samping Arkan. Ia terus merayu Rehan, supaya Rehan memaafkannya.

Melihat Arkan yang keluar dari ruangan Anabella. Rehan dan Lauren segera berdiri. "Bagaimana keadaan Anabella Dok?" tanya Rehan penuh harap. Harapan yang baik tentunya.

Arkan melebarkan senyumnya. "Syukurlah, Anabella sudah sadar pak Rehan."

Rehan yang mendengar itu langsung bernafas lega. Berbeda dengan Lauren. Kini ia berada dalam posisi takut level akut. Bagaimana mungkin ia tidak takut? Kunci jawaban kejahatannya ada di tangan Anabella. Matilah dia, kalau sampai di penjara. Lauren sangat kalut. Ia takut di penjara. Dia tidak mau masuk bui. Apapun akan Lauren lakukan agar dia tidak dipenjarakan oleh Rehan ataupun Anabella. Tak seorangpun yang boleh.

***

Rehan duduk di kursi yang berada di samping tempat tidur Anabella. Rehan menggenggam jemari Anabella pelan. Diusapnya lembut penuh sayang. "Maafin paman, Anabella. Maafin paman," bisiknya dengan isakan. Ya, Rehan sedang menangis dalam diam. Ia tak menyangka, kalau merawat Anabella justru membuat Anabella tersiksa.

Anabella diam saja. Bukannya ia tak bisa menjawab. Hanya saja, kedatangan bibi Lauren membuat Anabella ketakutan. Anabella kembali teringat akan kejadian kemarin. Tidak hanya kejadian kemarin, namun sekilas memori tentang bibinya yang pernah menjewer telinga dan juga memukulnya terlihat nyata bagi Anabella.

Rehan bingung atas sikap Anabella yang mendadak kaku. "Anabel, kenapa Sayang?" tanya Rehan keheranan.

"Ampun, ampun Bibi!" ucap Anabella dengan ketakutan. Kata itu, adalah permohonan sebelum Anabella pingsan tak sadarkan diri.

Lauren semakin ketakutan. Dia datang ingin minta maaf pada Anabella. Namun tanggapan Anabella sangat berbeda. Seketika itu juga, Rehan mengusir Lauren sementara.

Rehan, sepertinya dia masih mempertahankan Lauren. Lalu, apakah niatnya ingin memenjarakan Lauren itu bakal kesampaian?

Anabella langsung menangis. "Ampun, ampun Bibi!" Hanya kalimat itu yang Anabella keluarkan dari mulutnya. Sungguh kejam kelakuan bibinya yang menggoreskan luka trauma pada anak balita seumuran Anabella.

***

Sementara itu, Arkan telah berada di dalam rumahnya bersama sang istri. Setelah melihat keadaan Anabella tadi, Arkan langsung pulang ke rumah. Karena tugasnya sudah selesai.

Di dalam rumahnya, ia sedang asyik bercanda dengan sang istri. Arkan adalah pria romantis. Selalu menyayangi dan memberikan perhatian lebih pada Venesa.

Seperti sekarang ini, setiap kalimat yang terucap dari bibirnya. Setiap itu juga ia membubuhkan sebuah kecupan di pipi dan di kening sang istri. Dan pada akhirnya, sebuah cerita kecil ia curahkan pada sang istri.

"Sayang, kamu tahu gak?" ucapnya setengah bertanya.

Venesa tentu tak tahu apapun. Pertanyaan yang begitu ambigu menurutnya.

"Gak tahu," balasnya singkat.

"Ye, kamu kan emang gak tahu. Soalnya belum ku kasih tahu," kata Arkan gemas sambil mencubit hidung Venesa. Venesa tertawa kecil. Dia suka dengan kelakuan Arkan padanya.

"Kasih tahu kalau gitu," sahut Venesa sambil menarik tangan Arkan menjauh dari hidungnya.

"Nanti ikut aku yuk, aku mau ngenalin kamu sama anaknya almarhum temenku. Dia cantik loh, kamu pasti suka."

Venesa sedikit berpikir. Tanpa pikir panjang lagi, ia mengiyakan tawaran Arkan. Mungkin Venesa memang beneran suka sama anak yang dimaksud oleh Arkan.

Bersambung.

Buat readers, supaya tambah dapat feelnya, bayangin yah SEORANG BALITA YATIM PIATU YANG KETIKA MENDAPATKAN KESULITAN TIDAK TAHU KEPADA SIAPA TEMPAT MENGADU DAN BERKELUH KESAH HARUS BERJUANG SENDIRIAN. 😭😭😭

Supaya kita dapat hikmah dan pelajaran berharga juga setelah membacanya.

Gimana menurut kalian guys, dapat feelnya nggak?

a. Biasa saja.

b. Sangat terasa sedihnya.

Bisa kasih saran kok. Terimakasih.

1
Sri Sulistiawati
terlalu bertele-tele kelamaan
Anita Anita Yuliana
Luar biasa
Hera sasuwe
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
💞Nia Kurnaen💞
Aaahhhhkkk...Akhirnya ketemu jg,sdh bolak balik bc ini tp g bosenin,cuma waktu itu blm bisa ikutan komen...🤭🤭🤭
💜Balqish H😻
sad banget kisah anabel
🎯™ꨄ​᭄⃟™Suci Anatasya❀⃟⃟✵🅠🅛
di real memang ada, Ibu sambung yang baik itu cuma asyanti doang 🥺
🎯™ꨄ​᭄⃟™Suci Anatasya❀⃟⃟✵🅠🅛
siapa yang narok banyak bawang di sini 🤧
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽ𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ♉
ternyata bi ijah juga jahat ya
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽ𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ♉
luar biasa
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽ𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ♉
haish sabar lah belum dikasih aja mungkin
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ㅤㅤㅤㅤㅤ ㅤᴹᵒᶻ💘Boy 𝐙⃝🦜
Tolong lah Rehan kau liat kelakuan istrimu yg kejam itu, jangan lah kau jadi suami takut istri,
kasihan annabell , 🥺🥺🥺
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ㅤㅤㅤㅤㅤ ㅤᴹᵒᶻ💘Boy 𝐙⃝🦜
Dasar Lauren si ular betina... pande bersandiwara kau bibi yg kejam.. aku menunggu karma mu. 🤧🤧🤧
fia
emang orang berhati iblis
fia
4 tahun sudah bisa nyuci baju? Gw umur segitu bisa apa ya🤔
ᑌηCђÏ Cђαη🍎: Agak gak masuk akal😁
total 1 replies
.
alhamdulillah seneng aku klu km cerai, terus nikahi anabel aja ar
.
jahat sekali km bu san.... emang malang nasibmu...
🍇🐊⃝⃟🍒EndahCђαη🍁❣️🕊️⃝ᥴͨᏼ🍂
bukanya mendidik malah meracuni otak anaknya
🍇🐊⃝⃟🍒EndahCђαη🍁❣️🕊️⃝ᥴͨᏼ🍂
betul itu untung ketemu sama orang baik dan dikenal pula kalo nggak gimana jadinya nasib annabel
🍇🐊⃝⃟🍒EndahCђαη🍁❣️🕊️⃝ᥴͨᏼ🍂
dasar munafik
🍇🐊⃝⃟🍒EndahCђαη🍁❣️🕊️⃝ᥴͨᏼ🍂
gitu dong jadi laki yg tegas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!