NovelToon NovelToon
Kenapa Harus Pariban?!

Kenapa Harus Pariban?!

Status: tamat
Genre:Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:59.6k
Nilai: 5
Nama Author: R.angela

Dean harus menerima perjodohan yang ditentukan oleh orang tuanya dengan sepupunya sendiri! Hanya karena ingin melestarikan adat, pernikahan paksa itu harus terjadi. Apakah pernikahan yang didasari kebencian itu akan menghadirkan rasa cinta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.angela, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rendah Diri

"Apa ingin kau bicarakan?" tanya Sea menantang, tangannya dilipat di dada, mengintai pergerakan rivalnya ini.

"Aku sudah mendengar semuanya dari Dean. Aku tahu kalian dijodohkan, dan kalian berdua juga tidak menyetujui perjodohan itu. Jadi, aku hanya ingin bilang kalau sampai kapanpun aku akan tetap berada di sisi Dean, memperjuangkan cinta kami, dan kau, segeralah lakukan bagianmu untuk menyelesaikan masalah ini!" seru Ferdi dengan tatapan garang. Mungkin dia tidak segarang suku Batak pada umumnya, tapi untuk mendapatkan Dean, dia berani melakukan apapun.

Hanya itu yang perlu dikatakan Ferdi pada Sea, setelah selesai dia pun pergi meninggalkan pria itu yang melongo menatapnya. Sea mengakui keberanian Ferdi, bagaimanapun Dean itu adalah sepupunya, dia juga berharap bahwa gadis itu akan mendapatkan calon suami yang baik nantinya, setelah pertunangan mereka berakhir dan menurut Sea, Ferdi adalah pria yang tepat walaupun akan sulit bagi pria itu untuk meyakinkan kedua orang tua Dean tapi itu adalah masalah mereka berdua dan Sea, manusia yang paling tidak peduli di muka bumi ini sama sekali tidak ingin memikirkan hal itu.

***

"Sorry lama, tadi aku harus mengantar tugas ke ruang dosen," ucap Dean menyapa Ferdi yang sudah menunggunya di parkiran. Hari ini rencananya mereka akan pergi ke toko buku untuk mencari referensi buku yang bisa dibuat untuk daftar pustaka bagi skripsi Ferdi.

"Iya nggak papa," sahutnya lemah. Dia memang sudah tidak mood sejak pagi tadi, tepatnya setelah bicara dengan Sea. Mendapati rivalnya begitu tampak sempurna membuat Ferdi merasa kalah sebelum bertempur.

Sea memiliki segalanya yang dibutuhkan oleh seorang pria untuk melamar Dean yang notabene punya persyaratan khusus dari orang tuanya.

Pria itu pengusaha yang setelah dicari tahu oleh Ferdi melalui Go*ogle adalah pengusaha sukses yang saat ini sangat diperhitungkan di dunia bisnis negeri ini. Dia juga memiliki tubuh atletis, wajah tampan dan pastinya kaya raya dan yang paling terpenting adalah dia memiliki darah Batak yang bagaimanapun dilakukan Ferdi mengusahakannya tetap tidak akan mendapatkannya.

"Kok kau lemas kali, kenapa? Yang sakitnya kau?" tanya Dean meletakkan punggung tangannya di atas kening Ferdi, tentu saja dia khawatir pada kekasihnya itu kalau memang Ferdi tidak sehat lebih baik mereka tidak usah jadi pergi ke toko buku hari ini.

"Aku baik-baik saja, hanya saja aku tidak bisa menyimpan dalam hatiku rasa kesal yang sudah tercipta sejak tadi pagi," ucapnya lemah.

"Ada masalah apa? Ceritakan padaku, bukankah kita berjanji akan selalu terbuka dalam menghadapi masalah apapun?" susul Dean yang mulai menduga-duga.

"Aku tadi bertemu dengan paribanmu, kami bicara sebentar," jawabnya singkat menatap tajam pada wajah Dean, ingin melihat ekspresi gadis itu. Bener dugaannya, gadis itu terkejut, tidak menyangka bahwa dia akan bertemu dengan paribannya.

"Lantas apa yang dia katakan padamu?" tanya Dean mulai khawatir, dia takut Sea mengatakan hal yang tidak-tidak, karena Dean tahu bagaimana sifat pria itu yang suka membuatnya kesal, bahkan pria itu punya hobi baru, yaitu melihat Dean mati kesal.

"Dia tidak mengatakan, apapun hanya mengenalkan dirinya sebagai tunanganmu, dan kau tahu itu di depan Tomi dan juga Lindung. Aku malu, terpaksa mengajaknya untuk bicara empat mata," jawab Ferdi yang masih kesal hingga saat ini mengingat perbuatan pria itu.

Hanya dia'lah yang tahu bagaimana kedua temannya itu mengintrogasi nya sepanjang jalan menuju ke ruang kelas.

"Apa maksud cowok tadi, kok main kali dia ngaku-ngaku jadi pacar si Dean? Kau pun aneh, kok kau diamkan dia kek gitu, harusnya kau libas tadi bro," ucap Tomi yang menuntut penjelasan dari Ferdi.

"Iya, aku pun tadi udah kesal kali. Kreak (Sok jago/ Songong) kali nampaknya dia," timpal Lindung yang berharap tadi memberi pelajaran pada Sea.

Agar urusan tidak lebih panjang Ferdi hanya diam tidak mau menjawab pertanyaan kedua sahabatnya itu. Dia mengalihkan dengan mengatakan bahwa pria itu hanya bercanda dan dia adalah saudara sepupu Dean.

Melihat reaksi Ferdi yang tidak ingin angkat bicara, Tommy dan lindung akhirnya sadar diri bahwa teman mereka itu sedang tidak ingin membahas lebih jauh mengenai pria yang mereka temui di parkiran kampus.

"Aku minta maaf Fer, nggak tahu aku kalau dia masih ada di kampus ini. Jujur tadi dia memang mengantarku, itupun karena dipaksa bapak. Sampai di kampus, aku tinggalkan aja dia di parkiran, aku naik ke jurusan. Kalau aku tahu kalian akan bertemu mungkin udah kupaksa dia pulang duluan," terang Dean yang merasa bersalah.

"Sudahlah, aku juga sudah mengatakan kepadanya bahwa aku tidak akan mundur walaupun mungkin saat ini dia adalah tunanganmu, tapi selama hatimu ada untukku maka aku akan memperjuangkan hubungan kita," jawab Ferdi memaksakan bibirnya untuk tersenyum, dia tidak ingin membuat Dean terbebani oleh keadaan tadi.

***

Dengan alasan ada mata kuliah tambahan, Dean menolak untuk pulang demi mengantar keberangkatan Sea ke Jakarta, akhirnya ayah dan ibunya'lah yang mengantar pria itu ke bandara.

Setelah diprediksi olehnya bahwa mereka sudah pasti di bandara saat ini, baru'lah Dean kembali ke rumah dengan tenang.

"Kau nggak masuk dulu? Bapak dan mamakku lagi nganter Sea ke bandara, cuma ada si Rade," ujar Dean menawarkan Ferdi singgah. Mereka jadi ke toko buku, tapi hanya sebentar karena Ferdi tidak mood untuk mencari beberapa buku yang mau dijadikan sumber penunjang skripsinya, mengajak Dean untuk pulang saja agar dia bisa beristirahat.

"Lain kali aja ya, Sayang, kepalaku agak sakit. Aku mau tidur. Malam minggu aku ke sini," ucapnya menolak tawaran Dean untuk singgah ke rumah gadis itu.

Dean masih berdiri di depan rumahnya, memandangi punggung Ferdi yang menjauh. Dia berharap pria itu lebih kuat karena dia yakin bahwa akan semakin banyak tantangan yang akan mereka hadapi demi memperjuangkan cinta mereka bisa bersama.

Dean akan menghubungi Sea nanti dan memaki pria itu karena sudah mengatakan hal yang tidak berguna pada Ferdi.

Wajar kalau mood Ferdi jadi berantakan hari ini. Kalau dia pun di posisi Ferdi tentu saja perasaannya jadi tidak enak dan tidak tenang. Hal yang paling membuat Dean kesal adalah mengapa Sea harus mengatakan siapa dirinya di depan Ferdi dan teman-temannya. Toh, dia sendiri tidak menyukai Dean, bisa saja dia mengatakan bahwa dia adalah sepupunya yang kebetulan mengantarnya ke kampus alih-alih mengatakan bahwa dia adalah pariban sekaligus tunangan Dean.

"Awas kau, Sea! Lihat saja nanti aku akan memakimu! Berani kali kau mempermalukan Ferdi di depan kawan-kawannya," umpat Dean mengeram. Bisa dipastikan seandainya pria itu ada di hadapannya saat ini, maka dia sudah menampar pipi pria itu demi membalaskan rasa sakit dan malu yang dirasakan oleh Ferdi.

1
SicantikKinyisKinyis
Semangat Kak, jangan lupa mampir di karya aku yang berjudul takdir Cinta Twins D
Silvira Aulia
waduh sea.. main sosor aja 😁
Khalilla
ow ow....
ada apa tuh ferdi dengan santi
Khalilla
duh sea, kok nyebelin amat sih jadi cowok
Khalilla
jelaslah sakit banget
Nay Nay
perlahan tapi pasti ya sea akan jatuh cinta ke dean
ela aditya
cieee manja nih yeee
Bilqis Adinda Ulya
lah lah lah ferdi kok gitu katanya cinta kok menyakiti perempuan, main tangan pula!
Bilqis Adinda Ulya
ini yg ditunggu2 😅
Silvira Aulia
sea ya bener2 buat emosi 🤣
Bilqis Adinda Ulya
lama bgt sih kalian saling mencintainya dean sea 😑
Khalilla
bagus dean 😄
sea tuh cocoknya digituin emang
ela aditya
penasaran kado dari ferdi apa ya?
soalnya di bab sebelumnya ga dikasih tau author, aku pikir bakal dibahas di bab ini, eh ternyata ga ada juga 😅
Nenk NOER
Aku suka ceritanya.. semangat berkarya Thor..💪💪💪
Annisa Rahma
dean ya bener2 lah... aku juga perempuan, tapi kalo d tampar ya gak gt juga kelesss
Bilqis Adinda Ulya
janji sekali 3 bulan mau datang ga ditepati tapi akhirnya datang pas sudah setahun 🤣🤣🤣🤣
kocak 🤣🤣🤣🤣🤣
Bilqis Adinda Ulya
gadis itu?
Annisa Rahma
makin seru nih ceritanya, tapi typonya thor banyak banget
GeL: iya kak, maaf atas ketidaknyamanan ini
total 1 replies
Neng Ati
akhirnya...
Neng Ati
kasian banget kamu sea,jd agak kesel jg SM Dean apa yg dicari dr di ferdi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!