NovelToon NovelToon
Ketika Hati Menemukan Jalannya

Ketika Hati Menemukan Jalannya

Status: sedang berlangsung
Genre:Teman lama bertemu kembali / Cinta Seiring Waktu / Drama / Bullying dan Balas Dendam / Kontras Takdir / Anak Yatim Piatu / Teen School/College
Popularitas:265
Nilai: 5
Nama Author: Biru_Muda

Amanda yang seorang guru, dihadapkan pada lika-liku sekolah yang semakin hari semakin kehilangan arahnya.

Beban tanggung jawabnya sebagai wali kelas 1A benar-benar tak mudah, karena ia juga mendapatkan tekanan dari berbagai sisi, hingga membuatnya stress dan frustasi.

Disaat Amanda sedang pusing menghadapi berbagai masalah dalam sekolah tempatnya mengajar dan juga masalah bersama sang mantan yang masih kekeh meminta balikan dengannya.

Pertemuanya yang tak terduga dengan Reihan yang merupakan kakak dari salah satu muridnya menambah drama baru dihidupnya.

Membangkitkan kembali kenangan masa kecil yang telah terkubur lama ditambah bayang-bayang masa lalu antara dirinya dan Aqila, teman Reihan membuat hubungan mereka jadi penuh drama.

Kira-kira apa yang terjadi di antara mereka? Apa yang membuat Amanda sampai terlibat dengan Reihan dan Aqila?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Biru_Muda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertahan Hidup

Amanda yang telah kembali dari perjalanan kerumah bu Rosita dan rumah sakit untuk menjenguk Dewi. Kini, telah sampai dikosannya dengan selamat.

Ia menghela nafas panjang begitu sampai ke kosan miliknya yang mungil itu. Ada perasaan kosong dan juga hampa begitu ia masuk kedalam. Mengingat tak ada siapapun yang menyambut kedatangannya.

Ia sendiri dan hidup sebatang kara, ditengah hiruk pikuk kota yang keras ini. Rasa sepi sering kali menghampirinya ditengah kesendiriannya. Tapi, Amanda sudah biasa untuk melaluinya, karena ini adalah salah satu bagian rutinitas hidupnya.

Walau terkadang ada perasaan ingin menyerah, karena beberapa kali merasa kewalahan untuk bertahan hidup sendirian, ditengah kota yang tak ada siapapun ia kenal ini.

"Dunia ini keras banget." keluh Amanda pada kerasnya hidup dikota besar, untuknya yang sedari kecil tinggal di desa.

Setidaknya, Amanda masih cukup beruntung karena untuknya yang seorang yatim piatu dan tinggal dipanti asuhan, ia masih bisa mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan kuliah dikota, dengan bantuan beasiswa yang ia terima dari salah satu donatur panti asuhan tempatnya tumbuh besar itu.

Meski tujuan awalnya ia ingin menjadi seorang dokter hewan, namun kesempatan datang untuknya justru menjadi seorang guru. Amanda tak masalah akan hal itu karena keduanya sama-sama pekerjaan yang mulia dan keren untuknya.

"Apa ada kesempatan untukku bisa bertemu dengan beliau, ya?" ucap Amanda yang ingin segera bertemu dengan donatur yang memberinya beasiswa.

Ia belum pernah bertemu dengan donatur itu, karenanya ia sangat penasaran akan sosok beliau yang sudah sangat baik hati kepadanya yang sampai memberinya beasiswa.

Tak hanya memberinya beasiswa untuk kuliah, donatur itu juga membuatnya bisa mengajar disekolah SMA Mutiara, sekolah khusus siswi yang cukup elit dikota ini. Bahkan memberinya tempat untuk tinggal.

"Kenapa beliau sangat baik padaku, ya?"

"Apa kita pernah bertemu sebelumnya?"

Amanda bertanya-tanya akan alasan dibalik beasiswa yang ia dapat.

"Sudahlah, mungkin ini salah satu rejeki untukku."

Meski ia tidak beruntung memiliki orang tua dihidupnya, setidaknya ia masih beruntung mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan hidup yang lebih baik setelah keluar dari panti asuhan. Mungkin, nasibnya tak seburuk itu untuk ukuran orang yang tak memiliki siapapun di dunia ini.

Walaupun sekarang, ia harus menerima keadaan dimana tak lagi bisa mengajar akibat diberhentikan secara sepihak oleh kepala sekolah.

"Sepertinya aku harus mencari pekerjaan baru." ujarnya, memikirkan nasib hidupnya kedepan yang tak lagi menjadi seorang guru.

Amanda yang masih memakai seragam gurunya, hanya bisa bersender di dinding dengan beban pikirannya yang menumpuk. Ia termenung memikirkan hidupnya yang penuh banyak lika liku.

Walau saat itu, ia masih bisa bersikap tenang saat diberhentikan menjadi guru secara sepihak, namun perasaanya tak bisa bohong, bahwa ia juga merasa kecewa dan sedih. Mengingat selama ini, ia sudah berusaha dengan baik untuk menjadi seorang guru disekolah itu.

"Yah, mungkin ini sudah jalanku untuk berakhir seperti ini." gumamnya pasrah pada nasib hidupnya yang berubah.

Karena sudah sering mendapatkan ketidak adilan dalam hidupnya, membuat Amanda sangat terbiasa. Ia yang sudah sering diremehkan hanya karena seorang yatim piatu dan tak punya apa-apa, adalah bagian dari kesehariannya.

Tertawa ditengah kesedihan adalah bagian yang paling menyakitkan untuknya yang bahkan tak bisa berbuat apa-apa ketika mengalami hal buruk.

Dan, untuk membuatnya terus bertahan hidup, Amanda tak mau tunduk begitu saja pada ketidak adilan yang menyakitkan.

Ia memilih untuk melawannya dengan caranya sendiri, dengan tak memperlihatkan bahwa dirinya sedih ataupun terluka di depan siapapun. Walau cara ini sering kali membuatnya kewalahan, karena terlalu menyimpan semuanya sendirian.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!